Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENGGUNAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA CLEANING SERVICE DI RSUP PROF. DR.R.D. KANDOU MANADO Bahar, Aprillia Pratiwi Iriany; Kawatu, Paul A. T; Adam, Hilman
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja suatu pemikiran dan upaya yang bertujuan untuk menjamin kesempurnaan serta keutuhan jasmani maupun  rohani dan diharapkan pekerja dapat melaksanakan setiap pekerjaannya dengan kondisi yang aman dan nyaman. Pekerjaan yang aman yaitu jika apapun yang dilakukan pekerja tersebut terhindar dari resiko bahaya di tempat kerja. Pekerjaan dikategorikan nyaman jika dalam melakukan pekerjaanya, setiap pekerja dapat merasa nyaman dan betah sehingga pekerja menjadi tidak mudah capek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja pada pekerja cleaning service di RSUP Prof. Dr.R.D. Kandou Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Simple Random Sampling yaitu dengan mengundi sampel sehingga dari total populasi yaitu 147, diambil 107 yang menjadi sampel penelitian. Kuisioner digunakan dalam pengukuran tingkat pengetahuan, sikap dengan tindakan penggunaan APD.Dengan menggunakan uji chi square didapatlah hasil yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tindakan penggunaan alat pelindung diri dengan nilai p=0,042, serta terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan penggunaan alat pelindung diri dengan nilai p=0,018. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tindakan penggunaan APD, dan terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan penggunaan APD pada pekerja cleaning service di RSUP.Prof.Dr.R.D.Kandou.Manado  Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Alat Pelindung Diri   ABSTRACT Occupational health and safety a thought and effort that aims to guarantee perfection and wholeness of physical as well as spiritual and expected workers can carry out his job with any condition that is safe and comfortable. A secure job that is if any of these workers is done to avoid the risk of danger in the workplace. Jobs categorized inconvenient if in doing improvements, each worker can feel comfortable and at home so that workers be not easily tired. This research aims to know the relationship between knowledge and attitudes with the use of Peraonl Protective Equipment (PPE) on workers at the workers in the cleaning service was Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. This research uses a cross-sectional approach. Sampling done by the method of Simple Random Sampling is to draw a sample so that the total population of 147, i.e. taken 107 who became the research sample. Questionnaire used in the measurement of the level of knowledge, attitudes with use of the PPE actions. By using test chi square didapatlah results i.e. There is a relationship between knowledge with the use of protective actions themselves with value p = 0.042, and there is a relationship between attitudes with the use of protective actions themselves with the value of 0,018 p =. The conclusions of the study i.e. There is a relationship between the use of PERSONAL knowledge with action, and there is a relationship between attitudes with use of the PPE actions on a worker cleaning service in was. Prof. Dr. R.D. Kandou. Manado  Keywords: Knowledge, Attitude, Act, Personal Protective Equipment 
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DAN TINDAKAN TIDAK AMAN DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA KELOMPOK NELAYAN DI DESA TAMBALA Terok, Yunifi C.; Doda, Diana V.D.; Adam, Hilman
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan seseorang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang. Kurangnya pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja akan membentuk terjadinya tindakan tidak aman yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan tindakan tidak aman dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan di Desa Tambala. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan menggunakan rancangan study cross sectional (potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah semua tenaga kerja yang bekerja sebagai nelayan Cakalang yang masing-masing kelompok berjumlah 10 orang sehingga total populasi berjumlah 60 orang. Sampel penelitian ini adalah seluruh anggota kelompok nelayan yang berjumlah 60 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu uji Fisher’s Exact. Hasil yang didapatkan terdapat hubungan antara pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan (p=0,043), terdapat hubungan antara tindakan tidak aman dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan (p=0,021). