Claim Missing Document
Check
Articles

Telaah Penggunaan Literasi Kesehatan Digital Pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Adam, Hilman
KESMAS Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi kesehatan digital merupakan kemampuan untuk mencari, menemukan, memahami dan menafsir informasi kesehatan dari sumber elektronik dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengatasi atau memecahkan masalah kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah penggunaan literasi kesehatan digital, pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi. Penelitian dilakukan secara daring, melalui metode survey deskriptif, dengan desain studi potong lintang. Penelitian diikuti oleh 232 responden yang dilaksanakan pada minggu ke 2 bulan Desember 2021. Hasil penelitian : sebagian besar responden mengetahui mengenai DHL; internet adalah sarana terbanyak dalam mendapatkan informasi mengenai kesehatan, dalam mencari dan membaca DHL; sebagian besar responden tidak menentu dalam meluangkan waktunya; telepon pintar merupakan media terfavorit untuk mendapatkan DHL; situs/alamat seperti WHO/badan dunia lain banyak dikunjungi responden dalam mengakses DHL; topik terkini seperti pandemi Covid-19 banyak dicari oleh mereka; untuk keperluan pembelajaran adalah pilihan terbanyak yang dipilih dalam mencari dan menyimpan DHL; responden sebagian besar tidak selalu menyimpan DHLnya; dan responden merasa bahwa DHL adalah hal sangat penting bagi mereka. Kata kunci: literasi, kesehatan, digital ABSTRACTDigital health literacy is the ability to seek, find, understand, and appraise health information from electronic sources and apply the knowledge gained to addressing or solving a health problem. The purpose of this research is to study the use of digital health literacy in student of Public Health Faculty, Sam Ratulangi University. The research was conducted online, through a descriptive survey method, with a cross-sectional study design. The research was participated by 232 respondents which was held in the 2nd week of December 2021. The result of the research is : most respondents knew about DHL; the internet is the most common means of getting information about health, in finding and reading DHL; most of the respondents are uncertain in spending their time; smartphones are the favorite gadgets to get DHL; many respondents visited sites such as WHO/other world organization in accessing DHL; recent topic such as the Covid-19 pandemic were sought after by them; for learning purpose is the most preferred choice to searching and storing DHL; the majority of the respondents do not always store their DHL; and they feel that DHL is the very important thing to them. Keywords: literacy, health, digital 
ANALISIS DETERMINAN OBESITAS PADA REMAJA DI KOTA TOMOHON Musa, Ester Candrawati; Adam, Hilman; Gerungan, Anastasia Emmy; Sanggelorang, Yulianty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.36865

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat dan dapat berdampak jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan obesitas pada remaja di Kota Tomohon, dengan jumlah responden sebanyak 154 siswa dari SMA Katolik Karitas Tomohon dan SMK St. Familia Tomohon. Metode penelitian yang digunakan adalah survei cross-sectional, dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan pengukuran antropometri. Analisis bivariat dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antara variabel sosio-demografis, asupan energi, aktivitas fisik, dan pola konsumsi fast food dengan status obesitas. Hasil penelitian menunjukkan proporsi obesitas sebesar 9,7%. Variabel yang signifikan berhubungan dengan obesitas adalah asupan energi (p-value = 0,023) dan pola konsumsi fast food (p-value = 0,011). Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa pekerjaan ibu, pendidikan orang tua, dan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan status obesitas pada populasi yang diteliti. Sehingga yang merupakan determinan obesitas pada remaja di Kota Tomohon yaitu asupan energi dan pola konsumsi fast food. Berdasarkan hasil ini, diperlukan adanya program edukasi yang difokuskan pada pengelolaan asupan energi dan kebiasaan makan sehat untuk mencegah obesitas di kalangan remaja.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KESEHATAN REPRODUKSI PADA PESERTA DIDIK KELAS X DI SMA KATOLIK FRATER DONBOSCO MANADO Adam, Hilman; Jenifer Anti, Berliana Brighitta; Engkeng, Sulaemana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37730

