Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Literasi Informasi Kesehatan Mental Pada Siswa/I Smp It Aulia Muara Bulian Rahim, Beny; Pramudiani, Dessy; Ekawati, Yun Nina; Iranda, Agung; Andriani, Annisa
Jurnal of Community Health Development Vol 6 No 1 (2025): Vol 6 No 1 (2025): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Januari
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2025.6.1.13610

Abstract

The period of Junior High School (SMP) is a time of transitional growth. At this age, students experience rapid development in psychological, physical, and cognitive aspects. One of the characteristic at this stage is a heightened curiosity about many things, a love for adventure and challenges, and a vulnerability to risky behaviors due to still immature thinking. At this age, they strive to find answers to their questions by seeking information from various sources. Currently, information can be easily accessed through a wide range of available resources. However, the prevalence of information from unreliable sources can create problems if readers, especially adolescents, are unable to discern the truth of the information they receive. Therefore, strong literacy skills are needed to evaluate and verify the information they read. However, many students still lack these literacy skills, highlighting the urgency of educating them about mental health information literacy. To address this issue, students need to be provided with understanding through psychoeducational programs about the importance of mental health information literacy from trustworthy sources. The evaluation of the program will be conducted by administering pretests and posttests to measure participant’s understanding. From the evaluation, most of the participants had higher posttest’s scores, indicating an increase in their knowledge about mental health literacy skill. They also participating actively in the psychoeducation session, indicating an interest in program’s topic. So it can be concluded that psychoeducation program about mental health literacy is effective for increasing student’s mental health literacy in cognitive and affective aspect.
Sharing S3 Journey: Meningkatkan Motivasi dan Kesiapan Studi Doktor melalui Kegiatan Sharing Session Nofrianda, Rion; Raudhoh, Siti; Ulivia, Ayu; Kurniawan, Imam; Pramudiani, Dessy; Andriani, Annisa; Agraiza, Dinda; Laensadi, Azkya Milfa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan dalam bentuk sesi berbagi pengalaman studi doktoral secara daring melalui Zoom, ditujukan untuk dosen di lingkungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman dan motivasi para dosen terhadap peluang studi lanjut S3, strategi memperoleh beasiswa, serta cara menghadapi tantangan selama studi. Narasumber merupakan penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) tahun 2023 yang saat ini tengah menempuh pendidikan doktoral di Universitas Padjadjaran. Sebanyak 22 peserta mengikuti kegiatan ini, dan 18 orang (81,8%) memberikan umpan balik melalui formulir evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan respons yang sangat positif: dua aspek memperoleh skor sempurna (5.00), yakni kesesuaian materi dan relevansi dengan kebutuhan peserta; sementara aspek lainnya juga mendapat skor tinggi (4.61–4.94). Kegiatan ini dinilai bermanfaat, informatif, dan inspiratif oleh peserta. Umpan balik juga menunjukkan perlunya durasi diskusi yang lebih panjang serta adanya harapan kegiatan ini dapat diformalkan melalui pengakuan institusi profesi. Kelebihan kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif, materi kontekstual, serta pengalaman narasumber yang autentik. Kekurangannya terletak pada keterbatasan waktu dan keterbatasan interaksi emosional akibat format daring. Hasil kegiatan memberikan dasar bagi pengembangan forum mentoring antar-dosen serta mendorong institusi untuk merancang kebijakan yang mendukung studi lanjut staf akademik.
Edukasi Pemberdayaan Keluarga dalam Optimalisasi Fungsi Keluarga di Desa Muara Jambi Guspianto, Guspianto; Mutmainnah, Muthia; Tri Utami, Diah; Pramudiani, Dessy; Nasution, Riska Amalya; Ibnu, Ismi Nurwaqiah
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.686 KB) | DOI: 10.22437/jssm.v3i2.17769

