Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA SURABAYA TERHADAP FILM “LIKE AND SHARE” Vania Mileniardine Laksitadewi, Veronica; Suksmawati, Herlina
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.4899-4907

Abstract

Kekerasan seksual di Kota Surabaya masih menunjukkan kondisi darurat edukasi dan darurat penanganan untuk pelaku dan korban. Dalam hal ini, film “Like and Share” berkaitan dengan kasus kekerasan seksual yang masih banyak tersebar di lingkup pendidikan seperti perguruan tinggi yang ada di Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Kota Surabaya terhadap film “Like and Share”. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi pustaka. Temuan penelitian ini menghasilkan bahwa terdapat 3 (tiga) persepsi negatif dalam film “Like Share”, yaitu perempuan adalah suatu objek seksual dalam perspektif male gaze, adanya pola pengasuhan orang tua terhadap anak remaja yang bersifat permisif, dan perempuan sangat rentan menjadi korban kekerasan berbasis gender online. Terlepas dari berbagai sudut pandang negatif, terdapat sisi pesan moral yakni berusaha menyampaikan pesan agar lebih aware atau peduli terhadap korban pelecehan seksual dan selalu menetapkan batasan diri saat memasuki masa remaja yang dipenuhi rasa penasaran akan sesuatu hal baru, termasuk perihal seksualitas. Hal ini dikarenakan perempuan seringkali tidak mendapatkan kesetaraan terkait seksualitas di lingkungan masyarakat.
ANALISIS RESEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONTEN YOUTUBE COKROTV SEGMEN LOGIKA ADE ARMANDO HENTIKAN PAMERAN KEMEWAHAN Dinda Pramesta Arvi Putri, Dea; Suksmawati, Herlina
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1630-1638

Abstract

Teknologi yang kini tengah memunculkan fenomena new media salah satunya Yotube, menjadikan media sosial Yotube menjadi sebuah fenomena baru dalam masyarakat, dimana fenomena ini membuat masyarakat saling berlomba untuk membuat konten yang menghasilkan uang, dan orang-orang tersebut disebut sebagai Youtuber. Status sosial menjadi hal yang perlu dipertahankan untuk menjadi terkenal dan populer di kalangan masyarakat. Banyak cara yang mereka lakukan untuk mempertahankan status sosial mereka seperti, pamer kekayaan, pamer kemesraan dengan pasangan, hingga membuat konten bagi-bagi uang. Hal ini biasanya banyak dilakukan oleh para selebriti. Adapun Channel Youtube CokroTV segmen Logika Ade Armando: Hentikan Pamer Kemewahan hadir untuk mengkritisi hal-hal tersebut. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat pandangan penonton Youtube CokroTV dalam menilai argumentasi Ade Armando mengenai pamer kemewahan pada segmen 199 dan 201. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknin Analisa data analisis resepsi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua narasumber yang berada pada posisi negotiated code, dua narasumber pada posisi opposite code, dan tidak ada narasumber yang dominan hegemonic posisinya terhadap konten Youtube CokroTV Logika Ade Armando segmen 199 dan 201.
PEMBATALAN KEBIJAKAN PPKM LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU 2022 (ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KOMPAS.COM DAN REPUBLIKA.CO.ID) Reyhan Irsyadi, Muhammad; Herlina Suksmawati, Dan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i1.2024.322-332

Abstract

Pandemi COVID-19 telah membawa dampak yang sangat besar salah satunya menjadikan ruang gerak masyarakat terbatas. Keterbatasan informasi menjadiakan media online menjadi pilihan masyarakat dalam memperoleh informasi terbaru. Salah satunya pembatalan PPKM Level 3 selama Nataru. Pemberitaan ini pun menuai pro dan kontra di masyarakat. Tujuan dari penelitia ini yaitu untuk untuk mengetahui  framing pembatalan kebijakan PPKM Level 3 saat Nataru pada media online Kompas.com dan Repubika.co.id. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Kemudian subjek dalam penelitian ini adalah pemberitaan mengenai pembatalan kebijakan PPKM saat libur Natal dan tahun baru 2022. Lalu objek pada media online Kompas.com dan Republika.co.id. Hasil penelitian menujukkan pembingkaian berita pada Kompas.com terkesan mendukung pembatalan kebijakan PPKM Level 3 saat Nataru. Hal ini dilihat dari penggunaan kalimat kutipan yang lebih mengarah untuk mendukung keputusan kebijakan pembatalan PPKM Level 3. Hal ini juga didukung oleh pernyataan-pernyataan menteri dan pejabat yang setuju terkait pembatalan PPKM Level 3 saat Nataru. Kemudian pada Republika.co.id lebih beragam dan kontradiktif dibandingkan sumber yang mendukung keputusan kebijakan PPKM Level 3 selama hari raya. Meski disajikan dengan sangat ringkas, pemberitaannya dilatarbelakangi oleh penjelasan yang pro kebijakan dan kesan negatif dari Republika.co.id.
Advokasi Masyarakat Agraria di Kampung Adat Segunung Berdasarkan Penelitian Adaptasi Digitalisasi Wisata Pedesaan Praja Firdaus Nuryananda; Leily Suci Rahmatin; Herlina Suksmawati; Thufailah Nafiisah Bilqis
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6713

