Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

KEPATUHAN IMUNISASI TT ; SURVEY PADA IBU HAMIL DI UPTD PUSKESMAS NAPAGADUNG LAUT KABUPATEN PADANG LAWAS SUMATERA UTARA Samsuriana; Utama, Indra; Brahmana, Netti Etalia; Sembiring, Rinawati; Etty, Christina Roos; Sipayung, Apriska Dewi
Jurnal Reproductive Health Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v7i2.3733

Abstract

The Compliance on pregnant women to do TT Immunization are pregnant women who want to receive TT Immunization at least twice during pregnancy to do of preventing infection during pregnancy, birth, and, puerperium. This study is qualitative research to know how to compliance women pregnant to do implementing TT immunization at UPT Napagadung Laut health center, North Padang Lawas. Participation in this study is pregnant women with ten participants, the head of the Health Center, the coordinator of midwifery, and fifth a village of midwifery with a purposive sampling technique. The result of this study is a majority that of pregnant women is not understood TT immunization and the benefits of immunization for pregnant women, support by husbands is very low, and participants of village midwifery always support pregnant women to receive TT immunization, access is very low and far healthcare facilitation, the head of the center provides facilities and infrastructure support, SOP of TT immunizes already existed exists and has been socialized and health caders to do not play an active role to implementation of posyandu activities, especially the implementation of TT immunization for pregnant women. This research is expected to be a reference for the further researcher to develop higher research as well as a material consideration for practitioners, especially for policy macer to improve the compliance of pregnant women to do TT immunization.
A STUDY OF MUSICAL STRUCTURE AND PANTUN TEXTS IN JONGGAN PERFORMING ARTS AMONG DAYAK KANAYATN Olendo, Yudhistira Oscar; Syam, Christanto; Utama, Indra
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 14, No 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v14i1.63676

Abstract

Jonggan is a popular performance art in the Kanayatn Dayak community in West Kalimantan. Jonggan is a traditional art form that has been passed down from generation to generation within the Kanayatn Dayak community. The performance combines music, dance, and poetic recitation to provide entertainment. With the rapid development of technology, the role of musicians in a performance has diminished. The contemporary Jonggan performance has changed in terms of (1) dance movements, (2) costumes, (3) the presence of whistle blowers, and (4) the use of a curtain. In the 1960s and 1970s, Jonggan was still present, but since the 1980s, it has almost disappeared, especially among millennial, and when it is performed, it has undergone transformations. Nowadays, there is a term called Jongset (Jonggan Kaset), which refers to Jonggan performed using cassette tapes (cassette tapes = CD, DVD, or music files on a flash drive), which has eliminated the essence of traditional musical instruments. This raises the question of how the musical structure of the pantun accompaniment, including melody and rhythm, is incorporated into the Jonggan performance art. The research method employed in this study is a descriptive qualitative approach with a musicological perspective. Data can be directly observed from the current existence of Jonggan. The results of the research on the musical structure of the pantun accompaniment in the Jonggan performance aim to preserve and document traditional music materials in a more organized manner. Jonggan can become a cultural-based performance industry with economic impacts (creative economy). The musical structure of Jonggan uses instruments such as agukng, dau, gadobokng, and soling.
Perlindungan Hukum Terhadap Debitur (Nasabah) Dalam Perjanjian Kredit ?Tanpa Agunan Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang ?Perlindungan Konsumen: Indra Utama Utama, Indra
Islamic Circle Vol. 1 No. 2 (2020): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v1i2.288

