p-Index From 2021 - 2026
7.332
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai-Nilai Moral Dalam Drama Serial Musikal Nurbaya Pada Akun Youtube Indonesia Kaya Dewi, Nur Oktaviana; Nurhasanah, Een; Mujtaba, Sahlan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11194935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam drama Sinetron Nurbaya di akun YouTube Indonesia Kaya. Dengan menggunakan teori Nurgiyantoro dalam menganalisis nilai-nilai moralnya. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian deskriptif kualitatif, sehingga hasil penelitian ini berupa gambaran nilai-nilai moral dalam drama Serial Musik Nurbaya. Peneliti juga menggunakan teknik dokumentasi berupa kegiatan mendengarkan dan mencatat dalam pengumpulan data. Kemudian gunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi data yang diperoleh sebelumnya. Dari hasil penelitian, drama Sinetron Nurbaya teridentifikasi memiliki dua aspek nilai moral, yaitu hubungan antara manusia dengan dirinya sendiri dan hubungan antara manusia dengan sesamanya. Dalam aspek hubungan manusia dengan diri sendiri, terdapat salah satu indikatornya yaitu tegas pada pendirian. Dalam aspek hubungan antara manusia dengan sesamanya terdapat dua indikator yaitu bersikap santun dan santun, dan membantu sesama.
Konflik Batin Tokoh Utama Novel Tokyo dan Perayaan Kesedihan Serta Relevansinya Sebagai Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas XII Istiqomah, Maysyaroh; Meliasanti, Ferina; Nurhasanah, Een
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v10i2.2650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik novel Tokyo dan Perayaan Kesedihan, (2) menganalisis konflik batin tokoh utama, yaitu Shira dan Joshua, menggunakan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, dan (3) mengkaji relevansi hasil analisis tersebut sebagai modul ajar Bahasa Indonesia kelas XII Fase F. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data utama adalah novel Tokyo dan Perayaan Kesedihan karya Ruth Priscilia Angelina, yang dikumpulkan melalui teknik kepustakaan dan simak catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin yang dialami tokoh utama berpusat pada kegagalan memenuhi atau menghadapi tantangan dalam mencapai lima tingkatan kebutuhan dasar Maslow, mulai dari kebutuhan fisiologis hingga aktualisasi diri. Selain itu, novel ini ditemukan memiliki relevansi yang sangat kuat sebagai modul ajar sastra di Kelas XII Fase F Kurikulum Merdeka. Modul ajar yang dikembangkan dinilai mampu mendorong penalaran tingkat tinggi, empati, dan refleksi diri peserta didik terhadap persoalan psikologis tokoh, serta selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Kata Kunci: konflik batin, psikologi sastra, Abraham Maslow, novel, modul ajar.
Inovasi Pembelajaran Kajian Drama Berbasis Pementasan Digital: Transformasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Era Disrupsi Een Nurhasanah
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Desember : Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/prosemnasipi.v2i2.178

Abstract

This study aims to explore students' experiences, reflections, and perceptions of innovative learning in drama studies through digital performance. This qualitative descriptive research utilized a case study approach with 36 students enrolled in the Drama Studies course (2025/2026) within the Indonesian Language and Literature Education program at Universitas Singaperbangsa Karawang. Primary data consisted of students' written reflections and digital performance artifacts, supported by secondary data from literature on constructivism, dual coding/multisensory theory, and emotional intelligence, as well as curriculum documents. Data collection involved documentation, participatory observation, and semi-structured interviews. Data analysis employed thematic analysis through systematic steps including reading, coding, categorization, interpretation, and presentation. Data validity was ensured through source triangulation, member checking, and peer debriefing. The findings indicate that digital performance provides positive learning experiences, strengthens the integration of theory and practice, fosters problem-solving skills, and develops collaboration, empathy, and students' emotional intelligence. These results affirm that digital performance-based drama learning is a pedagogical innovation relevant to 21st-century competencies and can serve as a model for project-based curriculum development in literature education.
Penerapan Aplikasi Nearpod Melalui Media Film Dokumenter Terhadap Kemampuan Menulis Teks Biografi Kelas X SMA Perguruan Rakyat 2 Arini, Widyanti; Nurhasanah, Een; Pratiwi, Wienike Dinar
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(3).247-254

