Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka Nawawi; Zahalim; Indra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v4i1.763

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, diketahui bahwa saat memberikan pelayanan tampak petugas dengan wajah tidak ramah, sampah terlihat berserakan di ruang tunggu pasien, kamar mandi terlihat belum dibersihkan, ruang / kamar obat sempit, kursi ruang tunggu pasien kurang karena terlihat pasien berdiri saat menunggu antrian, petugas sudah datang ke Puskesmas namun pelayanan tidak segera dibuka sehingga terlihat penumpukan pasien Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah 538 orang, dengan teknik penarikan sampel secara teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 77 orang. Metode analisis menggunakan uji Statistik yakni uji chi square dan cramer’s. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara Tangible (bukti fisik) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka. diperoleh nilai (X2 Hit= 1,223 > X2 tabel 3,841, phi= 0,156), ada hubungan sedang antara Reliabity (Kehandalan) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka, diperoleh nilai (X2 Hit= 9,114 > X2 tabel (3,841, phi= 0,374 tidak ada hubungan antara Respomsivenes (Ketanggapan) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka diperoleh nilai (X2 Hit= 0,000> X2 tabel (3,841, phi= 0,025), ada hubungan sedang antara Assurance (Jaminan) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka diperoleh nilai (X2 Hit= 4,635 > X2 tabel (3,841, phi= 0,274), dan ada hubungan sedang antara empaty (Empati) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka diperoleh nilai (X2 Hit= 5,146 > X2 tabel (3,841, phi= 0,287), Diharapkan bagi pihak Puskesmas Baula melakukan upaya perbaikan sarana dan prasaranan penunjang agar pelayanan yang di berikan maksimal sehingga pasien akan merasa nyaman ketika berkunjung dan berobat.
Hubungan Manajemen Kepala Ruang dengan Penerapan Sasaran Keselamatan Pasien di Ruang Rawat Inap RS X Kota Kendari Zahalim; Nawawi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/rd01c537

Abstract

Issue keselamatan pasien merupakan issue utama dalam pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan berprioritas pada keselamatan pasien sebab penerapan keselamatan pasien yang baik dapat memperkecil insiden yang berhubungan dengan keselamatan pasien dan memperkecil kesalahan medis (medical error). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan manajemen kepala ruangan dengan penerapan sasaran keselamatan di ruang rawat inap RS X Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di ruang rawat inap RS X Kota Kendari sebanyak 315 perawat. Ukuran sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Taro Yamane jumlah sampel sebanyak 76 yang diperoleh menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS untuk mengetahui distribusi frekuensi dan uji statistik Fisher Exact untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menemukan penerapan sasaran keselamatan pasien di RS X Kota Kendari sebanyak 71 (93,4%) di kategori baik dan sebanyak 5(6,6%) di kategori kurang. Sebanyak 88,2% manajemen ruang dengan baik, 11,8% kurang dalam melakukan manajemen. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji fisher exact diperoleh nilai signifikansi lebih kecil dari a (0,05) artinya ada hubungan manajemen kepala ruangan dengan penerapan sasaran keselamatan pasien. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan manajemen kepala ruangan dengan penerapan sasaran keselamatan pasien di ruang rawat inap RS X Kota Kendari.
Pemberian Pendidikan Kesehatan tentang Hipertensi pada Masyarakat Desa Wonua Kongga Kabupaten Konawe Selatan Ardiansyah, La Ode; Nawawi; Farhant Ruksanan, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v2i2.629