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan di Desa Tambala, terdapat hubungan antara tindakan tidak aman dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan di Desa Tambala. Kata Kunci : Pengetahuan, Tindakan Tidak Aman, Kecelakaan Kerja ABSTRACTOne's knowledge is crucial in shaping one's actions. Lack of knowledge about occupational safety and health will form the occurrence of unsafe actions that can result in a work accident. The study aims to find out the relationship between knowledge about occupational safety and health and unsafe actions with the incidence of occupational accidents on fishing groups in Tambala village. This research is a research analytical survey using the study cross-sectional plan (cut latitude). The population in this study is all workers who work as fishermen Cakalang each group amounting to 10 people so that the total population amounted to 60 people. The research samples were all members of the group of 60 fishermen. This research instrument uses questionnaires. The analysis used is the Fisher's Exact test. The results of which there is a relationship between knowledge about occupational safety and health with the incidence of the occupational accident on the group of fishermen (P = 0,043), there is a relationship between unsafe actions with the incidence of occupational accident in the group Fisherman (P = 0,021). This research concludes that there is a relationship between knowledge about occupational safety and health with the incidence of the occupational accident on fishermen group in Tambala village, there is a link between unsafe action and accident incident Fishing group in Tambala village. Keywords: Knowledge, Unsafe Actions, Work Accident
DETERMINAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GOGAGOMAN KOTA KOTAMOBAGU Walangitan, Vrischa F.; Adam, Hilman; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: ASI Eksklusif adalah pemeberian ASI pada bayi sejak lahir hingga 6 bulan tanpa ada cairan dan makanan tambahan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui determian perilaku pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Gogagoman Kota Kotamobagu. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional study atau studi potong lintang dan jumlah populasi yang diambil adalah seluruh ibu-ibu yang memiliki bayi berjumlah 33 ibu. Intrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu uji chi square. Hasil Penelitian: Hasil yang didapatkan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif (p=0,020, p=<0,05), terdapat hubungan antara sikap ibu dengan pemberian ASI Eksklusif (p=0,031, p=<0,05), tidak terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif (p=0,297, p=<0,05). Kesimpulan: ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif, ada hubungan antara sikap ibu dengan pemberian ASI Eksklusif, tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif. Kata Kunci :Pengetahuan Ibu, Sikap Ibu, Dukungan Keluarga, Pemberian ASI Eksklusif ABSTRACTExclusive breastfeeding is giving breast milk to babies from birth to 6 months without any fluids and other study was to determine the behavioral determinants of exclusive breastfeeding in the Gogagoman Community Health Center in Kotamobagu City. This study used an analytic survey with a cross sectional study and the total population taken was all mothers who had babies totaling 33 mothers. The intruments in this study were questionnaires. The analysis used is the chi square test. The results found there is a relationship between maternal knowledge with exclusive breastfeeding (p=0.020, p=<0.05), there is a relationship between maternal attitudes and exclusive breastfeeding (p=0.031, p=<0.05), there was no relationship between family support and exclusive breastfeeding (p=0.297 p=<0.05). There is a relationship between maternal knowledge with exclusive breastfeeding there is a relationship maternal attitudes and exclusive breastfeeding there is no relationship between familly support and eclusive breastfeeding. Keywords: Mother’s Knowledge, Mother’s Attitude, Family Support, Exclusive Breastfeeding
DETERMINAN PERILAKU PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN AMURANG TIMUR KABUPATEN MINAHASA SELATAN Ratu, Rifkha Elisabeth; Engkeng, Sulaemana; Adam, Hilman
