Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Metode Jarimatika Berbantu Kartu Bilangan Terhadap Hasil Belajar Materi Perkalian Siswa Ariani, Widiya; Makki, Muhammad; Hidayati, Vivi Rachmatul; Tahir, Muhammad
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.6695

Abstract

Perkalian dasar merupakan kemampuan berhitung yang perlu dikuasai siswa kelas III untuk dapat menyelesaikan soal perkalian lanjutan atau perkalian susun. Namun, hal ini menjadi salah satu permasalahan berhitung karena siswa keliru dalam mengingat hasil perhitungannya, sehingga diperlukan metode berhitung untuk membantu menentukan hasil perkalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode jarimatika berbantu kartu bilangan terhadap hasil belajar materi perkalian siswa kelas III SDN 15 Mataram Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis quasi eksperimental tipe nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas III SDN 15 Mataram. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampling total dengan sampel sebanyak 21 peserta didik kelas III/A sebagai kelas eksperimen dan 23 peserta didik kelas III/B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes hasil belajar berupa tes pilihan ganda dan isian (pre-test dan post-test). Teknik analilsis data dilakukan terlebih dahulu dengan uji normalitas dan homogenitas terhadap data pre-test dan post-test sebagai prasyarat melakukan uji hipotesis dan N-gain. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan perhitungan uji Independent Sample t-Test. Hasil perhitungan menunjukkan (4,82)>(2,02) pada signifikansi 5% dengan dk = 42 yang artinya  diterima dan  ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara rata-rata nilai post-test kedua kelas yang artinya metode jarimatika berbantu kartu bilangan efektif ditinjau dari nilai post-test setelah pemberian perlakuan. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil uji N-gain yang didapat adalah 71,6% dengan kategori cukup efektif untuk pembelajaran yang menerapkan metode jarimatika berbantu kartu bilangan.
Pengembangan KOBER (Kotak Berhitung) Pada Materi Operasi Bilangan Cacah Untuk Siswa Aeni, Isrotul; Istiningsih, Siti; Hidayati, Vivi Rachmatul; Nurmawanti, Iva
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.6728

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pada masalah yang ditemukan di SDN 52 Cakranegara yaitu tidak adanya penggunaan media pembelajaran khususnya mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran KOBER pada materi operasi bilangan cacah kelas 2, yang valid dan praktis sebagai produk media pembelajaran untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Jenis penelitian Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar angket ahli materi dan ahli media untuk mengetahui kevalidan media pembelajaran KOBER, angket respons guru dan siswa untuk mengetahui kepraktisan media pembelajaran KOBER. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran KOBER yang telah dikembangkan memenuhi standar validitas dengan persentase penilaian pada tahap validasi materi sebesar 84,09 % dengan kriteria sangat valid dan tahap validasi media sebesar 91,07 % dengan kriteria sangat valid. Pada tahap uji kepraktisan media telah memenuhi kriteria kepraktisan dengan persentase uji coba kelompok kecil memperoleh persentase 94,11 % dengan kriteria sangat praktis dan uji coba kelompok besar memperoleh persentase 88,88 % dari guru dengan kriteria sangat praktis dan 96,66 % dari siswa dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil validasi ahli dan uji kepraktisan, media KOBER yang dikembangkan dapat dikatakan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran khususnya pembelajaran matematika
The Implementation of the Problem-Based Learning Model to Improve the Learning Outcomes of Natural and Social Sciences (IPAS) for Grade IV Students of SDN 31 Cakranegara: Optional Febrianti, Ana Ati; Hidayati, Vivi Rachmatul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.883