Abstract

Menurut data dari World Health Organization hipertensi menduduki peringkat pertama sebagai penyakit penyebab kematian setiap tahunnya. Sebanyak 1.13 milar orang terkena penyakit hipertensi dengan perbandingan 1 dari 3 orang di dunia menderita hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang tergolong silent killer atau penyakit yang dapat membunuh manusia secara tidak terduga, penderita hipertensi memiliki tekanan darah yang sangat tinggi (abnormal) apabila diukur menggunkan tensi meter. Desa Wonua Kongga terdapat 16 kasus penderita hipertensi dari total 1109 kasus hipertensi di wilayah puskesmas Punggaluku Kecamatan Laeya. Tujuan pengabdian ini yaitu agar memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar dapat lebih menjaga dan mengenal secara dini penyebab dan gejala serta pencegahan hipertensi yang harus dilakukan. Hasil pengabdian setelah dilakukan evaluasi bahwa rata – rata masyarakat khususnya penderita hipertensi telah memperoleh pengetahuan untuk lebih mengenal penyebab, gejala seta pencegahan hipertensi.
Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Melalui Edukasi dan Skrining di Kelurahan Abeli Kota Kendari Saltar, Laode; Masriwati, Sitti; Lisnawati; Nawawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v2i2.661

Abstract

Penyakit tidak menular diantaranya dipengaruhi oleh perubahan pola perilaku masyarakat, dan menjadi penyebab kematian terbanyak di dunia. Penyakit tidak menular seringkali diabaikan dan tidak terdeteksi lebih dini oleh penderitanya, sehingga menimbulkan komplikasi lebih lanjut. Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu-PTM) dapat digunakan sebagai tempat awal deteksi dini faktor risiko masalah kesehatan, dan kader memiliki peran yang penting dalam penyelenggaraan Posbindu-PTM. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Penyakit tidak menular melalui penyuluhan, melakukan deteksi dini faktor risiko PTM, serta meningkatkan pemahaman kader Posbindu tentang Penyakit tidak menular melalui kegiatan penyegaran. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan massa dan dilanjutkan dengan deteksi dini factor risiko Penyakit tidak menular terhadap 25 warga Kelurahan Abeli Kecamatan Abeli Kota Kendari yang bertempat di aula kantor Kelurahan Abeli. Kegiatan dilakukan selama satu hari. Penyuluhan kesehatan yang diberikan terbukti meningkatkan pengetahuan, dimana dari 5 peserta yang memiliki pengetahaun yang baik sebelum penyuluhan meningkat menjadi 23 peserta yang memiliki pengetahun baik. Sebanyak 52% peserta memiliki kadar gula darah sewaktu >200mg/dl, 56% memiliki kadar kolesterol >200mg/dl, dan 56% termasuk dalam kategori hipertensi grade 1 dan grade 2. Hasil menunjukan sebagian besar peserta memiliki factor risiko PTM yang tinggi. Hasil penyegaran kader terbukti meningkatkan pengetahuan kader tentang Penyakit tidak menular dan penatalaksanaannya. Kegiatan edukasi, deteksi dini perlu terus dilakukan secara berkesinambungan karena terbukti meningkatkan pengetahuan serta kewaspadaan masyarakat akan penyakit tidak menular. Selain itu kegiatan penyegaran perlu dilakukan secara berkala agar pelayanan Posbindu menjadi lebih baik dan kader lebih termotivasi dalam memberikan pelayanan.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Di Masa Pandemi Covid 19 Pada Siswa/i SDN 2 Kelurahan Laosu Kabupaten Konawe Nangi, Moh. Guntur; Pratiwi, Dewi Sari; Nawawi; Putri, Risky Juliansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v1i1.667

Abstract

Permasalahan perilaku hidup bersih dan sehat masih kurang perhatian bagi masyarakat desa Laosu. Tujuan intervensi ini adalah memberikan pemahaman kepada anak murid sekolah dasar (SD) untuk menjaga kesehatan sejak dini dengan berprilaku hidup bersih dan sehat. Metode pengabdian yang dilakukan yaitu dengan metode ceramah dan diskusi dengan alat bantu in-focus dalam penyampaian materi penyuluhan. Hasil analisis menujukan terdapat perbedaan nilai mean pengetahuan dan sikap sebelum penyuluhan dan sesudah penyuluhan. Hal ini diartikan bahwa ada peningkatan perilaku anak murid SD setelah dilakukan penyuluhan.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Pelatihan Pembuatan Jamu Siap Konsumsi di Desa Diolo Kecamatan Bondoala Kabupaten Konawe Putri, Risky Juliansyah; Himaniarwati; Aswar; Pratiwi, Dewi Sari; Nangi, Moh. Guntur; Nawawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v1i2.673

