p-Index From 2021 - 2026
17.984
P-Index
This Author published in this journals
All Journal COPING (Community of Publishing in Nursing) Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Keperawatan Suaka Insan Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Jurnal Keperawatan Malang (JKM) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Kesehatan JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Jurnal Peduli Masyarakat EDUNursing Jurnal Ilmiah Wijaya Jurnal Inovasi Penelitian Pena Medika : Jurnal Kesehatan Jurnal Sains Kebidanan Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Nursing Practice and Education Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Mejuajua Journal of Language and Health Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation Research and Knowledge International Journal of Health Science and Technology Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK) Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Metta: Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jurnal Berita Ilmu Keperawatan TRIAGE Journal Of Health Innovation And Community Services Vitamedica: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Journal Innovation In Education VISA: Journal of Vision and Ideas Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Medika: Medika Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC) Jurnal Bidan Mandira Cendikia Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Science: Indonesian Journal of Science Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Borneo Nursing Journal Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Shivering Pada Pasien Spinal Anestesi di RS Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto Mawarti, Mustika Ari; Susanto, Amin; Haniyah, Siti
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.26447

Abstract

Shivering adalah keadaan dimana ditandai dengan adanya peningkatan aktivitas muskular yang seringkali terjadi sesudah tindakan anastesi, khususnya anastesi spinal pada pasien yang menjalani operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian shivering pada pasien spinal anestesi di RS Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif korelasi dengan rancangan crosssectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 43 orang. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 43 responden sebagian besar memiliki IMT dalam kategori normal sebanyak 27 responden (62,8%) dan sebagian besar tidak mengalami shivering sebanyak 24 responden (55,8%). Ada hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian shivering pada pasien spinal anestesi dengan p-value 0,001 (P<0,05). Diharapkan kepada RS Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto khususnya bagi penata anestesi agar lebih memperhatikan pasien sesuai karakteristiknya dengan resiko shivering yang lebih tinggi seperti indeks massa tubuh (IMT) dengan kategori kurus yang sangat rentan mengalami kejadian menggigil intra operatif.
EFEKTIVITAS ENDORPHINE MESSAGE UNTUK MENURUNKAN NYERI PADA IBU POST PARTUM SC DI RUMAH SAKIT UMUM SIAGA MEDIKA PURBALINGGA Nur Oktariani; Siti Haniyah; Feti Kumala Dewi
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan caesar berisiko karena melibatkan pembuatan sayatan melalui dinding perut dan dinding rahim. Pasien setelah operasi caesar mengalami rasa sakit. Terapi nonfarmakologi dapatidilakukan dengan berbagaiicara, antara lain teknik distraksi, relaksasi,istimulasi kulit, dan pijat. Peneliti melakukan pada hari pertama setelah tindakan SC. Pijat punggung merangsang titik-titik tertentu di sepanjang meridian tulang belakang. Titik ini dibawa oleh serabut saraf besar ke formasio retikuler tubuh, talamus, dan sistem limbik, di mana tubuh melepaskan endorphin. Tujuan untuk mengetahui efektivitas endorphin massage untuk meredakan nyeri pada operasi caesar postpartum di RSU Siaga Medika Purbalinga. Metode penelitian quasy eksperimen dengan desain kelompok kontrol pre-post test non-acak digunakan untuk penelitian ini. Prosedur sampel termasuk pemilihan 56 pasien secara acak. Skala penilaian skala pengukuran nyeri numerik berfungsi sebagai alat pengukur. Analisis data uji menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata sebesar 28 tahun, pengalaman nyeri pasien sebagian besar pernah mengalami nyeri (62,5%) dan penggunaan obat yang paling dominan yaitu tidak mengkonsumsi obat (60,7%). Skala nyeri pada kelompok kontrol didapatkan nilai rata-rata skala nyeri sebelum 5,29 ± 0,810 dan rata-rata nyeri sesudah sebesar 5,11 ± 0,786. Sedangkan pada kelompok eksperimen rata-rata nilai nyeri sebelum perlakuan 5,32 ± 0,612 dan rata-rata sesudah perlakuan 4,96 ± 0,576. Terdapat perbedaan pemberian endorphin massage untuk pereda nyeri sebelum dan sesudah melahirkan pasien operasi caesar di RSU Siaga Medika Purbalingga berbeda pada kelompok kontrol  dengan p value 0,025 (p< 0,05) dan eksperimen dengan p value 0,002 (p< 0,05)
Peran Hakim Terkait Hak Ex-Officio Dalam Kasus Perceraian Karena Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Di Pengadilan Negeri Dan Pengadilan Agama Purwokerto Meliana - Damayanti; Siti - Haniyah
Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum Vol. 5 No. 2 (2020): Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/alahkam.v5i2.2771

