Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PERILAKU IMITASI DIRI (SELF IMITATION) PADA REMAJA DI KOTA TOMOHON Rampengan, Elsya S.; Lumapow, Harol R.; Sengkey, Marssel M.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11575

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap perilaku imitasi diri pada remaja di Kota Tomohon. Perilaku imitasi diri dipahami sebagai kecenderungan individu untuk meniru perilaku, gaya, atau konten yang mereka lihat di media sosial, yang dapat memengaruhi pembentukan identitas, sikap, dan pola perilaku remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden berusia 13 hingga 18 tahun, yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Teknik analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 26, melalui uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear sederhana, uji koefisien determinasi, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial TikTok berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku imitasi diri pada remaja di Kota Tomohon.
ANALISIS POLA ASUH ORANG TUA ANGKAT Lumempouw, Natasya V.; Sengkey, Marssel M.; Mandang, Jofie H.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola asuh orang tua angkat yang berhasil mengubah perilaku anak ke arah yang lebih positif di Kota Bitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek seorang ibu berusia 53 tahun yang mengasuh anak saudaranya yang berusia 7 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi dan pengkodean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan oleh subjek adalah kombinasi antara pola asuh otoriter dan demokratif, yang meliputi kontrol, komunikasi, perhatian, dan pemenuhan kebutuhan fisiologis anak. Penerapan pola asuh ini berhasil membawa perubahan signifikan dalam perilaku anak angkat, yang sebelumnya menunjukkan perilaku menyimpang seperti berkelahi, mencuri, dan perilaku agresif lainnya. Kesimpulannya, kombinasi pola asuh otoriter dan demokratif yang diterapkan oleh orang tua angkat berperan penting dalam mengubah perilaku anak ke arah yang lebih positif dan mendukung perkembangan emosional serta sosial anak.
HUBUNGAN SELF DISCLOSURE DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MASA DEPAN PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 2 BITUNG Umboh, Jelri A.; Solang, Deetje J.; Sengkey, Marssel M.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i1.11718

Abstract

Kecemasan Menghadapi Masa Depan, adalah sebuah keadaan ketakutan, ketidakpastian, kekhawatiran dan kegelisahan akan perbuatan yang tidak diinginkan dimasa depan pada diri seseorang. Self Disclosure didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengungkapkan informasi tentang diri sendiri kepada orang lain. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Bitung berjenis kelamin Laki laki dan Perempuan yang berjumlah 235 orang. Adapun teknik penentuan sampel yang digunakan adalah dengan menggunakan rumus Slovin. Berdasarkan analisis, dengan jumlah sampel (N) sebanyak 235, nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,006 (< 0,05) menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara self-disclosure dan kecemasan menghadapi masa depan pada siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Bitung. Namun, nilai rhitung (0,127) lebih kecil dari rtabel (-0,180), yang berarti hubungan tersebut lemah.
PENERIMAAN DIRI PADA KORBAN PELECEHAN SEKSUAL YANG DILAKUKAN OLEH KELUARGA (INCEST) Rantung, Vichela G.; Mandang, Jofie H.; Sengkey, Marssel M.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i2.12043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai penerimaan diri dari korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh keluarga. Subjek dari penelitian ini adalah seorang Perempuan berinisial UR (18) yang merupakan korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh kakeknya yang juga merupakan ayahnya yang melecehkan subjek sehingga melahirkan seorang anak. Penelitian ini dilakukan di sekretariat Yayasan Meiva Ervina Warokka, Kelurahan Watulambot, Kabupaten Minahasa, tempat subjek direhabilitasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan aspek-aspek penerimaan diri yang dikemukakan oleh Hurlock (2015) dengan hasil yaitu 1. Merasa puas terhadap diri sendiri, ataupun bangga terhadap diri sendiri, subjek bangga bisa melewati masa-masa sulitnya selama lebih dari tujuh bulan setelah proses rehabilitasi yang dilakukan oleh subjek. 2. Tidak prihatin akan adanya reaksi sosial, subjek sudah bisa berinteraksi dengan orang lain, serta subjektif dalam menerima dan merespons kritik dari orang lain terhadap dirinya maupun keluarganya. 3. Memiliki kemandirian, subjek mampu untuk melakukan dan menjalankan aktivitas yang bisa dilakukannya sendiri tidak bergantung pada orang lain. 4. Menghargai diri subjek memperhatikan dirinya sendiri seperti mempunyai aktivitas yang disukainya, merancangkan masa depannya, dan mampu mengerjakan sesuatu.
Pengalaman mahasiswa pertengahan yang mengalami social anxiety dan perasaan inferior di lingkungan kampus: Penelitian Nova Lisye Sinaulan; Marssel Michael Sengkey; Hansen Novalrian Julius; Priskila Sinurat; Christian Imanuel Banda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana social anxiety memengaruhi perasaan inferiority pada mahasiswa pertengahan di Universitas Sam Ratulangi. Mahasiswa pada tahap ini menghadapi berbagai tekanan akademik dan sosial, yang berpotensi memicu kecemasan sosial dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan performa akademik mereka. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif, yang menekankan pada pengalaman hidup individu melalui cerita personal. Partisipan dalam penelitian ini adalah dua mahasiswa semester empat, Valerina dan Gabby, yang berasal dari Universitas Sam Ratulangi Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan sosial muncul dalam bentuk ketakutan terhadap penilaian negatif dan kecenderungan untuk menghindari situasi sosial. Hal ini berdampak pada timbulnya perasaan inferior, yang ditandai dengan rendahnya kepercayaan diri, perasaan tidak layak, dan ketidak mampuan bersosialisasi secara optimal.
Dampak Ketidakhadiran Ayah Terhadap Perkembangan Emosi Remaja: Tinjauan Literatur: Penelitian Marssel Michael Sengkey; Nova Lisye Sinaulan; Laudia Ashara Manggo; Nana Elpira Mokoginta; Chelsia Naftalia Poluakan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1166

