Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : The World of Financial Administration Journal

Kinerja Bidang Pengelolaan Pasar Dalam Pemungutan Retribusi Pasar Pada Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Subang Luki Natika; Iwan Henri Kusnadi; Sri Dinarwati; Ade Suparman
The World of Financial Administration Journal Volume 1 Issue 1, Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v1i1.756

Abstract

Retribusi pasar merupakan termasuk retribusi jasa umum yang dipungut dari pedagang atas penggunaan fasilitas pasar dan pemberian izin penempatan oleh Pemerintah Kabupaten Kota. Jadi retribusi pasar terdiri dari retribusi izin penempatan, retribusi kios, retribusi los, retribusi dasaran, dan retribusi tempat parkir. Retribusi pasar merupakan imbal jasa atas penyediaan sarana pasar oleh pemerintah, oleh karenanya retribusi pasar memiliki peran yang berarti terhadap fungsi pelayanan pemerintah kepada publik dan peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat. Berdasarakan penelitian, diperoleh hasil bahwa Kinerja Bidang Pengelolaan Pasar Dalam Pemungutan Retribusi Pasar pada Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan Dan Perindustrian Kabupaten Subang secara umum belum optimal. Faktor-faktor yang menjadi hambatan Kinerja Bidang Pengelolaan Pasar Dalam Pemungutan Retribusi Pasar pada Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan Dan Perindustrian Kabupaten Subang adalah sarana dan prasarana dan partisipasi pedagang. Market levies constitute a general service levy collected from traders on the use of market facilities and granting placement permits by the Municipal Municipal Government. So the market levy consists of placement permit levies, kiosk retribution, retribution los, retribution, and parking levy. The market levy is a reward for the provision of market tools by the government, therefore market retribution has a significant role in the functioning of government services to the public and the improvement of the economic activities of the people. Based on the research, obtained the result that the Performance of Market Management in the Collection of Market Levies at the Department of Cooperatives, SMEs, Trade and Industry Subang Regency in general is not optimal. Factors that become obstacles of Market Management Performance in Market Levy Levy on Department of Cooperatives, SMEs, Trade and Industry Subang Regency is a means and infrastructure and the participation of traders.
Peranan Slik (Sistem Layanan Informasi Keuangan) Pada Pt. Bank Pembangunan Jawa Barat Dan Banten Kantor Cabang Pembantu Jalancagak Asep Sumarna; Ade Suparman
The World of Financial Administration Journal Volume 1 Issue 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v1i2.761

Abstract

Salah satu lembaga keuangan yang melayani masalah keuangan masyarakat yaitu PT. Bank Pembangunan Jawa Barat Dan Banten Kantor Cabang Pembantu Jalancagak berdasarkan data yang di peroleh terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan PT. Bank Pembangunan Jawa Barat Dan Banten Kantor Cabang Pembantu Jalancagak yaitu menghimpun dana dan penyaluran kredit Peran bank dalam penyaluran kredit memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa merupakan usaha yang banyak menghasilkan keuntungan atau return yang tinggi. Dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan atau yang biasa di sebut OJK selaku lembaga yang mempunyai peran mengawasi seluruh kegiatan lembaga keuangan yang ada di Indonesia meluncurkan sebuah sistem yang berbentuk aplikasi yang dinamakan dengan SLIK atau kepanjangan dari (Sistem Layanan Informasi Keuangan) yang diluncurkan dan digunakan secara meluas pada tanggal 1 januari 2018 untuk membantu pengawasan terhadap kreditur dan debitur dan dapat digunakan untuk bertukar informasi. One of the financial institutions that serves the public financial problems, namely PT. West Java and Banten Development Bank Jalancagak Sub-Branch Office based on the data obtained there are several activities carried out by PT. West Java and Banten Development Bank Jalancagak Sub-Branch Office is to raise funds and credit distribution The role of banks in lending is indeed undeniable that it is a business that generates high profits or returns. In this case the Financial Services Authority or commonly called OJK as an institution that has the role of overseeing all activities of financial institutions in Indonesia launches a system in the form of an application called SLIK or stands for (Financial Information Service System) which is launched and used extends on January 1, 2018 to help supervise creditors and debtors and can be used to exchange information.
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PADA PERSEDIAAN BARANG DAGANG DI ALFAMART SAT PEJUANG 45 KABUPATEN SUBANG Harianto Saputro; Iwan Henri Kusnadi; Ade Suparman
The World of Financial Administration Journal Volume 4 Issue 1 Juni 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v4i1.1339

