Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Psikoanalisis Perwatakan Tokoh Utama dalam Novel “Hujan” Karya Tere Liye Sibuea, Chintia; Harahap, Rosmawaty; Pinem, Kesya; Sinaga, Nisa; Tamba, Sania; Simamora, Soniara; Manik, Yohana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek psikoanalisis dalam novel “Hujan” karya Tere Liye, dengan fokus pada karakter utama dan dinamika psikologis yang melatarbelakangi tindakan serta keputusan yang diambil. Dengan menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud, penelitian ini mengidentifikasi pengaruh pengalaman masa lalu dan trauma emosional terhadap perkembangan karakter. Melalui analisis mendalam terhadap dialog, simbol, dan interaksi antar karakter, ditemukan bahwa karakter utama, yang mengalami kehilangan dan penyesalan, mencerminkan konflik batin yang kompleks. Mekanisme pertahanan seperti penyaluran dan pengalihan emosi menjadi strategi yang digunakan untuk menghadapi kenyataan yang menyakitkan. Selain itu, elemen arketipe Jungian juga terlihat dalam hubungan antar karakter, yang menunjukkan pola-pola universal dalam pengalaman manusia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa “Hujan” tidak hanya berfungsi sebagai karya fiksi, tetapi juga sebagai refleksi mendalam tentang kondisi psikologis manusia, memberikan wawasan baru dalam pemahaman terhadap tema kehilangan, harapan, dan pencarian jati diri.
Analisis Akuisisi Bahasa Bilingual (Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah) pada Anak Usia Dini di Indonesia: Tantangan dan Strategi Pelestarian Bahasa Lokal di Era Digital Panjaitan, Taufik Kusuma; Amalia, Dhea; Nasution, Azwa Khalisa; Husna, Husna; Rambe, Nailah Faizah S; Ripai, Muhammad; Anggini, Putri; Zafira, Putri Alicya; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7192

Abstract

Artikel ini mengkaji akuisisi bahasa bilingual (Bahasa Indonesia dan bahasa daerah) pada anak usia dini di Indonesia, dengan fokus pada tantangan pelestarian bahasa lokal di tengah pengaruh era digital dan strategi untuk mendukung keberlanjutan linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka untuk mengeksplorasi dinamika proses akuisisi bahasa, mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan teknologi yang memengaruhi perkembangan bahasa anak. Analisis tematik diterapkan pada data dari jurnal akademik, laporan penelitian, dan artikel terkait multilingualisme untuk mengidentifikasi tantangan utama, seperti dominasi konten digital berbahasa asing, kurangnya sumber daya pendidikan berbasis bahasa daerah, dan risiko bilingualisme subtraktif yang melemahkan penguasaan bahasa lokal. Penelitian ini juga menganalisis strategi pelestarian, seperti pengembangan aplikasi edukasi berbahasa daerah, integrasi bahasa lokal dalam kurikulum digital, dan promosi konten media sosial yang mendukung transmisi antargenerasi. Tujuannya adalah memahami bagaimana faktor-faktor tersebut membentuk kemampuan bilingual anak serta memberikan rekomendasi praktis untuk kebijakan pendidikan dan inisiatif pelestarian bahasa. Hasil penelitian diharapkan dapat memperkaya wawasan tentang pentingnya menjaga keragaman linguistik di Indonesia, sekaligus menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan digitalisasi melalui pendekatan teknologi yang inklusif.
Peran Emosi dalam Pemerolehan Bahasa: Studi Keterhubungan antara Intonasi, dan Pembentukan Makna pada Anak Usia 4 Tahun Panggabean, Ester Enjelysa; Gultom, Miranda Maria Magdalena; Napitupulu, Prety Vania Akwila; Sirait, Puja Astrid; Purba, Sherly Anjelia; Fitri, Novita Eka; Chelsea, Selly; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7200

