Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Resep Rawat Jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Manado Makinggung, Catalina Aurelia Jetty; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/q9h98r52

Abstract

Waktu tunggu pelayanan resep mempengaruhi harapan pasien terhadap pelayanan yang ada di rumah sakit khususnya pelayanan instalasi farmasi rumah sakit. Waktu tunggu yang lama dapat menjadi salah satu komponen yang potensial menyebabkan ketidakpuasan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung lamanya waktu tunggu pelayanan resep serta mengatahui faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep racikan dan non racikan pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Manado. Penelitian ini adalah survey dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif digunakan dalam pengamatan jumlah waktu tunggu dalam menyelesaikan resep dengan sampel sebanyak 360 resep pasien rawat jalan. Penelitian secara kualitatif dengan melakukan pengamatan langsung dan wawancara kepada kepala Instalasi Farmasi dan tenaga kefarmasian untuk memperkuat data-data yang didapatkan secara kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukan ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya keterlambatan diantaranya yaitu jumlah sumber daya manusia, kesalahan resep dokter, sarana dan prasarana, perilaku petugas serta ketersediaan stok obat. Untuk Rata-rata waktu tunggu yang diperoleh untuk resep obat jadi yaitu 11 menit 20 detik untuk resep obat racikan didapatkan selama 27 menit 25 detik dimana hasil tersebut tidak melewati standar waktu yang telah ditetapkan yaitu maksimal 30 menit untuk obat jadi dan 60 menit untuk obat racikan. Rumah Sakit Bhayangkara Manado telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung Tatara, Juita S. D.; Citraningtyas, Gayatri; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/gdeee208

Abstract

Kepuasan pasien sebagai bentuk outcome dari kenerja atau pelayanan yang diperoleh, semakin baik pelayanan yang diterima maka kepuasan pasien akan semakin besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan survey deskriptif, menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik accidental sampling. Penelitian dilakukan dengan menggunakan alat ukur kuisioner kepada 263 responden yang memenuhi kriteria inklusi, dan lembar wawancara untuk Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian di Puskesmas Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung. Hasil penelitian diperoleh rata-rata kepuasan pasien pada masing-masing dimensi yaitu bukti fisik sebesar –0,002, dimensi kehandalan sebesar -0,002, jaminan sebesar -0,002, daya tanggap sebesar 0,002 dan empati sebesar 0,009. Dengan total rata-rata dari keseluruhan dimensi sebesar 0,001. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung berada pada rentang positif yang dapat diartikan bahwa pasien puas dengan pelayanan yang diterima saat berobat di Puskesmas Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung.
Analisa Pengaruh HOT (Human, Organization, and Technoloy) Fit terhadap Kinerja Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Manado Kawuwung, Christy Eunike Launa; Citraningtyas, Gayatri; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/wkvrdk69

Abstract

Penggunaan SIMRS yang berada di Instalasi Farmasi pada RS Bhayangkara Manado masih mengalami beberapa kendala, dimana kendala yang paling sering terjadi saat penggunaan SIMRS yaitu pada hambatan jaringan, serta sering mengalami ketidaksesuaian antara stok obat yang ada secara fisik dengan stok obat yang terdapat dalam sistem. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah human, organization, dan technology berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi manajemen rumah sakit. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional yang dilakukan menggunakan kerangka human, organization, technology–Fit. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa SIMRS yang berada di Instalasi Farmasi yang dievaluasi dengan menggunakan variabel human, organization, technology, dan benefit telah berjalan dengan baik secara keseluruhan. Hal ini dapat diketahui berdasarkan kategorisasi variabel yang menyatakan bahwa SIMRS sudah baik dengan nilai 81% dan memiliki kebermanfaatan bagi pengguna. Kesimpulan dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ya, human organization dan technologi Fit memiliki pengaruh terhadap kinerja sistem informasi manajemen rumah sakit.
Evaluasi Pengelolaan Obat dan Strategi Perbaikan dengan Metode Hanlon di Instalasi Farmasi Rumah Sakit TK. II R.W. Mongisidi Manado Rumangkang, Jonathan C.; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/yq9tvm82

