p-Index From 2021 - 2026
10.56
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) Syiar Hukum: Jurnal Ilmu Hukum Al-Iqtishad : Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal of Islamic Economics) Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Law and Justice Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Jurnal Hukum Acara Perdata ADHAPER Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Istiqro' Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JCRS (Journal of Community Research and Service) Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Amwaluna Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan Jurnal Hukum Acara Perdata Indonesian Journal of Islamic Economics Research Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Indonesian Journal of Social Science Research Al-Muamalat : Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Iqtisaduna Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Jurnal Riset Ekonomi Syariah Milkiyah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Bandung Conference Series : Sharia Economic Law Bandung Conference Series : Syariah Banking Jurnal Riset Perbankan Syariah Sewagati Fastabiq: Jurnal Studi Islam Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Jurnal Rekognisi Ekonomi Islam (JREI)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pesantren sebagai Agen Perlindungan dan Pemberdayaan Anak Jalanan: Perspektif Fikih Sosial Nurrachmi, Intan; Putra, Panji Adam Agus
Jurnal Riset Ekonomi Syariah Volume 5, No. 2, Desember 2025 Jurnal Riset Ekonomi Syariah (JRES)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jres.v5i2.7871

Abstract

Abstract. The At-Tamur Islamic boarding school for street children is a religious and social educational institution that provides education and guidance to students who are street vendors, buskers, and school dropouts. This study discusses the role of the At-Tamur Islamic boarding school in protecting and empowering street children from a social fiqh perspective. In Islam, the protection of children is a social obligation that must be fulfilled by society, as emphasized in the principle of maqashid syariah. Islamic boarding schools, as Islamic educational institutions, have a strategic role in providing protection and shaping the independence of street children through education and economic empowerment. The research method used is a qualitative approach with a literature study of classical books, contemporary fiqh, supporting journals and books, in-depth interviews with boarding school administrators, teachers, students, and the surrounding community. The data was analyzed descriptively to illustrate the role of Islamic boarding schools from a social fiqh perspective. The results of the study show that social fiqh provides a normative basis for Islamic boarding schools in implementing rehabilitation, education, and skills programs for street children and underprivileged communities. With an approach based on Islamic values, Islamic boarding schools can be an effective solution in overcoming these social problems. Abstrak. Pesantren anak jalanan At-Tamur merupakan Lembaga Pendidikan agama dan sosial yang memberikan pendidikan dan pembimbingan kepada para santri yang memiliki profesi pedagang asongan, pengamen, dan anak-anak yang putus sekolah. Penelitian ini membahas peran pesantren at-Tamur dalam perlindungan dan pemberdayaan anak jalanan melalui perspektif fiqih sosial. Dalam Islam, perlindungan terhadap anak merupakan kewajiban sosial yang harus dipenuhi oleh masyarakat, sebagaimana ditegaskan dalam prinsip maqashid syariah. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan dan membentuk kemandirian anak jalanan melalui pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dari kitab-kitab klasik, fiqih kontemporer, jurnal dan buku pendukung, wawancara mendalam kepada pengelola pesantren, para pengajar, santri dan masyarakat sekitar. Data dianalisis secara deskriftif analisis untuk mengambarkan peran pesantren dalam perspektif fiqih sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiqih sosial memberikan dasar normatif bagi pesantren dalam menjalankan program rehabilitasi, pendidikan, dan keterampilan bagi anak jalanan dan Masyarakat kurang mampu. Dengan pendekatan yang berbasis nilai-nilai Islam, pesantren dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan sosial ini.
Analisis Investasi Mudharabah Berjangka Sebagai Intrumen Dana Darurat Bagi Generasi Z dalam Perspektif Keuangan Syariah ilham, satria; Putra, Panji Adam Agus; Setiani, Siska Lis
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i1.10342

Abstract

The low level of financial literacy among Generation Z has significantly affected their ability to manage personal finances, particularly in preparing emergency funds. From an Islamic finance perspective, term-based mudharabah investment offers an alternative that emphasizes not only profitability but also the principles of justice, honesty, and transparency between the capital provider (shahibul maal) and the fund manager (mudharib). This article aims to analyze the potential of term-based mudharabah as an emergency fund instrument for Generation Z by employing a qualitative conceptual literature approach. The analysis indicates that mudharabah investment possesses characteristics that align well with the objectives of emergency fund formation, as its profit-sharing mechanism provides a more equitable return compared to interest-based conventional instruments. Furthermore, the underlying Islamic values promote ethical and sustainable financial management. However, the limited understanding of Islamic financial instruments and the consumerist tendencies among Generation Z remain major obstacles to the broader adoption of this scheme. Therefore, stronger financial literacy education and innovative mudharabah products with flexible liquidity features are required to meet the needs of younger investors. Consequently, term-based mudharabah can serve as an effective and Sharia-compliant solution to enhance Generation Z’s financial resilience through ethical and well-managed emergency fund planning.
Aplikasi Kaidah Al-Tawâbi’ Dalam Hukum Ekonomi Syariah Panji Adam Agus Putra
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 9 No. 2 (2023): JIEI : Vol.9, No.2, 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v9i2.8952