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran emosi dan intonasi dalam pemerolehan bahasa anak usia dini, khususnya pada usia 4 tahun ketika anak mulai aktif memahami makna ujaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran emosi melalui variasi intonasi (gembira, sedih, marah, dan netral) memengaruhi pemahaman makna Bahasa pada seorang anak usia 4 Tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus, karena subjek penelitian hanya satu anak. Sumber data penelitian adalah respon verbal dan nonverbal anak ketika diberikan stimulus berupa cerita sederhana dengan intonasi berbeda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung yaitu pada saat pemberian stimulus cerita lalu dilanjut dengan pertanyaan pemahaman mengenai cerita tersebut, rekaman suara untuk dapat dianalisis ulang, dan catatan lapangan mengenai respon anak tersebut. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik untuk mengelompokkan respon anak dalam memahami makna berdasarkan jenis intonasi yang digunakan, dari sini peneliti dapat mengetahui kecenderungan respon anak yang muncul apakah di intonasi gembira, sedih, marah atau netral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, intonasi gembira mempermudah anak dalam memahami isi cerita dan menjawab pertanyaan dengan lebih lengkap. Kedua, intonasi sedih membuat anak cenderung menjawab singkat dan kurang antusias. Ketiga, intonasi marah membuat anak tertekan sehingga responnya menurun. Keempat, intonasi netral kurang menarik perhatian anak sehingga fokus dan pemahaman menurun. Intonasi emosional, khususnya yang bernuansa positif seperti intonasi gembira, berperan penting dalam membantu pembentukan makna dan memperkuat pemerolehan bahasa anak usia dini.
Teoritis: Peran Digital Storytelling Interaktif Kemampuan Narasi dan Pemerolehan Bahasa Anak Prasekolah Usia 4-6 Tahun Hutabarat, Mikael Pardomuan; Manullang, Bonita; Tamba, Anggreni Agustina; Sagala, Reni Wati Br; Suhardi, Suhardi; Banjarnahor, Fontifai; Sitohang, Jhon Roger; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7208

Abstract

Penelitian ini adalah kajian literatur yang mengevaluasi peran digital storytelling interaktif dalam meningkatkan kemampuan narasi dan pemerolehan bahasa anak prasekolah usia 4–6 tahun. Periode usia ini merupakan masa emas perkembangan bahasa, yang memerlukan stimulasi tepat sebagai dasar keterampilan literasi masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur sistematis, menganalisis artikel jurnal dan dokumen akademis yang relevan dari tahun 2019 hingga 2024.Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan digital storytelling interaktif memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan bahasa anak, baik aspek reseptif (menyimak, memahami instruksi) maupun ekspresif (berbicara, menuturkan kembali). Media ini efektif karena menggabungkan unsur audio, visual, dan interaktivitas, menciptakan pengalaman multisensorik yang mempercepat pemerolehan kosakata, pemahaman struktur kalimat, dan internalisasi bahasa secara kontekstual dan menyenangkan.Selain itu, interaktivitasnya sangat penting dalam mengembangkan kemampuan narasi. Anak didorong menjadi "co-creator" cerita dengan berpartisipasi menentukan alur atau tokoh, yang melatih mereka menyusun peristiwa secara logis dan memahami struktur naratif (awal, tengah, akhir). Proses ini memperkuat berpikir kronologis dan menjadi fondasi literasi awal. Keberhasilan metode ini ditentukan oleh peran guru sebagai fasilitator yang mengarahkan interaksi dan nilai edukatif. Dengan demikian, digital storytelling adalah alat yang efektif untuk mendukung perkembangan linguistik, kognitif, dan sosial-emosional anak.
Ketidaksesuaian Mean Length of Utterance: Analisis Hambatan Pemerolehan Morfologi dalam Bahasa Anak Usia 4 Tahun Hutabarat, Sani; Silitonga, Erika Cintya Pebrianti; Saragi, Tasya Amelia; Syahputri, Sri; Siburian, Mieke Angelika; Azura, Siti; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7218

