Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kedalaman Potong Menggunakan Tools Insert Karbida CNMG 120412 Sumitomo Radius 1,2 mm Terhadap Hasil Kekasaran Permukaan Baja Karbon S45C Putri, Indah Purnama; Febrianton, Adi; Irwan, Purnama; Irdansyah, Irdansyah; Dwianda, Yudi
Trends in Applied Sciences, Social Science, and Education Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT Hakhara Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71383/tase.v3i2.100

Abstract

Surface roughness is a critical parameter that influences product quality in machining operations. According to ISO 1320–1987, surface roughness is characterized as the arithmetic mean deviation of surface irregularities from the nominal profile. In mechanical component manufacturing, controlling surface roughness is essential due to its relationship with friction, lubrication behavior, and wear performance. Tool geometry and cutting parameters are known to significantly affect surface texture quality. This study investigates the influence of depth of cut using a Sumitomo insert with a 1.2 mm nose radius on the surface roughness of S45C steel machined by CNC turning. An experimental procedure was adopted, using depth-of-cut variations of 0.3 mm up to 1.5 mm. The feed rate was set at 0.1 mm/rev and the spindle speed followed the constant surface speed mode (G96). Surface roughness values were measured with a stylus profilometer. The experimental results indicate that all tested depth-of-cut settings fall within roughness grade N7, except for the 0.3 mm depth of cut, which achieved grade N6.
RANCANG BANGUN SMART LIGHTING BERBASIS ARDUINO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ELEKTRONIKA KEPADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Wijaya, I Gede Putu Oka Indra; Aprillia, Bandiyah Sri; Ramdhani, Mohamad; Purnama, Irwan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24300

Abstract

Abstrak: Modernisasi sistem kelistrikan, seperti pengendalian penggunaan energi listrik dalam rumah tangga, akan berdampak signifikan pada efisiensi energi. Dalam konteks tersebut, pengembangan teknologi di bidang elektronika berbasis Internet of Things (IoT) di era Revolusi Industri 4.0 menjadi sangat penting. Program rancang bangun smart lighting berbasis Arduino di SMK IGASAR PINDAD Bandung bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam bidang elektronika. Melalui proyek ini, siswa diajak berkolaborasi dan berinovasi untuk mengembangkan solusi yang efektif. Program terdiri dari pelatihan teori, praktik perakitan, proyek kolaboratif, dan evaluasi berkala. Selama kegiatan ini para siswa yang berjumlah 24 orang dari kelas XI dapat menjawab pertanyaan dengan rerata akurasi jawaban 63%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam teknologi elektronika dan Internet of Things (IoT), serta mendukung visi sekolah dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung perkembangan potensi siswa di bidang elektronika. Berdasarkan hasil kuisioner, masyarakat sasar dominan puas dengan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan. 68% dari masyarakat sasar sangat setuju dan setuju kegiatan serupa dapat dilanjutkan di masa yang akan datang.Abstract: The modernization of electrical systems, such as controlling electricity usage in households, will have a significant impact on energy efficiency. In this context, the development of electronics technology based on the Internet of Things (IoT) in the era of the Industrial Revolution 4.0 becomes very important. The Arduino-based smart lighting design program at SMK IGASAR PINDAD Bandung aims to enhance students' understanding and skills in electronics. Through this project, students are encouraged to collaborate and innovate to develop effective solutions. The program consists of theoretical training, practical assembly, collaborative projects, and periodic evaluations. During this activity, the 24 participating students from class XI achieved an average answer accuracy of 63%. This community service activity is expected to make a tangible contribution to improving students' understanding and skills in electronics and IoT technology, as well as supporting the school's vision of creating a learning environment that fosters students' potential in electronics. Based on the questionnaire results, the target community was predominantly satisfied with the community service activities conducted. 68% of the target community strongly agreed or agreed that similar activities should be continued in the future. 
Pemasangan Penerangan Jalan yang Terintegrasi dengan Panel Surya di STPS Teladan Umat Baleendah. Raudhah Nurul Auliya; Desri Kristina Silalahi; Porman Pangaribuan; Irwan Purnama
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8491