Abstract

Pengelolaan obat merupakan bagian dari siklus manajemen obat yang meliputi empat tahap yaitu seleksi, pengadaan, distribusi dan penggunaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi manajemen pengelolaan obat di insatalasi farmasi rumah sakit Tk. II R.W Mongisidi dan dilakukan strategi perbaikan mengunakan metode Hanlon. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif untuk data tahun 2022 yang bersifat retrospektif. Data dikumpulkan berupa data kuantitatif dan kualitatif dari pengamatan dokumen serta wawancara dengan responden yang ada. Seluruh tahapan pengelolaan obat di diukur tingkat efisiensi menggunakan indikator Permenkes dan WHO. Hasil penelitian didapatkan sistem pengelolaan obat yang sesuai standar sebagai berikut: alokasi dana untuk instalasi farmasi (30%), frekuensi tertundanya pembayaran sebanyak 1 sampai 2 kali, tingkat ketersediaan obat (13 bulan) dan jumlah item obat tiap resep (2 item obat tiap resep). Tahapan pengelolaan obat yang belum sesuai standar yaitu : kesesuaian item obat berdasarkan Formularium Nasional (85,23%).
Evaluasi Tingkat Ketersediaan Obat di Puskesmas Kombos Kecamatan Singkil Kota Manado Kawulusan, Kerin Sophia Amelia Clairent; Citraningtyas, Gayatri; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera Farma Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/trny4174

Abstract

Kerjasama antara Puskesmas dan BPJS Kesehatan untuk memenuhi tuntutan masyarakat dalam pelayanan kefarmasian, khususnya melalui penyediaan obat yang mencukupi, memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat ketersediaan obat di Puskesmas Kombos Kecamatan Singkil Kota Manado. Penelitian ini termasuk dalam penelitian observasional deskriptif dengan penggalian data retrospektif dari rekapitulasi Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat pada periode Januari - Desember tahun 2023 dan wawancara kepada apoteker Puskesmas Kombos. Sampel yang digunakan yaitu data semua obat yang ada di Puskesmas Kombos, ketersediaan obat di Puskesmas Kombos sebagian besar ada dalam kategori aman, dengan tingkat kesesuaian obat dengan FORNAS mencapai 89%, persentase ini telah memenuhi standar kesesuaian yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 yang dianggap memadai apabila mencapai atau melebihi angka 80%.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Tentang Penandaan Obat pada Kemasan Obat di Kecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara Rambi, Shekinaglory; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera Farma Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/302w3n90

Abstract

Penandaan obat pada kemasan obat dapat memberikan keterangan yang lengkap mengenai khasiat, keamanan, efek samping, cara penggunaan, serta informasi lain yang dicantumkan pada obat. Keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang obat dan penggunaannya dapat menyebabkan masyarakat kurang memahami informasi obat, sehingga memungkinkan terjadinya pengobatan yang tidak rasional jika tidak diimbangi dengan pemberian informasi yang benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penandaan pada kemasan obat. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis survei dan menggunakan instrumen berupa daftar pertanyaan (kuesioner), dengan desain survei cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Pasan sebanyak 100 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 61% responden memiliki tingkat pengetahuan kurang baik dan 100% responden memiliki sikap positif. Sehingga disimpulkan bahwa mayoritas masyarakat Kecamatan Pasan memiliki tingkat pengetahuan yang kurang baik dan sikap yang positif tentang penandaan obat pada kemasan obat.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI OBAT DI PUSKESMAS TATELU KABUPATEN MINAHASA UTARA Sundalangi, Chania Feronika; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31974

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan tujuan untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Komunikasi informasi dan edukasi (KIE) Obat merupakan salah satu pelayanan kefarmasian yang dilakukan di puskesmas. Pelayanan komunikasi informasi dan edukasi obat merupakan pelayanan komunikasi yang berupa interaksi dengan pasien yang bertujuan untuk menyampaikan informasi dan mengedukasi pasien seputar penggunaan obat untuk mencegah penggunaan obat yang salah. Pelayanan Komunikasi Informasi dan Edukasi obat yang bermutu dapat mempengaruhi kelancaran proses penggunaan obat oleh pasien sehingga pengukuran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan komunikasi informasi dan edukasi dapat menjadi tolak ukur keberhasilan dari pelayanan komunikasi informasi dan edukasi obat di Puskesmas. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan komunikasi informasi dan edukasi obat di Puskesmas Tatelu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan rumus slovin dan data pada penelitian ini dikumpulkan dari 92 responden dengan menggunakan kuesioner yang berisi 14 pernyataan terkait komunikasi informasi dan edukasi obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan Komunikasi Informasi dan Edukasi Obat menunjukan persentase 85,8%. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan KIE obat di Puskesmas Tatelu berada dalam kategori sangat puas.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN OBAT ANTIBIOTIK DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN MAXIMUM MINIMUM STOCK LEVEL (MMSL) DI RUMAH SAKIT TINGKAT II ROBERT WOLTER MONGISIDI MANADO Kainde, Michelle Angela; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31975

