Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Video di Kelas VII 3 SMPN 1 Praya Timur Jelita, Niken Dara; Rispawati, Rispawati; Basariah, Basariah; Zubair, Muh
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5923

Abstract

Proses pembelajaran yang monoton dan konvensional menggunakan metode ceramah dapat menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan kenyataan yang ditemui di kelas VII 3 SMPN 1 Praya Timur. Hasil belajar siswa masih rendah, dari 21 siswa yang mencapai KKM hanya 12 siswa (57,14%), sedangkan 9 siswa (42,48%) tidak mencapai KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar siswa menggunakan Problem Based Learning berbantu media video. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas VII 3 SMPN 1 Praya Timur dengan subjek penelitian 21 siswa dan guru yang berlangsung selama 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data meliputi teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil belajar siswa kelas VII 3 SMPN 1 Praya Timur pada pembelajaran PPKn dengan menggunakan model problem-based learning berbantuan media video mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II. Hal ini dapat dibuktikan dengan jumlah siswa yang tuntas pada siklus I yaitu 17 siswa dengan persentase 76% sedangkan pada siklus II yaitu 21 siswa dengan persentase 100%, semua peningkatan tersebut tidak lepas dari pengaruh penerapan yang dilakukan oleh guru mata Pelajaran dan peneliti pada saat proses pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media video.
Implementasi Hak Kesehatan Penyandang Disabilitas Berdasarkan Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 3 Tahun 2020 Asparini, Leila; Rispawati, Rispawati; Hadi, M. Samsul
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1601-1610

Abstract

Penyediaan alat bantu seperti kursi roda dan kaki palsu di Kabupaten Lombok Timur masih terbatas akibat biaya tinggi dan belum tersedianya fasilitas produksi lokal. Pemerintah daerah berupaya memenuhi hak kesehatan penyandang disabilitas melalui program berdasarkan Pasal 29 Peraturan Bupati Lombok Timur No. 3 Tahun 2020 yang mengatur penyediaan tenaga kesehatan, alat bantu, dan obat. Penelitian ini bertujuan menerapkan penerapan peraturan tersebut serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Menggunakan pendekatan yuridis empiris, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan implementasi telah berjalan, namun belum optimal. Penyediaan alat bantu dan obat-obatan telah terlaksana, sementara tenaga kesehatan profesional belum tersedia. Faktor pendukungnya meliputi kebijakan pelayanan inklusif, koordinasi lintas sektor, dan dukungan anggaran terbatas. Faktor penghambatnya mencakup keterbatasan anggaran dan respon unit pelayanan tingkat bawah. Berdasarkan teori sistem hukum Lawrence M. Friedman, substansi hukum memadai, budaya hukum berkembang positif, namun struktur hukum terkendala minimnya tenaga kesehatan pelatihan dan distribusi alat bantu yang belum merata.
Strategi Akselerasi Kenaikan Pangkat dan Jabatan Dosen FKIP Universitas Mataram Mahyuni, Mahyuni; Karnan, Karnan; Safruddin, Safruddin; Intiana, Rohana Hariana; Rispawati, Rispawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i1.22

Abstract

Pada umumnya, kenai Strategi Akselerasi Kenaikan Pangkat dan Jabatan Dosen FKIP Universitas Mataram kan pangkat dan jabatan dosen seringkali terlambat. Secara umum keterlambatan itu disebabkan oleh dua hal pokok yaitu faktor diri dosen tersebut dan faktor sistem administrasi yang kurang mendukung. Padahal pangkat dan jabatan seorang dosen akan berpengaruh pada kualitas pembelajaran di perguruan tinggi, bahkan akan berpengaruh pada akreditasi program studi. Untuk itu, perlu ada strategi dan upaya dalam rangka akselerasi kenaikan pangkat dan jabatan dosen. Dalam rangka kelancaran pelaksanaan proses pengembangan karier kepada tenaga akademik/dosen di lingkungan FKIP Universitas Mataram, maka dipandang perlu dilakukannya workshop untuk menetapkan strategi akselerasi kenaikan pangkat dan Jabatan Dosen di FKIP Universitas Mataram. Untuk mempermudah dan memperlancar usulan ini, FKIP Universitas Mataram akan mengimplementasikan beberapa langkah strategis, yaitu:  pembentukan tim percepatan untuk publikasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sistem arsip secara daring (online), hibah penelitian bagi dosen yang potensial naik ke jenjang Guru Besar, dan pembagian beban tugas (load) staf administrasi yang menangani urusan kenaikan pangkat dan jabatan dosen ke staf administrasi jurusan/program studi.
Local Wisdom Masyarakat Adat Sebagai Upaya Pengembangan Pendidikan Civic Tolerance (Studi Pada Masyarakat Adat Desa Lingsar Lombok Barat) Zubair, Muhammad; Rispawati, Rispawati; Alqadri, Bagdawansyah; Basariah, Basariah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4124