Abstract

This article aims to determine the ex-officio rights of judges in the case of divorce especially because of domestic violence in Purwokerto religious and District Court regarding the woman rights after divorce. By using mixed-methods within analysis descriptive legal qualitative: a case study and empiric legal method, The findings showed that the judge's decision regarding the rights of women were concluded as follows; 1) the contested or talaq/ divorce cases by verdict judgment could assign or guarantee legally the women rights after divorcing such as Mut'ah, child custody, property rights if not being the charge materials in which judges presumption should not decide the case on the outside of the charge materials (ultra-petition) as long as the judges had legal standing to do so. 2) The judges of Religious and District Court in Purwokerto had the ex officio rights in determining the wife’s rights whether requested or not. The judges were just in case of the cause of divorce where the husband and wife were not willing to be divorced. So, the judges utilized their ex officio rights to punish the husbands for providing Mut'ah according to their ability and feasibility. In brief, the result of this article is the ex officio of the judge is allow to be used to attempt balancing of the parties’ right in divorce cases.
Pemberian Minyak Zaitun Pada Anak dengan Ruam Popok Akibat Diare Sari, Ameliya; Murniati, Murniati; Haniyah, Siti
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober 2024 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v2i3.362

Abstract

Diare merupakan kondisi seseorang mengalami BAB ?3 kali dengan konsistensi encer. Peningkatan frekuensi BAB mengakibatkan gesekan pada pantat terlebih anak menggunakan diapers, hal ini dapat menimbulkan ruam popok yang menyebabkan gatal, kemerahan, gelisah tidak nyaman pada bokong, kemaluan yang tertutup diapers akibat urin, feses tertimbun lama. Tujuan studi kasus untuk mengetahui gambaran pemberian asuhan keperawatan anak dengan integritas kulit akibat ruam popok di Ruang Cempaka RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalinga, fokus intervensi pemberian minyak zaitun. Penelitian menggunakan metode deskriptif yaitu studi kasus pemberian asuhan keperawatan. Setelah diberikan minyak zaitun satu sendok makan selama tiga hari didapatkan perubahan warna kemerahan sebelum dan sesudah pemberian minyak zaitun, hari 1-3 derajat ruam masih di derajat sedang berat, namun penurunan presentase ruam dari 10% menjadi 7%. Dapat disimpulkan hasil asuhan keperawatan anak dengan diare yang mengalami ruam popok ditemukan diagnosis gangguan integritas kulit/jaringan teratasi sebagian.
Pemberian Kompres Tepid Water Sponge Untuk Menurunkan Suhu Pada An. R dengan Tifoid Fauziyyah, Devita Listyani; Murniati, Murniati; Haniyah, Siti
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober 2024 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v2i3.363

Abstract

Demam tifoid adalah suatu kondisi dimana infeksi akut usus halus yang terjadi pada saluran perencanaan dan disebabkan oleh Salmonella typhi dengan tanda dan gejala seperti demam naik turun hingga 3 hari, kulit kemerahan dan mual muntah. Apabila demam tifoid tidak segera ditangani dan diobati maka dapat menyebabkan terjadinya beberapa masalah keperawatan, salah satunya adalah hipertermia. Hipertermia adalah suhu tubuh diatas nilai normal (36,5-37,5°C). Jika hipertermia tidak segera diatasi maka akan menimbulkan komplikasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan asuhan keperawatan hipertermia berfokus pada implementasi pemberian kompres Tepid water sponge. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, pendekatan yang digunakan yaitu asuhan keperawatan meliputi pengkajian hingga evaluasi keperawatan. Subyek studi kasus ini yaitu An. R dengan masalah hipertermia pada demam tifoid. Data fokus yang didapat yaitu peningkatan suhu tubuh sebesar 38,4°C, kulit nampak kemerahan di bagian tangan, menggigil dan akral tubuh pasien teraba hangat. Hasil laboratorium ditemukan hasil laboratorium S. Typhi meningkat dengan hasil Typhi B-O yaitu 1/80, Typhi C-O yaitu 1/80, Widal S Typhi O yaitu 1/160, Typhi A-H yaitu 1/320, dan Typhi C-H 1/80. Dari data tersebut, masalah yang muncul adalah hipertermia berhubungan dengan proses penyakit. Intervensi utama yang ditetapkan adalah pemberian kompres Tepid water sponge. Pemberian kompres Tepid water sponge dilakukan selama 15-20 menit selama 2 kali dalam satu hari. Hasil studi kasus selama 3x24 jam didapatkan bahwa rata-rata suhu tubuh pada An. R menurun setelah diberikan kompres Tepid water sponge selama 3 hari sebesar 1,16°C, kulit kemerahan menurun, menggigil menurun dan akral tubuh pasien membaik. Kompres Tepid water sponge dapat menurunkan suhu pada anak hipertermia dengan demam tifoid.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI BENSON DALAM MENGATASI NYERI AKUT PADA NY. S DENGAN POST PARTUM SC Lisa Nur Kamallia; Siti Haniyah
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 3 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i3.249

