Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Tim Pendamping Keluarga Dan Ibu Balita Dalam Mencegah Stunting Melalui Edukasi Dan Penerapan Teknologi Scation (Stunting Care Application) Di Kelurahan Sunggal Tahun 2024 Pangaribuan, Ingka Kristina; Dewi, Eva Ratna; Marliani, Marliani; Simanjuntak, Parningotan; Sinaga, Rosmani; Agussamad, Indra; Sibarani, Lisa; Rohdearni, Hotna
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4391

Abstract

Tim Pendamping Keluarga (TPK) adalah tim yang terdiri dari kader dan tenaga kesehatan. Salah satu percepatan penurunan stunting saat ini adalah dengan pendekatan keluarga melalui TPK dan penerapan teknologi digital. Pemerintah menargetkan angka prevalensi tahun 2024 harus mencapai 14%. Saat ini prevalensi stunting di Indonesia mencapai 21,5%. Mitra Pengabdian yaitu Kelurahan Sunggal dengan jumlah responden sebanyak 75 ibu balita, dan berdasarkan hasil wawancara kepada kader di kelurahan sunggal didapatkan 3 anak yang mengalami stunting. Urgensi dalam pengabdian ini adalah pendekatan Tim Pendamping Keluarga dan Penerapan Teknologi SCATION (Stunting care Apllication) untuk mencegah stunting. Hasil Pengabdian yang dilaksanakan telah terbentuk tim pendampin keluarga sebanyak 2 kelompok dan peningkatan pengetahuan ibu dalam menggunakan aplikasi scation dari 75 ibu balita sudah mampu menggunakan sebanyak 72 orang (96%) dan kategori cukup sebanyak 3 orang (4%). Kesimpulan pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini adalah pentingnya pendekatan TPK dan penerapan teknologi SCATION (Stunting Care Apllication) yang merupakan prototype berbasis sistem yang dapat digunakan untuk deteksi dini kejadian stunting dan membantu orangtua dalam memantau tumbuh kembang anak, melalui aplikasi SCATION ibu akan diingatkan dengan sistem alarm setiap bulannya.
The Relationship between Mother's Knowledge and Attitudes and Giving Early Complementary Breastfeeding at UPTD Boronadu Health Center South Nias Regency in 2022 Fau, Yentiria; Painem, Painem; Purba, Edy Marjuang; Sari, Febriana; Situmorang, Tetti Seriati; Nainggolan, Anna Waris; Sinaga, Rosmani
Jurnal EduHealth Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal eduHealth, Periode Oktober - December, 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.901 KB)

Abstract

Giving complementary breastfeeding too early is one of the inhibiting factors for exclusive breastfeeding. The results of a preliminary survey conducted at the UPTD Health center Boronadu South Nias Regency where interviews were conducted with mothers and it was found that 8 mothers did not know that babies should only be given breast milk until they were 6 months old and they agreed that babies less than 6 months old were given additional food other than breast milk such as bananas, tea, formula milk and other foods. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes of mothers regarding early complementary breastfeeding at the UPTD Health center Boronadu South Nias Regency in 2022. This study was an analytic observational study with a cross sectional design. The population is all mothers having babies more than 6 months at the UPTD Health center Boronadu South Nias Regency, namely 118. The number of samples based on the sample formula is 48 people. There is a significant relationship between the knowledge (p=0.022) and attitudes (p=0.006) of postpartum mothers and the provision of early complementary breastfeeding in the UPTD Work Area of the Boronadu Health Center in 2022. It is also hoped that health workers at the UPTD Boronadu Health Center will be able to further increase public knowledge regarding complementary breastfeeding and increasing its role in efforts to achieve exclusive breastfeeding through counseling, which can be carried out at village meetings, posyandu and counseling during pregnancy checks.
The Correlation Between Husband Support And Lifestyle With Nutritional Status Of Implant KB Accepters At Puskesmas Plus Perbaungan, Serdang Bedagai Regency, 2022 Simanjuntak, Lisdayanti; Bui, Thanh Loan; Sinaga, Rosmani; Gurning, Lisbet; Rajagukguk, Kristina; Berutu, Lilis
Jurnal EduHealth Vol. 12 No. 02 (2022): Edition March, Jurnal EduHealth
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.475 KB)

Abstract

The Family Planning Program (KB) is a government program that seeks to reduce population growth and maternal mortality (Zuhana & Suparni, 2016). The largest type of contraception used in Indonesia is hormonal contraception (Hadisaputra & Sutrisna, 2014). The achievement of active implanted family planning participants in Indonesia in December 2016 amounted to 582,352 (14.6%) (BKKBN, 2017). Implant contraception is one of the long-term contraceptive methods. The prevalence of implant type MKJP users in North Sumatra in 2016 occupied the largest number compared to IUD, MOP and MOW type MKJP users. There are 492,803 active MKJP KB implant users in North Sumatra (9.9% of the total MKJP users in North Sumatra) (BKKBN North Sumatra Province, 2017). In Medan, active KB implant participants in 2016 amounted to 13,636 (3.73% of the total active KB users in Surabaya).
The Effectiveness of Antenatal Class Education on Improving Maternal Preparedness in Facing Postpartum Hemorrhage Azizah, Nur; Sinuhaji, Lidya Natalia; Sinaga, Rosmani; Surbakti, Imran Saputra
Open Access Health Scientific Journal Vol. 6 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Griya Eka Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55700/oahsj.v6i2.105