Abstract

Abstrak Perkembangan usaha retail di Indonesia semakin pesat, terbukti dengan semakin banyaknya minimarket yang ada di sekitar lingkungan kita. Sebagai perusahaan retail yang fokus utamanya melakukan penjualan barang jadi, maka persediaan barang dagang menjadi salah satu hal yang cukup penting. Persediaan barang dagang ini berupakan asset atau sumber daya perusahaan yang akan digunakan dalam proses bisnisnya guna menghasilkan keuntungan. Namun pada kenyataannya pada PT Alfamart SAT Pejuang 45 dalam kurun waktu November dan Desember memperlihatkan bahwa adanya persediaan barang dagang yang hilang setiap bulannya dengan jumlah yang cukup material. Sistem pengendalian intern sebagai suatu aturan yang digunakan perusahaan agar perusahaan dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan menjadi salah satu cara yang digunakan guna mengamankan persediaan barang dagang penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem pengendalian intern pada persediaan barang dagang di PT Alfamart SAT Pejuang 45. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif yaitu dengan menggambarkan sistem pengendalian intern persediaan barang dagang Minimarket Alfamart SAT Pejuang 45 dan teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian penerapan sistem pengendalian intern pada persediaan barang dagang di PT Alfamart SAT Pejuang 45 masih belum optimal. Pada PT Alfamart SAT Pejuang 45 masih belum ada pembagian tugas dan tanggung jawab secara tegas, tidak adanya perputaran job untuk posisi COS (kepala toko), pendidikan minimal yang setara untuk semua jabatan serta masih belum adanya batasan wewenang untuk setiap jabatan. Sistem pengendalian intern pada persediaan barang dagang yang sudah berjalan yaitu berupa penomoran faktur dan dokumen, SO/SO Grand (pengecekan persediaan barang dagang secara mendadak) yang sudah dilakukan meski hanya satu tahun sekali. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Intern, Persediaan Barang Dagang, SO (Stock Of Name) Abstract The development of retail business in Indonesia is growing rapidly, as evidenced by the increasing number of minimarkets around our environment. As a retail company whose main focus is selling finished goods, the inventory of merchandise is quite important. This merchandise inventory is an asset or company resource that will be used in its business processes to generate profits. However, in reality, PT Alfamart SAT Pejuang 45 in the period November and December shows that there is a fairly material inventory of merchandise that is lost every month. The internal control system as a rule used by the company so that the company can run in accordance with the objectives that have been determined is one of the methods used to secure merchandise inventory. The research method used is descriptive qualitative, namely by describing the internal control system for merchandise inventory at Minimarket Alfamart SAT Pejuang 45 and data collection techniques by conducting observations and interviews. Based on the results of the study the application of the internal control system to the inventory of merchandise at PT Alfamart SAT Pejuang 45 is still not optimal. At PT Alfamart SAT Pejuang 45 there is still no clear division of duties and responsibilities, no job rotation for COS (store head) positions, equal minimum education for all positions and there is still no limit on authority for each position. The internal control system for merchandise inventory that is already running is in the form of numbering invoices and documents, SO/SO Grand (sudden checking of merchandise inventory) which has been carried out even if only once a year. Keywords: Internal Control System, Merchandise Inventory,SO (Stock Of Name)
PROSEDUR PENDAFTARAN PINJAMAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) PADA PT. BANK RAKYAT INDONSIA (Persero) Tbk. UNT TANJUNGSARI CABANG PAMANUKAN Ade Suparman; Renaldi Pratama Putra
The World of Financial Administration Journal Volume 4 Issue 2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v4i2.1499