Abstract

Kaidah fikih memiliki kedudukan yang sangat urgen dalam penyelesaian persoalan baik di bidang ibadah maupun muamalah, terutama dalam bidang muamalah yang semakin hari kini semakin berkembang. Padanan istilah muamalah adalah hukum ekonomi syariah. Salah satu kaidah yang menjadi pegangan dalam bermuamalah adalah kaidah tentang tawâbi yang berbunyi al-tâbi’ tâbi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep dan aplikasi kaidah tersebut dalam hukum ekonomi syariah serta mengetahui cabang dari kaidah tersebut serta aplikasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah pengikut (tawâbi’) ini adalah sesuatu yang eksistensinya tidak dapat berdiri sendiri, akan tetapi mengikuti keberadaan sesuatu yang lain. Kaidah pengikut ini setidaknya memiliki 4 cabang (furû’) kaidah. Dari kaidah-kaidah tersebut setidaknya dapat teraplikasikan terhadap maslaah-masalah transaksi ekonomi
Co-Authors Aditya Nugraha Ahmad Faisal Akbar Aliya Putri Fitria Nuryanti Alma Hanifa Candra Yulia Amrulla Hayatudin Amrullah Hayatudin Anshori, Arif Rijal Aprillia Ratih Pawestri Samapta Asyila Putri Wibowo Atmima Tabi’inattien Al-ahya Ayu Tuty Utami Cecep Kusmana Dani Durahman Dayu Mirwan Dede Rifaldy Ambar Dhanisa Leryan Diajeng Ayunda Candra Kirana Diana Wiyanti Dina Rahmania Dzulhijjah, Liza Elisa Siti Widyastuti Fadhilah, Salma Nurul Faisal Musyaffa Faisal, Farid Fattah, Athiyatul Fauzia Rizqika Subrata Fawzi, Ramdan Firda Meilani Wijayanti Firda Nurfadilah Geugeut Kinasih Wahyuni Haliya Azka Imadi Heru Pratikno Hery Widijanto Ilham, Satria Imam Mugi Indra Wijaya Intan Nur Apriliani Intan Nurapriliani Intan Nurrachmi Intan Rahmawati Iwan Permana Jajang Saepul Hamzah Khoerunnisa Amalia Kurniawan, Cecep Soleh Liza Dzulhijjah M Faiz Mufidi M Zidan Al Insyani Maman Surahman Maman Surahman Marjan Laraswati Maulida, Ira Siti Rohmah Melawati Miftah Farid Aziez Mohamad Dandi Maulana Muhamad Naufal Al Dzikri Muhamad Rafi Maududi Islam Muhammad Alfin Zayynur Rofiq Muhammad Farhan Bagja Naufal Muhammad Hatta Muhammad Noval Muhammad Risandi Lampah Nadiya Ratna Pura Nadya Salsabila Najmi Nurfauzi Ihsani Nanik Eprianti Neng Dewi Himayasari Neni Sri Imaniyati Noviyanti Ramdhani Nugraha, Ivan Nur Arifah, Siti Asiyah Nurbani Syifa Nurjanah Permana, Iwan Popon Srisusilawati Puteri Asyifa Octavia Apandy Putri Diah Ayu Lestari Ratna Januarita Redi Hadiyanto Redi Hadiyanto Reni Trimelawati Rifqi Permana Rois, Yovanka Graciela Rosyidah, Fairuz Syifa Salma Nurul Fadhilah Sandi Rizki Febriadi Selly Eriska Setiani, Siska Lis Shindu Irwansyah Siregar, Ariani Siti Karomah Nuraeni Sri Imaniyari, Neni Sundari, Rini Irianti Syalsya Elsa Fadillah Syifa Dewi Fajriyani Tahany, Tahany Tiya Rissa Kamila Trimelawati, Reni Trisya Aprianti Udin Saripudin Wijayanti, Intan Manggala Wulan Yandi Maryandi Yayat Rahmat Hidayat Yoghi Arief Susanto Yuda Dharma Putra Yusup, Akhmad Zaini Abdul Malik