Abstract

Local wisdom atau yang dikenal dengan kearifan lokal merupakan sekumpulan pandangan dan pengetahuan hidup masyarakat lokal yang mengandung nilai kebijaksanaan dan diwariskan secara turun temurun. Local wisdom yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sangat beragaman hal ini tentunya dipengaruhi oleh beragamnya agama, ras, suku, budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia. Kearifan lokal ini akan menjadi pemersatu bangsa apabila dapat dijadikan sebagai upaya dalam mengembangkan pendidikan civic tolerance salah satunya bagi masyarakat adat Desa Lingsar Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif desktiptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa civic tolerance pada masyarakat Desa Lingsar terimplentasikan pada berbagai kearifan lokal yang terdiri dari Pura Lingsar, Upacara Perang Topat, Nilai Gotong Royong, Harmoni Sosial, serta Pendidikan dan Pemahaman Toleransi. Kearifan lokal tersebut dapat dikembangkan menjadi sumber belajar dalam pendidikan civic tolerance dalam beberapa langkah yaitu 1) pengembangan kurikulum pendidikan civic tolerance berbasis kearifan lokal, 2) penentuan kompetensi dasar dan capaian pembelajaran, 3) identifikasi materi pembelajaran, 4) menentukan sumber belajar, dan 5) menentukan jenis penilaian.
PENGEMBANGAN MATERI DAN PEMBELAJARAN SISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONAL DALAM LINGKUP NKRI (Pendampingan Pada Guru PPKn di SMAN 9 Mataram ) Yuliatin; Rispawati; Muhammad Mabrur Haslan; basariah; Yuliatin, Yuliatin; Rispawati, Rispawati; Haslan, Muhammad Mabrur; Basariah, Basariah
Jurnal Pepadu Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i1.3610

Abstract

Guru PPKn di SMAN 9 Mataram belum mengembangkan materi dan pembelajaran Sisitem hukum dan peradilan nasional dalam lingkup NKRI. Materi dan pembelajaran yang digunakan salama ini adalah materi dan pembelajaran yang berbais pada buku teks yang berlaku secara nasional. Hal ini menjadikan materi dan pembelajaran kurang kontekstual sehingga kurang menarik dan sulit dipahami. Oleh karena itulah kegiatan pengabdian yang diusulkan ini sangat penting dilakukan guna memberikan pendampingan pada guru PPKn di SMAN 9 Mataram untuk mengembangkan materi dan pembelajaran sistem hukum dan peradilan nasional dalam lingkup NKRI, agar kontekstual dan menarik. Kegiatan pengabdian in akan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn, khususnya tentang materi sistem hukum dan peradilan nasional dalam lingkup NKRI. Target luaran kegiatan pengabdian ini adalah artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional ber-ISSN. Pendekatan/metode yang akan diguanakan adalah pendampingan dengan tahapan kegiatan: (1) penyampaian materi dan diskusi (2) pendampingan, (3) evaluasi. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan dengan lancer dan mencapai hasil sebagaimana diharapkan, yaitu tersususunnya materi ajar, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, media pembelajaran, dan LKP.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING TIPE NUMBERE HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA BELAJARAN PPKN KELAS VIII-A SMP N 6 MATARAM FITRI, RUHIL; RISPAWATI, RISPAWATI; ALHADIKA, MUHAMMAD; ISMAIL, M.
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i2.3219