Abstract

Kampung Adat Segunung is a rural tourism destination located in Jombang that has attempted to implement tourism digitalization through various initiatives. However, these efforts have yet to meet the expectations of local tourism officers. In response, our team, which is also responsible for community service activities, undertook three strategic steps to enhance the capacity of these managers: (1) providing digital literacy training, particularly in tourism marketing; (2) designing and producing roll-up banners in collaboration with Segunung Traditional Village and a local community support organization, Yayasan Akta Bumi; and (3) developing and simulating a tourism package rooted in local wisdom and organically emerging attractions within the village. These initiatives were carried out using the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach while integrating the principles of Integrated Marketing Communication (IMC). Through these three measures, the team aims to strengthen the capacity of tourism managers in Segunung Traditional Village, ensuring that their digitalization efforts yield more effective and sustainable outcomes than previous attempts.
Reception Analysis terhadap Kehadiran Jokowi dan Prabowo pada Pernikahan Atta dan Aurel di Postingan Akun Twitter @KemensetnegRI Vivi Nur Afifah; Herlina Suksmawati
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 7 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/pxbp8b11

Abstract

Twitter @KemensetnegRI merupakan akun Twitter Kesekretariatan Negara yang bertugas dan bertanggung jawab kepada Presiden atas kegiatan Kenegaraan. Kehadiran Jokowi dan Prabowo pada pernikahan Atta dan Aurel ditengah Pandemi Covid-19 diposting di akun Twitter @KemensetnegRI. Atas postingan kehadiran Jokowi dan Prabowo tersebut menimbulkan banyak kontroversi di kalangan netizen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana reception analysis terhadap kehadiran Jokowi dan Prabowo pada pernikahan Atta dan Aurel di postingan akun Twitter @KemensetnegRI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode reception analysis Stuart Hall yang dikategorikan ke dalam tiga tipe penerimaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan netizen dalam menerima pemberitaan terkait kehadiran Jokowi dan Prabowo pada pernikahan Atta dan Aurel yang diposting di Twitter @KemensetnegRI memiliki pandangan yang berbeda-beda. Dalam penerimaan pemberitaan tersebut satu informan menempati pada posisi Dominant hegemonic position, menandakan bahwa informan menerima pemberitaan tersebut, dua informan menempati pada posisi Negotiated Position, menandakan menerima pemberitaan tersebut tpi juga memberikan masukkan dan saran dan lainnya sebagian besar menempati pada posisi Oppositional position, menandakan bahwa informan tidak menerima dan tidak setuju dengan pemberitaan tersebut.
Cultural Tourism and The Use of Local Wisdom in The Bancakan Salak Galengdowo, East Java Suksmawati, Herlina; Pabyantara, Dias; Nuryananda, Praja Firdaus
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2020.008.01.09

Abstract

The research aimed to elaborate on the common value represented by Bancakan Salak of Gelengdowo Village. Qualitative phenomenology was used to obtain a comprehensive understanding of the research problem. The data collection techniques used in this research is observation of both preparation and due day process. The semi-structured interview was conducted with the chief of the committee, local government representation, local youth figure, and two elders while checking the previous studies to get a comprehensive picture. The finding consists of three-part: (1) the preparation stage has substantial collectivism value, (2) the word bancakan finds its intrinsic value in the long tradition of bancakan practice by the community to express their gratitude upon God blessing, (3) the culture of almsgiving reflected in the tumpeng-shaped salak. The community has been practicing those three values since the beginning. Therefore it inspires and reflected in the creation of Bancakan Salak.Keywords: bancakan salak, Galengdowo, local wisdom, social practice.
The Impact of Pandemic on Bancakan Salak Cultural Tourism Firdaus, Praja; Suksmawati, Herlina; Hapsari, Renitha; Kusuma, Ade
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2022.010.01.02