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis panel surya merupakan inovasi ramah lingkungan yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya listrik. Teknologi ini mendukung pengurangan emisi karbon dan efisiensi energi. Namun, di STPS Teladan Ummat, masalah penerangan jalan yang kurang memadai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari. Selain itu, kurangnya integrasi teori dan praktik dalam pembelajaran elektronika menyebabkan siswa tidak mendapatkan pengalaman praktis yang optimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah penerangan jalan di lingkungan sekolah serta memberikan pelatihan kepada siswa mengenai desain dan instalasi PJU berbasis panel surya. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pembuatan alat, instalasi, pelatihan, dan evaluasi. Proses instalasi dilakukan dengan melibatkan siswa dan masyarakat setempat untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman praktis. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan instalasi PJU yang berfungsi dengan baik, sehingga meningkatkan kualitas penerangan jalan di lingkungan sekolah. Berdasarkan survei kepuasan, mayoritas responden, termasuk siswa dan guru, menyatakan kepuasan yang tinggi terhadap hasil program. Program ini tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan penerangan jalan tetapi juga memperkuat keterampilan praktis siswa dan menjadikan pembelajaran lebih aplikatif. Kesimpulannya, kolaborasi antara sekolah, siswa, dan masyarakat mampu menciptakan solusi yang efektif dan berkelanjutan, menjadikan lingkungan lebih terang, aman, dan nyaman. Program ini membuktikan bahwa penerapan teknologi panel surya dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat.
Peran Teknologi dalam Sistem Keamanan Pendidikan: Implementasi CCTV di STPS Teladan Ummat Ramdhani, Mohamad; Purnama, Irwan; Marzuki, Marza Ihsan
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22052

Abstract

Keamanan lingkungan, khususnya di lembaga pendidikan seperti sekolah atau pesantren, merupakan faktor krusial dalam menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar yang nyaman dan aman. Penelitian dan kasus terkini menunjukkan bahwa kurangnya pengawasan kontinyu menjadi salah satu pemicu meningkatnya kasus perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan, di mana hampir setengah dari 3800 kasus yang dilaporkan KPAI pada tahun 2023 terjadi di sekolah dan pesantren. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan solusi pengawasan berbasis teknologi, yaitu pemasangan sistem Closed Circuit Television (CCTV) di Sekolah Tahfidz Plus Sains (STPS) Teladan Ummat, sebagai upaya nyata pencegahan perundungan dan peningkatan sistem keamanan. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi lima tahapan utama: identifikasi masalah, penyuluhan dan edukasi, pelatihan praktis, implementasi sistem CCTV, serta monitoring dan evaluasi. Implementasi melibatkan pemasangan dua unit kamera CCTV di lokasi strategis yaitu area depan sekolah dan jalan masuk, dan transfer pengetahuan operasional kepada staf mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem CCTV yang terpasang telah berfungsi secara optimal, memberikan pengawasan visual real-time 24 jam yang berkelanjutan, dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) mitra dalam pengoperasian dan pemeliharaan perangkat. Dengan demikian, implementasi teknologi CCTV ini berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan pesantren yang lebih aman dan terkontrol, sekaligus bertindak sebagai alat pencegahan yang efektif terhadap potensi insiden keamanan dan kasus perundungan.
PELATIHAN ELEKTRONIKA DASAR UNTUK MENINGKATKAN LITERASI TEKNOLOGI GURU BERLATAR BELAKANG NON-TEKNIS Pramudita, Brahmantya Aji; Parameswari, Sang Dara; Mariel, Reinald; Akbari, Devan Rizki; Meilikiano, Yoshua; Dewi, Khania Putri Kusuma; Rhomanzah, Donny; Sanjoyo, Danu Dwi; Purnama, Irwan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38350