Abstract

Kejadian stagnant dan stockout merupakan masalah yang sering terjadi di Rumah Sakit. Hal ini dapat mempengaruhi mutu pelayanan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit jika tidak dilakukan pengendalian persediaan yang tepat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengendalian persediaan di Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi Manado dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Maximum Minimum Stock Level (MMSL) berdasarkan kategorinya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui jumlah antibiotik dengan metode EOQ yang termasuk kategori stagnant yaitu 18 (37,5%) jenis, jumlah antibiotik stockout yaitu 23 (47,92%) jenis, dan jumlah antibiotik stok normal yaitu sebanyak 7 (14,58%) jenis. Sedangkan dengan metode pengendalian MMSL, jumlah antibiotik pada kategori stagnant memiliki presentase lebih tinggi menjadi 10 (20,83%) jenis, pada kategori antibiotik stockout yaitu 36 (75%) jenis, dan untuk antibiotik stok normal sebanyak 2 (4,17%) jenis . Hal ini menunjukkan bahwa metode EOQ memberikan hasil yang lebih baik dalam kategori stockout sedangkan metode MMSL memberikan hasil yang lebih baik dalam kategori stagnant.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN INFORMASI OBAT (PIO) DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT TINGKAT II ROBERT WOLTER MONGISIDI MANADO Tambahani, Anggita Ekawanti Juvenisti; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31976

Abstract

Pelayanan informasi obat sangat dibutuhkan dalam penanganan terapi terlebih kepada pasien rawat jalan yang membutuhkan informasi yang jelas untuk keberhasilan terapi yang dijalani. Keberhasilan dari pelayanan informasi obat yang diberikan dapat diukur dengan indikator kepuasan. Kepuasan pasien dapat mencerminkan kualitas dari pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien dengan membandingkan pelayanan yang sesuai dengan harapan dan kenyataan terhadap pelayanan yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan informasi obat yang diberikan oleh Apoteker dan petugas kefarmasian kepada pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat II Robert Wolter Mongisidi Manado. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data diperoleh menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian menggunakan teknik pengambilan sampel dengan metode Accidental Sampling dengan perhitungan menggunakan rumus slovin dan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 97 responden. Analisis data menggunakan analisis gap untuk menghitung skor dari Service Quality. Hasil dari analisis berdasarkan aspek dimensi SERVQUAL yaitu dimensi berwujud (tangible); 0,243, kehandalan (reliability); -0,422, ketanggapan (responsiveness); -0,233, jaminan (assurance); -0,058 dan empati (empathy); -0,123. Secara keseluruhan kepuasan pasien rawat jalan yang diperoleh sebesar –0,118 dimana termasuk dalam rentang negatif sehingga disimpulkan pasien rawat jalan belum puas terhadap pelayanan informasi obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat II Robert Wolter Mongisidi Manado.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS KRIM ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN INSULIN (SMALLANTHUS SONCHIFOLIUS) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS MANGUNE, GLORYA DORCHICYLHIA; EDY, HOSEA JAYA; JAYANTO, IMAM
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32232