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air susu ibu yang selanjutnya di singkat ASI adalah cairan hasil sekresi kelenjar payudara ibu. Air susu Ibu Eksklusif yang selanjutnya di sebut ASI Eksklusif adalah ASI yang di berikan kepada bayi sejak di lahirkan selama enam bulan tanpa menambah dan atau mengganti dengan makanan atau minuman.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan,sikap dan dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatah. Jenis penelitian ini yaitu penelitian observasiona/survey analitik dengan desain cross sectional study dengan jumlah populasi yang diambil sebanyak 35 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner.Analisis yang digunakan yaitu uji statistik menggunakan Chi Square.Hasil yang didapatkan yaitu diketahui adanya hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI (p=0,028), adanya hubungan antara sikap ibu dengan pemberian ASI (p=0,024), tidak adanya hubungan antara Dukungan pemberian ASI dengan perilaku pemberian ASI (p=0,395). Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap , Dukungan Suami ABSTRACTbreast milk abbreviated as ASI is fluid resulting from grandular secreations of breast. Exclusive breast milk abbreviated as ASI exclusive that is given to babies from birth for six months without added or replaced other foods and drinks. the research purpose is to know relation of knowledge, attitude, and supported by husband for the breastfeeding in the Puskesmas area of East Amurang Sub-district, South Minahasa Regency. This research uses analytic survey, using a cross sectional design with total population taken is 35 respondents. This instrument research uses a questionary. This analysis used is statistic test using Chi Square. The results are know mother’s knowledge & breastfeeding relation (p=0,028) , mother’s attitude and breastfeeding relation (p=0,024), and there is not relation between supporting and breastfeeding (p=0,395). Keywords : Knowledge, Attitude, Supported by Husband
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DI SMK NEGERI 1 HALMAHERA TIMUR Yakub, Faradebi; Adam, Hilman; Langi, Fima L.F.G
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja ialah suatu kondisi sehat yang menyangkut dengan sistem, fungsi, dan proses  reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk dapat mengetahui hubungan antara tingkat perilaku mengenai kesehatan reproduksi terhadap perilaku seks pranikah pada remaja di SMK Negeri 1 Halmahera Timur. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan menggunakan konsep Cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Halmahera Timur pada bulan September 2020. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa SMK Negeri 1 Halmahera Timur dan jumlah sampel yang diambil dalam penelitian yaitu 108 sampel. Alat ukur penelitian ini dengan menggunakan kuisioner. Analsis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan uji mann whitney dalam aplikasi SPSS. Hasil uji mann whitney dengan nilai p=1,59 lebih besar dari a=0,05. menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seks pranikah pada remaja di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Halmahera Timur.   Kata Kunci: Seks Pranikah, Pengetahuan, Perilaku. ABSTRACTAdolescent reproductive health is a healthy condition related to the reproductive systems, functions and processes possessed by adolescents. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of behavior regarding reproductive health and premarital sex behavior among adolescents at SMK Negeri 1 Halmahera Timur. This research is an analytical survey using the concept of cross sectional study. This research was conducted at SMK Negeri 1 Halmahera Timur in September 2020. The study population was all students of SMK Negeri 1 Halmahera Timur and the number of samples taken in the study was 108 samples. The measuring instrument of this research using a questionnaire. Data analysis used is by using the Mann Whitney test. The results of the Mann Whitney test with a p value = 1.59 greater than a = 0.05. shows that there is no significant relationship between the level of knowledge about reproductive health and premarital sex behavior among adolescents in Vocational High School (SMK) Negeri 1 East Halmahera. Keywords: Premarital Sex, Knowledge, Behavior
