Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Strategi Pencapaian Hafalan 1 Juz 1 Tahun di Rumah Tahfidz Banyuasin Sumatera Selatan Muhammad Saiful Amin; Muhamad Ikhsanudin; Miftahudin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v11i2.3428

Abstract

Perkembangan pembelajaran hifdzil qur'an saat ini mencerminkan kemajuan yang signifikan, yang terlihat dari bertambahnya jumlah lembaga baru yang aktif di bidang hifdzil qur'an. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan implementasi sistem pembelajaran tahfidzul qur'an di Rumah Tahfidz Banyuasin. Metode penelitian ini termasuk penelitian lapangan yang mengadopsi pendekatan kualitatif, khususnya menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan jenis penelitian studi kasus prospektif. Subyek penelitian melibatkan pengelola, guru tahfidz, tata usaha, serta siswa-siswi di Rumah Tahfidz Banyuasin yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menerapkan model Miles dan Hubermen, yang melibatkan tahap reduksi, display, dan penyimpulan data. Validitas data diukur melalui empat kriteria, yaitu tingkat kepercayaan (credibility), transferabilitas, dependabilitas, dan confirmabilitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model pengajaran di Rumah Tahfidz An-Nur Banyuasin mengutamakan penguasaan praktik menghafal. Interaksi langsung antara santri dan guru (face to face) terjadi ketika santri menyampaikan atau sedang membuat hafalan.Para penghafal Al-Qur’an ditargetkan untuk satu hari minimal bisa hafal 3 ayat saja untuk ayat pendek dan 1 ayat untuk ayat panjang. Demikian seterusnya dilakukan dengan rutin setiap hari dan setiap akhir pekan diadakan evaluasi hafalan. Metode hafalan yang digunakan dengan menggunakan 3 metode, yaitu muraja’ah, talaqqi, dan hifdz al-ayat.
Analisis Kesiapan Guru terhadap Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence dalam Perspektif Pendidikan Islam di MAS YPI Batang Kuis Syafriana Nasution, Henni; Safran; Wasalwa Batubara, Winda; Miftahudin
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.2954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru terhadap pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam perspektif Pendidikan Islam di MAS YPI Batang Kuis. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya penggunaan teknologi AI dalam dunia pendidikan, yang menuntut guru memiliki kompetensi digital, kesiapan pedagogik, serta pemahaman etika teknologi sesuai nilai-nilai Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian dipilih melalui purposive sampling yang melibatkan guru PAI dan guru mata pelajaran umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru berada pada kategori sedang. Guru telah memiliki ketertarikan dan pemahaman dasar tentang teknologi digital, namun masih terbatas dalam memanfaatkan AI secara lebih aplikatif, seperti dalam perencanaan pembelajaran, asesmen, dan analitik pembelajaran. Hambatan utama meliputi kurangnya pelatihan AI, kekhawatiran terhadap peran guru, serta belum tersedianya pedoman etika dan kebijakan penggunaan AI di madrasah. Dalam perspektif Pendidikan Islam, guru menilai bahwa AI harus dimanfaatkan secara bijak, etis, dan tetap dalam kerangka adab serta akhlak Islami. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan literasi AI guru, penyusunan kebijakan madrasah, dan integrasi nilai-nilai Islam dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung kualitas pembelajaran di masa depan.
Silicon Enhances Banana Resistance to Fusarium oxysporum f.sp. cubense through Ethylene Signaling Modulation and Root Tissue Protection Pambudi, Arief; Effendi, Yunus; Sudirman, Lisdar I; Miftahudin
HAYATI Journal of Biosciences Vol. 33 No. 2 (2026): March 2026
Publisher : Bogor Agricultural University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4308/hjb.33.2.360-370

Abstract

Fusarium oxysporum f.sp. cubense Tropical Race 4 (Foc TR4) is an agent of banana's vascular wilt that severely hampers production. It has been indicated that silicon (Si) might play a role in plant defense, but the banana–Foc pathosystem mechanism needs to be investigated. This study aimed to assess the impact of Si supplementation on banana plant responses to Foc infection, particularly using a completely randomized design arranged in four treatments: Control, Foc, Si, and Si*Foc. The transcript levels of the ethylene-receptor (EIN1, EIN3), ethylene-response factor (ERF1, ERF2), and the defense marker PR4 were quantified using qRT-PCR. Phenotypic observation, corm lesion severity, and root anatomy were also evaluated. Results indicated that early ethylene signaling (EIN1, EIN3) was down-regulated, and ERF2 was up-regulated in the presence of Si during Foc infection. Foc-infected plants treated with Si displayed smaller lesion areas, greater root structural stability, and less aerenchyma formation. Plant growth reduction caused by Foc was also relieved by Si, showing increased root-to-shoot biomass ratios and modified leaf shape. Multivariate analysis validated differences in physiological and transcriptional patterns in Si*Foc plants. These results indicate that Si improves banana resistance to Foc by regulating ethylene-mediated defense, tissue integrity, and stress resistance.
ANALISIS PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MANAJEMEN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS DI SDN ANGGRASMANIS) Ahmad, Ahmad; Miftahudin; Sutopo, Anam; Anif, Sofyan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3376

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi di Anggrasmanis Kabupaten Karanganyar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sentral dalam mengelola administrasi secara tertib dan sistematis, mendorong pengembangan profesionalisme guru melalui pelatihan berkelanjutan. Dalam menghadapi tantangan manajerial seperti keterbatasan anggaran dan rendahnya motivasi guru, kepala sekolah menggunakan pendekatan kolaboratif dan solutif berbasis kekuatan lokal. Kesimpulannya, keberhasilan manajemen pendidikan di tingkat sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah yang visioner, adaptif, dan mampu memberdayakan seluruh warga sekolah.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR PADA ANAK SLOW LEARNER DI KELAS 3 SDN 02 ANGGRASMANIS Miftahudin; Minsih; Widyasari, Choiriyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3501

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kesukaran belajar yang dialami oleh anak slow learner di kelas 3 SDN 02 Anggrasmanis Karanganyar, serta cara guru memberikan layanan untuk anak slow learner. Data dikumpulkan melalui pendekatan studi kasus. Peneliti menghubungkan data dengan Teknik Observasi, wawancara dengan tenaga pendidik dan siswa serta dokumentasi. Perolehan wawancara yang peneliti lakukan dengan guru dan 3 siswa slow learner selanjutnya dianalisis lalu ditarik kesimpulan sehingga mendapat kesimpulan tentang pelayananan bimbingan terhadap anak slow learner yang mengalami kesulitan belajar. Hasil dari pengumpulan data ini di temukan 3 siswa slow learner yang mengalami kesulitan belajar dan mereka mendapatkan layanan bimbingan berupa tes calistung yang dilakukan setiap 1 bulan sekali.