Abstract

Peran keluarga menjadi sangat penting sebagai basis teladan dan sentral perubahan untuk mewujudkan generasi emas yang berakhlak, sehat, cerdas, terampil, dan mandiri dengan menciptakan kondisi lingkungan rumah yang asri, nyaman, ramah dan sehat untuk perkembangan anak. Kondisi ini dapat ditumbuh kembangkan melalui pendidikan keluarga berbasis paket pemberdayaan dengan sasaran perangkat desa, petugas kesehatan dan keluarga (PEKESGA) guna optimalisasi fungsi keluarga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan melakukan survei kesiapan lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkoordinasi dengan mitra, melakukan edukasi kepada keluarga tentang fungsi-fungsi keluarga khususnya tentang perbaikan gizi keluarga dan program kelompok kerja PEKESGA, dan membentuk kelompok kerja PEKESGA berdasarkan kesepakatan bersama dan dilegalkan melalui SK Kepala Desa. Hasil analisis pre-test dan post-test diketahui terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap fungsi keluarga khususnya dalam perbaikan gizi keluarga.
Gambaran Subjective Well-Being pada Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di UPT PPA Kabupaten Tanjung Barat Tri Nurrohmah Berliani; Dessy Pramudiani; Nurul Hafizah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12822

Abstract

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak serius terhadap kesejahteraan psikologis korban, khususnya pada dimensi subjective well-being. Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, remaja berusia 15–17 tahun termasuk kelompok yang paling rentan menjadi korban TPPO. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan subjective well-being pada remaja korban TPPO di UPT PPA Kabupaten Tanjung Jabung Barat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga partisipan berusia 16–17 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Penelitian menunjukkan tujuh tema utama yang menggambarkan subjective well-being korban TPPO di UPT PPA Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yaitu emosi negatif, emosi positif, proses hukum dan keadilan, menarik diri, evaluasi kepuasan hidup, pengalaman traumatis, dan kronologi kejadian TPPO. Faktor- faktor yang memengaruhinya meliputi pandangan terhadap masa depan, kondisi ekonomi, dan relasi sosial. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari seluruh partisipan bahwa terdapat tujuh temayang menggambarkan subjective well-being pada korban TPPO di UPT PPA Tanjung Jabung Barat dan terdapat tiga faktor yang mempengaruhi subjective well-being tersebut.
THE RELATIONSHIP BETWEEN STUDENTS’ CYBERSECURITY COMPETENCE AND THE RISK OF PERSONAL DATA EXPLOITATION IN ONLINE LEARNING ENVIRONMENTS Mesrawati Rifai; Regiena Sari; Dessy Pramudiani; Esther Hesline Palandi; Iwan Sonjaya
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 1 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i1.7093

Abstract

This study examines the relationship between students’ cybersecurity competence and the risk of personal data exploitation in online learning environments. As digital platforms become more integral to education, the research aims to explore how students’ knowledge of cybersecurity influences their ability to protect personal information from online threats. Using a literature-based methodology, data was collected from academic journals, books, and studies related to cybersecurity and online learning. The findings show that students with higher cybersecurity competence are better at safeguarding their data, while those with lower knowledge are more vulnerable to exploitation. The study concludes that continuous cybersecurity education and institutional support are essential for enhancing students' data protection practices in online learning.
Gambaran Relasi Sosial antara Penerima Manfaat Wanita Tuna Susila dengan Pekerja Sosial Ananda Ayu Rama Astika; Agung Iranda; Dessy Pramudiani
Wacana Psikokultural Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jwp.v3i1.18107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan relasi sosial serta faktor- faktor yang memengaruhi interaksi antara penerima manfaat Wanita Tuna Susila (WTS) dengan pekerja sosial Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri dari penerima manfaat WTS dan pekerja sosial. Data dikumpulkan melalui observasi serta wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi sosial terbentuk melalui delapan tema utama, yaitu bimbingan, fasilitasi, kedekatan, kepercayaan, penolakan, penguatan, komunikasi, dan kerja sama. Faktor-faktor yang memengaruhi relasi tersebut mencakup profesionalisme pekerja sosial dalam memberikan layanan serta kondisi internal penerima manfaat, seperti kesiapan dan keterbukaan dalam proses rehabilitasi. Dengan demikian, relasi sosial antara penerima manfaat dan pekerja sosial dimaknai sebagai proses dinamis yang dipengaruhi oleh interaksi dua arah serta faktor kontekstual, yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan rehabilitasi.
Refleksi Kritis dan Analisis Etika Penelitian Pendidikan Dessy Pramudiani; Alfiana Hanifah; Rani Astria; Endarman Saputra
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3210