Abstract

This research aims to apply the Number Head Together (NHT) type cooperative learning model to increase student learning motivation in the Pancasila and Citizenship Education (ppkn) class VIII-A SMP N 6 Mataram. This research uses Classroom Action Research (Classroom Astion Research) with data collection techniques through observation, questionnaires and documentation. The stages in this research are initial observation, planning, action, observation and reflection. The subjects of classroom action research were students in class VIII-A of SMP 6 Mataram. The results of research in cycle I showed that the implementation of the Number Head Together (NHT) learning model was achieved at 50%, the level of student learning motivation was achieved at 54%. Furthermore, cycle II showed that the implementation of the Number Head Together (NHT) learning model was achieved at 83% and the level of student learning motivation was achieved at 65%. Furthermore, cycle III shows that the implementation of the Number Head Together (NHT) learning model has been implemented at 100% and the level of student learning motivation is 91%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran kooperatif learnig tipe Numbere Head Together (NHT) untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajara Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (ppkn) kelas VIII-A SMP N 6 Mataram. Penelitian ini mengguakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Astion Risearch) dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, angket,dan dokumentasi. Adapun tahapan dalam penelitian ini adalah observasi awal, perencanaann, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian tindakan kelas adalah siswa kelas VIII-A SMP 6 Mataram. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan penerapan model pembelajaran Numbere Head Together (NHT) terlaksana sebesar 50%, tingkat motivasi belajar siswa terlaksana 54%. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan penerapan model pembelajaran Numbere Head Together (NHT) terlaksanasebesar 83% dan tingkat motiwati belajar siswa terlaksana 65%. Selanjutnya pada siklus III menunjukkan penerapan model pembelajaran Numbere Head Together (NHT) terlaksanasebesar 100% dan tingkat motivasi belajar siswa 91%
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAH THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII-B PADA MATA PELAJARAN PPKn DI SMPN 2 DONGGO LESI, OKTAVIANA; RISPAWATI, RISPAWATI; KURNIAWANSYAH, EDY; ISMAIL, M.
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3313

Abstract

This research aims to improve PPKn learning outcomes for students in Grade VIII-B at SMPN 2 Donggo through the implementation of Think Pair Share learning model. This research utilizes classroom action research with data collection techniques using multiple choice tests and observation. Data analysis techniques by determining individual completeness, average score, and classical completeness. The research results showed that PPKn learning outcomes increased compared to the initial conditions (initial ability test). Cycle I classical completeness was 61.5%, Cycle II was 80%, and Cycle III was 92% of the previously determined 90% classical completeness. Thus, PPKn learning outcomes at SMPN 2 Donggo in Grade VIII-B have increased through the implementation of Think Pair Share learning model. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PPKn siswa kelas VIII-B di SMPN 2 Donggo dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda dan observasi. Teknik analisis data dengan menentukan ketuntasan individu, nilai rata-rata, dan ketuntasan klasik. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan hasil belajar PPKn dari kondisi awal (tes kemampuan awal), siklus I ketuntasan klasik 61,5%, siklus II 80%, dan siklus III 92% dari 90% ketuntasan klasik yang sudah ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian, hasil belajar PPKn di SMPN 2 Donggo pada kelas VIII-B mengalami peningkatan dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share.
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Materi Norma Bagi Guru PPKn SMP di Kabupaten Lombok Utara Yuliatin, Yuliatin; Rispawati, Rispawati; Haslan, Muhammad Mabrur; Kurniawansyah, Edy
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v3i2.5781

Abstract

Bahan ajar pada hakikatnya merupakan bahan/materi yang disiapkan oleh guru untuk kebutuhan pelaksanaan pembelajaran guna membangtu siswa mencapai tujuan pembelajaran. Oleh karena itu, guru dituntut memiliki kemampuan dalam menyusun berbagai jenis bahan ajar, yang tidak sekedar beorientasi pada upaya membangun pengetahuan, melainkan pencapaian seluruh aspek tujuan pembelajaran, baik aspek sikap seperitual, sikap sosial, pengetahuan, dan juga keterampilan. Tekait hal tersebut guru PPKn SMP di Kabupaten Lombok Utara masih mengalami kesulitan. Bahan ajar yang disusun, khususnya terkait norma, lebih berorientasi pada penguasaan konsep, kurang memperhatikan aspek sikap dan keterampilan sehingga pembelajaran menjadi kurang bermakna dalam menyiapkan siswa sebagai warga masyarakat yang menghargai dan mentaati norma. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian sangat penting dan mendesak dilakukan dengan tujuan agar guru PPKn SMP di Kabupaten Lombok Utara dapat mengembangkan bahan ajar materi norma yang tidak sekedar membangun pengetahuan namun memberi dampak pada pembentukan sikap dan perilaku. Luaran kegiatan pengabdian ini meliputi luaran wajib dan luaran tambahan. Luaran wajib yaitu artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional ber-ISSN. Luaran tambahan yaitu pernyataan pemanfaatan hasil pengabdian oleh mitra. Pendekatan/metode yang diguanakan adalah pelatihan dengan tahapan kegiatan: (1) penyampaian materi dan diskusi (2) pendampingan, (3) evaluasi. Hasil pengabdian adalah tersusunya bahan ajar materi norma, meliputi: (1) modul ajar, (2) materi ajar, (3) LKPD, dan (4) media PowerPoint yang sesuai dengan kebutuhan pencapaian tujuan pembelajaran.
Penggunaan Aplikasi Kahoot Sebagai Media Pembelajaran PPKn Berbasis Teknologi (Pendampingan Pada Guru PPKn di SMPN 16 Mataram ) Rispawati, Rispawati; Haslan, Muhammad Mabrur; Kurniawansyah, Edy; Yuliatin, Yuliatin
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v3i2.5808

