Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Kecemasan Mahasiswa di Universitas Negeri Manado : Penelitian Marssel M. Sengkey; Nova Lisye Sinaulan; Stefani Tendean; Herlina Sianly Ninda; Joel Mangantes; Yerikho Shefa Pratasik
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1641

Abstract

The development of digital technology has made social media an integral part of students' lives. While offering various benefits in terms of communication and access to information, excessive use of social media has the potential to cause negative effects on mental health, particularly anxiety. This study aims to examine the relationship between social media use and anxiety levels among students using a literature review approach. The literature analyzed was obtained from various relevant scientific journals published within the past five to ten years. The findings indicate that students in the emerging adulthood phase are vulnerable to anxiety due to digital social pressures, such as Fear of Missing Out (FOMO), the need for social validation, and the tendency to use social media as an escape from academic stress. Previous studies, both quantitative and qualitative, have confirmed a significant correlation between the intensity of social media use and anxiety symptoms. Therefore, it is important for students to manage their social media use wisely and for educational institutions to provide promotional and preventive support to maintain students' mental health in this digital age.
Kecenderungan Cinderella Complex : Studi Kasus pada Wanita Dewasa Awal yang Sedang Berpacaran di Talawaan Minahasa Utara Aprilia AR Ismail; Meisie L Mangantes; Marssel M Sengkey
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 3 (2025): September : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i3.6594

Abstract

Cinderella Complex is a psychological pattern characterized by emotional dependency of women on men, accompanied by a fear of independence, low self-esteem, a need for external direction, and a tendency to avoid challenges. This condition often develops in individuals who experience the emotional loss of a father figure (fatherless), particularly during adolescence. This study aims to describe the tendency of the Cinderella Complex in early adult women who have experienced fatherlessness and are currently in romantic relationships. The research method employed is qualitative with a case study approach. The subject in this study is a 20-year-old woman from Talawaan, North Minahasa, who meets the criteria of early adulthood, has experienced fatherlessness, and displays characteristics of the Cinderella Complex. Data collection was conducted through in-depth interviews, observation, and documentation, and was validated using source triangulation techniques. The findings indicate that the subject exhibits a strong tendency toward the Cinderella Complex and a high level of dependency in her romantic relationship. The subject demonstrated all aspects of the Cinderella Complex, including dependency on her partner, low self-esteem, external locus of control, and avoidance of decision-making and independence. The study found that the emotional affection resulting from the Cinderella Complex and fatherlessness is unhealthy, manifesting in self-sacrifice, a constant search for validation, and rejection of independence behaviors rooted in emotional wounds caused by the absence of a father figure. These findings are supported by Dowling’s theory of the Cinderella Complex, Bowlby and Ainsworth’s attachment theory, and Maslow’s hierarchy of needs. This study contributes to the field by providing implications for psychological interventions and family counseling.
Strategi Problem Focused Coping Pada Mahasiswa Akhir Dalam Penyusunan Skripsi Di Universitas Negeri Manado (Studi Kasus Prodi Psikologi ) Sengkey, Marssel Michael; Sinaulan, Nova Lisye; Pakpahan, Tamara Angelina; Indriani, Ester; Silalahi, Frilya Yohana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19764

Abstract

Penyusunan skripsi merupakan tahap akhir yang penuh tekanan bagi siswa, di mana mereka dihadapkan pada tantangan akademik, emosional, dan sosial. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi problem-focused coping yang diterapkan oleh siswa tingkat akhir dalam mengatasi stres saat menyusun skripsi. Pendekatan penelitian ini yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur terhadap tiga mahasiswa tingkat aktif dari Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menggunakan berbagai strategi coping seperti berkonsultasi dengan dosen pembimbing, meminta dukungan teman sebaya, serta memanfaatkan teknologi untuk membantu proses penulisan. Strategi ini menunjukkan bahwa siswa secara aktif mengupayakan solusi atas tantangan yang dihadapi. Dukungan emosional dari lingkungan sosial juga menjadi faktor penting dalam menjaga motivasi dan kestabilan psikologis. Kesimpulannya, penerapan problem focus coping menjadi pendekatan efektif yang dapat mendukung siswa dalam menyelesaikan skripsi secara optimal. Kata Kunci : Problem focus coping , skripsi stres, strategi mengatasi stres, siswa tingkat akhir skripsi.
Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) pengguna media sosial TikTok pada Mahasiswa Dewasa Awal di Prodi Psikologi UNIMA Sengkey, Marssel Michael; Sinaulan, Nova Lisye; Kokalinso, Tessalonica Septriani; Gwyneth, Agatania Rilly; Tiwa, Joshua Natanael
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19765

