Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Rebusan Daun Salam (Syzygiumpolyanthum) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Pajala Kabupaten Muna Barat Ardiansyah, La Ode; Nawawi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v3i2.651

Abstract

Daun salam (syzygiumpolyanthum) merupakan tanaman daun salam mampu mengatasi berbagai macam penyakit salah satunya yaitu penyakit hipertensi dimana kandungan minyak asiri (sitrat, euganol), tamin dan flavoida dalam daun salam (syzygiumpolyanthum) mempunyai fungsi untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Dinas Kesehatan Muna Barat tahun 2019 menyebutkan hipertensi menepati urutan ke empat dari 10 penyakit terbanyak di Muna Barat dengan jumlah 1.640 orang Puskesmas Pajala penderita hipertensi memiliki jumlah sebanyak 151. Tujuan penelitain ini adalah untuk mengetahui pengaruh rebusan daun salam (syzygiumpolyanthum) terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi pada lansia di Puskesmas Pajala Kabupaten Muna Barat. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian pra eksperimen yaitu rancangan percobaan dengan melakukan penelitian dengan terapi herbal pemberian air rebusan daun salam pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan rancangan one grup pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita hipertensi pada lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pajala dengan jumlah penderita sebanyak 151 orang. Teknik pengambilan sampel pada peneliti ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPerbandingan tekanan darah pada responden sebelum dan sesudah pemberian air rebusan daun salam dengan menggunakan uji wilcoxon diperoleh nilai P-value = 0,00 (<0.05). Berdasarkan hasil penelitain menunjukkan tekanan darah pada responden sebelum diberikan air rebusan daun salam yaitu rata-rata bernilai 164/88 dengan standar deviasi 98.016. Sedangkan tekanan darah pada responden sesudah diberikan air rebusan daun salam yaitu rata-rata bernilai 151/80 dengan standar deviasi 6.624.
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka Nawawi; Zahalim; Indra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v4i1.763

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, diketahui bahwa saat memberikan pelayanan tampak petugas dengan wajah tidak ramah, sampah terlihat berserakan di ruang tunggu pasien, kamar mandi terlihat belum dibersihkan, ruang / kamar obat sempit, kursi ruang tunggu pasien kurang karena terlihat pasien berdiri saat menunggu antrian, petugas sudah datang ke Puskesmas namun pelayanan tidak segera dibuka sehingga terlihat penumpukan pasien Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah 538 orang, dengan teknik penarikan sampel secara teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 77 orang. Metode analisis menggunakan uji Statistik yakni uji chi square dan cramer’s. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara Tangible (bukti fisik) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka. diperoleh nilai (X2 Hit= 1,223 > X2 tabel 3,841, phi= 0,156), ada hubungan sedang antara Reliabity (Kehandalan) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka, diperoleh nilai (X2 Hit= 9,114 > X2 tabel (3,841, phi= 0,374 tidak ada hubungan antara Respomsivenes (Ketanggapan) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka diperoleh nilai (X2 Hit= 0,000> X2 tabel (3,841, phi= 0,025), ada hubungan sedang antara Assurance (Jaminan) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka diperoleh nilai (X2 Hit= 4,635 > X2 tabel (3,841, phi= 0,274), dan ada hubungan sedang antara empaty (Empati) dengan kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Baula Kabupaten Kolaka diperoleh nilai (X2 Hit= 5,146 > X2 tabel (3,841, phi= 0,287), Diharapkan bagi pihak Puskesmas Baula melakukan upaya perbaikan sarana dan prasaranan penunjang agar pelayanan yang di berikan maksimal sehingga pasien akan merasa nyaman ketika berkunjung dan berobat.
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tomia Kabupaten Wakatobi Indra; Nawawi; Yusnayanti, Cici; Kusmawati, Sri
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i1.501

