Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peran Emosi dalam Pemerolehan Bahasa: Studi Keterhubungan antara Intonasi, dan Pembentukan Makna pada Anak Usia 4 Tahun Panggabean, Ester Enjelysa; Gultom, Miranda Maria Magdalena; Napitupulu, Prety Vania Akwila; Sirait, Puja Astrid; Purba, Sherly Anjelia; Fitri, Novita Eka; Chelsea, Selly; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7200

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran emosi dan intonasi dalam pemerolehan bahasa anak usia dini, khususnya pada usia 4 tahun ketika anak mulai aktif memahami makna ujaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran emosi melalui variasi intonasi (gembira, sedih, marah, dan netral) memengaruhi pemahaman makna Bahasa pada seorang anak usia 4 Tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus, karena subjek penelitian hanya satu anak. Sumber data penelitian adalah respon verbal dan nonverbal anak ketika diberikan stimulus berupa cerita sederhana dengan intonasi berbeda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung yaitu pada saat pemberian stimulus cerita lalu dilanjut dengan pertanyaan pemahaman mengenai cerita tersebut, rekaman suara untuk dapat dianalisis ulang, dan catatan lapangan mengenai respon anak tersebut. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik untuk mengelompokkan respon anak dalam memahami makna berdasarkan jenis intonasi yang digunakan, dari sini peneliti dapat mengetahui kecenderungan respon anak yang muncul apakah di intonasi gembira, sedih, marah atau netral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, intonasi gembira mempermudah anak dalam memahami isi cerita dan menjawab pertanyaan dengan lebih lengkap. Kedua, intonasi sedih membuat anak cenderung menjawab singkat dan kurang antusias. Ketiga, intonasi marah membuat anak tertekan sehingga responnya menurun. Keempat, intonasi netral kurang menarik perhatian anak sehingga fokus dan pemahaman menurun. Intonasi emosional, khususnya yang bernuansa positif seperti intonasi gembira, berperan penting dalam membantu pembentukan makna dan memperkuat pemerolehan bahasa anak usia dini.
Teoritis: Peran Digital Storytelling Interaktif Kemampuan Narasi dan Pemerolehan Bahasa Anak Prasekolah Usia 4-6 Tahun Hutabarat, Mikael Pardomuan; Manullang, Bonita; Tamba, Anggreni Agustina; Sagala, Reni Wati Br; Suhardi, Suhardi; Banjarnahor, Fontifai; Sitohang, Jhon Roger; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7208

Abstract

Penelitian ini adalah kajian literatur yang mengevaluasi peran digital storytelling interaktif dalam meningkatkan kemampuan narasi dan pemerolehan bahasa anak prasekolah usia 4–6 tahun. Periode usia ini merupakan masa emas perkembangan bahasa, yang memerlukan stimulasi tepat sebagai dasar keterampilan literasi masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur sistematis, menganalisis artikel jurnal dan dokumen akademis yang relevan dari tahun 2019 hingga 2024.Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan digital storytelling interaktif memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan bahasa anak, baik aspek reseptif (menyimak, memahami instruksi) maupun ekspresif (berbicara, menuturkan kembali). Media ini efektif karena menggabungkan unsur audio, visual, dan interaktivitas, menciptakan pengalaman multisensorik yang mempercepat pemerolehan kosakata, pemahaman struktur kalimat, dan internalisasi bahasa secara kontekstual dan menyenangkan.Selain itu, interaktivitasnya sangat penting dalam mengembangkan kemampuan narasi. Anak didorong menjadi "co-creator" cerita dengan berpartisipasi menentukan alur atau tokoh, yang melatih mereka menyusun peristiwa secara logis dan memahami struktur naratif (awal, tengah, akhir). Proses ini memperkuat berpikir kronologis dan menjadi fondasi literasi awal. Keberhasilan metode ini ditentukan oleh peran guru sebagai fasilitator yang mengarahkan interaksi dan nilai edukatif. Dengan demikian, digital storytelling adalah alat yang efektif untuk mendukung perkembangan linguistik, kognitif, dan sosial-emosional anak.
Ketidaksesuaian Mean Length of Utterance: Analisis Hambatan Pemerolehan Morfologi dalam Bahasa Anak Usia 4 Tahun Hutabarat, Sani; Silitonga, Erika Cintya Pebrianti; Saragi, Tasya Amelia; Syahputri, Sri; Siburian, Mieke Angelika; Azura, Siti; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7218