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of Natural and Social Sciences (IPAS) through the implementation of the Problem-Based Learning model for Grade IV students of SDN 31 Cakranegara. The type of research used is classroom action research, with 25 students as the subjects of the study. The method used in this research was descriptive, with data collection techniques consisting of tests and observations. The results of the study show that, in Cycle I, 19 students achieved mastery while 8 students did not, and in Cycle II, 23 students achieved mastery while 2 students did not. The classical mastery learning rate of the students was 70% with a classical absorption rate of 76.4% in Cycle I. In Cycle II, the classical mastery learning rate was 92%, with a classical absorption rate of 91.6%. Based on the data analysis obtained from the implementation of actions from Cycle I to Cycle II, it can be concluded that the application of the Problem-Based Learning model can improve the learning outcomes of IPAS for Grade IV students of SDN 31 Cakranegara.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS melalui Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing pada Kelas V SDN 31 Cakranegara Azzahra, Hanum Aulia; Hidayati, Vivi Rachmatul; Susilamurni, Baiq Sri
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1050

Abstract

This study was conducted to improve students’ learning outcomes in Science and Social Studies (IPAS) through the implementation of the Guided Inquiry Learning model in Grade V at SDN 31 Cakranegara. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design involving 31 students as the research subjects. The method used in this study was descriptive, with data collected through tests and observations. The results showed that 21 students achieved mastery in the first cycle and 28 students in the second cycle. The classical learning mastery in the first cycle reached 67.7% with an average absorption rate of 60.9%, while in the second cycle, mastery increased to 90.3% with an absorption rate of 89.6%. Based on these findings, it can be concluded that the application of the Guided Inquiry Learning model effectively improved the IPAS learning outcomes of Grade V students at SDN 31 Cakranegara.
Effectiveness of Web-Based Flipped Classroom Reviewed from UnderstandingMathematics Concepts of Primary Teacher Education Students: Efektivitas Flipped Classroom Berbasis Web Ditinjau dari Pemahaman Konsep Matematika Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Ermiana, Ida; Rosyidah, Awal Nur Khalifatur; Fauzi, Asri; Hidayati, Vivi Rachmatul
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2022): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v11i1.1464

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the web-based Flipped Classroom model in terms of understanding the mathematical concepts of PGSD students. This type of research is a quasi-experimental quantitative research with one group pretest-posttest. This research was conducted on 2nd-semester PGSD students taking Mathematics Education courses. The population of this study was all 2nd-semester PGSD students and the sample of this study was taken randomly as many as 32 students. This research instrument uses a test for understanding mathematical concepts on geometry material with a total of 10 multiple-choice questions. The data analysis techniques in this study are the normality test as a prerequisite test, the Wilcoxon test to determine the difference between the average pretest and posttest, and the effect size test (Cohen's d) to conclude that the web-based flipped classroom model is effective or not on understanding mathematical concepts. The results of this study indicate that the normality test on the pretest data obtained data with a normal distribution, but on the posttest data the data was not normally distributed, so the Wilcoxon nonparametric test was used. Wilcoxon test results show the results of sig. <0.005, which means that there is a significant average difference between the pre-test and post-test scores. Then from the results of the Effect Size test, the results of 1.55 are included in the very large category.
STUDI KASUS: KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEMAMPUAN PENYELESAIAN SOAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR Wahyuningsih, Baiq Yuni; Hidayati, Vivi Rachmatul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar matematika yang berdampak pada kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menggali secara mendalam kesulitan yang dialami siswa kelas VI SDN 14 Cakranegara dalam memahami konsep matematika dan penerapannya. Instrumen yang digunakan meliputi observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep, mengaitkan informasi, serta melakukan perhitungan aritmatika dasar. Selain itu, siswa cenderung memberikan jawaban yang singkat dan kurang terstruktur. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa termasuk rendahnya kemampuan aritmatika dasar, kesulitan dalam mengintegrasikan informasi, dan kurangnya pemahaman terhadap instruksi soal. Penelitian ini menyarankan intervensi pembelajaran berupa pendekatan yang lebih mendalam pada pemahaman konsep, latihan aritmatika rutin, dan bimbingan dalam penyusunan jawaban yang terstruktur untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
PELATIHAN PEMBIMBINGAN PLP/AM UNTUK PENGUATAN PEMBELAJARAN NUMERASI BAGI GURU SEKOLAH DASAR Hidayati, Vivi Rachmatul; Jufri, A. Wahab; Sukardi, Sukardi; Amrullah, Amrullah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19672