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pendaftaran pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada calon nasabah dan kendala-kendala apa saja yang di hadapi oleh nasabah pada saat proses pendaftaran hingga proses akad kredit. Alat analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dimana penelitian tersebut mendeskripsikan atau menggambarkan prosedur pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dari hasil penelitian menunjukan bahwa PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Tanjungsari memberikan persyaratan kredit khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan mudah dan sederhana sehingga calon nasabah tidak merasa kesulitan dengan prosedur yang telah di tetapkan oleh Bank, untuk kendala-kendala yang di hadapi oleh calon nasabah mulai dari proses pendaftaran permohonan kredit hingga proses akad kredit. Berdasarkan hasil penelitian, dapat di tarik kesimpulan bahwa posedur prosedur pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) relative mudah dan sederhana dan kendala-kendala yang ada mudah terselesaikan. Kata Kunci : Prosedur pendaftaran pinjaman, kredit usaha rakyat (KUR), Bank BRI Abstract The purpose of this study was to find out the procedure for registering a People's Business Credit (KUR) loan to prospective customers and what constraints were faced by customers during the registration process to the credit contract process. The analytical tool used is descriptive qualitative where the study describes or describes the procedures for People's Business Credit (KUR) loans. The research results show that PT. Bank Rakyat Indonesia Tanjungsari Unit provides easy and simple credit requirements, especially People's Business Credit (KUR) so that prospective customers do not find it difficult with the procedures set by the Bank, for the obstacles faced by prospective customers starting from the credit application registration process to the credit contract process. Based on the results of the study, it can be concluded that the procedures for the People's Business Credit (KUR) loan are relatively easy and simple and the existing constraints are easily resolved. Keywords: Loan registration procedures, people's business credit (KUR), Bank BRI
Prosedur Klaim Reimbursement Karyawan Pada PT. Federal International Finance (FIF group) Cabang Subang Silvy Sondari Gadzali; Ade Suparman; Rani Rahmawati
The World of Financial Administration Journal Volume 5 Issue 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penulisan untuk mengetahui (1) Jenis Klaim Reimbursement Karyawan Pada PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang. (2) Prosedur Klaim Reimbursement Karyawan Pada PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang. (3) Risiko Yang Terjadi Dalam Prosedur Klaim Reimbursement Karyawan Pada PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif, sedangkan teknik yang digunakan dalam memperoleh data informasi yaitu dikumpulkan dengan metode pengumpulan data yang diantaranya observasi, wawancara dan studi pustaka. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa layanan pembiayaan sepeda motor honda, jasa layanan pembiayaan multiguna, jasa layanan pembiayaan bisnis dan modal kerja. PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang memiliki salah satu fasilitas yaitu reimbursement sebagai tunjangan bagi karyawan. Karyawan seringkali diharuskan membayar beberapa biaya karena perusahaan belum dapat membayarkannya secara langsung, perusahaan mengganti biaya yang sudah dikeluarkan atas klaim karyawan yang biasa disebut dengan reimbursement. Pada PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang terdapat permasalahan yang berhubungan dengan klaim reimbursement karyawan, yaitu terjadi penolakan klaim yang disebabkan oleh karyawan yang belum paham dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang. Kata Kunci : Prosedur, Klaim, Reimbursement Abstract Research purposes the author intends to find out (1) Types of Employee Reimbursement Claims at PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch. (2) Employee Reimbursement Claim Procedure at PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch. (3) Risks that occur in the employee reimbursement claim procedure at PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch. The method used is the descriptive method, while the technique used in obtaining information data is collected by data collection methods whichinclude observation, interviews and literature studies. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch is a company engaged in honda motorcycle financing services, multipurpose financing services, business financing services and working capital. PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch has one of the facilities, namely reimbursement as a benefit for employees. Employees are often required to pay some fees because the company has not been able to pay them directly, the company reimburses the costs already incurred for the usual employee claims called reimbursement. At PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch there are problems related to employee reimbursement claims, namely the rejection of claims caused by employees who are not familiar with the Standards Operating Procedures (SOPs) that have been determined by PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch. Keywords: Procedures, Claims, Reimbursement
PROSEDUR PENGGAJIAN PEGAWAI PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) KANTOR CABANG SUBANG Muhammad, Aziz; Suparman, Ade; Nuraida, Wida
The World of Financial Administration Journal Volume 5 Issue 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v5i2.1883