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat sangat penting dan berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan dewasa awal. Sejak 2020 aplikasi TikTok menjadi platform media sosial yang sangat populer di Indonesia. Berdasarkan data yang ditemukan, dalam urutan ketiga TikTok telah menempati urutan ketiga media sosial yang digemari dan menjadi perhatian generasi Z, yang mencapai angka 46,84% dari total 75,49 juta penduduk Indonesia. Fenomena munculnya Fear of Missing Out (FoMO) adalah masalah psikologis yang signifikan, yang mana perasaan cemas dan takut ketinggalan tren dan aktivitas sosial yang terjadi dalam diri individu. Tujuan dari penelitian ini untuk menggali pengalaman FoMO yang di alami oleh mahasiswa dewasa awal Prodi Psikologi UNIMA akibat penggunaan TikTok, serta dampaknya bagi kesehatan mental mereka. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bersifat fenomenologis, data yang dikumpulkan melalui teknik observasi yang dilalui selama 2 bulan dan wawancara selama 10 menit dari kedua responden. Selanjutnya menggunakan metode Collaizi untuk melakukan analisis data. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan mengungkapkan bahwa ketergantungan terhadap TikTok bukan semata-mata sebagai hiburan melainkan sumber informasi bagi kedua responden. Mereka selalu merasa tertekan untuk terus mengikuti tren yang ada dan informasi terkini, sehingga muncul rasa cemas serta gelisah ketika tidak bisa mengakses aplikasi. Fenomena FoMO dari kedua responden dapat mencerminkan kebutuhan sosial dan emosional agar tetap terhubung dengan lingkungan sosial. Kata kunci: Fear Of Missing Out (FoMO), Tiktok, Dewasa Awal
Menanggung Dunia Terlalu Cepat: Pengalaman Psikologis Anak Sulung sebagai Penopang Keluarga Diusia 20-an Sengkey, Marssel Michael; Sinaulan, Nova Lisye; Runtu, Savitska Svetlania; Runtu, Chevas Valentino Yohanes; Matahari, Bellen Nhiralti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19847

Abstract

This study aims to understand the psychological experiences of firstborns in their 20s who assume the role of family breadwinners. In the context of a collectivistic culture such as Indonesia, firstborns are often required to take on great responsibilities both emotionally and financially, which can give rise to their own psychological stress, especially when experienced during the transition period of early adulthood or quarter-life crisis. This study uses a qualitative approach with an interpretative phenomenological analysis (IPA) method to explore in depth the subjective meaning of the experience of a participant who meets the criteria as a firstborn aged 20–29 and plays the role of family breadwinner. The results of the study indicate that this role is generally not a conscious choice, but rather a response to a family crisis that results in the parentification process. Participants experience a double burden as breadwinners and emotional breadwinners, with psychological consequences such as anxiety, inner conflict, guilt, and delaying personal aspirations. However, aspects of psychological resilience and positive meanings were also found that were successfully constructed from this experience. These findings highlight the need for psychosocial support for firstborns who experience similar burdens, as well as the importance of recognizing the psychological impact of role dynamics in the family.
Dampak Toxic Relationship Pada Kesehatan Mental Dan Fisik Mahasiswa di Universitas Negeri Manado: Penelitian Marssel Michael Sengkey; Nova Lisye Sinaulan; Airin Jesica Sondakh; Aristanthya Inria; Schwarz Jitro Miclaren Tamboto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1228

Abstract

Toxic Relationship terdiri dari dua kata, yaitu toxic yang artinya racun, dan kata relationship yang artinya keterhubungan. penelitian ini menggali dampak Toxic Relationship pada kesehatan psikologis Mahasiswa di Universitas Negeri Manado. Toxic Relationship sendiri memberikan rasa tidak aman pada diri sendiri bahkan lingkungan sekitar dan dampak terparahnya dapat memberikan dampak pada fisk maupun mental bagi korban. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi karena hal seperti ini termasuk fenomena yang terjadi di kalangan anak muda usia 18-23 tahun, penulis melakukan wawancara kepada narasumber terkait untuk mendalami mengenai Toxic Relationship. Dalam metode penelitian kualitatif ini, Wawancara dilakukan terhadap 5 orang yang pernah mengalami Toxic Relationship untuk mendengarkan berbagai pendapat dan memahami apa saja yang mereka rasakan dan dampak apa saja yang terjadi pada mereka setelah menjalankan dan berada pada Toxic Relationship, juga bagaimana cara mereka keluar dari situasi itu. Hasil penelitian berdasarkan wawancara dengan lima narasumber, ditemukan tanggapan dari narasumber mengenai Toxic Relationship yaitu : Hubungan Yang Merugikan Diri Sendiri, Menggunakan kata-kata kasar, Membuat Cemas, Stress dan Depresi, Membuat Trauma. Oleh itu Toxic Relationship pada mahasiswa Universitas Negeri Manado berdampak signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik.
ANALISIS EFIKASI DIRI PADA KARYAWAN PEDRO MANADO TOWN SQUARE Pindan, Deasy I.; Mandang, Jofie H.; Sengkey, Marssel M.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12165