HUBUNGAN ANTARA MEMBERI DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOMBOS KECAMATAN SINGKIL KOTA MANADO Saleh, Nadiah; Wowor, Ribka; Adam, Hilman
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan merupakan dimana penderita melakukan cara pengobatan yang benar dan perbuatan baik yang dianjurkan oleh petugas kesehatan dan orang terdekatnya. Dukungan keluarga tidak bisa dihiraukan begitu saja, karena dukungan keluarga salah satu unsur kekuatan yang menguasai ketaatan dan mempunyai tanggung jawab yang sangat berarti dalam kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara memberi dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di wilayah kerja puskesmas kombos kecamatan singkil kota manado. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional (potong lintang). Tempat penelitian di wilayah kerja Puskesmas Kombos dan pengumpulan data secara via telepon online pada bulan September 2020. Populasi dan sampel berjumlah 50 responden berdasarkan data atau nomor telepon pasien yang di dapati pada apotik (kimia farma) tempat pengambilan obat pasien hipertensi. Alat ukur adalah kuesioner online. Analisis data yang digunakan menggunakan Uji Statistik Spearman Rho dengan nilai signifikansi < 0,005. Hasil penelitian menunujukkan dukungan keluarga baik sebesar 30 responden (60,0%), dukungan keluarga cukup sebesar 8 responden (16,0%) dan dukungan keluarga kurang sebesar 12 responden (24,0%). Untuk hasil kepatuhan memperlihatkan kategori patuh minum obat sebesar 34 responden (68,0%) dan kategori tidak patuh sebesar 16 responden (32,0%). Hasil uji statistik menunujukkan nilai signifikansi (p) 0,001 yang berarti adanya hubungan antara memberi dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Saran untuk penderita agar bisa menambahkan kepedulian kepada ketaatan konsumsi obat hipertensi, walaupun adanya dorongan keluarga yang kurang, padahal sangatlah penting dorongan keluarga dalam meninggikan ketaatan penderita dalam konsumsi obat. Dan saran untuk puskesmas agar mendukung dan memberi motivasi penderita hipertensi untuk menaikkan ketaatan dalam konsumsi obat. Kata Kunci : Memberi Dukungan Keluarga, Kepatuhan, Pasien Hipertensi ABSTRACTCompliance is where the patient performs the right way of treatment and good deeds recommended by health workers and those closest to him. Family support cannot be ignored, because family support is one of the elements of the power that controls obedience and has a very meaningful responsibility in life. The purpose of this study was to determine the relationship between providing family support with adherence to taking medication in hypertensive patients in the working area of the Kombos Community Health Center, Singkil District, Manado City. This research uses quantitative research with correlational descriptive design through cross sectional approach (cross-sectional). The research site is in the working area of the Kombos Health Center and data collection via telephone online in September 2020. The population and sample amounted to 50 respondents based on patient data or telephone numbers found at pharmacies (pharmacy chemistry) where hypertension patient drugs were taken. The measuring tool is an online questionnaire. The data analysis used was the Spearman Rho statistical test with a significance value <0.005. The results showed good family support by 30 respondents (60.0%), adequate family support by 8 respondents (16.0%) and less family support by 12 respondents (24.0%). For the results of adherence, there were 34 respondents (68.0%) who complied with taking medication and 16 respondents (32.0%) did not comply. The results of statistical tests showed a significance value (p) of 0.001, which means there is a relationship between providing family support with adherence to taking medication in hypertensive patients. Suggestions for sufferers to be able to add concern for compliance with hypertension drug consumption, even though there is a lack of family encouragement, even though it is very important for family encouragement to increase patient compliance in drug consumption. And suggestions for health centers to support and motivate hypertension sufferers to increase adherence to drug consumption. Keywords : Providing Family Support, Compliance, Hypertension Patients
PERILAKU WANITA PEKERJA SEKSUAL (WPS) TERKAIT PENCEGAHAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) DI PELABUHAN KOTA MANADO Wenas, Hartfi A.; Adam, Hilman; Akili, Rahayu H.