Abstract

Abstrak Dalam menjalankan sebuah perusahaan atau badan usaha, pegawai merupakan salah satu komponen penting. PT. Pos Indonesia (Persero) Kantor Cabang Subang merupakan salah satu dari perusahaan BUMN yang bergerak dibidang jasa kurir (internasional dan domestik), jasa logistik dan jasa keuangan. Gaji merupakan hak pegawai dan timbal balik dari kewajiban pegawai dalam kinerjanya untuk perusahaan, dimana hal ini akan memicu kinerja pegawai dan juga meningkatkan kualitas kerja pegawai. Untuk itu, perusahaan perlu menerapkan prosedur penggajian dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosedur penggajian pegawai pada PT. Pos Indonesia (Persero) Kantor Cabang Subang. Penelitian ini dilakukan dengan bersifat deskriptif yang dilakukan dengan teknik analisis data. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis yaitu melalui observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jaringan prosedur penggajian melalui beberapa prosedur yaitu: prosedur pencatatan kehadiran, prosedur pembuatan daftar gaji dan prosedur pembayaran gaji. Berdasarkan penelitian yang sudah penulis sampaikan dapat disimpulkan bahwa Kantor Pos Cabang Subang menggunakan prosedur penggajian pegawai dengan baik dan sesuai dengan keputusan direksi yang berlaku. Kata kunci: Prosedur, Pegawai, Gaji Abstract In running a company or business entity, employees are an important component. PT. Pos Indonesia (Persero) Subang Branch Office is one of the state-owned companies engaged in courier services (international and domestic), logistics services, and financial services. Salary is an employee's right and a reciprocal of the employee's obligations in performance for the company, where this will trigger employee performance and also improve the quality of employee work. For this reason, companies need to implement payroll procedures properly. The purpose of this study was to find out how the employee payroll procedures at PT. Pos Indonesia (Persero) Subang Branch Office. This research was conducted descriptively with data analysis techniques. The data collection technique used by the author is through observation, interviews, and literature studies. This study shows that in the payroll procedure network, there are several procedures, namely: the procedure for recording attendance, the procedure for making payroll, and the procedure for paying salaries. Based on the research that the author has conveyed, it can be concluded that the Subang Branch Post Office uses proper employee payroll procedures and following the applicable directors' decision. Keywords: Procedure, Employees, Salary
PENGELOLAAN ARSIP PELAPORAN DAN PERTANGGUNG JAWABAN KEUANGAN DI DESA KALIJATI BARAT KABUPATEN SUBANG Yuliyani, Mita; Suparman, Ade; Ma’ruf, Kamal
The World of Financial Administration Journal Volume 6 Issue 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v6i1.2047

Abstract

Abstrak Dalam laporan tugas akhir ini, penulis bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana prosedur pengelolaan dokumen keuangan di Desa Kalijati Barat, Kabupaten Subang, dan (2) proses pengelolaan pengarsipan dokumen keuangan di Desa Kalijati Barat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat permasalahan dalam prosedur pengelolaan dokumen keuangan di Desa Kalijati Barat, terutama pada laporan realisasi penggunaan dana desa dan laporan pertanggungjawaban realisasi anggaran desa. Permasalahan ini terjadi karena terdapat kekurangan pada bukti transaksi. Dalam pengelolaan kearsipan, pegawai keuangan masih mengalami kendala karena dokumen hanya diletakkan di map dan ditumpuk menjadi satu dengan map-map dari dokumen lainn. Kata kunci : Prosedur, dokumen keuangan, arsip keuangan Abstract In this final assignment report, the author aims to find out (1) what are the procedures for managing financial documents in Kalijati Village, Subang Regency, and (2) the management process for archiving financial documents in West Kalijati Village. The method used is descriptive qualitative, while the techniques used to collect data include observation, interviews, and documentation. The results of the research show that the procedures for managing financial documents in West Kalijati Village have problems, particularly in the report on the realization of village fund usage and the accountability report on the realization of the village budget. These problems occur due to deficiencies in transaction evidence. In archival management, financial officers still experience issues because documents are only placed in folders and stacked together with folders of other documents. Keywords: Procedures, financial documents, financial archives
Prosedur Pelayanan Migrasi Listrik Pascabayar Menjadi Prabayar (Token) di PT.PLN ULP Subang Nurwulansari, Haniva; Suparman, Ade; Aulia, Silvi
The World of Financial Administration Journal Volume 6 Issue 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v6i2.qkc1je65