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi masalah global yang mengkhawatirkan. Faktor risiko terjadinya hipertensi diantaranya adalah aktivitas fisik, merokok, dan konsumsi garam. Jumlah kasus hipertensi pada tahun 2019 sampai periode januari-maret 2020 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tomia Kabupaten Wakatobi sebesar 856 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian hipertensi. Jenis penelitian ini adalah penelitian case control dengan rancangan retrospektif. Teknik pengambilan sampel stratified random sampling, dengan jumlah sampel 90 orang yang menderita hipertensi (kasus) dan 90 orang yang sehat atau tidak menderita hipertensi (kontrol). Pengambilan data dilakukan pada tanggal 18 juli sampai 18 agustus 2020. Hasil penelitian didapatkan aktivitas fisik yang kurang, merokok, konsumsi garam yang tinggi merupakan faktor risiko terjadinya hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tomia Kabupaten Wakatobi dengan nilai nilai OR setiap variabel berturut-turut 2,36, 2,63, dan 6,77. Diharapkan kepada penderita hipertensi, keluarga, dan masyarakat agar memperhatikan faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya hipertensi dengan melakukan aktivitas fisik yang cukup, tidak merokok dan membatasi konsumsi garam yang tinggi.
Pemberian Pendidikan Kesehatan tentang Hipertensi pada Masyarakat Desa Wonua Kongga Kabupaten Konawe Selatan Ardiansyah, La Ode; Nawawi; Farhant Ruksanan, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v2i2.629

Abstract

Menurut data dari World Health Organization hipertensi menduduki peringkat pertama sebagai penyakit penyebab kematian setiap tahunnya. Sebanyak 1.13 milar orang terkena penyakit hipertensi dengan perbandingan 1 dari 3 orang di dunia menderita hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang tergolong silent killer atau penyakit yang dapat membunuh manusia secara tidak terduga, penderita hipertensi memiliki tekanan darah yang sangat tinggi (abnormal) apabila diukur menggunkan tensi meter. Desa Wonua Kongga terdapat 16 kasus penderita hipertensi dari total 1109 kasus hipertensi di wilayah puskesmas Punggaluku Kecamatan Laeya. Tujuan pengabdian ini yaitu agar memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar dapat lebih menjaga dan mengenal secara dini penyebab dan gejala serta pencegahan hipertensi yang harus dilakukan. Hasil pengabdian setelah dilakukan evaluasi bahwa rata – rata masyarakat khususnya penderita hipertensi telah memperoleh pengetahuan untuk lebih mengenal penyebab, gejala seta pencegahan hipertensi.
Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Melalui Edukasi dan Skrining di Kelurahan Abeli Kota Kendari Saltar, Laode; Masriwati, Sitti; Lisnawati; Nawawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v2i2.661

Abstract

Penyakit tidak menular diantaranya dipengaruhi oleh perubahan pola perilaku masyarakat, dan menjadi penyebab kematian terbanyak di dunia. Penyakit tidak menular seringkali diabaikan dan tidak terdeteksi lebih dini oleh penderitanya, sehingga menimbulkan komplikasi lebih lanjut. Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu-PTM) dapat digunakan sebagai tempat awal deteksi dini faktor risiko masalah kesehatan, dan kader memiliki peran yang penting dalam penyelenggaraan Posbindu-PTM. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Penyakit tidak menular melalui penyuluhan, melakukan deteksi dini faktor risiko PTM, serta meningkatkan pemahaman kader Posbindu tentang Penyakit tidak menular melalui kegiatan penyegaran. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan massa dan dilanjutkan dengan deteksi dini factor risiko Penyakit tidak menular terhadap 25 warga Kelurahan Abeli Kecamatan Abeli Kota Kendari yang bertempat di aula kantor Kelurahan Abeli. Kegiatan dilakukan selama satu hari. Penyuluhan kesehatan yang diberikan terbukti meningkatkan pengetahuan, dimana dari 5 peserta yang memiliki pengetahaun yang baik sebelum penyuluhan meningkat menjadi 23 peserta yang memiliki pengetahun baik. Sebanyak 52% peserta memiliki kadar gula darah sewaktu >200mg/dl, 56% memiliki kadar kolesterol >200mg/dl, dan 56% termasuk dalam kategori hipertensi grade 1 dan grade 2. Hasil menunjukan sebagian besar peserta memiliki factor risiko PTM yang tinggi. Hasil penyegaran kader terbukti meningkatkan pengetahuan kader tentang Penyakit tidak menular dan penatalaksanaannya. Kegiatan edukasi, deteksi dini perlu terus dilakukan secara berkesinambungan karena terbukti meningkatkan pengetahuan serta kewaspadaan masyarakat akan penyakit tidak menular. Selain itu kegiatan penyegaran perlu dilakukan secara berkala agar pelayanan Posbindu menjadi lebih baik dan kader lebih termotivasi dalam memberikan pelayanan.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Di Masa Pandemi Covid 19 Pada Siswa/i SDN 2 Kelurahan Laosu Kabupaten Konawe Nangi, Moh. Guntur; Pratiwi, Dewi Sari; Nawawi; Putri, Risky Juliansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v1i1.667