Abstract

Kesehatan reproduksi mencakup kondisi kesehatan Yang berhubungan dengan sistem reproduksi, termasuk fungsi dan prosesnya, berada dalam keadaan optimal secara fisik, mental, dan sosial, bukan hanya bebas dari penyakit atau gangguan. Kesehatan reproduksi tidak hanya fokus pada penyakit yang dapat mengganggu fungsi reproduksi, tetapi juga meliputi langkah-langkah pencegahan dan perlindungan diri terhadap gangguan pada sistem reproduksi. Kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi dapat memicu berbagai masalah, seperti kehamilan yang tidak diinginkan (KTD), aborsi, pernikahan dini, infeksi menular seksual (IMS atau PMS), serta HIV/AIDS. Penelitian ini dilakukan di SMA Katolik Frater Don Bosco Manado dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian dan analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian berdasarkan uji t paired sample test nilai pre-test dan post-test pada variabel pengetahuan diperoleh nilai p = 0,000 (<0,05) dan pada nilai sikap pre-test dan post-test diperoleh nilai p = 0,000 (<0,05). Kesimpulannya, penyuluhan mempunyai pengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan sikap peserta didik mengenai kesehatan reproduksinya.
Challenges of integration of Traditional Health Services in Primary Health Care in North Minahasa Regency Rahman, Asep; Adam, Hilman; Maino, Irny E.
Journal of Public Health Indonesian Vol. 1 No. 5 (2025): JANUARY-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/zzhtd519

Abstract

Traditional health services are an integral part of the healthcare system, but they have not developed as significantly as other healthcare services. This research aims to investigate the challenges faced in integrating traditional health services into primary healthcare in North Minahasa Regency. The research method used is a case study, employing in-depth interviews with relevant stakeholders involved in traditional health policy and practices. The study seeks to identify potential strategies to address these challenges, including enhancing dialogue and collaboration between both health systems and developing clearer and more inclusive regulations. Based on the interview findings, traditional health services in North Minahasa Regency face significant challenges in terms of legal recognition, a lack of trained personnel, and limited budgetary and regulatory support. Nonetheless, there are substantial opportunities for development, particularly in utilizing medicinal plants and providing skills training, such as acupressure, for the community. Further government support in terms of regulation and funding is necessary to overcome these challenges and promote the broader development of traditional health services. 
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN GANGGUAN LAMBUNG PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Adam, Hilman; Lahamu, Ilke Silmawati; Kairupan, Bernabas Harold Ralph
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43103

Abstract

Gangguan lambung adalah kondisi medis yang mempengaruhi fungsi atau struktur lambung, organ yang terletak di bagian atas perut dan berfungsi mencerna makanan. Gangguan ini dapat melibatkan peradangan, luka, atau perubahan struktural lainnya. Biasanya gangguan pada lambung dialami oleh orang-orang yang berpola makan yang tidak teratur serta sering mengonsumsi makanan yang menstimulus produksi asam lambung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara pola makan dengan gangguan lambung pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Jenis penelitian yang diterapkan yaitu penelitian kuantitatif melalui metode survei analitik dan pendekatan cross sectional study. Sampel berjumlah 402 mahasiswa FKM Unsrat Manado angkatan 2022 & 2023 yang berada pada tingkatan semester V & III. Uji statistik mempergunakan Uji Chi Square dipenelitian ini. Temuan penelitian melalui uji chi square diperoleh p-value 0,000 dengan tingkat signifikan 0,05. Apabila p<0,05, hal ini memperlihatkan bahwasanya H0 tidak diterima serta Ha tidak ditolak, bisa ditarik kesimpulan bahwasanya terdapat hubungan antara pola makan dengan gangguan lambung. Dari temuan ini bisa disimpulkan bahwasanya terdapat hubungan antara pola makan dengan gangguan lambung pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Berdasarkan penelitian tersebut diharapkan pola makan pada mahasiswa  dapat ditingkatkan dan diperbaiki agar prevalensi gangguan lambung dapat ditekan.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 LIRUNG KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD Entaren, Hardina Debora; Adam, Hilman; Wowor, Ribka Elisabeth
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43707

Abstract

Perilaku merokok adalah kebiasaan menyalakan rokok dan menghirup asapnya sebelum akhirnya menghembuskannya kembali. Peserta didik merupakan bagian dari masyarakat yang berupaya mengembangkan potensinya melalui proses pendidikan pada jenjang tertentu. Di Kabupaten Kepulauan Talaud, jumlah konsumsi rokok per minggu oleh perokok tembakau mengalami peningkatan dari 58,87% pada tahun 2020 menjadi 67,41% pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok di kalangan peserta didik SMA Negeri 1 Lirung. Studi ini dilakukan pada Agustus 2024 dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain Cross Sectional Study. Populasi penelitian terdiri dari seluruh peserta didik SMA Negeri 1 Lirung, berjumlah 249 siswa, dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Variabel yang di analisis meliputi pengetahuan, sikap, pengaruh orang tua, serta pengaruh teman sebaya sebagai variabel bebas, sementara perilaku merokok dijadikan sebagai variabel terikat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p ≤ 0,05) antara variabel pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,000), pengaruh orang tua (p = 0,000), serta pengaruh teman sebaya (p = 0,000) dengan perilaku merokok. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor tersebut memiliki keterkaitan dengan perilaku merokok pada peserta didik SMA Negeri 1 Lirung.
GAMBARAN PERAN KADER POSYANDU DALAM PENYULUHAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI DESA PANGIAN TENGAH KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW ngodu, chesee v.; Adam, Hilman; Tucunan, Ardiansa A. T.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45861