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk (1) menjelaskan prosedur pelayanan migrasi listrik dari pascabayar ke prabayar di PT. PLN (Persero) ULP Subang, dan (2) mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pelayanan migrasi listrik dari pascabayar ke prabayar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Program migrasi listrik prabayar resmi diluncurkan pada tahun 2010 dan mulai diperkenalkan secara masif pada tahun 2011. Program ini bertujuan untuk mengurangi permasalahan yang dihadapi PLN, seperti tunggakan tagihan listrik dan krisis energi, dengan menghadirkan inovasi berupa listrik prabayar. Kendala utama yang dihadapi dalam migrasi ini adalah mindset pelanggan, terutama di kalangan pelanggan yang lebih tua, yang merasa nyaman dengan sistem pascabayar dan enggan beralih ke sistem prabayar karena merasa lebih praktis. Sebaliknya, pelanggan yang lebih muda cenderung lebih terbuka terhadap perubahan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pelanggan yang enggan bermigrasi memiliki persepsi positif terhadap sistem pascabayar dan tidak merasakan adanya dorongan untuk beralih ke prabayar. Di sisi lain, pelanggan yang memilih migrasi merasa bahwa sistem prabayar memberikan kemudahan dan keuntungan lebih dalam mengelola konsumsi listrik mereka. Proses migrasi melibatkan dua dokumen penting, yaitu dokumen pertama untuk pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) beserta materai, dan dokumen kedua untuk pembayaran akta notaris.
Proses Pendaftaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Unit Ciasem Girang Cabang Pamanukan Kabupaten Subang Prastiwi, Eka; Suparman, Ade; Rojana, Nanang; Ruchendi, Hani
The World of Financial Administration Journal Volume 7 Issue 1, Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v7i1.2375

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas peran administrasi dalam proses pendaftaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Unit Ciasem Girang. Administrasi memiliki peran krusial dalam memastikan kelancaran pendaftaran KUR, termasuk pengelolaan dokumen, verifikasi data calon debitur, koordinasi dengan tim analis kredit, serta pengarsipan data yang sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung serta wawancara dengan petugas administrasi dan calon debitur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama dalam administrasi pendaftaran KUR adalah ketidaklengkapan dokumen calon debitur, keterbatasan tenaga administrasi, kurangnya pemanfaatan teknologi, serta rendahnya pemahaman masyarakat terkait prosedur pendaftaran. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan optimalisasi sistem administrasi melalui digitalisasi proses, peningkatan jumlah tenaga administrasi, serta sosialisasi lebih luas kepada calon debitur terkait persyaratan dan alur pendaftaran KUR. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa administrasi yang efektif dapat mempercepat proses pengajuan KUR, meningkatkan transparansi, serta meminimalkan tingkat penolakan akibat kendala administratif. Rekomendasi utama dalam penelitian ini mencakup peningkatan kualitas layanan administrasi, pemanfaatan teknologi informasi secara lebih luas, serta evaluasi berkala terhadap sistem administrasi yang diterapkan. Dengan demikian, diharapkan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Unit Ciasem Girang dapat lebih optimal dalam mendukung penyaluran KUR bagi pelaku UMKM guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Kata Kunci: Administrasi, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Efisiensi, Perbankan, Digitalisasi   Abstract This study discusses the role of administration in the registration process of People's Business Credit (KUR) at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Unit Ciasem Girang. Administration plays a crucial role in ensuring the smooth registration process of KUR, including document management, verification of debtor data, coordination with the credit analysis team, and systematic data archiving. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through direct observation and interviews with administrative officers and prospective debtors. The findings indicate that the main obstacles in KUR registration administration include incomplete debtor documents, limited administrative personnel, lack of technology utilization, and low public awareness regarding registration procedures. To overcome these challenges, optimizing the administrative system through digitalization, increasing the number of administrative personnel, and expanding public outreach regarding KUR registration requirements and procedures are necessary. The conclusion of this study emphasizes that effective administration can accelerate the KUR application process, enhance transparency, and minimize rejection rates due to administrative constraints. The main recommendations of this study include improving administrative service quality, broader utilization of information technology, and regular evaluation of the implemented administrative system. Therefore, it is expected that PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Unit Ciasem Girang can optimize KUR distribution to MSME actors, thereby contributing to sustainable regional economic growth. Keywords: Administration, People's Business Credit (KUR), Efficiency, Banking, Digitalization
Analisis Prosedur Pembuatan Packing List untuk Kegiatan Ekspor Barang Jadi di PT. Handsome Ruchendi, Hani; Kartini, Engkar; Suparman, Ade; Carolla, Rishvi
The World of Financial Administration Journal Volume 7 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v7i2.2551