Abstract

  Pendahuluan Sectio caesarea (SC) adalah suatu teknik persalinan buatan yang bertujuan untuk melahirkan janin dengan cara menyayat dinding abdomen dan uterus yang masih utuh dengan syarat berat janin lebih dari 500 gram dan atau usia kehamilan diatas 28 minggu. Pada hakikatnya persalinan SC dapat menimbulkan rasa nyeri akibat dari sayatan di dinding perut dan uterus sehingga pasien akan merasa tidak nyaman dan dapat menimbulkan dampak yang negatif bagi ibu maupun bayi. Rasa nyeri dapat diminimalisir dengan dilakukannya teknik nonfarmakologis salah satunya dengan teknik relaksasi benson. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perubahan nyeri pada pasien post partum SC dengan pemberian terapi relaksasi benson pada Ny. S. Metode penelitian dengan menggunakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek dalam penelitian yaitu Ny. S dengan post partum SC yang dirawat di ruang flamboyan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukannya teknik relaksasi benson selama 3 hari nyeri yang dirasakan pasien dapat berkurang, pasien sudah bisa tidur dan tidak meringis kesakitan. Kesimpulan relaksasi benson dapat mengurangi rasa nyeri yang dirasakan pasien post partum SC. Dan masalah keperawatan berupa nyeri akut dapat teratasi.   Kata Kunci: relaksasi benson; nyeri akut; post partum SC
Edukasi Terapi Non Farmakologi Kompres Dingin pada Masyarakat Dengan Low Back Pain Lana One, Vinsensius; Susanto, Amin; Haniyah, Siti
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v5i3.505

Abstract

Introduction: Low Back Pain (LBP) is one of the most common musculoskeletal problems, especially in the elderly. The causes of LBP include incorrect posture, lack of physical activity, and structural abnormalities of the spine. One effective and safe alternative to LBP treatment is non-pharmacological therapy in the form of cold packs, which work to reduce inflammation and draw pain impulses to sensory nerves. Objective: This activity aims to increase participants' knowledge about cold compress therapy in reducing low back pain. Method: The method used was direct education to 30 participants at Posyandu RW 5 Ledug, with measurement of knowledge level through pre-test and post-test. Education was delivered using leaflet media and demonstration of proper cold compress techniques. Result: The results of the activity showed a significant increase in knowledge. Before the education, only 10% of participants had good knowledge, and after the education, it increased to 80%. The majority of the elderly involved were over 60 years old and had a basic education level, but still showed enthusiasm and a good understanding of the material. Conclusion: The conclusion of this study is that cold compress therapy education is proven effective in increasing participants' knowledge about LBP management. This therapy can be a self-intervention that is easy to implement, safe, and efficient in community health services, especially for elderly groups who are prone to low back pain.
Perawatan Payudara Pada Ibu Hamil Persiapan Produksi ASI di Puskesmas Kembaran I Nur Fitriana, Salma; Haniyah, Siti; Wirakhmi, Ikit Netra
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/fd93tt96

Abstract

ASI merupakan salah satu makanan yang sempurna dan terbaik bagi bayi karena mengandung unsur-unsur gizi yang dibutuhkan oleh bayi. Bersamaan dengan membesarnya kehamilan, perkembangan dan persiapan untuk memberikan ASI makin tampak. Rendahnya pengetahuan ibu tentang pentingnya perawatan payudara selama hamil akan mempengaruhi produksi ASI dan perilaku pemberian ASI ekslusif pada bayi sejak lahir sampai usia bulan. Hal ini dibuktikan bahwa di Indonesia bayi yang mendapat ASI saja terbanyak pada bulan pertama kelahirannya yaitu 82,9%, pada usia 2 bulan 69,9%, dan pada usia 6 bulan yang diberikan ASI eksklusif hanya 34,3%.Perawatan payudara sebagai langkah awal untuk menjaga kebersihan agar payudara tetap sehat dan tidak terjadi infeksi. Berdasarkan hasil pra survey yang dilakukan pada tanggal 29 Mei 2024 di Puskesmas Kembaran I, Kabupaten Banyumas didapat ibu hamil 20 ibu hamil. Hasil presurvey tersebut juga menunjukan bahwa sebanyak 18 dari 20 ibu hamil belum mengetahui cara melakukan perawatan payudara dengan benar dan lengkap.
EDUKASI SENAM HAMIL UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KEMBARAN II Tri Larasati, Hana; Haniyah, Siti; Netra Wirakhmi, Ikit
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i3.226