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami pemerolehan bahasa anak sejak dini, khususnya anak pada usia 4 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis hambatan pemerolehan morfologi anak usia 4 tahun melalui pengukuran MLU dan deskripsi struktur bahasa yang dihasilkan Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan analisis Mean Length of Utterance (MLU) dalam bentuk studi kasus pada satu anak. Sumber data penellitian ini adalah seorang anak yang berumur 4 tahun yang bernama Siti Naura. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia sekaligus menjadi bahasa pertama anak tersebut. Teknik analisis data dilakukan dengan beberapa langkah yaitu pertama dengan mentranskrip data yang diperoleh dari subjek penelitian dalam bentuk rekaman yang berupa 100 ujaran. Selanjutnya menghitung MLU dengan cara menghitung jumlah morfem dari tuturan tersebut dan dibagi dengan jumlah tuturan yaitu 100. Setelah mendapatkan hasil MLU, kemudian dijelaskan interpretasi dari hasil MLU yang diperoleh normal atau tidak dalam hal perkembangan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang diteliti memiliki pemerolehan bahasa yang yang kurang sesuai dengan tingkat usia MLU. Faktor eksternal atau faktor lingkungan yang menjadi penyebab pemerolehan morfem anak tersebut kurang bervariasi.
Materialisme dan Transformasi Sosial:Analisis Perubahan Kantor Pos Medan dalam Konteks Ekonomi Harahap, Rosmawaty; Harianti, Inggit; Anggita, Dina; Juniar, Indi; Multhia, Muzkia; Feby, Salsabila; Hutabarat, Revalina
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is how materialism affects the social transformation and function of the Medan post office in the context of economic change, as well as to examine the impact of materialism on changes in the function of the Medan post office. The data source of this research is taken from the literature using the Heuristic approach. The search and collection of sources regarding the problem under study. The goal is that researchers can produce quality research with as much information as possible. That Medan emerged as a city that was more advanced than other cities because it functioned as the center of government during the colonial period in the Kesawan area and its surroundings. In the area there were buildings that supported the economy at the time such as City hall,Merdeka square,Railway,Post Office,Bank Indonesia,Tip top restaurant,and other.
Bahasa dalam Genggaman: Analisis Peran Media Sosial dan Konten Edukatif dalam Pemerolehan Bahasa Anak Maharani, Tia; Febriani, Anggi Nur; Ismaidin, Safira Ayesha; Pulungan, Hoirina; Amelia, Regita; Sulistyani, Shiwi; Syahkila, Nurul Aisyah; Herman, Hidayat; Harahap, Rosmawaty
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7221

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah ekosistem pemerolehan bahasa anak. Media sosial dan konten edukatif kini menjadi sumber input linguistik yang signifikan, selain interaksi keluarga dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran media sosial dan konten digital terhadap pemerolehan bahasa anak, sekaligus menelaah perbedaan kualitas input linguistik dari konten edukatif dan non-edukatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah dua anak usia sekolah dasar, yaitu Raida Maiza yang lebih banyak mengonsumsi konten non-edukatif, serta Rafardhan yang lebih sering terpapar konten edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten non-edukatif berimplikasi pada penguasaan kosakata dangkal, repetitif, dan dominasi bahasa nonbaku, sehingga perkembangan sintaksis formal anak menjadi terhambat. Sebaliknya, konten edukatif yang dipadukan dengan pendampingan orang tua berkontribusi pada pemerolehan kosakata baku, struktur kalimat yang lebih kompleks, serta keterampilan pragmatik yang lebih kaya. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas input linguistik dan intensitas pendampingan orang tua merupakan faktor krusial dalam pemerolehan bahasa anak. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi orang tua, pendidik, dan pengembang konten digital untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana pemerolehan bahasa anak.
Analisis Praktik Penerapan Kurikulum 2013 pada Kelas IX: Studi Kasus di UPT SMP Negeri 35 Medan Nasution, Widya Faura; Lubis, Nur Annisa; Aritonang, Kheisa Metania; Sitompul, Dwi Anggita; Saragih, Dede Rohayati; Wulandari, Widya; Harahap, Rosmawaty
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan Kurikulum 2013 di UPT SMP Negeri 35 Medan, termasuk tantangan dan relevansinya bagi siswa kelas IX. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan guru Bahasa Indonesia, Bapak Muhammad Doli Armin Lubis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 35 Medan masih menggunakan Kurikulum 2013 untuk kelas IX, yang dianggap relevan dalam mengembangkan kemampuan berpikir reflektif siswa. Kurikulum 2013 menekankan pendekatan saintifik yang mendorong siswa aktif dan inovatif. Tantangan utama terletak pada implementasi pembelajaran yang efektif dengan metode dan media yang tepat, serta kemampuan guru menyesuaikan diri dengan kebutuhan siswa. Sekolah sedang berproses untuk beradaptasi dengan Kurikulum Merdeka yang akan diterapkan pada kelas IX tahun ajaran baru.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) BERBANTUAN MEDIA SPIN WHEEL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PIDATO SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 16 LUBUK PAKAM Harahap, Elvi Maulida; Harahap, Rosmawaty
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47850