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WPS atau biasa dikenal wanita pekerja seksual adalah mereka yang menjual tubuhnya demi mendapatkan uang dan kenikmatan orang lain. Dengan mengharapkan suatu imbalan atau upah. WPS dan kliennya termasuk kelompok berisiko tinggi dalam penyebaran Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku WPS terkait pencegahan IMS di Pelabuhan Kota Manado dengan jenis penelitian kualitatif yang mengacu pada teori Health Belief Model (HBM). Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi dengan studi fenomenologi yang dipilih melalui snowball sampling terhadap 6 orang informan yang terdiri dari 3 orang WPS, 2 orang ABK dan 1 orang Mucikari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  WPS dan ABK  adalah kelompok risiko tinggi. Pengetahuan mereka mengenai penyakit IMS masih dalam tahap tahu (know). Seluruh WPS dan ABK merasa rentan terjangkit IMS. Jatuh sakit, malu, hilangnya pekerjaan, dan kematian sebagai dampak terburuk merupakan persepsi keseriusan yang mereka rasakan. Selalu sehat, tidak mudah terjangkit IMS dan tidak mudah hamil menjadi persepsi mereka dalam hal manfaat. Media massa dan penyuluhan kesehatan merupakan sarana mereka dalam mencari informasi IMS. Diperlukan peer-education (pendidikan sesama rekan WPS dan kliennya) yang intens agar pengetahuan mengenai risiko, bahaya dan pencegahan IMS yang efektif dapat dipahami secara merata. Kata Kunci: Wanita pekerja seksual (WPS), infeksi menular seksua (IMS), pencegahan IMS, health belief model ABSTRACTFSW or commonly known as female sex workers are those who sell their bodies for money and other people's enjoyment. By expecting a reward or reward. FSW and their clients are among the high risk groups for the spread of sexually transmitted infections (STI). The purpose of this study was to determine the behavior of FSW related to STI prevention in the Port of Manado City with this type of qualitative research which refers to the theory of the Health Belief Model (HBM). Data collection techniques through in-depth interviews and observations with phenomenological studies selected through snowball sampling of 6 informants consisting of 3 female FSW, 2 ABK and 1 Mucikari. The results showed that FSW and ABK were high risk groups. Their knowledge about STIs is still in the know stage. All FSW and ABK feel vulnerable to contracting STIs. Illness, embarrassment, job loss, and death as the worst effects are perceptions of their seriousness. Their perception is that they are always healthy, not easily infected with STIs and not easily pregnant. Mass media and health education are their means of finding STI information. Intense peer-education (education of fellow FSW and clients) is needed so that knowledge about the risks, dangers and prevention of STIs can be understood equally. Keywords: Female sex workers (FSW), sexually transmitted infections (STI), STI prevention, health belief model
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP SEKS PRANIKAH PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 LOLAK KECAMATAN LOLAK KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Ishak, Jihan Larasati; Adam, Hilman; Maramis, Franckie R.R
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seks pranikah yaitu terjadinya kehamilan diluar nikah, hubungan seksual yang di lakukan saat belum ada ikatan pernikahan disebut dengan seks pranikah, pernikahan yaitu di laksanakan menurut agama dan kepercayaan yang menurut hukum, dan yang dilakukan tanpa pernikahan yang resmi merupakan perilaku seksual pranikah. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap terhadap seks pranikah pada peserta didik di SMA Negeri 1 Lolak Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode penelitian yang bersikap survey deskriptif. Penelitian ini Peserta didik yang memiliki Pengetahuan Tentang Seks Pranikah kurang baik berjumlah 6 Peserta didik dengan 6.1%, dan Pengetahuan Tentang Seks Pranikah baik berjumlah 92 Peserta didik dengan 93.9%. Peserta didik yang memiliki Sikap Tentang Seks Pranikah kurang baik berjumlah 22 Peserta didik dengan 22.4%%, sedangkan Sikap Tentang Seks Pranikah baik berjumlah 76 Peserta didik dengan 77.6%. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Seks, Pranikah ABSTRACTPremarital sex, namely the occurrence of pregnancy outside of marriage, sexual relations that are carried out when there is no marriage bond is called premarital sex, marriage is carried out according to religion and belief according to law, and that is carried out without an official marriage is premarital sexual behavior. The purpose of this study was to describe the knowledge and attitudes towards premarital sex in students at SMA Negeri 1 Lolak, Lolak District, Bolaang Mongondow Regency. The research method is descriptive survey. In this study, students who had poor knowledge of premarital sex were 6 students with 6.1%, and knowledge of good premarital sex was 92 students with 93.9%. Students who had poor attitudes about premarital sex were 22 students with 22.4%%, while good attitudes about premarital sex were 76 students with 77.6%. Keywords: Knowledge, Attitudes, Sex, Premarital
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN KETERSEDIAAN BUAH DAN SAYUR DENGAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR PADA REMAJA DI KOLONGAN ATAS SONDER KABUPATEN MINAHASA Nay, Nilia V.D; Rattu, Joy A.M; Adam, Hilman
KESMAS Vol 9, No 5 (2020): VOLUME 9, NOMOR 5, SEPTEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi buah dan sayur adalah salah satu pesan penting dalam pedoman gizi seimbang agar menuju masyarakat hidup sehat. Untuk mengubah pola pikir yang ada pada masyarakat agar memiliki paradigma sehat, pemerintah Indonesia melakukan upaya melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan ketersediaan buah dan sayur dengan konsumsi buah dan sayur pada remaja di kolongan atas sonder kabupaten minahasa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah remaja yang berada di kolongan atas sonder yang berjumlah 68 responden. Analisis penelitian ini meliputi univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α= 0,05) menggunakan bantuan program komputer. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara ketersediaan buah dan sayur dengan pengetahuan tentang buah dan sayur (p=0,004) serta terdapat hubungan antara ketersediaan buah dan sayur dengan konsumsi buah dan sayur (p=0,000). Kata kunci : pengetahuan, ketersediaan buah dan sayur, konsumsi buah dan sayur ABSTRACTConsumption of fruits and vegetables is one of the most important messages in balanced nutrition so that people can lives healthy. To change the mindset that exists in society so that it has a healthy paradigm, the Indonesian government is making efforts through the Healthy Living Community Movement (GERMAS). This study aims to examine the relationship between knowledge and information on fruits and vegetables consumption among teenagers or young adults in the upper class of Minahasa district. This research is a quantitative study, with an analytic survey method with a cross sectional approach. The sample of this research is teenagers who are in the upper class of respondents who can be 68 respondents. The analysis of this study includes univariate and bivariate using the Chi-Square test with a significance level of 95% (α = 0.05) using the help of a computer program. The results of this study indicate a relationship between the value of fruits and vegetables with knowledge of fruits and vegetables (p = 0.004) and there is a relationship between fruits and vegetables and fruits and vegetable consumption (p = 0.000). Keywords : knowledge, availability of fruit and vegetables, consumption of fruit and vegetables 
Gambaran Perilaku Masyarakat Tentang Pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Kelurahan Pinaras Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon Tumewu, Violisa S.; Adam, Hilman; Tucunan, Ardiansa A.T
KESMAS Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19 memiliki perbedaan. Masa pandemi saat ini membawa perubahan  untuk  banyak  hal  seperti  sikap  dan  tindakan  dari  masyarakat.  Tujuan  dari   penelitian   ini   yaitu   untuk mengetahui gambaran perilaku masyarakat tentang perilaku pencegahan COVID-19 di Kelurahan Pinaras Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian bersifat kuantitatifddeskriptif. Penelitian ini menggunakan alat ukur kuesioner tentang Perilaku Pencegahan Covid-19. Berdasarkan hasil penelitian yang  telah  dilakukan,  menunjukan  bahwa  sebagian  besar  masyarakat  Kelurahan Pinaras memiliki pengetahuan yang  baik  (97,3%),  sebagian  besar  masyarakat memilki  sikap  yang  baik  (95,9%), dan  sebagian   besar  memiliki   tindakan   yang   baik  (68,5%).  