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi menyebabkan guru membutuhkan pemahaman elektronika untuk meningkatkan literasi teknologi dan minat sains untuk siswa. Akan tetapi, keterbatasan pelatihan untuk guru berlatar belakang non-teknis di tingkat SD/MI masih menjadi hambatan utama. Sehingga, pelatihan literasi teknologi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pelatihan dilakukan dengan mengimplementasikan metode pendekatan partisipatif, kontekstual, dan deksriptif kualitatif. Kemudian, pelatihan dilaksanakan secara sistematis yang diawali dengan identifikasi kebutuhan dan pre-test. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan pembekalan teori dan praktik komponen dan alat ukur elektronik kepada peserta pelatihan. Program ini diakhiri dengan post-test dan evaluasi untuk mengukur dan mengetahui keberhasilan peserta dalam mengikuti pelatihan. Hasil post-test menunjukkan pemahama peserta yang baik dengan nilai rata-rata 77,31. Sehingga, hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan pengetahuan awal peserta yang rendah. Selain itu, hasil dari umpan balik yang diperoleh dari peserta pelatihan bahwa tingkat kepuasan peserta tinggi dengan skor rata-rata 4,2, meskipun peserta masih terdapat kendala dalam memahami materi.Abstract: Technological developments require teachers to understand the fundamentals of electronics for the students to enhance technological literacy and interest in science. However, the lack of training for the non-technical teachers in elementary schools (SD) or Madrasah Ibtidaiyah (MI) is still a main issues. Therefore, technological literacy training is critical for enhancing educational quality. The training was conducted by implementing participatory, contextual, and qualitative descriptive approaches. Then, the training is conducted systematically, starting with an identification of the needs and a pre-test. The program is implemented by providing participants with theoretical and practical briefings on electronic components and measuring tools. The program concludes with a post-test and evaluation to measure and determine the participants' success in the training. The results of training showed that the training effectively improves participants’ understanding of basic electronics and their skills in using measuring instruments. The post-test results showed good participant understanding with an average score of 77.31. Thus, the training results indicate a significant increase compared to the participants' low initial knowledge. Additionally, feedback obtained from the trainees showed a high level of satisfaction with an average score of 4.2, even though some participants still faced obstacles in understanding the material.
Co-Authors A Halim Aam Muharam Abdul Halim Adi Febrianton Adi Febrianton Adi Febrianton adi, Adi Febrianton Agung Mahardiono, Novan Akbari, Devan Rizki Amin Amin Andi Herwati Angga Rusdinar Augustina Asih Rumanti Baihaqi, Muhammad Yeza Bandiyah Sri Aprillia Brahmantya Aji Pramudita Carolus Kaswandi Clara Lavita Angelina Danu Dwi Sanjoyo Desri Kristina Silalahi Dewi, Khania Putri Kusuma Dwianda, Yudi Eka Rakhman Priandana Febrianton, Adi Galih Ryan Bagastama Gustyan Sukmara, Reza Haerani, nining Haerul, Haerul Halawa, Edmun Hazra Yuvendius I Gede Putu Oka Indra Wijaya Ilma Mufidah Indah Purnama Puilltri Indah Purnama Putri Indra Sucipta Irdansyah, Irdansyah Ismail Maulana Juned Ivonita Simbolon, Artha Iwan Rohman Setiawan Jangkung Raharjo Jonathan, Martuagus Joni Welman Simatupang Kemal Muhammad Rais Kharisma Bani Adam Khwarizmi, Ahmad Faishal Mahersa, Radya Putra Mariel, Reinald Marza Ihsan Marzuki, Marza Ihsan Masriyanto, Masriyanto Meilikiano, Yoshua Mohamad Ramdhani Muhammad Afan Aljafar Muhammad Arifin Muhammad Fadil Muhammad Ridho Rosa Muhammad Ridwan Muhammad Zakiyullah Romdlony Munajat, Muhammad Mustika, Widya Sinta Nadiya, Ulfah Noval Hadriawan Novi Prihatiningrum Nugraha, Alfiqri Radifa Parameswari, Sang Dara Porman Pangaribuan Purnama Putri, Indah Putri, Indah Purnama Putri, Indah Purnama Rahman , M. Aulia Rahmat Ihsani Yuskar Ramaddan, Arya Imansyah Rashad Abul Khayr Raudhah Nurul Auliya Rhomanzah, Donny Ridlho Khoirul Fachri Risna Septisari Rizqi, Febrian Maulana Romiyadi Rospawan, Ali Samsuri, Faisal Satria Yogsakti, Don Bosko Sepfitrah Setiawan, Iwan Rohman Setiyadi, Surawan Sihotang, Psalmen Sudarmono Sasmono Tristan Daru , Alexander Vincent Vincent, Vincent Widiati, Bibiana Rini Yudi Dwianda Yudi Dwianda Yusuf Nur Wijayanto Yusuf Nur Wijayanto