Abstract

Perkembangan teknologi menuntut perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, tidak terkecuali aspek Pendidikan. Dalam hal ini, guru ditutut memiliki kemampuan dalam menggunakan teknologi sebagai media dalam pembelajaran. Salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan guru sebagai media pembelajaran adalah aplikasi Kahoot. Aplikasi ini dapat menjadi pilihan media berbasis teknologi yang menarik karena dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Namun demikian di sisi lain, tidak semua guru PPKn memiliki kemampuan dalam menggunakan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran PPKn, termasuk di dalamnya adalah guru PPKn di SMPN 16 Mataram. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan sangatlah penting dan bermanfaat, yaitu dapat meningkatkan kemampuan guru PPKn di SMPN 16 Mataram dalam menggunakan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran berbasis teknologi. Luaran kegiatan pengabdian ini terdiri dari luaran wajib dan luaran tambahan. Luaran wajib yaitu artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional ber-ISSN, mengikuti seminar Pepadu yang diselenggarakan oleh LPPM. Luaran tambahan yaitu peryataan pemanfaatan hasil pengabdian oleh mitra. Pendekatan/metode yang diguanakan adalah pendampingan dengan tahapan kegiatan: (1) penyampaian materi dan diskusi (2) pendampingan, (3) evaluasi. Hasil pelaksanaan pengabdian adalah: (1) terkontruksinya pemahaman khalayak sasaran tentang konsep, Aplikasi Kahoot, manfaat Aplikasi Kahoot dalam pembelajaran, peralatan yang harus disediakan, serta langkah-langkah pemanfataan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran, (2) tersusunnya produk media pembelajaran PPKn SMP Kelas VII materi norma dengan menggunakan aplikasi Kahoot.
Penyalahgunaan Media Sosial Dalam Perspektif Hukum Pidana (Penyuluhan Pada Siswa SMAN 1 Pemenang Kabupaten Lombok Utara ) Haslan, Muhammad Mabrur; Rispawati, Rispawati; Yuliatin, Yuliatin
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v3i2.5809

Abstract

Pengguna media sosial pada umumnya kerap tidak menyadari adanya batasan normatif yang termuat dalam hukum pidana, yakni hukum pidana khusus yaitu Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Hal ini dapar dicermati dari penggunanya yang seakan secara bebas tanpa melihat batasan yang mestinya tidak dilewati. Oleh karena itulah kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan sangat penting sebagai upaya mengedukasi masyarakat, khususnya kalanagan pelajar agar tidak melakukan perbuatan melawan hukum, khususnya dalam bermedia sosial. Metode yang diguanakan adalah penyuluhan, dengan tahapan kegiatan: (1) penyampaian materi, (2) tanya kawab, dan (3) evaluasi. Hasil pengabdian adalah: (1) terkonstruksinya pengetahuan khalayak sasaran tentang jenis hukum pidana yang mengatur tentang penyalahgunaan media sosial, (2) terkonstruksinya pengetahuan khalayak sasaran tentang jenis penyalahgunaan media sosial yang dilarang dalam hukum pidana, (3) terkonstruksinya pengetahuan khalayak sasaran tentang jenis sanksi pidana terhadap pelaku penyalahgunaan media sosial.