Abstract

Masalah kulit yang sering dihadapi pada zaman sekarang adalah jerawat, penyebabnya bisa karena banyak hal salah satunya bakteri Staphylococcus aureus. Pengobatan jerawat tidak terbatas dengan penggunaan zat kimia tetapi penggunaan produk yang dihasilkan dari tanaman. Insulin (Smallanthus sonchifolius) merupakan tanaman yang mengandung flavonoid, saponin, dan tannin yang tinggi sehingga berpotensi sebagai antibakteri, terlepas dari khasiat tanaman insulin pemanfaatannya sebagai antibakteri guna untuk pengobatan jerawat masih jarang. Penelitian ini untuk menguji efektivitas antibakteri sediaan krim ekstrak etanol daun insulin dan mengevaluasi sediaan menggunakan parameter uji sifat fisik dan stabilitas fisik. Formula sediaan krim dibuat dengan variasi konsenterasi ekstrak etanol daun insulin 1%, 2%, 3%. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode sumuran terhadap bakteri Staphylococcus aureus menunujukkan zona bening sebesar 10,20 mm pada konsenterasi 1%, 13,77 mm pada konsenterasi 2%, 14,40 mm pada konsenterasi 3% dan daya hambat tergolong kuat pada setiap konsenterasi. Hasil evaluasi fisik sediaan yang dilakukan sebelum dan sesudah cycling test menunjukkan bahwa sediaan krim memenuhi persyaratan organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, dan daya lekat yang baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sediaan krim ekstrak etanol daun insulin efektif terhadap bakteri Staphylococcus aureus, memenuhi parameter uji fisik dan stabil.  
Co-Authors Abdullah, Surya Sumantri Adelfia Papu Agus Suyatno Alamri, Firdaus Alfakih, Ahmad Fauzi Anantadjaya, Samuel PD Anggraeni, Inda Permata Anggreni, Made Ayu Antasionasti, Irma Aslah, Aprilia Assery, Syeh Astuti, Ni Nyoman Sri Widya Ayhuan, Jeckson Badu, Nindi Badu, Nindi S. Baehaqi Bambang Purwoko Boky, Harmita Chandra, Salsabila Stefani Daimunon, Regita Devy Sofyanty Dewa Oka Suparwata DEWI SARTIKA Dian Parwati Durya, Ngurah Pandji Mertha Agung Edi, Hosea Jaya Fatimawali . Fridly Manawan Gagola, Mariana Cristi Ayu Gayatri Citraningtyas Gde Bayu Surya Parwita Gumilar, Bobi Hamdany, Mohammad Azharie Hamzah , Ramadhani Hendy Tannady Herny E.I. Simbala Hosea Jaya Edy Jolanda, Shinta Juliawati, Ni Waya Mega Juliawati, Ni Wayan M. Kainde, Michelle Angela Kambey, Bella Karlah L. R. Mansauda Karundeng, Glorya Kawulusan, Kerin Sophia Amelia Clairent Kawuwung, Christy Eunike Launa Klemens Mere Kondoj, Inchristy Victoria Kumowal, Selphina Kusuma Dewi, Ratih Puspita Lambey, Juan Sebastian Langi, Regita LAUNTU, ANSIR Liana Fitriani Hasymi Lolo, Widya Astuti LUBIS, AMINAH Mahendra Kusuma Nugraha Mait, Mutiara G Makinggung, Catalina Aurelia Jetty MANGUNE, GLORYA DORCHICYLHIA Massie, Aprilia Meilani Jayanti Monoarfa, Margareta Marcelina Muh. Abduh Anwar Mumu, Preisdy Aprilia Nangaro, Alfred Nangaro, Jesica Nawangwulan, Irma M Nekky Rahmiyati Ningtyas, Harfiahani Indah Rakhma Nurnoviyati, Ikhda Nurul Mardiati Pakpahan, Kevin Yosua Paputungan, Ayu Paputungan, Ayu Natasya Paulina yamlean Pratiwi, Ageng I. Purwaka Hari Prihanto Rambi, Shekinaglory Rizal Rizal Rumangkang, Jonathan C. Safitransyah, Rahmad Puja saputri, tiara Sari, Elmi Sari, Elmi N. Siampa, Jainer Pasca Sigar, Meivie Hanna Solly Aryza Sri Sudewi, Sri Suhara, Ade Sundalangi, Chania Feronika SUPRAYITNO Sutrisna, Agung Tambahani, Anggita Ekawanti Juvenisti Tatara, Juita S. D. Tirta Mulyadi Tresna, Indra Cahya Tuloli, Riska Tulung, Gerald Tulung, Gerald N. P. Tunggal, Ryan Irwanto Turama, Dwilanda E. Utiarahman, Nurnaningsih Vitarani Dwi Ananda Ningrum Wenur, Tezalonika Masye Flora Intanpermata Wewengkang, Defny Wewengkang, Defny S Widdhi Bodhi Widya Astuty Lolo, Widya Astuty Windah, Axl Laurens Lukas Wiyono, Weny I. Yayat Sudrajat Yulistina Yulistina