Abstract

Background: Postpartum hemorrhage (PPH) remains a leading cause of maternal mortality globally and in Indonesia. A key contributing factor is the lack of maternal preparedness in recognizing danger signs and responding promptly. Antenatal education, particularly through structured programs such as the Pregnant Women Class, is a strategic intervention to enhance maternal knowledge and readiness. This study aimed to determine the effectiveness of antenatal class education in improving maternal preparedness in facing postpartum hemorrhage in Bangun Rejo Village in 2025.Methods: A pre-experimental study using a one-group pretest-posttest design was conducted in Bangun Rejo Village from May to June 2025. Thirty third-trimester pregnant women were selected through purposive sampling. Participants attended a 90-minute antenatal class session focused on postpartum hemorrhage, delivered through lectures, discussions, and visual media. Preparedness was measured using a standardized questionnaire before and one week after the intervention. Data were analyzed using the Paired T-Test with a significance level of p < 0.05.Results: The mean preparedness score increased from 62.40 (±8.215) before the intervention to 78.73 (±6.542) after, with a mean difference of 16.33 (±7.49). The statistical analysis showed a significant improvement (p = 0.000). Additionally, the number of mothers with high preparedness increased from 0% to 73.3% post-intervention.Conclusion: Antenatal class education significantly improves maternal preparedness to face postpartum hemorrhage. This intervention enhances not only knowledge but also awareness, decision-making ability, and proactive behavior among pregnant women. It is recommended to integrate such educational strategies more broadly into maternal health services to reduce preventable maternal deaths.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DENGAN PERILAKU REPRODUKSI SEHAT DI DUSUN SUNGAI JERNIH KABUPATEN BATANGHARI PROVINSI JAMBI TAHUN 2025 Lusiatun; Rosmani Sinaga; Ribur Sinaga; Nur Azizah
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan tahap krusial yang sedang mengalami masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini, remaja mengalami perubahan yang signifikan baik fisik, kognitif, maupun psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku reproduksi sehat di Dusun Sungai Jernih Kabupaten Batanghari. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross-sectional studi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putra dan putri yang berusia 10 hingga 24 tahun di RT 10 Dusun Sungai Jernih. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 24 remaja. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 16 orang (66,67%) remaja memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 14 orang (58,33%) memiliki sikap yang baik, dan perilaku yang baik sebanyak 14 orang (58,33%). Pada tingkat pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku reproduksi sehat dengan nilai p = 0,001. Demikian pula sikap remaja juga memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku reproduksi sehat dengan nilai p = 0,017. Kata Kunci: Pengetahuan, Perilaku, Remaja, Sikap
Co-Authors Adelina Sembiring Agussamad, Indra Agustina Tumanggor Amalia Fajrika Anna Waris Nainggolan Aritonang, Ribur Asnika Asnika Asnita Sinaga Asrida Julianti Hutagalung Berutu, Lilis Bintang Tobing Bui, Thanh Loan Damanik, Lisa Putri Damayanty S Debora Debora Deby Chuntya Yun Devita Purnama Devita Purnamasari Dewi, Eva Ratna Diah Pitaloka Tarigan Dina Putriati Elika Fitri Endang Panjaitan Endang Susanti Erin Padilah Estika Sianipar, Priska Evalilis Br Munthe Fau, Yentiria Fauzianty, Ariska Febriana Sari Febriana Sari Febriana Sari, Febriana Gurning, Lisbet Hadisyah, Hadisyah Hasanah, Dwi Herna Rinayanti Manurung Herna Rinayanti Manurung Husen Saeful Insan Ika Damayanti Sipayung Imarina Tarigan Imran Saputra Surbakti Juliana Munthe Junida Laia Jusnita Kamelia Sinaga Khairani Munthe Khairunnisa Situmorang Kismiasih Adethia Leni Sinaga Lia Wandari Lidya Natalia Sinuhaji Lisa Putri Damanik Lusiatun magdalena Barus Manurung, Herna Rinayanti Maria Magdalena Marliani Marliani Marliani Marliani Marliani Marlina Simbolon Marsa Adelia Mediyana Sembiring Mirna Sari Nduru, Sri Wahyu Netty Herawaty Br Sembiring Nilan Sari Noni Handayani Br Tarigan Nopalina Damanik Nur Azizah Nur Azizah Nur Azizah Lubis Nurhamida Siregar Nurmalina Hutahaean Painem, Painem Pangaribuan, Ingka Kristina Pasaribu, Riska Susanti Pitaloka, Diah Purba, Edy Marjuang Putri Yani Siahaan Putri, Syke Sheila Rajagukguk, Kristina Rinayanti Manurung, Herna Riyanti Tampubolon Rohdearni, Hotna Rosmala dewi Rumondang Sitorus Sembiring, Isyos Sari Sibarani, Lisa Silalahi, Roulina Simamora, Lasria Simanjuntak, Emma Dosriamaya Noni Br. Simanjuntak, Lisdayanti SIMANJUNTAK, PARNINGOTAN Simanullang, Ester Sinaga, Siti Nurmawan Sinuhaji, Lidya Natalia Siregar, Nurhamida Siska Suci Triana Ginting situmorang, tetti seriati Sonia Novita Sari Sri Nikmah Sri Wahyu Nduru Srilina Br Pinem Sukriyah Sukriyah Surbakti, Imran Saputra Sutaryat Trisnamansyah Tama Rangkuti, Wirda Dwi Tantri, Salda May Ulina Lompohta Pinem, Eva Warta, Waska Y.N, Cindy Yasrida Nadeak Yenni Fransiska B Yesica Geovany Sianipar Yuli Andarina zhalukhu, roswita