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efikasi diri karyawan Pedro Manado Town Square dalam konteks industri retail fashion premium. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif karyawan. Subjek penelitian adalah dua orang karyawan yang telah bekerja selama 10 bulan, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan wawancara dengan significant others. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri karyawan terbentuk melalui empat sumber utama menurut teori Bandura: (1) pengalaman keberhasilan, (2) pengalaman orang lain, (3) persuasi sosial, dan (4) kondisi fisik dan emosional. Pengalaman kerja sebelumnya di bidang retail fashion menjadi faktor dominan dalam pembentukan efikasi diri. Efikasi diri karyawan teridentifikasi dalam tiga dimensi (level, strength, generality) dengan profil yang berbeda antara individu. Program pelatihan seperti GUEST dan Product Display Manual (PDM) memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan efikasi diri melalui standardisasi keterampilan dan pengetahuan produk. Tantangan utama dalam membangun efikasi diri meliputi tekanan target penjualan, dinamika pelanggan kompleks, perubahan tren fashion, dan ekspektasi brand premium. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan teori efikasi diri pada konteks retail fashion premium dan implikasi praktis bagi manajemen Pedro dalam merancang strategi pengembangan karyawan yang efektif.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN KECEMASAN DALAM MENYUSUN SKRIPSI PADA MAHASISWA Matondong, Julia; Tiwa, Tellma M.; Sengkey, Marssel M.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12390

Abstract

Sebagai seorang mahasiswa akhir dalam proses menyelesaikan studi perkuliahan tentunya harus memiliki Efikasi Diri dalam penyusunan skripsi namun pada kenyataannya yang menjadi penghambat ketika dalam penyusun skripsi adalah Kecemasan. Tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk mengetahui hubungan Efikasi Diri dan Kecemasan,serta juga mengetahui gambaran tingkatan Efikasi Diri dan Kecemasan pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado. Penelitian ini sendiri menggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 90 orang yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling, dan teknik analisis data dalam penelitian menggunakan uji parametik pearson. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negative yang signifikan dengan nilai sig. 0,001 < 0,05 dan nilai Pearson Correlation -0,662.
Culture Shock and the Paradox of Adaptation: A Phenomenological Study on Resilience and Self-Identity Reconstruction among Interregional Students Taroreh, Anggraini; Tiwa, Tellma Mona; Sengkey, Marssel Michael
Jurnal Paedagogy Vol. 12 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v12i4.17713

Abstract

This study aims to explore the phenomenon of culture shock experienced by students from different regions at Universitas Negeri Manado using a phenomenological study approach. The main focus of this research is to describe the experience of culture shock and to explore strategies for developing resilience and reconstructing the self-identity of students from different regions during the adaptation process in a new environment. The research subjects consist of 3 (three) individuals with the following criteria: the subjects are students from different regions who have been studying for at least 3 (three) semesters at Universitas Negeri Manado, possess clear experiences of culture shock, both positive and negative during their studies, originate from various regions and diverse cultural backgrounds, and demonstrate a measurable level of resilience in coping with culture shock. Data collection methods include observation and in-depth interviews, which are thematically analyzed to identify patterns of experiences and adaptation strategies used. The results indicate that students from different face various challenges such as cultural differences, language, social norms, weather, and food, which trigger feelings of alienation, stress, and frustration. Nevertheless, they develop effective adaptation strategies, namely building social support, learning the local language, and appreciating and accepting the new culture. Additionally, self-reflection, increased self-confidence, self-efficacy, positive affirmation, and self-awareness also play important roles in strengthening resilience and helping them reconstruct their self-identity. This study is expected to provide theoretical and practical contributions in the development of policies and support programs capable of assisting students from different in facing culture shock, especially in the context of cultural diversity in Indonesia.
Psychological and behavioral impacts of early adult women victims of gaslighting behavior in romantic relationships Sengkey, Marssel Michael; Illahibaccus-Sona, Shaima Banu
INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Vol 5 No 1 (2024): Vol. 5 No. 1 June 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/inspira.v5i1.7277

