Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis Study Perspective Learning: Gross Motor of Deaf Students at Extraordinary School Juhanis, Juhanis; Sufitriyono, Sufitriyono
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 3 No. 4 (2024): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v3i4.2189

Abstract

This study intends to determine the gross motor skills of deaf students at extraordinary schools using a survey method from a learning perspective. This is a quantitative descriptive study. This research was conducted at one of the schools in the city of Makassar, namely Public SLB 1 Makassar. The sample used in this study was 15 students using the Purposive Sample method. The data collection technique involved conducting a motor ability test, which included activities such as walking on a straight line for 5 meters, zigzag running for 15 meters, standing on one foot for 10 seconds, and jumping from a 15 cm block. The quantitative descriptive data analysis technique was employed. The results indicated that the gross motor skills of deaf children fell into the good category for 11 (73%), the sufficient category for 4 (27%), and the less category for 0 (0%). So it can be concluded that the gross motor skills of deaf students at Public SLB 1 Makassar are in the excellent category from a learning perspective, especially the PJOK subject.
Persepsi Mahasiswa FISH UNIMA tentang Implementasi Materi Mata Kuliah dalam Pembentukan Karakter dan di Kehidupan Sosial Mamonto, Fitri Herawati; Sufitriyono, Sufitriyono; Mesra, Romi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4603

Abstract

The purpose of this study is to reveal students' perceptions regarding the learning materials provided by lecturers as educators whether they have a principle of usefulness in character building which is reflected in the attitudes and behavior of these students and so that these students are able to become part of social life that contributes positively and is beneficial to their environment. the. The research method used is a qualitative research method with observation and interview data collection methods. While the data analysis used from Miles Huberman is in the form of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study are student perceptions about the implementation of course material in character building: increasing tolerance among students of different religions, internalizing the value of social care between students, not selecting and sorting friends on the basis of sara (ethnicity, religion, race, and intergroup), responsible for educational obligations. Student perceptions about the implementation of course material in social life: assisting students in adapting to the boarding house environment, helping students interact, and helping students overcome social problems
PELATIHAN PODCAST MAHASISWA SEBAGAI BAGIAN VARIASI MENGAJAR DOSEN SERTA MENAMBAH KEMAMPUAN DIGITAL MAHASISWA Lasut, Meiske; Apada, Magfira Satya; Sufitriyono, Sufitriyono; Mesra, Romi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.30014

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan podcast kepada mahasiswa dan dosen sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan digital mahasiswa serta memperkaya variasi metode pengajaran dosen. Melalui pelatihan ini, diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan dalam memproduksi dan mengelola konten audio/podcast, sementara dosen dapat mengintegrasikan podcast ke dalam metode pengajaran mereka. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode ceramah, presentasi, praktik produksi podcast, sesi bimbingan dan evaluasi, diskusi panel dengan narasumber, serta penyusunan rencana tindak lanjut. Peserta dibagi menjadi kelompok kecil yang terdiri dari mahasiswa dan dosen. Setiap kelompok ditugaskan untuk memproduksi sebuah episode podcast dengan topik terkait mata kuliah tertentu. Proses produksi meliputi penentuan topik, penelitian materi, penulisan skrip, perekaman, pengeditan, dan finalisasi. Dosen bertindak sebagai pembimbing dan memberikan arahan kepada mahasiswa selama proses produksi. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada mahasiswa dan dosen dalam memproduksi podcast berkualitas untuk tujuan pendidikan. Mahasiswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menggunakan teknologi digital untuk menghasilkan konten audio yang menarik dan relevan dengan materi kuliah. Sementara itu, dosen mendapatkan wawasan baru mengenai variasi metode mengajar yang dapat diterapkan di kelas melalui pemanfaatan podcast. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta merasa lebih percaya diri dalam memproduksi podcast dan berencana untuk mengintegrasikannya dalam proses belajar mengajar di masa depan.
KOLABORASI KAMPUS DAN SEKOLAH DALAM PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA Agus Sutriawan; Muhammad Akbar Syafruddin; Sufitriyono; Iskandar; Muh Nugrah Sertyawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5740

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pembina ekstrakurikuler bola basket di tingkat Sekolah Menengah Pertama se-Kota Makassar melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah. Permasalahan yang ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa banyak pembina ekstrakurikuler belum memiliki pengetahuan dan keterampilan kepelatihan yang terstruktur, serta keterbatasan dalam mengembangkan program latihan yang menarik dan berkesinambungan. Akibatnya, partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler bola basket masih rendah dan belum mampu menjadi wadah pembinaan prestasi secara optimal. Melalui kegiatan ini, tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar berkolaborasi dengan sekolah di Kota Makassar untuk melaksanakan pelatihan, pendampingan, serta workshop pengelolaan program ekstrakurikuler bola basket. Metode kegiatan meliputi: (1) sosialisasi pentingnya manajemen kegiatan ekstrakurikuler yang efektif; (2) pelatihan teknik dasar dan variasi latihan berbasis permainan (game-based training); (3) pendampingan penyusunan program latihan tahunan serta (4) evaluasi partisipasi siswa dan keberlanjutan kegiatan di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembina ekstrakurikuler dalam merancang dan melaksanakan program latihan yang sistematis dan menarik. Selain itu, terjadi peningkatan antusiasme dan partisipasi siswa dalam kegiatan bola basket di sekolah masing-masing. Kegiatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara kampus dan sekolah dalam pengembangan olahraga pendidikan, khususnya pembinaan ekstrakurikuler bola basket di tingkat SMP.
Perbandingan Efektivitas Metode-Metode Recovery terhadap Pemulihan Pelari Half Marathon pada Mahasiswa Olahraga Ahmad Yani; Sufitriyono
Journal Sport Science Indonesia Vol 4 No 4 (2025): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.4.4.203-212

Abstract

Meningkatnya partisipasi mahasiswa olahraga dalam event lari jarak jauh seperti half marathon tidak diimbangi dengan pemahaman memadai tentang strategi pemulihan pascalari. Keluhan seperti delayed onset muscle soreness (DOMS), kram otot, dan penurunan performa sering dialami pelari pemula yang mengikuti event beruntun. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas beberapa metode recovery terhadap pemulihan kecepatan lari half marathon pada mahasiswa olahraga. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen murni dengan pretest–posttest control group design yang melibatkan 40 mahasiswa. Subjek dibagi secara acak menjadi empat kelompok: active recovery, ice bath, foam rolling dan static stretching, serta kombinasi recovery. Pengukuran meliputi waktu tempuh lari, heart rate recovery, skor DOMS, dan rating of perceived exertion pada baseline dan 48 jam pascaintervensi. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjut Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan bermakna antar metode recovery terhadap pemulihan performa lari, dengan kelompok kombinasi recovery menunjukkan pemulihan terbaik secara keseluruhan. Ice bath paling efektif menurunkan DOMS, sementara active recovery mempercepat pemulihan denyut nadi. Temuan ini memberikan bukti ilmiah bagi pelari pemula–menengah di lingkungan kampus untuk merancang strategi recovery yang terarah setelah mengikuti event lari jarak jauh.