Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peningkatan Literasi Finansial dan Digitalisasi Pemasaran pada Kelompok Tani Hutan Green Lawu Kabupaten Karanganyar: Improving Financial Literacy and Marketing Digitalization in the Green Lawu Forest Farmers Group, Karanganyar Regency Khairiyakh, Refa'ul; Nurhidayati, Indah; Sutrisno, Joko; Irawan, Evi; Ulfa, Amalia Nadifta; Agustono, Agustono; Fajarningsih, Rhina Uchyani
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 7 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i7.8658

Abstract

The Green Lawu Forest Farmers Group (KTH) is located in Berjo Village, Ngargoyoso District, Karanganyar Regency. KTH Green Lawu is a group whose members live in the area around the Mangkunagoro I Karanganyar Grand Forest Park. This group cultivates and sells orchids to improve the economy of its members. However, the activities of KTH Green Lawu still face various obstacles in its development, including the low knowledge of members regarding financial management, and not yet having the capacity to expand the market. The community service activity carried out by the RG Natural Resources Economics UNS, namely "Training to Improve Financial Literacy and Digitalization of Marketing in the Green Lawu Forest Farmers Group (KTH) Karanganyar Regency", is expected to be able to overcome these problems. This activity was carried out on June 8, 2024, where previously the community service team had carried out initial coordination with partners and technical preparation for the service. The materials provided in this activity were financial bookkeeping and online marketing. The community service activities that have been carried out are expected to be able to increase the capacity of KTH Green Lawu members regarding financial administration and online marketing so that in the future KTH Green Lawu can become more advanced.
Sekolah Adiwiyata untuk Menumbuhkan Perilaku Green Consumption pada warga sekolah SMP Negeri 1 Wajak Nada, Hana Naqiyya; Fajarningsih, Rhina Uchyani; Astirin, Okid Parama
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.916 KB)

Abstract

Manusia cenderung lalai bahwa mereka berkontribusi sebagai penghasil limbah dari apa yang dikonsumsi sehari-hari. Konsumen yang tahu dan peduli terhadap konsekuensi pada lingkungan akan memilih bahan ramah lingkungan serta lebih bijak dalam berperilaku konsumsi. Pendidikan merupakan faktor yang sangat signifikan dalam mempengaruhi perilaku konsumsi berwawasan lingkungan atau yang disebut “Green Consumption”. Sekolah Adiwiyata menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) yang mencakup pembelajaran terkait konservasi air, konservasi energi, kebersihan dan pengelolaan sampah. Sekolah Adiwiyata diharapkan menjadi stimulus yang tepat dalam menumbuhkan perilaku “Green Consumption” pada warga sekolah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis efektifitas Sekolah Adiwiyata terhadap perilaku “Green Consumption” warga sekolah SMP Negeri 1 Wajak sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri. Selain itu, mengidentifikasi kegiatan yang dilakukan sekolah untuk menumbuhkan perilaku “Green Consumption”. Pengambilan datapenelitian menggunakan purposive sampling dengan melibatkan 10% dari keseluruhan siswa, guru serta tenaga pendidik sebagai responden. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan efektifitas dilihat dari Tingkat Capaian Responden (TCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas sekolah adiwiyata dalam menumbuhkan perilaku “Green Consumption” berada dalam kriteria cukup efektif dengan tingkat capaian 77,82%. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran dan pembiasaan kegiatan di sekolah berpengaruh terhadap perilaku konsumsi warga sekolah sehari-hari. Warga sekolah terbiasa dengan kantin sehat sehingga lebih memperhatikan kesehatan dan kebersihan makanan saat di rumah atau di luar sekolah. Warga sekolah sadar akan pentingnya menghemat energi seperti listrik dan air serta paham dengan dampak pada lingkungan. Pengelolaan sampah organik dengan biopori dan pengomposan sedangkan sampah anorganik relatif sedikit karena sekolah bebas sampah plastik. Pembagian Pokja melibatkan siswa menjadi aktif dan disiplin dalam pelestarian lingkungan sekolah. Pembiasaan di sekolah diharapkan terbawa sampai lingkungan rumah dengan sosialisasi rutin pada wali murid setiap rapat. Temuan ini kemudian diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah non adiwiyata dan instansi terkait guna optimalisasi program Adiwiyata.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEUNTUNGAN USAHATANI SEMANGKA (CITRULLUS VULGARIS) DI KOTA BATAM Harianja, Damasia Yosefina; Fajarningsih, Rhina Uchyani; Barokah, Umi
Paradigma Agribisnis Vol 5 No 1 (2022): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v5i1.6761

Abstract

Indonesia memiliki potensi yang cukup besar pada sektor pertanian, terutama subsektor hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor- faktor yang berpengaruh terhadap keuntungan usahatani semangka di Kota Batam. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian yaitu Kecamatan Galang, Kota Batam yang dipilih secara purposive. Analisis data yang digunakan adalah (1) Biaya usahatani; (2) Penerimaan; (3) Analisis keuntungan; (4) Analisis pengaruh faktor-faktor untuk mengetahui faktor- faktor yang memengaruhi keuntungan usahatani semangka di Kota Batam; (5) Uji asumsi klasik; (6) Pengujian Model. Hasil perhitungan dan analisis data penelitian menunjukkan bahwa rata rata biaya mengusahakan usahatani semangka sebesar Rp 87.929.887,3/MT/Ha, rata-rata penerimaannya adalah Rp 191.729.323,3/MT/Ha dan rata-rata nilai keuntungan sebesar Rp 103.725.288,7/MT/Ha. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebesar 65,9% keuntungan usahatani semangka dapat dijelaskan oleh variabel bebas dan sisanya sebesar 34,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini. Uji F menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas yang diamati yaitu umur petani, luas lahan, tingkat pendidikan, biaya benih dan biaya pupuk secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap keuntungan usahatani semangka. Uji t menunjukkan bahwa luas lahan, biaya benih dan biaya pupuk berpengaruh nyata, sedangkan umur petani dan tingkat Pendidikan secara individu tidak berpengaruh nyata terhadap keuntungan usahatani semangka di Kota Batam.
Black Soldier Fly as an Alternative to Strengthen the Local Economy and Manage Organic Waste in Mojolaban District Nadifta Ulfa, Amalia; Sutrisno, Joko; Nurhidayati, Indah; Agustono, Agustono; Fajarningsih, Rhina Uchyani; Khairiyakh, Refa’ul; Irawan, Evi
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v6i2.7258

Abstract

Waste remains a major issue in various regions, particularly organic waste. Unmanaged organic waste can cause environmental pollution and contribute to increased greenhouse gas emissions. In line with the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 12 (Sustainable Consumption and Production) and SDG 13 (Action on Climate Change), innovative solutions are needed to manage organic waste more effectively and efficiently. Waste banks, as environmental advocates, are currently focusing more on managing inorganic waste because it is considered to have greater market value than organic waste. Black Soldier Fly is an alternative in processing organic waste that has economic value. Community service activities aim to strengthen the economy of the community in Demakan Village, Mojolaban District, Sukoharjo Regency through black soldier fly training as an environmentally friendly and sustainable method of managing organic waste. This activity includes outreach, training, and mentoring for waste bank members in Demakan Village, Mojolaban District, Sukoharjo Regency. The black soldier flies produced can be used as alternative feed for the fisheries and poultry sectors, thus supporting the circular economy concept. This activity is expected to raise public awareness of more productive organic waste management, reduce the negative impact of waste on the environment, and create business opportunities based on local resources. Thus, this activity not only contributes to improving community welfare but also accelerates the achievement of the SDGs through more inclusive and sustainable economic development.