Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Inflasi Dan Pendapatan Perkapita Terhadap Konsumsi Rumah Tangga di Indonesia Asrida; Haryani; Muttaqim, Hakim; Ernita
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol. 7 No. 4 (2023): LENTERA, DESEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to explain the influence of inflation and and per capita income on household consumption in Indonesia in 1993-2023. The type of data in this research is secondary data using quantitative research methods and multiple linear regression models. The results of this study state that inflation has no effect on household consumption in Indonesia. Per capita income influences household consumption in Indonesia. Simoultaneously, inflation and per capita income influence household consumption in Indonesia.
Transformasi Kelompok Ternak Menjadi Koperasi: Strategi Meningkatkan Profitabilitas (Studi Kasus Koperasi Produsen Pasir Mas Jaya Desa Damit Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser) Ernawati; Al Habib; Sriatun; Haryani; Admiral S Azmi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12849

Abstract

Transformasi kelompok ternak menjadi koperasi merupakan strategi pemberdayaan ekonomi yang berorientasi pada peningkatan efisiensi, profitabilitas, dan daya saing peternak di era ekonomi modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses transformasi kelembagaan dari kelompok ternak menuju koperasi, mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan, serta mengevaluasi strategi peningkatan profitabilitas anggota pada Koperasi Produsen Pasir Mas Jaya, Kabupaten Paser. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kelembagaan didorong oleh kebijakan Program Desa Korporasi Ternak (PDKT) serta dukungan pemerintah daerah dalam bentuk pelatihan, pendampingan teknis, dan akses pembiayaan. Transformasi ini terbukti meningkatkan efisiensi produksi, memperluas jaringan pasar, serta memperkuat posisi tawar peternak melalui mekanisme kolektif koperasi. Faktor kunci keberhasilan meliputi komitmen anggota, profesionalisme pengurus, dukungan kebijakan pemerintah, serta adaptasi terhadap digitalisasi dan inovasi usaha. Meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan modal dan kapasitas manajerial, koperasi menunjukkan peningkatan profitabilitas dan kesejahteraan anggota secara signifikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya tata kelola koperasi yang transparan, diversifikasi usaha, serta pendampingan berkelanjutan sebagai strategi menuju keberlanjutan ekonomi peternakan rakyat.