Abstract

Permasalahan perilaku hidup bersih dan sehat masih kurang perhatian bagi masyarakat desa Laosu. Tujuan intervensi ini adalah memberikan pemahaman kepada anak murid sekolah dasar (SD) untuk menjaga kesehatan sejak dini dengan berprilaku hidup bersih dan sehat. Metode pengabdian yang dilakukan yaitu dengan metode ceramah dan diskusi dengan alat bantu in-focus dalam penyampaian materi penyuluhan. Hasil analisis menujukan terdapat perbedaan nilai mean pengetahuan dan sikap sebelum penyuluhan dan sesudah penyuluhan. Hal ini diartikan bahwa ada peningkatan perilaku anak murid SD setelah dilakukan penyuluhan.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Pelatihan Pembuatan Jamu Siap Konsumsi di Desa Diolo Kecamatan Bondoala Kabupaten Konawe Putri, Risky Juliansyah; Himaniarwati; Aswar; Pratiwi, Dewi Sari; Nangi, Moh. Guntur; Nawawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v1i2.673

Abstract

Berdasarkan hasil analisis situasi Mahasiswa kuliah kerja nyata terdapat penemuan masalah yang ditemui oleh masyarakat di desa diolo yaitu kurangnya kepedulian tentang hidup sehat oleh warga yang hidup di daerah pertambangan seperti kurangnya mencuci tangan setelah beraktivitas diluar rumah, serta pengolahan sampah organik dan non organik serta mengkonsumsi makanan sehat seperti jamu herbal yang dapat menunjang Kesehatan warga di Desa Diolo Kecamatan Bondoala Kabupaten Konawe. Adapun Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih serta pelatihan pembuatan jamu siap minum kepada masyarakat di Desa Diolo kecamatan bondoala kabupaten Konawe. Adapun metode pengambilan sampel menggunakan metode random sampling dengan menggunakan alat ukur kuesioner. Responden yang digunakan sebanyak 30 orang responden yang merupakan perwakilan dari masing- masing dusun di desa Diolo. Hasil pengabdian diolah secara deskriptif mendapatkan hasil bahwa adanya peningkatan kesadaran masyarakat Desa Diolo tentang pentingnya hidup sehat dan bersih di lingkungan keluarga yaitu diperoleh hasil posttest sebesar 63,6 %. serta adanya nilai tambah pada masyarakat desa diolo tentang peningkatan kemampuan warga dalam mengolah tanaman berkhasiat sebagai herbal yang siap minum dalam menunjang meningkatnya Kesehatan masyarakat di desa diolo. Kegiatan pengabdian ini akan dimasukkan menjadi pengalaman yang tidak hanya berguna bagi masyarakat mitra, tetapi juga bagi keluarga terdekat dan lingkungan sekitar.
Upaya Peningkatan Kemampuan Perawat Dalam Implementasi Operan dan Ronde Keperawatan Sesuai SOP di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Kendari Zahalim; Nawawi; Indra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v3i1.741