Abstract

Etika penelitian  dalam pendidikan menjadi fokus utama kajian ini dengan tujuan menganalisis prinsip, implementasi, serta berbagai bentuk pelanggaran etika yang muncul dalam praktik penelitian di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah literatur ilmiah mengenai etika penelitian pendidikan, serta menganalisis kasus nyata pelanggaran etika sebagai bahan refleksi kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelanggaran etika seperti plagiarisme, manipulasi data, pelanggaran kerahasiaan, dan pengabaian persetujuan partisipan masih terjadi secara signifikan dalam berbagai konteks penelitian. Temuan ini juga menegaskan bahwa prinsip-prinsip dasar etika penelitian, yaitu beneficence, respect for persons, justice, integrity, dan responsibility, belum diterapkan secara konsisten oleh sebagian peneliti, terutama dalam penelitian yang melibatkan anak usia dini, peserta didik berkebutuhan khusus, dan kelompok rentan lainnya. Analisis lebih lanjut mengungkap bahwa masalah etika tidak hanya disebabkan oleh kurangnya pemahaman peneliti mengenai standar etis, tetapi juga oleh lemahnya pengawasan institusi serta tekanan akademik yang memicu praktik yang tidak etis. Berdasarkan refleksi kritis tersebut, penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan integritas moral peneliti dan penguatan peran institusi dalam memastikan kepatuhan terhadap standar etika. Rekomendasi praktis diberikan agar peneliti pendidikan mampu menyeimbangkan tuntutan akademik dengan penerapan prinsip etis sehingga kualitas, keterandalan, dan integritas penelitian pendidikan dapat terjaga.
Digital Exposure and Adolescent Mental Health: Implications for Educational Settings Waldimer Pasaribu; Dessy Pramudiani; Ferdinan Leonadus Lopo
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9eq4k222

Abstract

This study investigates the impact of digital media exposure on adolescent mental health, particularly within educational settings. With increasing screen time among adolescents, concerns about mental health issues like anxiety, depression, and social isolation have risen. The research aims to explore the relationship between digital exposure and mental well-being, focusing on how it affects academic performance and social development. A library-based methodology was employed, using secondary data from books, journals, and previous studies. The findings reveal a strong correlation between excessive digital media use and mental health challenges, particularly anxiety and depression, while also highlighting the role of schools in mitigating these effects. The study concludes that educational institutions should implement digital literacy programs and set guidelines to manage digital distractions, fostering a balanced use of technology for better mental health and academic outcomes. Further research is needed to explore long-term effects and diverse socio-economic contexts.
Orientasi Masa Depan Siswa Sekolah Menengah Pertama Terpencil Agung Iranda; Dessy Pramudiani; Rion Nofrianda; Agung Iranda; Dessy Pramudiani; Rion Nofrianda; Nurul Hafizah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i3.2025.1

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui orientasi masa depan siswa sekolah terpencil di SMPN 53 Merangin Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini yaitu siswa SMPN 53 Merangin, kepala sekolah dan guru sebagai significant other. Analisis data menggunakan interpretative phenomenological analysis. Hasil penelitian menunjukkan orientasi masa depan siswa sekolah terpencil yaitu tujuan dan cita-cita siswa, baik dalam bentuk lanjut studi maupun bekerja. Motivasi berupa alasan, minat, dan ketertarikan mereka terhadap cita-cita dan tujuan, serta yang terakhir modeling yang mana mereka menggambarkan cita-cita dan tujuan terhadap figur yang sering mereka lihat di sekolah maupun di lingkungan masyarakat terpencil.
Orientasi Masa Depan Siswa Sekolah Menengah Pertama Terpencil Agung Iranda; Dessy Pramudiani; Rion Nofrianda; Agung Iranda; Dessy Pramudiani; Rion Nofrianda; Nurul Hafizah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i3.2025.1

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui orientasi masa depan siswa sekolah terpencil di SMPN 53 Merangin Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini yaitu siswa SMPN 53 Merangin, kepala sekolah dan guru sebagai significant other. Analisis data menggunakan interpretative phenomenological analysis. Hasil penelitian menunjukkan orientasi masa depan siswa sekolah terpencil yaitu tujuan dan cita-cita siswa, baik dalam bentuk lanjut studi maupun bekerja. Motivasi berupa alasan, minat, dan ketertarikan mereka terhadap cita-cita dan tujuan, serta yang terakhir modeling yang mana mereka menggambarkan cita-cita dan tujuan terhadap figur yang sering mereka lihat di sekolah maupun di lingkungan masyarakat terpencil.