Abstract

Nyeri punggung bawah sangat sering dialami terhadap ibu hamil akibat perubahan hormon dan postur tubuh selama kehamilan, terutama pada trimester kedua serta ketiga, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri punggung bawah adalah senam hamil. Senam ini membantu meningkatkan elastisitas otot, memperbaiki postur tubuh, dan mengurangi rasa nyeri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat nyeri punggung bawah sebelum dan sesudah senam hamil, mengukur pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah edukasi, serta meningkatkan keterampilan ibu hamil dalam melakukan senam hamil secara mandiri. Metode yang digunakan meliputi pengukuran nyeri sebelum dan sesudah senam, kuesioner pre dan post-test untuk mengukur pengetahuan, edukasi, demonstrasi senam hamil, serta evaluasi keterampilan peserta. Hasil menunjukkan bahwa sebelum senam, 13,04% responden mengalami nyeri sangat parah, sementara setelah senam, 43,48% responden tidak lagi merasakan nyeri. Sebelum edukasi, 73,91% responden memiliki pengetahuan yang rendah, namun setelah edukasi, angka tersebut berubah menjadi 73,91% yang memiliki pengetahuan baik. Evaluasi keterampilan mengungkapkan bahwa 78,26% ibu hamil dapat melakukan gerakan senam hamil dengan baik, meski 21,74% masih kesulitan dalam beberapa gerakan, terutama saat posisi terlentang. Dengan demikian, senam hamil dan edukasi terbukti efektif dalam menurunkan nyeri punggung, meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan ibu hamil dalam melakukan senam secara mandiri.
Studi Kasus pada Ny. A dengan Post Sectio Caesarea Menggunakan Pijat Effleurage terhadap Penurunan Nyeri Pratami, Annisa; Haniyah, Siti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6350