Abstract

Abstrak Ekspor merupakan salah satu elemen penting dalam perdagangan internasional yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya saing industri nasional. Dalam proses ekspor, dokumen packing list memiliki peran krusial untuk memastikan ketepatan dan kelancaran pengiriman barang. Penelitian ini menganalisis prosedur pembuatan packing list untuk kegiatan ekspor barang jadi di PT Handsome Textile. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pembuatan packing list di PT Handsome Textile telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Namun, terdapat beberapa faktor penghambat Sebagai solusi, disarankan adanya sistem notifikasi otomatis untuk mempercepat aliran informasi, serta pelatihan bagi karyawan terkait tanggung jawab dalam setiap tahapan proses. Dengan optimalisasi prosedur pembuatan packing list, PT Handsome Textile dapat meningkatkan efisiensi logistik dan kepuasan pelanggan dalam kegiatan ekspor.   Kata Kunci: Packing List, Proses Ekspor, Standar Operasional Prosedur   Abstract Exports are one of the important elements in international trade that supports economic growth and national industrial competitiveness. In the export process, packing list documents have a crucial role to ensure the accuracy and smooth delivery of goods. This study analyzes the procedure for making packing lists for finished goods export activities at PT Handsome Textile. The research method used is qualitative descriptive with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the procedure for making packing lists at PT Handsome Textile is in accordance with the applicable standard operating procedures (SOP). However, there are several inhibiting factors As a solution, it is recommended to have an automatic notification system to speed up the flow of information, as well as training for employees regarding responsibilities at each stage of the process. By optimizing the packing list making procedures, PT Handsome Textile can improve logistics efficiency and customer satisfaction in export activities.   Keywords: packing list, export process, standard operating procedures
Co-Authors Ade Nawawi Adinda Kirana Agustin, Alycia Putri AHMAD BURHANUDDIN Ahmad Khori Ahmad Khori Alfariz, Ario Rizki Alvina Dahliane Andani, Diah Andia, Bagoes Dika Anggraini, Ine Asep Sumarna Aulia, Silvi Bety Miliyawati Carolla, Rishvi Chatarina Umbul Wahyuni Dasmo Dasmo Daya, Titis Debby Syachdilla Deny Ernawan Derry Prasetyo Deyidi Mokoginta Dinarwati, Sri Dody Tarihoran Endang Setiadi Permana Fachry Abda El Rahman Faridah, Dhea Frans Sudirjo Fredrik Warwer Gadzali, Silvy Sondari Hadian, Asep Harianto Saputro Herna Mustika Heryana, Pury Azzahra I Made Antara Imas Dayanti Indra Ine Mariene Irma Firnanda Irpan Lutpilah Iskandar Isnaeni, Iin Iswahyudi, M. Subhan Iwan Henri Kusnadi Iwan Henri Kusnadi Jannah, Intan Raudhotul Kalfajrin , Kurniaji Kartika, Tita Kartini, Engkar Kusman Yuhana Laihi, Moh Alfit Luki Natika Ma’ruf, Kamal Mariane, Ine Meilina, Nina Muhammad, Aziz Mustakim Mutmainah Sarah Natika, Luki Nine Wahyuni Maulani Noviyanti Hasanah Nuraida, Wida Nurjaman, Ginanjar Juang Nurwulansari, Haniva Okke Rosmala Dewi Persadani, Fuja Prastiwi, Eka Qonita Azmiana Somantri Rafika, Ageng Setiani Ramadhan, Vicky Satria Rani Rahmawati Refa Octavia Renaldi Pratama Putra Rise, Rise Rizkiyah, Langgeng Rojana, Nanang Ronaldo, Reza Ruchendi, Hani Rusnedi Abdul Gani Saptiah, Diana Saputra, Asep Mustopa Sarah Fitriani Romadhon Silvy Sondari Silvy Sondari Silvy Sondari Gadzali Siti Nur Soebiyantoro, Aryo Solissa, Everhard Markiano Sondari, Silvy Subagja, Agus Dedi Susanti Susilawati Nurintan Tati Suryati Taufik Hidayat Tita Kartika Dewi Tita Kartika Dewi Triyani, Oktavia Nur Veza, Okta Wega Shopyani Wida Nurasyiah Jamilah Wijayanti, Freni Agustantia Wowiling, Steiva Amerlien Sandra Yuliyani, Mita Zuan R, Viola Azzura