Abstract

Abstrak Perjanjian kredit bank adalah perjanjian pendahuluan dari penyerahan uang. Perjanjian kredit perbankan pada umumnya menggunakan bentuk perjanjian baku, dalam praktiknya bentuk perjanjiannya sudah disediakan oleh pihak bank sebagai kreditor sedangkan debitor hanya mempelajari dan memahaminya dengan baik. Dimana dalam perjanjian tersebut pihak debitur hanya dalam posisi menerima atau menolak tanpa ada kemungkinan untuk melakukan negoisasi atau tawar-menawar, yang pada akhirnya melahirkan suatu perjanjian yang tidak terlalu menguntungkan bagi salah satu pihak. Dalam perjanjian seperti ini, pihak kedua (debitur) sama sekali tidak dapat mengajukan usul ataupun masukan dan keberatan terhadap format perjanjian dan klausula-klausula yang ada di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengkaji dan menjelaskan upaya perlindungan hukum terhadap debitur Kredit Tanpa Agunan terkait dengan Undangundang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. (2) Untuk mengetahui dan menganalisa bentuk peneyelesaian sengketa secara hukum dalam melindungi debitur (nasabah) selaku konsumen dan Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian hukum doktrinal/normatif atau penelitian hukum kepustakaan.
PENGARUH KESESUAIAN PENEMPATAN KERJA, KOMPENSASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA DI BALAI WILAYAH SUNGAI SUMATERA II Berutu, Ridos; Samosir, Suhaila Husna; Utama, Indra; Tumanggor, Mutawaqil B
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 03 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengaruh Kesesuaian Penempatan Kerja, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja di Balai Wilayah Sungai Sumatera II. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh kesesuaian penempatan kerja terhadap kepuasan kerja, mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja, dan mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah para pegawai di Balai Wilayah Sungai Sumatera II dan sampel sebagai responden penelitian ini dengan menggunakan rumus Slovin yaitu sebanyak 100 orang pegawai. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan program SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan nilai F hitung sebesar 310,207 lebih besar dari F tabel sebesar 2,70 yang berarti terdapat pengaruh secara simultan kesesuaian penempatan kerja (X1), kompensasi (X2), dan lingkungan kerja (X3) terhadap kepuasan kerja di Balai Wilayah Sungai Sumatera II.
PENATALAKSANAAN MODEL EDUKASI DALAM MENGUBAH PERILAKU MASYARAKAT UNTUK PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH PUSKESMAS GUNUNGSITOLI Zega, Memoris; Utama, Indra; J Sitorus, Mido Ester; Purba, Ivan Elisabeth; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.13243

Abstract

Dengue merupakan penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui nyamuk dan menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia. Pencegahan dengue pada saat ini masih bertumpu pada pengendalian vektor yang memerlukan keterlibatan masyarakat secara aktif. Upaya yang dapat dilakukan pada upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) berupa penyuluhan kesehatan, kerja bakti, 3M, kunjungan rumah, kegiatan fogging, pemantauan jentik berkala dilakukan setiap tahunnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana penatalaksanaan model edukasi dalam mengubah perilaku masyarakat untuk pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di wilayah puskesmas Gunungsitoli. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Puskesmas Gunungsitoli pada bulan Juni - Desember 2024. Informan dalam penelitian ini sebanyak 10 keluarga pada masyarakat di Wilayah Puskesmas Gunungsitoli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penatalaksanaan model edukasi berperan penting dalam perubahan perilaku masyarakat. Pemahaman masyarakat tentang Demam berdarah sudah cukup baik, dimana mereka mengetahui bahwa demam berdarah disebabkan oleh nyamuk yang membawa virus aedes dan menimbulkan gejala demam tinggi, sakit kepala, mual muntah, lemas, nyeri otot. Dalam hal perilaku pencegahan demam berdarah, masyarakat telah menerapkan metode 3M (menguras bak mandi, menutup penampungan air dan mendaur ulang barang bekas), membersihkan lingkungan sekitar, menggunakan serbuk abate, menggunakan kelambu dan obat nyamuk dan foging dari puskesmas. Edukasi dalam mencegah demam berdarah dengue di peroleh masyarakat dari media sosial sosial seperti facebook, instagram dan adanya penyuluhan dari tenaga kesehatan.