Abstract

Nyeri post sectio caesarea menimbulkan berbagai dampak serius bagi ibu dan bayi seperti tertunda dan terbatasnya mobilisasi dini, gangguan bonding attachment, berkurangnya nutrisi bayi akibat ketidaknyamanan pemberian ASI, serta penurunan kualitas tidur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat effleurage terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu post sectio caesarea. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif case study pada pasien post sectio caesarea. Implementasi yang dilakukan pada studi kasus ini yaitu penulis menerapkan pijat effleurage pada pasien post sectio caesarea untuk menurunkan intensitas nyeri di ruang Flamboyan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 06 Maret 2025 sampai 08 Maret 2025. Setelah dilakukan implementasi keperawatan pijat effleurage selama 3x24 jam didapatkan ada penurunan intensitas nyeri dari skala 5 menjadi 3, sikap protektif menurun, gelisah menurun, dan kesulitan tidur menurun karena rasa nyeri mulai berkurang.
Co-Authors Adiratna Sekar Siwi Adita Silvia Fitriana Aditiya Puspanegara Adriani, Prasanti Agelina Nur Kholifah Agelina Nur Kholifah Agus Hari Sandika Agustin Prameswari, Dinda Alifah Mugi Rahayu Amalia, Aninda Novra Amin Susanto Ananda Riski Catur Pamungkas Anggis Mefrianingsih Anggraeni, Destiny Eka Aninda Novra Amalia Apriliyani, Ita Ardina, Catur Putri Areksah, Recy Arni Nur Rahmawati Arnika Dwi Asti Atun Raudatul Marifh Atun Raudatul Marifh Atun Raudatul Ma’rifah Atun Raudotul Ma'rifah Atun Raudotul Marifah Atun Raudotul Ma’rifah Aulia Ramadhani, Ananda Awaliyatun Istiqomah Ayuni, Qurrotul Bagus Wijayanto, Fitrianingditya Barus, Gabriel Christian Bimayanti, Lutfiana Eka Cahyaningrum, Etika Dewi Carwati Carwati Damayanti, Meliana - Dela Nataza Maharani Desiyani Nani Dewi, Kharisma Lala Dini Ristya Lestari Dwi Novitasari Eko Kurniawan, wasis Ellen, Rama Marlina Ema Wahyu Ningrum Ema Wahyuningrum Eni Latifah Fahmi Ayatun Farida Ismawati, Aida Fatimah Fauziyyah, Devita Listyani Feldi Paputungan Feti Kumala Dewi Firliana, Eka Mitra Yuli Ganes Indah Safitri Hapsari Ramelan, Vania Hari Sandika, Agus Heny Siswanti Hikmanti, Arlyana Husnul Nur Afiah Iis Setiawan Mangku Negara Ika Peni Kurniasari Ikhsan Saifudin Ikit Netra Wirakhmi Ikit Netra Wirakmi Imam Fauzan Arifin Imas Hartanti Indri Dwi Aristiani Indri Wijayanti Indria Sri Utari Indria Sri Utari Isabella Josephine Nurwina Istiqomah, Awaliyatun Ita Apriliyani Karlina, Nonok Karsiti Karsiti Ken Utari Ekowati Khoiriyah, Alfiyani Kurniawan, Eko Ully Kurniawan, Wasis Eko Lana One, Vinsensius Lestari, Dini Ristya Linda Yanti linda yanti Lisa Nur Kamallia Lutfia Ainna Shafa Lutfiyah Lutfiyah M. Alfarizi M. Alfarizi Ma'rifah, Atun Roudotul Made Suandika Mariah Ulfah Mariah Ulfah Mariyah Ulfah Maturan, Jessica Chressensia Maudwi Ehnis Swihasnika Maulidhia, Khoeronisa Mawarti, Mustika Ari Maya Ade Kusniarti Pasaribu Maya Safitri Ma’rifah, Atun Roudatul Meliana - Damayanti Melinda Agustin Melly Fransisca Putri Muhamad Fahmi Kurniadi Muhimatul Inayah Mulyani, Anisa Tri Murniati Murniati . Murniati Murniati Natikoh, Natikoh Ningrum, Ema Wahyu Nisa, Nur Khoerotun Nisfi Laeli Auliana Noor Yunida Triana Noor Yunida Triana Noor Yunida Triana Noor Yuninda Triana Nopiyanti, Eva Nova Rahmaya Handayani Novianasari, Eka Ns. Noor Yunida Triana Nur Baety Sa’diyah Nur Fitriana, Salma Nur Kholifah, Agelina Nur Oktariani NURUL HIDAYAH Pangesti Wahyu Diah Lestari Pangesti Wahyu Diah Lestari Pitriyani, Widia Pramesti Dewi Prasetyo Hari Prastu, Yanuar Pratami, Annisa Pratiwi, Riski Intan Pratiwi, Rizki Intan Prayogo, Ahmad Pujiati, Septiyani Nur Puput Ameylia Saputri Purbaningsih, Endah Sari Purwatiningsih Puspa Priyasti Putri, Vilda Ardya Qurrotul A'yuni Rahmaya Nova Handayani Raudatul, Atun Rian Septiantoro Rizki Handayani Rizki, Bayu Ahmad Nur Rofiqoh, Zulfa Rosi Kurnia Sugiharti Sa'adah, Anirotus Safagiana Ade Marlanti Sari, Ameliya Septi Setio Damayanti Septiyani Nur Pujiati Setiyawanto, Setiyawanto Setyawati, Martyarini Budi Shara Dhianing Gusti Siti Syah Sholati Sri Susanti Suci Khasanah Sugiyah Sugiyah Sukesih Sukesih, Sukesih Sumiarsih Sumiarsih, Sumiarsih Suryani Amelia Suryani, Roro Lintang Suryo Ediyono Susanto, Amin Sutarso Sutarso Syabilla Baharina Fauziyah Tin Utami Tin Utami Tin Utami Titin Rokhanah Tophan Heri Wibowo Tophan Heri Wibowo Tri Larasati, Hana Tri Sumarni Tri Sumarni Triana, Noor Yunida Trisula, Nabila Nasywa Nanda Tutur Setiawati Umu Hani Utari, Indria Sri Uun Octaviani Vania Sekar Saraswati Wahidah, Silvi Nuraeni Wahyu Dwi Saputro Wijayanti, Wili Indah Wilis Sukmaningtyas Windasari Dwi Yuliana Wirakhmi, Ikit Netra Wirkhami, Ikit Netra Wiwit Putrianingsih Wiwit Putrianingsih Yunida Triana, Noor Zulfa Rofiqoh Zulfakhrizal Zulfakhrizal Zulfakhrizal, Zulfakhrizal