Abstract

This study aims to identify and analyze the psychological and behavioral impact of early adult women who are victims of gaslighting in romantic relationships. Gaslighting is a behavior carried out by a gaslighter by intimidating, lying, dominating and manipulating victims where the goal is for the victims to doubt themselves, their memories, their own thoughts, and their own sanity. This study uses a qualitative research method with a case study approach. Subjects amounted to early adult woman who was a victim of gaslighting behavior in North Sulawesi, Indonesia. The data collection method used was observation and semi-structured interviews and then the data were analyzed using the data reduction process analysis method. The results showed that the psychological impacts experienced by victims of gaslighting behavior were confusion, frustration, anxiety, stress and low self-esteem. Meanwhile, the behavioral impact experienced by victims of gaslighting behavior is the emergence of argumentative behavior, desperate to convince the gaslighter, starting to doubt their own views, having difficulty making decisions, giving in and being silent to avoid conflict, and depending on the gaslighter.
Co-Authors Afillio Fordy Akhail Dinar Airin Jesica Sondakh Alfrina Mewengkang Amaria Mokoginta Angelika Rantung Angraini Tri Ivana. T Aprilia AR Ismail Aprillia Mongdong Aristanthya Inria Avrilie Kapoyos Brian Watuseke Brianto Meixon Aruro Chelsia Naftalia Poluakan Christian Imanuel Banda Christyo Erold. Jeremy Luhulima Claudia Enjelina Kalumata Dessy N. Andries Dewo Agung Nugroho Narosaputra Diny D. Dalending Dwi Sentana Br Perangin Angin Eka Prasetyo Ningsih Enjelina Wisky Ferni E. Manopo Gisela Tamboto Giva Syaloom Sembor Gloria Natalie Lantu Grasella B. Paat Gwyneth, Agatania Rilly Hansen Novalrian Julius Hartati, Meike E Herlina Sianly Ninda Hestria Br Ginting Hillary Marcella Jeilyn Makisurat Illahibaccus-Sona, Shaima Banu Imanuel Erens Sumenge Imanuel Yohanis Kountul Indriani, Ester Jeffry Sony Junus Lengkong Joel Mangantes Jofie Hilda Mandang Jonathan Christian Tindas Jorgen Oliver Kandou Kesek, Gralia Kodoati, Teressa Kokalinso, Tessalonica Septriani Laudia Ashara Manggo Lihart Lumapow Lumempouw, Natasya V. Mamengko, Monica C. Mandang, Jofie H. Mangantes , Meisie L Mangantes, Meisie L Matahari, Bellen Nhiralti Matondong, Julia Meike E. Hartati Meike E. Hartati Melkian Naharia Melkian Naharia Mersty Rindengan Monarika Sasaka Mundung, Tiara N.M. Nana Elpira Mokoginta Natalia Fabiola Kawung Ngodu, Saputra Ni Kadek Diah Shinta Kartika Normila Syahrin Nova Lisye Sinaulan Nusa Panca Menggala Ovelia Maramis Paat, Arther Pakpahan, Tamara Angelina Pangestu, I Ketut Pindan, Deasy I. Pingkan N. Paat Pratika Dwifarsi Durian Priskila Sinurat Queen Maharani Kartika Kalalo Ramita Pongrangga Rampengan, Elsya S. Rantung, Vichela G. Refanly Imanuel Tampongangoy Reity Sengkey Rizaldy J. Illy Rizki Murdjo Rotty, Viktory Nicodemus Joufree Runtu, Chevas Valentino Yohanes Runtu, Savitska Svetlania Salaki, Reynaldo Joshua Schwarz Jitro Miclaren Tamboto Shaima Banu Illahibaccus-Sona Sheryn Eglecia Karamoy Shinta Aprilia Bagarai Shinta Clara Br Tarigan Sigar, Valerie Silalahi, Frilya Yohana Sinaulan, Nova Lisye Sindy Kezia Gagola Solang, Deetje J. Stefani Tendean Stifani Walangitan Sumangkut, Trivena Sumigar, Angelina Alicia Tahir , Putri O. Taroreh, Anggraini Taufik R. Hiola Tellma Monna Tiwa Theodorus Pangalila Tiwa, Joshua Natanael Tresensia Eka Jamali Trilan Hugo Iswandi Sinurat Tuerah, Tirsa T. C. Umboh, Jelri A. Valerisha Umbokahu Varel Eldad Onemarch Mamuaja Veren D. P. Mondigir Virgin Christmas Wariki Virgin Riung Virthita Gisela Natalie Tanor Vrisilia Pandaleke Wanga, Prisilia M. Wenly Napoleon Ontolay Winstein R. Tampinongkol Wulansari lisu Sarungu’ Wulus, Jeremy Yayi Suryo Prabandari Yerikho Shefa Pratasik Yesa Mokoginta Yesi Padoma Yoas Sotomo Telaumbanua Zefanya Marchfirstio. Immanuel Bala