Abstract

Berdasarkan hasil analisis situasi Mahasiswa kuliah kerja nyata terdapat penemuan masalah yang ditemui oleh masyarakat di desa diolo yaitu kurangnya kepedulian tentang hidup sehat oleh warga yang hidup di daerah pertambangan seperti kurangnya mencuci tangan setelah beraktivitas diluar rumah, serta pengolahan sampah organik dan non organik serta mengkonsumsi makanan sehat seperti jamu herbal yang dapat menunjang Kesehatan warga di Desa Diolo Kecamatan Bondoala Kabupaten Konawe. Adapun Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih serta pelatihan pembuatan jamu siap minum kepada masyarakat di Desa Diolo kecamatan bondoala kabupaten Konawe. Adapun metode pengambilan sampel menggunakan metode random sampling dengan menggunakan alat ukur kuesioner. Responden yang digunakan sebanyak 30 orang responden yang merupakan perwakilan dari masing- masing dusun di desa Diolo. Hasil pengabdian diolah secara deskriptif mendapatkan hasil bahwa adanya peningkatan kesadaran masyarakat Desa Diolo tentang pentingnya hidup sehat dan bersih di lingkungan keluarga yaitu diperoleh hasil posttest sebesar 63,6 %. serta adanya nilai tambah pada masyarakat desa diolo tentang peningkatan kemampuan warga dalam mengolah tanaman berkhasiat sebagai herbal yang siap minum dalam menunjang meningkatnya Kesehatan masyarakat di desa diolo. Kegiatan pengabdian ini akan dimasukkan menjadi pengalaman yang tidak hanya berguna bagi masyarakat mitra, tetapi juga bagi keluarga terdekat dan lingkungan sekitar.
Upaya Peningkatan Kemampuan Perawat Dalam Implementasi Operan dan Ronde Keperawatan Sesuai SOP di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Kendari Zahalim; Nawawi; Indra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v3i1.741

Abstract

Pelayanan keperawatan yang bermutu semakin menjadi tuntutan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan di rumah sakit. Pembenahan dalam manajemen keperawatan sangat diharapkan dan berperan penting dalam meningkatkan mutu layanan keperawatan. Pelaksanaan operan dan ronde keperawatan sesuai SOP merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu asuhan keperawatan. Sehingga pelayanan keperawatan menjadi lebih terstruktur, terorganisir, profesional dan komprehensif. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat untuk memberikan asuhan keperawatan secara sistematis dan efektif kepada pasien melalui pelatihan Operan dan Ronde Keperawatan sesuai SOP. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap pelatihan operan dan ronde keperawatan sesuai SOP bagi perawat, tahap pendampingan implementasi operan dan ronde keperawatan sesuai SOP, dan evaluasi penerapan operan dan ronde keperawatan sesuai SOP. Hasil evaluasi kegiatan ini keaktifan peserta pelatihan meningkat sebesar 78,6% sesudah pelatihan. Hasil evaluasi saat pendampingan implementasi operan dan ronde keperawatan sesuai SOP didapatkan 82,5% sesuai dengan SOP. Hasil evaluasi kegiatan ini pengetahuan perawat yang meningkat adalah sebesar 84,2% dilihat dari perbandingan nilai pretest dan postest. Pelatihan Operan dan Ronde Keperawatan sesuai SOP mampu meningkatkan efektifitas pelakasanaan pelayanan keperawatan di rumah sakit. Diharapkan pelatihan peningkatan kemampuan perawat yang lain dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kerjasama antara perawat akademisi dan praktisi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga diharapkan menjembatani implementasi teori dan konsep keperawatan secara teknis di layanan kesehatan.
Analysis of Difficulties Faced by Students in Speaking English: A Case Study at Seventh Grade of SMPN 2 Labuapi in Academic Years 2024/2025 Sa'ud, Sakina Amanatullah Adz-Dzarif; Nawawi; Amrullah
Journal of English Education Forum (JEEF) Vol. 5 No. 3 (2025): JUL-SEP 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jeef.v5i3.909