Abstract

This study aimed to determine: (1) the learning of speech text writing among eighth-grade students of SMP Muhammadiyah 16 Lubuk Pakam without the application of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Spin Wheel media, (2) the learning of speech text writing with the application of the TGT cooperative learning model assisted by Spin Wheel media, and (3) the differences in students’ speech text writing outcomes between the control and experimental classes. This study employed an experimental method with a Posttest-Only Control Group Design. The population consisted of all eighth-grade students of SMP Muhammadiyah 16 Lubuk Pakam. The sample included two classes: class VIII-A as the control class and class VIII-B as the experimental class, each consisting of 21 students. Data were collected through speech text writing tests, observation sheets, and documentation. Data analysis techniques included normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing using the t-test. The results showed that speech text writing learning without the application of the TGT cooperative learning model assisted by Spin Wheel media was still conducted conventionally and teacher-centered, resulting in an average score of 69.57, categorized as fair. Meanwhile, the implementation of the TGT cooperative learning model assisted by Spin Wheel media was carried out according to the learning syntax, namely presentation, team study, tournament, and recognition. The application of the model made students more active, enthusiastic, and motivated, resulting in an average score of 82.47, categorized as good. The hypothesis test results showed that the significance value was less than 0.05, indicating that H₀ was rejected and H₁ was accepted. Therefore, the application of the TGT cooperative learning model assisted by Spin Wheel media had a significant effect on students’ speech text writing skills.
PENGEMBANGAN MATERI AJAR MENULIS NASKAH DRAMA BERBANTUAN MEDIA KOMIK STRIP DIGITAL PADA SISWA SMA Sihaloho, Bonifa Imelda; Harahap, Rosmawaty
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48363

Abstract

This study aims to develop teaching materials for writing drama scripts assisted by digital comic strip media for eleventh-grade high school students. This research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which was limited to the stages of analysis, design, and development. The study was conducted at SMA Negeri 19 Medan with the subjects consisting of students from class XI-1. Data collection techniques included observation, interviews, questionnaires, and documentation. The developed product was validated by material experts and media experts. The results showed that the material expert validation obtained a percentage of 84% and the media expert validation obtained 81.33%, both categorized as highly feasible. The average validation result from both experts reached 82.67%. In addition, student responses obtained a percentage of 84.93% with a very good category. Therefore, the teaching materials assisted by digital comic strip media are considered suitable for use in learning drama script writing for eleventh-grade high school students.
ANALISIS NOVEL “CANTIK ITU LUKA” KARYA EKA KURNIAWAN: KAJIAN FEMINISME TEORI SARA MILLS Tanjung, Julailanajmi Hasiholanda; Indriani, Febby; Harahap, Rosmawaty; Harahap, Muharrina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi perempuan dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan melalui pendekatan analisis wacana kritis feminisme Sara Mills. Novel ini menggambarkan tokoh Dewi Ayu sebagai simbol kecantikan yang menjadi kutukan dalam masyarakat patriarki. Melalui penggabungan unsur realisme magis dan sejarah kolonial, novel ini menyuarakan kritik terhadap konstruksi sosial yang menindas perempuan. Kajian ini juga mempertimbangkan relevansi novel dalam kurikulum pendidikan nasional sebagai media pembelajaran literasi kritis dan kesadaran gender. Hasil analisis menunjukkan bahwa novel ini tidak hanya merepresentasikan perempuan sebagai objek, tetapi juga membuka ruang bagi subjek perempuan yang aktif dan reflektif terhadap sistem sosial yang menindas.
PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN MULTIMEDIA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 27 MEDAN TAHUN AJARAN 2025/2026 T C Aritonang, Maria Christin; Harahap, Rosmawaty
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49040