Abstract

Ketidakhadiran ayah merupakan fenomena yang semakin sering ditemukan dalam struktur keluarga modern, baik karena perceraian, kematian, migrasi kerja, maupun disengagement emosional. Penelitian menunjukkan bahwa peran ayah sangat penting dalam membentuk keseimbangan emosi remaja. Artikel ini bertujuan mengkaji dampak psikososial dari ketidakhadiran ayah terhadap perkembangan emosi remaja berdasarkan lima jurnal ilmiah. Hasil studi menunjukkan bahwa ketidakhadiran ayah berkorelasi dengan peningkatan risiko depresi, gangguan kecemasan, perilaku agresif, dan masalah dalam regulasi emosi.
Sensasi yang Mengikat: Eksplorasi Pengalaman Psikososial Pengguna Zat Inhalan dan Obat Bebas: Penelitian Nova Lisye Sinaulan; Marssel M. Sengkey; Shinta Aprilia Bagarai; Sindy Kezia Gagola
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna subjektif dari penggunaan zat psikoaktif non-konvensional Seledryl dan lem Eha-Bond oleh seorang pria dewasa muda di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan strategi grounded theory konstruktivis, penelitian ini menggali pengalaman mendalam partisipan melalui wawancara semi-terstruktur. Data dianalisis melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil analisis mengungkap tiga kategori utama: (1) sensasi sebagai pelarian emosional, (2) zat sebagai simbol kontrol dan ruang pribadi, dan (3) ambiguitas niat untuk lepas. Ketiga tema tersebut terintegrasi dalam kategori inti: ketergantungan sebagai narasi pengikat kehidupan emosional. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan zat tidak sekadar perilaku adiktif, melainkan bagian dari proses pencarian kontrol, makna, dan keseimbangan dalam menghadapi tekanan psikososial. Implikasi penelitian ini mengarah pada pentingnya pendekatan intervensi yang kontekstual, empatik, dan berbasis pemahaman makna personal pengguna.
Pengalaman Remaja Pengguna Aktif Twitter dalam Membangun Komunitas Virtual sebagai Ruang Aman (Safe Space) : Penelitian Nova Lisye Sinaulan; Marssel Michael Sengkey; Avrilie Kapoyos; Jorgen Oliver Kandou; Jonathan Christian Tindas
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1215

Abstract

This study aims to explore the experiences of adolescents who are active Twitter users in building virtual communities as safe spaces. Using a literature review method, this study examines various scholarly sources that discuss adolescent engagement on social media, identity formation, and the dynamics of online communities. The findings indicate that Twitter is used by adolescents not only for social interaction but also as a means of identity exploration and emotional support. The virtual communities formed provide a sense of safety, solidarity, and a space for expression that is often unavailable in offline social environments. However, challenges such as digital toxicity, cyberbullying, and exclusion are also part of the dynamics within these communities. Therefore, a deeper understanding of the role of social media in adolescent life is necessary, along with efforts to strengthen ethical and empathetic digital literacy.
Stigma Sosial dan Kesejahteraan Psikologis: Studi Fenomenologi Mengenai Pengalaman Hidup Anak Pendeta: Penelitian Nova Lisye Sinaulan; Marssel Michael Sengkey; Imanuel Erens Sumenge; Afillio Fordy Akhail Dinar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1234