Abstract

Perkembangan dalam bidang pendidikan terus berlangsung, dengan berbagai upaya pembaharuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik. Salah satu strategi yang diterapkan adalah menghubungkan media pembelajaran dengan teknologi, seperti pengembangan media audio visual. Dalam penelitian ini, peneliti mengembangkan sebuah aplikasi menggunakan Nearpod untuk mengintegrasikan film dokumenter sebagai media pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi apakah penggunaan Nearpod dengan film dokumenter dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan biografi peserta didik. Penelitian ini melibatkan 28 siswa dari SMA Perguruan Rakyat 2, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program statistik SPSS versi 29.0.Hasil dari tes awal menunjukkan nilai rata-rata pre-test untuk kelompok kontrol adalah 63,79 dan untuk kelompok eksperimen adalah 62,64. Setelah penerapan Nearpod dengan film dokumenter pada kelas eksperimen, terjadi peningkatan signifikan dalam nilai rata-rata post-test peserta didik eksperimen menjadi 85,75. Peningkatan ini menunjukkan kenaikan sebesar 19% dari nilai pre-test mereka. Di sisi lain, kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan kecil yaitu sebesar 3%, dengan nilai rata-rata post-test sebesar 66,36.Berdasarkan perbandingan antara nilai rata-rata pre-test dan post-test antara kelompok eksperimen dan kontrol, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan menulis karangan biografi yang signifikan terjadi pada kelompok eksperimen yang menggunakan Nearpod dengan film dokumenter sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Nearpod dalam film dokumenter efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan biografi peserta didik.Kata Kunci: Film dokumenter; Kemampuan menulis; Nearpod
Analisis Strukturalisme Genetik Dalam Puisi Syair Tanah Lahir Wahyuni, Wini Siti; Nurhasanah, Een; Syafroni, Roni Nugraha
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(3).287-293

Abstract

Karya sastra adalah wujud dari sebuah gagasan, anggapan, serta senitmen seseorang yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan. Karya sastra salah satunya yaitu puisi. Dalam menulis puisi, penulis biasanya menggunakan pengalaman dan perasaan sebagai objek penulisannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan dari latar belakang penulis yang memengaruhi karya itu sendiri. Penelitian menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan teori strukturalisme genetik sebagai landasannya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu; wawancara dan studi dokumen untuk mendapatkan sumber data primer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan unsur-unsur yang membangun teori strukturalisme genetik, yaitu fakta kemanusiaan, pandangan dunia, dan subjek kolektif ke dalam sebuah pembahasan menyeluruh.Hasil analisis yang diuraikan dalam penelitian ini menunjukan bahwa dalam pandangan dunia pembaca, pembaca dapat dengan kuat merasakan pesan tersirat yang ditunjukan oleh penulis dalam karyanya. Di dalam penelitian juga menunjukan hasil adanya kaitan latar belakang penulis yang berhubungan dengan karya sastra. Gaya penulisan, gaya bahasa, serta diksi yang digunakan menyesuaikan dengan lingkungan tempat penulis tumbuh dan tinggal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ditemukannya kaitan antara latar belakang penulis yang berupa pengalaman hidup dan lingkungan tempat tinggal dengan pembuatan sebuah karya sastra.Kata Kunci: Strukturalisme Genetik, Puisi, Sosiologi sastra.Karya sastra adalah wujud dari sebuah gagasan, anggapan, serta senitmen seseorang yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan. Karya sastra salah satunya yaitu puisi. Dalam menulis puisi, penulis biasanya menggunakan pengalaman dan perasaan sebagai objek penulisannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan dari latar belakang penulis yang memengaruhi karya itu sendiri. Penelitian menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan teori strukturalisme genetik sebagai landasannya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu; wawancara dan studi dokumen untuk mendapatkan sumber data primer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan unsur-unsur yang membangun teori strukturalisme genetik, yaitu fakta kemanusiaan, pandangan dunia, dan subjek kolektif ke dalam sebuah pembahasan menyeluruh.Hasil analisis yang diuraikan dalam penelitian ini menunjukan bahwa dalam pandangan dunia pembaca, pembaca dapat dengan kuat merasakan pesan tersirat yang ditunjukan oleh penulis dalam karyanya. Di dalam penelitian juga menunjukan hasil adanya kaitan latar belakang penulis yang berhubungan dengan karya sastra. Gaya penulisan, gaya bahasa, serta diksi yang digunakan menyesuaikan dengan lingkungan tempat penulis tumbuh dan tinggal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ditemukannya kaitan antara latar belakang penulis yang berupa pengalaman hidup dan lingkungan tempat tinggal dengan pembuatan sebuah karya sastra.Kata Kunci: Strukturalisme Genetik, Puisi, Sosiologi sastra.
Analisis Struktur dan Fungsi Tutunggulan di Desa Raharja: Kajian Struktur Pertunjukan dan Fungsi Folklor Fakih, Rizki Muhamad; Nuraini, Cut; Nurhasanah, Een
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 19 No 1 (2026):
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v19i1.27868

