Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tunas Geografi

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) MELALUI TUTOR SEBAYA DI JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI Mahara Sintong; Darwin P. Lubis; Mbina Pinem
Tunas Geografi Vol 6, No 2 (2017): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v6i2.8571

Abstract

Mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi (selanjutnya disingkat mata pelajaran TIK yang dulunya bernama mata kuliah komputer, merupakan salah satu mata kuliah di Semester I (satu)  yang ditetapkan di Jurusan Pendidikan Geografi. Mata kuliah ini terfokus pada pencapaian kompetensi mahasiswa dalam pengetahuan dasar tentang pengoperasian microsoft office : word, excel, powerpoint dan internet yang dapat mendukung mahasiswa dalam penyelesain  pelaporan tugas dan meteri presentase kuliah. Substansi mata kuliah ini menekankan pada peningkatan kemampuan mahasiswa untuk mempersiapkan laporan, tugas, serta materi presentase, penggunaan internet sebagai media informasi dan sumber belajar, pengiriman surat melalui email serta komunikasi dengan chatting menggunakan fasilitas messenger. Secara garis besar ini dititik beratkan pada praktikum langsung menggunakan komputer. Dimulai dari pengenalan tools atau fungsi-fungsi yang terdapat pada masing-masing perangkat lunak, hingga akhirnya mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuannya dalam bidang teknologi khususnya komputer.   Beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya nilai hasil perkuliahan TIKadalah : Pertama masalah fasilitas perkuliahan. Pada setiap pembelajaran aplikasidengan menggunakan komputer dan  internetyang menjadi salah satu materi dasar mata kuliah dilaksanakan di ruang komputer dengan jumlah yang tidak memadai. Materi disampaikan dengan cara membagi dua kelompok mahasiswa, hal ini dilakukan karena jumlah komputer tidak mencukupi untuk seluruh mahasiswa yang berjumlah 31 orang. Komputer yang ada berkisar 25 unit di Jurusan Pendidikan Geografi.Kedua, perlunya perubahan paradigma mengajar. Keberhasilan mahasiswa dalam kuliah dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah metode yang digunakan dosen dalam mengajar. Pada kenyataannya dalam perkuliahan masih menggunakan metode konvensional.Tujuan kegiatanpenelitian  ini adalah untuk mengetahui kemampuan hasilbelajar mahasiswa dengan penggunaan metode pembelajaran konvensional dan implementasi metode pembelajaran tutor sebaya dapat meningkatkan motivasi mahasiswa dalam belajar dalam pelaksanaan mata kuliah TIK. Adanya peningkatan prestasi belajar mahasiswa adalah mulai dari kemampuan awal mahasiswa hanya 49,27 % yang dinyatakan lulus, setelah dilakukan inovasi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Tutor sebaya dan praktek lapangan maka seluruh mahasiswa dinyatakan lulus.    Kata kunci: Hasil belajar, TIK, tutor sebaya
Analysis of Learning Achievement Level Towards Implementation of Outcome-Based Education (OBE) in Geography Education Department Lubis, Darwin Parlaungan; Rahmadi, M Taufik; Pratama, Alvin; Novira, Nina; Sintong, Mahara; Permana, Sendi; Suciani, Ayu
Tunas Geografi Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v13i2.68362

Abstract

Rapid changes in the world of work due to globalization and the information technology revolution require an evaluation of the competencies needed considering the gap between educational outcomes and job market demands. Outcome-Based Education (OBE) is considered to be able to bridge this gap by focusing on learning outcomes that are relevant and in accordance with the needs of the world of work, replacing the teacher-centered teaching method that is still dominant. This study aims to analyze the implementation of OBE in the Department of Geography Education and evaluate the level of student learning achievement to meet professional demands in the field of geography. This research uses a quantitative descriptive method to describe the level of student learning achievement related to implementing Outcome-Based Education (OBE) in the Department of Geography Education, with a population of all students and samples taken using purposive sampling from the 2023 and 2024 classes. Data were collected through a closed questionnaire distributed via Google Forms, using a Likert scale from 1 to 5, and analyzed using descriptive statistics to calculate the percentage of respondents' answers and the average answer per item. The study's results showed that implementing Outcome Based Education (OBE) had a positive impact with an average student learning achievement reaching 73.8%. However, there are still shortcomings in mastery of technology and application of theory to real practice, which emphasizes the need to develop a more applicable curriculum. To improve these skills, it is recommended that universities integrate experiential learning methods such as internships and case studies and focus on curriculum evaluation that is integrated with practical experience.
Co-Authors Afrianita, Yessi Agustina Rahayu Sianturi Ali Nurman Alifah, Cut Nur Alvin Pratama Ambarita, Waren Lucia Amelia Grace Evelin Marbun Annida Akmaliyah Arsya, Inzaghi Tratama Arsyad, Rafie Azis, T. Abdillah Azizah, Rohil Al Azzarah, Regita Asiah Benedictus P Turnip Budiyanti Budiyanti Chairunnisa, Nayifah Christine Amelia Briggita Darwin P. Lubis Darwin P. Lubis, Darwin Darwin Parlaunagn Lubis Darwin Parlaungan Lubis Darwin Parlaungan Lubis Durubanua, Derita Ramai Elfayetti Elfayetti Ellfayeti Ellfayeti Elsa Kardiana Esra silaban Fadila Khoiri Fatimah Azzahra Ferdi Nanda Sinaga Garingging, Aditya Sebastian Nugroho Gulo, Ezra Efendi Hariri, Tito Ilmi, Dwi Nazwa Irama, Hera Jessica Anastasya Waruwu Joel Ersikapna Sinulingga Kamarlin Pinem Kautsar, Mhd. Anas Kusumawati, Eka Suci L. Primawati Lara Anjelita Tarigan Lumbantobing, Adelina Lumi Nopia Nababan M. Taufik Rahmadi Mandailing, Arfiah Wulandari Maringan Sirait Marpaung, Difa Aprilia Maruhawa, Rafa Aurifa mbina pinem Mendrofa, Hansel Yasomasi’ita Miftahurridlo, Muhammad Misdarani, Nadilla Mtd, Selvia Ananda Muhammad Taufik Rahmadi Nababan, Yolanda Nainggolan, Yuliarti Estherina Novira, Nina Nurhalifah, Akilah Panggabean, Frans Yogia A Panjaitan, Jonathan Pasaribu, Jenti Miralda Pratama, Alvin Pratama, Jason Pratiwi, Friska Bunga Primawati, L. Purnama, Mutia Indah Rahmadi, M Taufik Rahmi Rahmi Ramahdan, Syafiq Ridho, M Ezzar Risky Ansipar Hutapea Rohil, Rohil Rumahorbo, Edwin Christovel Rut Fany Theresia Situmeang Ruth Purba S. Sugiharto Sahala Fransiscus Sahala Fransiscus Marbun Sahala Fransiskus Marbun Sania Agustina Br Surbakti Selfi Juwita Zamasi Sembiring, Joey Athana Sendi Permana Simanjuntak, Sartika Mardiana Simanjuntak, Tiara Renata Carolina Sinurat, Reicel Natanael Siti Hardianti, Siti Suciani, Ayu Syahrinal Amir Lubis Syukri, Pradipa Nasywa Tampubolon, Laura Dacosta Tarigan, Lara Anjelita Telaumbanua, Endang Melda Sari Terey Citha Siregar Tumangger, Faldi Aditia Will Bright Naibaho Yessi Karolina Marbun