Abstract

This research aims to deeply explore the life experiences of pastor's children in Tataaran I Village related to the social stigma they face and how they interpret its impact on their psychological well-being. Using a qualitative approach with a phenomenological design, this study delves into the subjective perspectives of six participants through in-depth interviews. The thematic analysis results reveal three main themes: (1) Living in a 'Glass House': Constant Surveillance and Expectations; (2) Navigating Dual Identities: Between 'Ordinary Child' and 'Pastor's Child'; and (3) Stigma as a Burden and Catalyst for Growth. The findings indicate that social stigma creates a significant psychological burden, particularly in aspects of self-acceptance and autonomy. However, these challenges can also become drivers of resilience and personal growth when successfully negotiated.
Unrequited Love: Regulasi Emosi pada Anak Muda (Studi Kualitatif Fenomenologi) : Penelitian Nova Lisye Sinaulan; Marssel Michael Sengkey; Valerisha Umbokahu; Gisela Tamboto; Rizki Murdjo
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami regulasi emosi anak muda melalui pendekatan kualitatif fenomenologi serta mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana emosi anak-anak mengendalikan cinta tak berbalas. Di Desa Tuutu, Kecamatan Tondano Barat, tiga subjek berusia 20 tahun diobservasi dan diwawancarai secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaknyamanan untuk berbicara tentang cinta dapat menyebabkan isolasi, sementara dukungan sosial dari teman-teman berperan penting dalam mengurangi rasa sakit emosional. Studi ini menekankan betapa pentingnya dukungan sosial dan proses refleksi untuk membantu anak muda mengatasi masalah emosional yang muncul dari cinta tak berbalas
Co-Authors Afillio Fordy Akhail Dinar Airin Jesica Sondakh Alfrina Mewengkang Amaria Mokoginta Angelika Rantung Angraini Tri Ivana. T Aprilia AR Ismail Aprillia Mongdong Aristanthya Inria Avrilie Kapoyos Brian Watuseke Brianto Meixon Aruro Chelsia Naftalia Poluakan Christian Imanuel Banda Christyo Erold. Jeremy Luhulima Claudia Enjelina Kalumata Dessy N. Andries Dewo Agung Nugroho Narosaputra Diny D. Dalending Dwi Sentana Br Perangin Angin Eka Prasetyo Ningsih Enjelina Wisky Ferni E. Manopo Gisela Tamboto Giva Syaloom Sembor Gloria Natalie Lantu Grasella B. Paat Gwyneth, Agatania Rilly Hansen Novalrian Julius Hartati, Meike E Herlina Sianly Ninda Hestria Br Ginting Hillary Marcella Jeilyn Makisurat Illahibaccus-Sona, Shaima Banu Imanuel Erens Sumenge Imanuel Yohanis Kountul Indriani, Ester Jeffry Sony Junus Lengkong Joel Mangantes Jofie Hilda Mandang Jonathan Christian Tindas Jorgen Oliver Kandou Kesek, Gralia Kodoati, Teressa Kokalinso, Tessalonica Septriani Laudia Ashara Manggo Lihart Lumapow Lumempouw, Natasya V. Mamengko, Monica C. Mandang, Jofie H. Mangantes , Meisie L Mangantes, Meisie L Matahari, Bellen Nhiralti Matondong, Julia Meike E. Hartati Meike E. Hartati Melkian Naharia Melkian Naharia Mersty Rindengan Monarika Sasaka Mundung, Tiara N.M. Nana Elpira Mokoginta Natalia Fabiola Kawung Ngodu, Saputra Ni Kadek Diah Shinta Kartika Normila Syahrin Nova Lisye Sinaulan Nusa Panca Menggala Ovelia Maramis Paat, Arther Pakpahan, Tamara Angelina Pangestu, I Ketut Pindan, Deasy I. Pingkan N. Paat Pratika Dwifarsi Durian Priskila Sinurat Queen Maharani Kartika Kalalo Ramita Pongrangga Rampengan, Elsya S. Rantung, Vichela G. Refanly Imanuel Tampongangoy Reity Sengkey Rizaldy J. Illy Rizki Murdjo Rotty, Viktory Nicodemus Joufree Runtu, Chevas Valentino Yohanes Runtu, Savitska Svetlania Salaki, Reynaldo Joshua Schwarz Jitro Miclaren Tamboto Shaima Banu Illahibaccus-Sona Sheryn Eglecia Karamoy Shinta Aprilia Bagarai Shinta Clara Br Tarigan Sigar, Valerie Silalahi, Frilya Yohana Sinaulan, Nova Lisye Sindy Kezia Gagola Solang, Deetje J. Stefani Tendean Stifani Walangitan Sumangkut, Trivena Sumigar, Angelina Alicia Tahir , Putri O. Taroreh, Anggraini Taufik R. Hiola Tellma Monna Tiwa Theodorus Pangalila Tiwa, Joshua Natanael Tresensia Eka Jamali Trilan Hugo Iswandi Sinurat Tuerah, Tirsa T. C. Umboh, Jelri A. Valerisha Umbokahu Varel Eldad Onemarch Mamuaja Veren D. P. Mondigir Virgin Christmas Wariki Virgin Riung Virthita Gisela Natalie Tanor Vrisilia Pandaleke Wanga, Prisilia M. Wenly Napoleon Ontolay Winstein R. Tampinongkol Wulansari lisu Sarungu’ Wulus, Jeremy Yayi Suryo Prabandari Yerikho Shefa Pratasik Yesa Mokoginta Yesi Padoma Yoas Sotomo Telaumbanua Zefanya Marchfirstio. Immanuel Bala