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini penting untuk keberlangsungan ASI eksklusif dan mengurangi angka kematian bayi. Namun, pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk rendahnya pengetahuan masyarakat dan kurang optimalnya peran penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kader posyandu dalam penyuluhan IMD, mengidentifikasi permasalahan atau hambatan yang dialami kader posyandu dan Mengetahui respon serta tindakan ibu-ibu yang mengikuti posyandu di Desa Pangian Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan terdiri dari kepala puskesmas, kader, tenaga promosi kesehatan, bidan, dan ibu yang mengikuti Posyandu. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri (human instrument), yang dibantu dengan lembar kesediaan menjadi informan (Informed Consent), lembar pedoman wawancara, alat perekam suara (handphone), dan buku catatan (notebook). Kontribusi yang dilakukan kader posyandu dalam penyuluhan IMD di Desa Pangian Tengah seperti menyampaikan materi dasar pemberian ASI dan manfaat menyusui bayi. Penyuluhan lebih banyak secara individual dan belum maksimal dalam bentuk kelompok. Aktivitas kader lebih dominan pencatatan, penimbangan dan pengukuran. Hambatan kader dalam penyuluhan yakni faktor internal (kemampuan, keterampilan, dan kepercayaan diri kader) dan faktor eksternal (keterbatasan waktu dan respon dari ibu-ibu). Pengaruh penyuluhan kader Posyandu terkait IMD terbilang cukup baik karena ibu-ibu yang mengikuti posyandu termotivasi melakukan IMD lewat penyuluhan yang disampaikan oleh tenaga kesehatan, kader dan setelah membaca informasi dalam buku KIA. Kader Posyandu berperan penting dalam penyuluhan IMD, namun belum maksimal karena keterbatasan internal (kemampuan, keterampilan, kepercayaan diri) dan eksternal (partisipasi masyarakat dan waktu). Sehingga dukungan pelatihan dan penguatan kapasitas kader sangat diperlukan.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI PPA TEMPANG Pai, Restawari Syalomitha; Adam, Hilman; Kairupan, Barnabas H. R.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46210

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan umum, terutama pada anak-anak usia sekolah dasar yang berada dalam fase penting pertumbuhan dan perkembangan. Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah dasar masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Berdasarkan data Riskesdas 2018 dan Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi karies gigi pada anak usia 5–14 tahun tetap tinggi, termasuk di Provinsi Sulawesi Utara. Anak usia 9–12 tahun sangat rentan mengalami gangguan gigi dan pada tahap ini, anak-anak mulai menunjukkan sisi terbaik dalam hidup mereka dan mulai merasakan rasa malu. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut adalah tingkat pengetahuan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak di Pusat Pengembangan Anak (PPA) ID-0247 Tempang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional dan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 72 anak yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anak memiliki tingkat pengetahuan yang baik (54,2%) dan menunjukkan tindakan pemeliharaan gigi yang tergolong baik (37,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut (p < 0,05) dengan kekuatan hubungan rendah (r = 0,371). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan dengan tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak.
Senam Sosial sebagai Strategi Rekayasa Sosial untuk Meningkatkan Aktivitas Fisik dan Solidaritas Masyarakat Rahman, Asep; Adam, Hilman; Wenas, Crifianny P.; Bolung, Alva T.; Sendouw, Gloria J.; Tarigan, Titra M. Serafim; Kaeng, Mayumi K.; Arbie, Astrid R.; Tumangken, Trivena E.; Tumewu, Ekklesia S.
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/dk79dr53