Kesimpulan   dalam   penelitian   ini   yaitu  masyarakat Kelurahan Pinaras Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon memiliki pengetahuan, sikap dan tindakan yang  baik  tentang  pencegahan  Covid-19.   Saran yang diberikan yaitu  bagi   pemerintah  diharapkan  pemerintah dapat menjadi contoh yang baik dalam mencegah COVID-19, perlu juga mempertegas kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Bagi masyarakat diharapkan masyarakat terus mencari tahu informasi-informasi terkait pencegahan COVID-19, dan perhatian publik harus diperluas mengenai perilaku pencegahan COVID-19. Bagi instansi kesehatan membutuhkan aktivitas lebih lanjut dari petugas kesehatan dalam hal ini memberikan informasi melalui promosi kesehatan mengenai COVID-19 di Kelurahan Pinaras Kecamatan Tomo hon Selatan Kota Tomohon. Kata Kunci : Perilaku, Pencegahan COVID-19 ABSTRACKThe behavior ofspeople in dealing with the COVID-19 pandemic has differences. The current  pandemic  brings  changes to many things such as attitudes and actions of the community. The purpose ofsthis study is to describe the behavior of the community regarding COVID-19 prevention behavior in Pinaras Village, South Tomohon District, Tomohon  City.  The  type  ofg  research  used  is  descriptive   quantitative   research.  This   study  uses  a  questionnaire measuring instrument regarding Covid-19 Prevention Behavior. Based on the  results  ofh  the research that  has   been   carried   out, it shows that most of the peo ple of Pinaras Village have good knowledge (97.3%), most  of the people have good attitudes (95.9%), and most have good actions (68.5%). The  conclusion  in   this   study   is   that the people ofh Pinaras  Village, South Tomohon District, Tomohon City have good knowledge, attitudes and actions about preventing Covid-19. The advice given is for the govern ment hope fully can be a good example in efforts to prevent COVID-19, it is also necessary to emphasize the policies that have been issued by the government. For the community , it is hopedf that the community will  continue  to seek  information related to the prevention  of  COVID-19, and it is necessary to increase public awareness regarding COVID-19 prevention behavior. For health agencies, there is a need for further action from health workers in this case providing information through health promotion regarding COVID-19 in Pinaras Village, South Tomohon District, Tomohon City. Keyword : Behavior, Covid-19 Prevention
Co-Authors ., Nurfitriany Akay, Meiliv Melinda Amalia, Selvina Putri Arbie, Astrid R. Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Assa, Indri L.A. Avriline, Yossie B H. R. Kairupan Bahar, Aprillia Pratiwi Iriany Bolung, Alva T. Claudio Daud, Juwita Doda, Diana V.D. Engka, Irene J. Entaren, Hardina Debora F Ari Anggraini Sebayang Febi Kolibu, Febi Franckie R. R. Maramis Franckie R.R Maramis, Franckie R.R Gerungan, Anastasia Emmy Ishak, Jihan Larasati Jacob, Firginya K. Jeanvili Jenifer Anti, Berliana Brighitta Joy A.M Rattu Jumria Jusuf, Nurlela Kaeng, Mayumi K. Kawatu, Paul A. T Kolibu, Febi K. Lahamu, Ilke Silmawati Laode, Alya Lapong, Gloria Melisa Larenggam, Adi K. Laurensia, Veronika Lumenta, Prisilia Gloria Lutfitasari, Ananda Mailoa, Kezia M. Maino, Irny Maino, Irny E. Makatempuge, Jennifer Filipi Malonda, Nancy Swanida Henriette Mambo, Hizkia Medila, Kristy Melatunan, Chlara E. Mino, Zety Salasabilah Musa, Ester Candrawati Nancy S. H. Malonda Nay, Nilia V.D ngodu, chesee v. Nurmidin, M Fadel Onibala, Nathalia Pabiaran, Anita Pai, Restawari Syalomitha Parinding, Reva Paul A.T. Kawatu Pinontoan, Tessa A.D. Puasa, Djunita D.A Rahayu H. Akili, Rahayu H. Rattu, J. A.M. Rattu, Joy A. M Ratu, Rifkha Elisabeth Raule, Jean Rochim, Putri Sri Ervina Rondonuwu, Mutiara L.M. Rumayar, Adisti Saleh, Nadiah Sari, Intan Iman Sendouw, Gloria J. Sulaemana Engkeng, Sulaemana Suoth, Lery F. Talinusa, Christanti Engelya Tanggang, Stela Tarigan, Titra M. Serafim Tebisi, Dwi Ayu Ningsi Terok, Yunifi C. Tiara, Chasandra Toar, Azriel Elisabeth Tumangken, Trivena E. Tumewu, Ekklesia S. Tumewu, Violisa S. Tuwing, Sriyati Felly Umboh, Brenda Umboh, Tirsa Walangitan, Vrischa F. Warong, Sumarno A. Wenas, Crifianny P. Wenas, Hartfi A. Wowor, Ribka Wowor, Ribka E. Wowor, Ribka Elisabeth Yakub, Faradebi Yolanda Anastasia Sihombing Yulianty Sanggelorang Zendrato, Lastri Ningsih