Abstract

ABSTRAKPengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dan Asistensi Mengajar (AM) MBKM Mandiri menjadi satu kegaitan rutin yang diadakan di setiap semester. Guru pamong menjadi pembimbing yang paling sering ditemui oleh mahasiswa ketika menjalankan program PLP/AM. Pembimbingan yang dilaksanakan guru pamong sangat intensif dan tentunya harus aktual sesuai dengan permintaan pendidikan Indonesia saat ini. Terdapat 3 tahapan dalam program pengabdian ini, yakni persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pengertian dan pentingnya numerasi, variasi pembelajaran numerasi untuk berbagai level, pembelajaran numerasi dengan pemahaman konsep matematika, serta pembimbingan mahasiswa AM dalam pembelajaran numerasi. Kegiatan pengabdian terlaksana pada 16 September 2023 di SDN 35 Cakranegara. Sebelum kegiatan dibuka, peserta diminta menyelesaikan soal pre-test. Kegiatan dilaksanakan dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan penyampaian materi. Pelaskanaan materi dilakukan dengan presentasi dari pemateri diikuti dengan praktik pembelajaran numerasi yang bervariasi. Peserta terlihat senang dan antusias dalam menyimak materi dan melaksanakan praktik pembelajaran. Beberapa media manipulative dalam pembelajaran numerasi diperkenalkan pada guru. Setelah penyampaian materi, diskusi dilakukan antara guru dan pemateri. Setelahnya dilaksanakan post-test dan kegiatan pengabdian ditutup. Berdasarkan hasil analisis nilai pre-test dan post-test, didapatkan hasil terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara rerata kedua nilai tersebut. Hal ini ditunjukkan dari besarnya peningkatan rata-rata post-test sebesar 24.11%. Hal ini artinya pelatihan dirasa efektif bagi guru dalam hal kapasitas mengenai pembelajaran numerasi dan pembimbingan mahasiswa PLP/AM. Kata kunci: numerasi; PLP; pelatihan; asistensi mengajar. ABSTRACTThe introduction to the School Field (PLP) and Teaching Assistance (AM) is a routine activity held every semester. Tutors are the mentors most often encountered by students when carrying out the PLP/AM program. The guidance carried out by tutors is very intensive and of course must be current in accordance with the current demands of Indonesian education. There are 3 stages in this service program, namely preparation, implementation and evaluation. The training material includes the understanding and importance of numeracy, variations in numeracy learning for various levels, numeracy learning with an understanding of mathematical concepts, as well as mentoring AM students in numeracy learning. The service activity was carried out on September 16 2023 at SDN 35 Cakranegara. Before the activity opened, participants were asked to complete pre-test questions. The activity was carried out with an opening and continued with the delivery of material. The implementation of the material is carried out with a presentation from the speaker followed by various numeracy learning practices. Participants looked happy and enthusiastic in listening to the material and carrying out learning practices. Several manipulative media in learning numeracy were introduced to teachers. After delivering the material, a discussion was held between the teacher and presenter. After that, a post-test was carried out and the service activities were closed. Based on the results of the analysis of pre-test and post-test scores, the results showed that there was a significant average difference between the means of the two scores. This is shown by the magnitude of the post-test average increase of 24.11%. This means that the training is deemed effective for teachers in terms of capacity regarding numeracy learning and supervising PLP/AM students. Keywords: Numeracy; PLP; training; teaching assistant.
Pengaruh Media Papan Pintar (Papin) Perkalian Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III di SDN 15 Cakranegara Dewi, Choirin Mega Kusuma; Ermiana, Ida; Hidayati, Vivi Rachmatul
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3342