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aktivitas fisik dan solidaritas sosial melalui pendekatan rekayasa sosial berbasis senam sosial. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Olahraga KONI Sario, Manado, dengan melibatkan metode nonverbal seperti flash mob dan penggunaan musik dinamis untuk menarik partisipasi tanpa instruksi langsung. Meskipun partisipasi langsung masih terbatas, keterlibatan satu individu secara sukarela menunjukkan indikasi awal efektivitas pendekatan ini. Strategi ini tidak hanya mendorong perilaku hidup aktif, tetapi juga membangun ruang interaksi sosial yang inklusif. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa senam sosial dapat menjadi metode yang inovatif dalam promosi kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan sosial antaranggota komunitas.
GAMBARAN PENGETAHUN DAN SIKAP PESERTA DIDIK DI SMK NEGERI 1 MOPUYA TERHADAP BAHAYA ROKOK ELEKTRIK PADA KESEHATAN Amalia, Selvina Putri; Malonda, Nancy S. H.; Adam, Hilman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.43729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap peserta didik di SMK Negeri 1 Mopuya terhadap bahaya rokok elektrik pada kesehatan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain cross sectional study. Sampel penelitian terdiri dari 193 responden yang merupakan siswa kelas X dan XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai bahaya rokok elektrik, dengan 133 responden (68,91%) memiliki pengetahuan baik dan 60 responden (31,09%) memiliki pengetahuan kurang baik. Selain itu, sikap peserta didik terhadap bahaya rokok elektrik juga tergolong baik, dengan 122 responden (63,2%) menunjukkan sikap positif. Meskipun demikian, terdapat beberapa responden yang masih kurang memahami risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaan rokok elektrik. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah mengadakan program edukasi yang rutin mengenai bahaya rokok elektrik dan dampaknya terhadap kesehatan, serta mendorong siswa untuk meningkatkan kesadaran kesehatan melalui akses informasi yang positif.
Co-Authors ., Nurfitriany Akay, Meiliv Melinda Amalia, Selvina Putri Arbie, Astrid R. Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Assa, Indri L.A. Avriline, Yossie B H. R. Kairupan Bahar, Aprillia Pratiwi Iriany Bolung, Alva T. Claudio Daud, Juwita Doda, Diana V.D. Engka, Irene J. Entaren, Hardina Debora F Ari Anggraini Sebayang Febi Kolibu, Febi Franckie R. R. Maramis Franckie R.R Maramis, Franckie R.R Gerungan, Anastasia Emmy Ishak, Jihan Larasati Jacob, Firginya K. Jeanvili Jenifer Anti, Berliana Brighitta Joy A.M Rattu Jumria Jusuf, Nurlela Kaeng, Mayumi K. Kawatu, Paul A. T Kolibu, Febi K. Lahamu, Ilke Silmawati Laode, Alya Lapong, Gloria Melisa Larenggam, Adi K. Laurensia, Veronika Lumenta, Prisilia Gloria Lutfitasari, Ananda Mailoa, Kezia M. Maino, Irny Maino, Irny E. Makatempuge, Jennifer Filipi Malonda, Nancy Swanida Henriette Mambo, Hizkia Medila, Kristy Melatunan, Chlara E. Mino, Zety Salasabilah Musa, Ester Candrawati Nancy S. H. Malonda Nay, Nilia V.D ngodu, chesee v. Nurmidin, M Fadel Onibala, Nathalia Pabiaran, Anita Pai, Restawari Syalomitha Parinding, Reva Paul A.T. Kawatu Pinontoan, Tessa A.D. Puasa, Djunita D.A Rahayu H. Akili, Rahayu H. Rattu, J. A.M. Rattu, Joy A. M Ratu, Rifkha Elisabeth Raule, Jean Rochim, Putri Sri Ervina Rondonuwu, Mutiara L.M. Rumayar, Adisti Saleh, Nadiah Sari, Intan Iman Sendouw, Gloria J. Sulaemana Engkeng, Sulaemana Suoth, Lery F. Talinusa, Christanti Engelya Tanggang, Stela Tarigan, Titra M. Serafim Tebisi, Dwi Ayu Ningsi Terok, Yunifi C. Tiara, Chasandra Toar, Azriel Elisabeth Tumangken, Trivena E. Tumewu, Ekklesia S. Tumewu, Violisa S. Tuwing, Sriyati Felly Umboh, Brenda Umboh, Tirsa Walangitan, Vrischa F. Warong, Sumarno A. Wenas, Crifianny P. Wenas, Hartfi A. Wowor, Ribka Wowor, Ribka E. Wowor, Ribka Elisabeth Yakub, Faradebi Yolanda Anastasia Sihombing Yulianty Sanggelorang Zendrato, Lastri Ningsih