Abstract

Pelayanan keperawatan yang bermutu semakin menjadi tuntutan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan di rumah sakit. Pembenahan dalam manajemen keperawatan sangat diharapkan dan berperan penting dalam meningkatkan mutu layanan keperawatan. Pelaksanaan operan dan ronde keperawatan sesuai SOP merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu asuhan keperawatan. Sehingga pelayanan keperawatan menjadi lebih terstruktur, terorganisir, profesional dan komprehensif. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat untuk memberikan asuhan keperawatan secara sistematis dan efektif kepada pasien melalui pelatihan Operan dan Ronde Keperawatan sesuai SOP. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap pelatihan operan dan ronde keperawatan sesuai SOP bagi perawat, tahap pendampingan implementasi operan dan ronde keperawatan sesuai SOP, dan evaluasi penerapan operan dan ronde keperawatan sesuai SOP. Hasil evaluasi kegiatan ini keaktifan peserta pelatihan meningkat sebesar 78,6% sesudah pelatihan. Hasil evaluasi saat pendampingan implementasi operan dan ronde keperawatan sesuai SOP didapatkan 82,5% sesuai dengan SOP. Hasil evaluasi kegiatan ini pengetahuan perawat yang meningkat adalah sebesar 84,2% dilihat dari perbandingan nilai pretest dan postest. Pelatihan Operan dan Ronde Keperawatan sesuai SOP mampu meningkatkan efektifitas pelakasanaan pelayanan keperawatan di rumah sakit. Diharapkan pelatihan peningkatan kemampuan perawat yang lain dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kerjasama antara perawat akademisi dan praktisi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga diharapkan menjembatani implementasi teori dan konsep keperawatan secara teknis di layanan kesehatan.
Leveraging Promotion Mix Strategies to Enhance Lombok's Tourism: A Case Study of Look Lombok Tour & Travel Hizmi, Surayyal; Amanda, Aura Milinia; Said, Farid; Nawawi
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v8i1.1479

Abstract

Despite the significant tourism potential and government initiatives in Indonesia, the popularity of Lombok Island remains below expectations, particularly exacerbated by the COVID-19 pandemic. Look Lombok Tour & Travel, a local travel agency, faces substantial challenges in attracting tourists. This study aims to identify the most effective promotional strategies for Look Lombok Tour & Travel's tour packages by applying the Promotion Mix Framework. We collected data from previous annual reports and conducted interviews with three key staff members using a qualitative descriptive methodology, which we then analyzed to identify the strengths and weaknesses of the promotional efforts. The results demonstrate that Look Lombok Tour & Travel employs a comprehensive array of promotional strategies—advertising, public relations, direct marketing, sales promotion, and personal selling—to effectively reach diverse demographics and align with current industry trends. Despite these strategic efforts, the study identifies critical areas needing improvement, including the development of distinctive tour packages, addressing budget limitations, fostering innovation, integrating advanced technologies, and establishing robust evaluation mechanisms. To overcome these challenges and enhance promotional efficacy, the study recommends investing in innovative technology-driven tactics and conducting regular strategic evaluations. These initiatives are anticipated to significantly enhance Lombok's appeal as a tourist destination, ensuring sustainable growth and resilience in its tourism industry.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI SARANA DIALOG VIRTUAL PIMPINAN DAERAH DENGAN PUBLIK DI KABUPATEN BANYUMAS Nabila Fatha Zainatul Hayah; Nawawi
AT-TANZIR: JURNAL ILMIAH PRODI KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM Vol. 14, No. 2 (Desember 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tanzir.v14i2.2217

Abstract

Social media is a digital platform that facilitates several needs for social activities in cyberspace. These social activities such as communicating and interacting, or providing information in the form of writing, photos and videos. This makes social media play a role in all lines of life, including in the government sector, namely as a means of public dialogue space between the government and the community. This study aims to study, analyze, and describe the communication carried out by Banyumas Regent Achmad Husain with his community in virtual public spaces on his Instagram account @ir_achmadhusain. This research uses a descriptive qualitative approach aimed at the Banyumas Regent Instagram account @ir_achmadhusain with the content analysis method. Researchers observed the Banyumas Regent's Instagram account and its interactions with the people who followed. The results in this study show that the The Regent of Banyumas made Instagram social media a virtual public dialogue space to accommodate aspirations, input, criticism and suggestions. In addition, Ir. Achmad Husain also uses his Instagram account as a means of public service such as; socialization media, providing education and information as well as virtual interaction spaces between himself and his people.