Abstract

This research is motivated by the problem of the low ability of seventh-grade students of SMP Negeri 27 Medan in writing procedural texts. To overcome this, the researcher used a multimedia learning module as an interactive and innovative learning medium. The purpose of the study was to assess the effect of the use of multimedia modules on the writing ability of seventh-grade students of SMP Negeri 27 Medan in the 2025/2026 academic year. The method used was quantitative with a quasi-experimental and OneGroupPre-test–Post-test design. The sample consisted of 31 students of grades VII-5 selected through purposive sampling. Data were collected through procedural text writing tests (pretest and posttest) and student response questionnaires. Data analysis included normality tests, homogeneity tests, and hypothesis tests using paired-sample t-tests. The results showed an average pretest score of 48.39 (poor category) and an average posttest score of 79.68 (good category). The data were proven to be normally distributed and homogeneous. The hypothesis test produced a significance value (sig.2‑tailed) of 0.000<0.05 and t count=15.283>t table=2.042, which indicates that the use of multimedia learning modules has a positive and significant influence on the ability to write procedural texts of class VII students of SMP Negeri 27 Medan in the 2025/2026 academic year.
Co-Authors Amalia, Dhea Amalliah, Aida Amelia, Regita Anggini, Putri Anggita, Dina Aritonang, Kheisa Metania Azura, Siti Banjarnahor, Fontifai Banjarnahor, Tiara A Br. Nainggolan, Intan Chelsea, Selly Desiani, Khoirunnisa Mei Elly Prihasti W Febriani, Anggi Nur Feby, Salsabila Fitri, Novita Eka Gea, Wasta Riaman Girsang, Petra Wifara Girsang, Sheilla Valensia Grace, Anggita Zoito Gultom, Miranda Maria Magdalena Habibi, Cut Salsabila Murki Harahap, Elvi Maulida Harianti, Inggit Hasibuan, Dita Hasibuan, Mutiara Sany Herman, Hidayat Hijrah, Nurul Hulu, Silfani Husna Husna Hutabarat, Mikael Pardomuan Hutabarat, Revalina Hutabarat, Sani Indriani, Febby Ismaidin, Safira Ayesha Juniar, Indi Lingga, Yesna Enika Br Lubis, Nur Annisa M. Fakhrurrozy K. Maharani, Tia Manik, Yohana Manullang, Bonita Manurung, Lidya MUHARRINA HARAHAP, MUHARRINA Multhia, Muzkia Nababan, Riamauly Nabila, Marisa Astri Nadely, Violetta Olga Napitupulu, Prety Vania Akwila Nasution, Azwa Khalisa Nasution, Nova Nasution, Widya Faura Nuri, Bulan Dwi Panggabean, Ester Enjelysa Panjaitan, Taufik Kusuma Pasaribu, Kristina Natalia Br Pinem, Kesya Pinem, Valen Tina Pradyta, Septiana Pratama, Rama Yunita Pulungan, Hoirina Purba, Sherly Anjelia Rahelsy, Mutia Rambe, Nailah Faizah S rembulan, rembulan Ripai, Muhammad Safi'i, Muhammad Sagala, Reni Wati Br Saputri, Sophie Yuninda Saragi, Tasya Amelia Saragih, Dede Rohayati Saragih, Honey Syahida Br Siagian, Hatari Marwina Siagian, Kezia Nova Siagian, Mia Sanita Sibuea, Chintia Siburian, Mieke Angelika Sidabutar, Natalicha Bethelina Sihaloho, Bonifa Imelda Sihombing, Maretta Sihotang, Dora Sijabat, Jelice Twista Silaban, Desclaudia Silitonga, Erika Cintya Pebrianti Silva, Silva Simamora, Soniara Sinaga, Nisa Sinuraya, Yosi Sirait, Grace Angel Sirait, Puja Astrid Siregar, Monggun Siregar, Tina Arsita Siregar, Wahyuni Sitepu, Ayu Wandira Br Sitepu, Dori Betsaida Br Sitinjak, Yolanda Sitohang, Esmeralda Sitohang, Jhon Roger Sitompul, Dwi Anggita Situmorang, Putri Ayu Adelina Suhardi Suhardi Sulistyani, Shiwi Syahkila, Nurul Aisyah Syahputri, Sri Syairal Fahmy Dalimunthe Syalaisha, Nadhifa T C Aritonang, Maria Christin Tamba, Anggreni Agustina Tamba, Sania Tambunan, Khairunnisa Br Tanjung, Julailanajmi Hasiholanda Wulandari, Arum Citra WULANDARI, WIDYA Wulandary, Widya Zafira, Putri Alicya Zaharani, Suci Zai, Rani Citra Lestari