Abstract

The study explores the challenges faced by seventh-grade students at SMPN 2 Labuapi when speaking English. The research used a qualitative methodology, including classroom observations, questionnaires, and interviews with students and teachers. The findings revealed that students face both linguistic and non-linguistic difficulties in speaking. Linguistic problems include a lack of grammatical knowledge, poor pronunciation due to the regional Sasak accent, and a small vocabulary. Non-linguistic difficulties include difficulty with students' shyness, anxiety, and fear of making mistakes. Then, the use of mother tongue languages, low student engagement, and negative peer interactions exacerbate these issues. These encountered difficulties are influenced by three main factors, including linguistic or language, psychological, and environmental and social factors. The study suggests that addressing these difficulties requires a comprehensive strategy to create an engaging English learning environment. The findings highlight the need for a more effective approach to improve students' English language skills.
Sosialisasi Kesehatan Menggunakan Media WhatsApp terhadap Penerimaan Vaksin Covid-19 pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Ardiansyah, La Ode; Indriani, Cece; Zoahira, Wa Ode Aisa; Nawawi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v1i1.633

Abstract

World Health Organizartioan mengeluarkan pernyataan bahwa kekhawatiran terhadap penyebaran (Covid-19) sebagai pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya adalah coronavirus. Penanggulangan pandemi Covid-19 terus dilakukan baik secara kuratif, preventif, maupun promotif. Namun, transmisi komunitas masih menjadi penyebab meningkatnya kasus Covid-19. Salah satu yang rentan terpapar covid-19 yaitu lansia yang berumur diatas 60 tahun. Upaya untuk mengatasi permasalahan covid-19 pada yaitu dengan pelaksanaan vaksin dalam menciptkan herd immunity. Pada hakikatnya fungsi vaksin Covid-19 membantu membentuk antibody spesifik untuk menimbulkan kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi kesehatan menggunakan media WhatsApp terhadap penerimaan vaksin covid-19 pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Metode penelitian ini dilakukan dengan Quasi Eksperimen Design dengan desain uji Pre-Post Test Design. Hasil Penelitian bahwa uji statistik dengan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks test dengan taraf signifikan yang ditetapkan adalah p value < 0,05. Penerimaan vaksin covid-19 responden lansia sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi kesehatan dengan menggunakan media whatsApp diperoleh nila p value = 0,00. Kesimpulan, ada pengaruh sosialisasi kesehatan menggunakan media whatsApp terhadap penerimaan vaksin covid-19 pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari.
Hubungan Ronde Keperawatan Dengan Penerapan Model Asuhan Keperawatan Profesional Di BLUD RSUD Kota Baubau Nawawi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v1i1.635

Abstract

Ronde keperawatan akan memberikan media bagi perawat untuk membahas lebih dalam lagi masalah dan kebutuhan pasien serta merupakan suatu proses belajar bagi perawat dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor Rata-rata BOR dan LOS ruang perawatan rawat inap di BLUD RSUD Kota Baubau pada tahun 2015 sebesar 55,44%, pada tahun 2016 sebesar 56,90% dan pada tahun 2017 sebesar 58,97% dengan LOS 3-4 hari. Namun BOR yang dicapai rawat inap BLUD RSUD Kota Baubau apabila di bandingkan dengan standar BOR Departemen Kesehatan untuk Rumah Sakit yang sehat adalah 60-85%, maka BOR Rumah Sakit masih dibawah standar dengan demikian dapat dikatakan bahwa kinerja pelayanan Rawat Inap BLUD RSUD Kota Baubau belum optimal Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan ronde keperawatan dengan penerapan model asuhan keperawatan profesional di BLUD RSUD Kota BauBau. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 120 orang, dengan teknik penerikan sampel dengan jumlah sampel 54 orang. Metode analisis menggunakan uji Statistik yakni uji chi-square dan Uji Phi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan sedang antara ronde keperawatan dengan penerapan model asuhan keperawatan profesional di BLUD RSUD Kota BauBau diperoleh nilai X2 hitung = 5,035 phi= 0,305 Diharapkan bagi Rumah Sakit agar dapat gambaran perawat tentang sejauh mana mereka menjalankan peran dan fungsinya yang sesuai dengan profesinya Keperawatan