Abstract

Media pembelajaran yang menarik menjadi salah satu faktor yang dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Namun masih ditemukan kurang variatifnya media belajar yang digunakan dalam pembelajaran matematika sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media papan pintar (papin) perkalian terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III di SDN 15 Cakranegara. Jenis penelitian ini yaitu quasi experimental design tipe nonequivalen (pretest-posttest) control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 43 siswa, terdiri dari kelas IIIA (20 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas IIIB (23 siswa) sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan tes. Hasil analisis penelitian diperoleh kesimpulan bahwa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan yang signifikan dan terjadi peningkatan setelah diberikan perlakuan (treatment). Pada kelas eksperimen, rata-rata nilai posttest yang diperoleh siswa adalah 78,00 sedangkan pada kelas kontrol diperoleh sebesar 38,26. Pada pengujian hipotesis dengan menggunakan independent sample t test diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada media papan pintar (papin) perkalian terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III di SDN 15 Cakranegara dengan efektifitas sebesar 0,6625.
Hubungan Mathematical Perception dan Mathematical Well-Being Terhadap Matematika: Studi Eksplanatori Calon Guru Wahyuningsih, Baiq Yuni; Hidayati, Vivi Rachmatul
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2025): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v7i2.5532

Abstract

Dalam konteks pendidikan calon guru, persepsi terhadap matematika memiliki dampak yang signifikan terhadap pengalaman belajar, motivasi, dan kesejahteraan psikologis individu, juga menjadi hal yang penting karena dapat memengaruhi kesiapan mereka dalam mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara Mathematical Perception dan Mathematical Well-Being pada calon guru sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori, yang memungkinkan peneliti untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat antara kedua variabel tersebut. Uji korelasi Spearman's rho digunakan untuk mengidentifikasi hubungan linier antara Mathematical Perception dan Mathematical Well-Being, sementara analisis regresi linier digunakan untuk menguji pengaruh Mathematical Perception terhadap Mathematical Well-Being. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara Mathematical Perception dan Mathematical Well-Being, dengan koefisien korelasi sebesar 0.364 (Sig. 0.000). Selain itu, hasil uji regresi linier menunjukkan bahwa Mathematical Perception secara signifikan mempengaruhi Mathematical Well-Being. Dimensi Mathematical Well-Being yang paling dipengaruhi adalah Ketahanan dan Makna, sedangkan Emosi Positif menunjukkan pengaruh yang lebih kecil. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang pentingnya meningkatkan Mathematical Perception untuk mendukung kesejahteraan calon guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran matematika, serta menyarankan pengembangan program pelatihan yang lebih berfokus pada penguatan Mathematical Perception calon guru untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.Kata Kunci: Calon Guru, Mathematical Well-Being, Mathematical Perception
Pelatihan Pemanfaatan Wordwall sebagai Alternatif Media Evaluasi Pembelajaran Interaktif bagi Guru di SDN 40 Mataram: Training on Wordwall Utilization as an Alternative Media for Interactive Learning Evaluation for Elementary Teachers at SDN 40 Mataram Hidayati, Vivi Rachmatul; Darmiany, Darmiany; Husniati, Husniati; Wahyuningsih, Baiq Yuni; Nurmawanti, Iva; Azizah, Urvi
DARMADIKSANI Vol 5 No 3 (2025): Edisi November (Special Edition)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i3.8516

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan hal penting pada pembelajaran di sekolah. Dalam prosesnya, guru harus mempersiapkan, melaksanakan, dan menuliskan serta melaporkan hasilnya dalam dokumen tertentu. Proses ini menjadi lebih praktis dan efisien jika dilakukan berbasis digital. Kendati demikian, beberapa guru memiliki keterbatasan dalam memanfaatkan platform digital untuk mengembangkan evaluasi pembelajaran yang interaktif dan menarik. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian ini adalah untuk membekali guru SDN 40 Mataram (mitra) mengenai pengembangan media evaluasi berbasis digital yang interaktif menggunakan platform Wordwall. Metode Pengabdian ini dengan melaksanakan 4 tahapan kegiatan, yakni sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 Agustus 2025 melibatkan 13 peserta dari unsur Kepala Sekolah, guru, dan mahasiswa. Peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan mulai dari konsep dasar media pembelajaran hingga praktik langsung menyusun instrumen evaluasi digital yang interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan dan efektivitas yang tinggi dengan rata-rata skor 4,64 serta nilai post-test rata-rata 85, menandakan seluruh peserta mampu memahami dan mengimplementasikan materi dengan baik.