Abstract

This study examines the structure and function of Tutunggulan performances in Raharja Village using Sims & Stephens' performance theory and Dundes' folklore function theory. The method used is descriptive analysis with a qualitative approach. Research data was obtained from observations, documentation, and interviews with Tutunggulan performers in Raharja Village. The results of the study show that 11 of the 13 performance structures of Tutunggulan in Raharja Village are present. Two indicators are not present in the Tutunggulan performance in Raharja Village because the Tutunggulan performance in Raharja Village is not a verbal performance but a musical performance and does not include text in its performance. Furthermore, 4 out of 6 indicators of folklore functions were found in the Tutunggulan performance in Raharja Village. The 2 indicators that were not fulfilled were (1) imposing social sanctions and punishments to encourage good behavior and (2) serving as a means of social criticism. A shift in the function of Tutunggulan was also found, from its original form as an activity of pounding rice to its current form as entertainment for the people of Raharja Village.
Kepribadian Tokoh Utama Pada Kumpulan Cerpen Keluarga dan Silsilah Suka Duka Karya Ismail Basbeth : The Main Characters in the Short Story Collection Family and Genealogy: Joys and Sorrows by Ismail Basbeth Putri, Amelia Utami Eka; Mujtaba, Sahlan; Nurhasanah, Een
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2026): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v10i1.3287

Abstract

This study aims to describe the personality structure of the main characters in the short story collection Keluarga dan Silsilah Suka Duka by Ismail Basbeth. This research is motivated by the increasing number of mental health problems among adolescents, which are often triggered by family conflict, social pressure, and unstable psychological development. Examining the personality structure of literary characters is important because it provides insight into how an individual’s personality is formed through internal conflicts, value struggles, and self-control processes. The subjects of this study consist of five selected short stories that contain themes and events closely related to adolescents’ daily lives and are suitable for use as learning materials. This study employs a descriptive qualitative method with content analysis and note-taking techniques to identify the presence of id, ego, and superego within the main characters. The results show that the short story “Televisi” contains nine personality data (four id, three ego, two superego); “Tinju Api” contains seven (three id, two ego, two superego); “Poligami” contains six (two id, two ego, two superego); “Pesugihan” contains six (three id, three ego, and no superego); and “Maryam” contains nine (three id, three ego, three superego).
ANALISIS METAKOGNITIF MAHASISWA TERHADAP EMPAT KETERAMPILAN BERBAHASA MELALUI PENDEKATAN STUDENT-CENTERED LEARNING BERBANTUAN AI Nurhasanah, Een; Astri Asmayanti; Hendra Setiawan; Siti Masitoh; Seli Mauludani; Kurnia Dewi Nurfadilah; Alin Ambarwati
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 16 No. 1 (2026): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v16i1.40872

Abstract

This study analysed the metacognitive awareness of 43 D-3 Mechanical Engineering students towards four language skills (speaking, listening, reading, writing) through the Student-Centered Learning approach assisted by artificial intelligence. In contrast to previous studies that focused on quantitative correlation or test results, this study emphasizes metacognitive reflection and the role of AI as a facilitator. Primary data from exit ticket reflection, interactive quizzes, and monitoring of Brisk Boost activities were analysed qualitatively descriptively using case studies, iterative thematic coding, triangulation of sources and investigators, and member checks. The results showed that students were able to identify strengths (e.g., confidence in group discussions) and weaknesses (nervousness in speaking, weak writing structure). AI facilitates the transformation of general reflection into concrete SMART goals (e.g., 3x/week speaking practice for 5-7 minutes, reading 30 minutes/day with 5 new vocabulary), with 70% target achievement and up to 25% increase in cross-skill interaction. The integration of SCL-AI increases active engagement, intrinsic motivation, and awareness of skill interconnection. The findings contribute to the conceptual framework of metacognition–SCL–AI–SMART, with practical implications for lecturers, students, and vocational curricula.
Fenomena Penggunaan Model Pembelajaran Konstektual terhadap Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen di MTS ISTIQLAL Jakarta Largo Gibran Khan; Damanhuri Damanhuri; Een Nurhasanah
Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Vol. 4 No. 2 (2026): Bhinneka
Publisher : Universitas Palan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/bhinneka.v4i2.1641

Abstract

Many students find it difficult to express ideas into a complete story. Their imagination often stops halfway due to limited vocabulary, lack of understanding of story structure, and minimal practice in creative writing. The purpose of this research is to describe the profile of contextual learning on the ability to write short stories at MTs Istiqlal Jakarta, to examine the impact before the use of the contextual learning model on the ability to write short stories at MTs Istiqlal Jakarta, to examine the impact after the use of the contextual learning model on the ability to write short stories at MTs Istiqlal Jakarta, and to describe the effect of learning modules on the ability to write short stories of seventh-grade students at MTs Istiqlal Jakarta. This research uses a quantitative approach with an experimental method. The type of research used is One Group Pretest-Posttest Design, namely a design that only involves one experimental group. The sample in this study consists of 25 (twenty-five students) of grade VII MTs Istiqlal Jakarta. The results of the research show that learning at MTs Istiqlal Jakarta is still dominated by the lecture method so students tend to be passive and their short story writing ability is relatively low, especially in finding ideas, developing plot, and building characters. The implementation of the contextual learning model has been proven to significantly improve students' short story writing ability through active involvement, linking material with real experiences, idea exploration, collaboration in learning communities, reflection, and more in-depth authentic assessment.