Abstract

This second-term research examined the dynamics of Bancakan Salak cultural tourism after being hit by the COVID-19 pandemic. Knowing how the tourism strategy was implemented in the times of pandemic and what were the tips to be able to survive in this limited condition were two interesting things this article studied. Like many other tourist attractions, Bancakan Salak cultural tourism was also affected by the pandemic. Yet, as previous research has concluded, Galengdowo's local society had three essential traditional values reflected in Bancakan Salak cultural tourism that helped them to get through this situation. These three values were collectivism, gratitude, and almsgiving. These three values also created further key concepts in responding to the pandemic, the importance of resilience, and innovation. Using qualitative method (in-depth interview) combined with the observation participatory method, and also ABCD (asset-based community development), this article highlighted the crucial role of human basic needs resilience and socio-cultural resilience. Because in the era of globalization nowadays, connectivity had proven could be substituted by collectivism, gratitude, almsgiving, and other traditional values that hold tight the element of togetherness. This article also highlighted the role played by cultural assets and personal assets to build villages' capacity. In the end, Bancakan Salak and its tourism industry in Galengdowo was hit by the pandemic and Galengdowo's local society responded with resilience and innovation.   Keywords: Bancakan Salak, cultural tourism, community, pandemic, globalization.
Interpersonal Communication Strategies in Single Mother Parenting to Strengthen Emotional Closeness with Children Fara Nur Azizah; Herlina Suksmawati
Interaction Communication Studies Journal Vol. 3 No. 1 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v3i1.6147

Abstract

Families with single mothers face more complex challenges in carrying out parenting functions, particularly in building emotional closeness with their children without the presence of a father figure. Therefore, interpersonal communication is a crucial aspect in creating a harmonious relationship between mother and child. This study aims to analyze the interpersonal communication strategies of single mothers in building emotional closeness with their children in Sidoarjo Regency. The study used a qualitative descriptive approach with in-depth interviews with four single-mother families with children aged 13–18. Data analysis utilized the Miles and Huberman model, which included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The analysis was based on Devito's interpersonal communication theory, which encompasses five indicators: openness, empathy, support, positivity, and equality. The results showed that all informants implemented the five indicators of interpersonal communication at varying levels depending on the characteristics of the mother, the child, their family background, and their work demands. Openness fosters trust, empathy strengthens understanding of the child's emotional state, support is manifested through attention and motivation, positivity is reflected in appreciation, and equality provides space for children to express their opinions and participate in decision-making. This study concludes that the quality of interpersonal communication is a major factor in building a sense of security, comfort, mutual trust, and emotional closeness between single mothers and their children.
ANALISIS RESEPSI KHALAYAK TERHADAP KONTEN INSTAGRAM @ASLISUROBOYO MENGENAI INFORMASI PENCURIAN MOTOR DI SURABAYA Kevin Thierry Maulana Ilham Ramadhan; Herlina Suksmawati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i4.2025.1685-1695

Abstract

Tingginya tingkat kriminal pencurian sepeda motor di Surabaya membuat sebagian besar khalayak menjadi khawatir khususnya para pekerja malam. Fenomena tersebut terlebih juga banyak diberitakan pada portal media seperti instagram. Tidak hanya sebagai media hiburan, instagram juga memuat banyak informasi terkait peristwa lokal seperti akun @aslisuroboyo yang memberitakan fenomena atau peristiwa-peristiwa di Surabaya.Banyaknya pemberitaan kasus kriminal pencurian motor di Surabaya tidak hanya digunakan sebagai untuk mengawasi area yang rentan terjadi pencurian namun juga sebagai tips agar khalayak menjadi lebih peduli akan kendaraan pribadinya. Di sisi lain, beragamnya infomasi juga mempengaruhi bagaimana khalayak memproses atau menerima pesan dari informasi tersebut yang akan berujung pada posisi dalam resepsi Stuart Hall.
PERAN KOMUNIKASI KELUARGA TERHADAP KONSEP DIRI REMAJA SURABAYA Fuad Al Hakim; Herlina Suksmawati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i2.2024.629-640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran komunikasi keluarga terhadap konsep diri remaja Surabaya. Masa remaja merupakan masa ketika seseorang mengalami transisi dari masa anak-anak menuju dewasa. Pada masa tersebut, seseorang mulai mencari jati dirinya. Dalam proses pencarian jati diri, masa remaja dapat menjadi masa yang rentan bagi pembentukan konsep diri seseorang. Pada masa remaja muncul berbagai masalah dan pengaruh dari lingkungan sekitar yang dapat mempengaruhi pembentukan konsep diri seorang remaja. Konsep diri dapat tumbuh ke arah yang positif atau negatif bergantung pengaruh yang didapatkan oleh seseorang. Pada masa remaja yang rentang bagi pertumbuhan seseorang, kenyataannya orang tua justru mulai lengah dalam menjaga komunikasi dengan anaknya. Seorang remaja dianggap dapat tumbuh mandiri dengan sendirinya meskipun tanpa arahan dari orang tua. Padahal dukungan serta perhatian dari orang tua sangatlah penting bagi pembentukan konsep diri seorang remaja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang ada pada sebuah permasalahan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu Teknik yang menggambarkan serta menginterpretasikan makna dari data yang telah didapat dengan memperhatikan dan merekam aspek situasi yang diteliti, sehingga didapatkan gambaran menyeluruh mengenai keadaan yang sebenarnya.