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami pemerolehan bahasa anak sejak dini, khususnya anak pada usia 4 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis hambatan pemerolehan morfologi anak usia 4 tahun melalui pengukuran MLU dan deskripsi struktur bahasa yang dihasilkan Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan analisis Mean Length of Utterance (MLU) dalam bentuk studi kasus pada satu anak. Sumber data penellitian ini adalah seorang anak yang berumur 4 tahun yang bernama Siti Naura. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia sekaligus menjadi bahasa pertama anak tersebut. Teknik analisis data dilakukan dengan beberapa langkah yaitu pertama dengan mentranskrip data yang diperoleh dari subjek penelitian dalam bentuk rekaman yang berupa 100 ujaran. Selanjutnya menghitung MLU dengan cara menghitung jumlah morfem dari tuturan tersebut dan dibagi dengan jumlah tuturan yaitu 100. Setelah mendapatkan hasil MLU, kemudian dijelaskan interpretasi dari hasil MLU yang diperoleh normal atau tidak dalam hal perkembangan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang diteliti memiliki pemerolehan bahasa yang yang kurang sesuai dengan tingkat usia MLU. Faktor eksternal atau faktor lingkungan yang menjadi penyebab pemerolehan morfem anak tersebut kurang bervariasi.
Rumah Adat Batak Sebagai Simbol Identitas dan Warisan Budaya dalam Kehidupan Sehari-Hari: Melalui Kajian Strukturalisme, Antropologi Budaya, Identitas, dan Pendekatan Historis Harahap, Rosmawaty; Pakpahan, Heri Sinta; Banjarnahor, Fitri Elisabetbeth; Tarigan, Widia; Panggabean, Dermina; Ayu Syifa, Nadia
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The traditional Batak house, known as Rumah Bolon, functions not only as a dwelling, but also as a symbol of identity and cultural heritage for the Batak people. This study aims to analyze the traditional Batak house using structuralist, cultural anthropological and identity theory approaches, taking into account historical and descriptive aspects. Through this study, it is hoped to discover how the traditional Batak house functions in the daily life of the Batak people, reflects cultural values and plays a role in the formation of social identity. The methods used are a literature review and structural analysis of the architectural and functional elements of the traditional Batak house, as well as descriptive historical and cultural studies. The research results show that the traditional Batak house has a deep meaning in the social, cultural and spiritual contexts of the Batak community, as well as the importance of preserving the traditional house as a cultural symbol that still stands today.
Materialisme dan Transformasi Sosial:Analisis Perubahan Kantor Pos Medan dalam Konteks Ekonomi Harahap, Rosmawaty; Harianti, Inggit; Anggita, Dina; Juniar, Indi; Multhia, Muzkia; Feby, Salsabila; Hutabarat, Revalina
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is how materialism affects the social transformation and function of the Medan post office in the context of economic change, as well as to examine the impact of materialism on changes in the function of the Medan post office. The data source of this research is taken from the literature using the Heuristic approach. The search and collection of sources regarding the problem under study. The goal is that researchers can produce quality research with as much information as possible. That Medan emerged as a city that was more advanced than other cities because it functioned as the center of government during the colonial period in the Kesawan area and its surroundings. In the area there were buildings that supported the economy at the time such as City hall,Merdeka square,Railway,Post Office,Bank Indonesia,Tip top restaurant,and other.
Bahasa dalam Genggaman: Analisis Peran Media Sosial dan Konten Edukatif dalam Pemerolehan Bahasa Anak Maharani, Tia; Febriani, Anggi Nur; Ismaidin, Safira Ayesha; Pulungan, Hoirina; Amelia, Regita; Sulistyani, Shiwi; Syahkila, Nurul Aisyah; Herman, Hidayat; Harahap, Rosmawaty
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7221

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah ekosistem pemerolehan bahasa anak. Media sosial dan konten edukatif kini menjadi sumber input linguistik yang signifikan, selain interaksi keluarga dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran media sosial dan konten digital terhadap pemerolehan bahasa anak, sekaligus menelaah perbedaan kualitas input linguistik dari konten edukatif dan non-edukatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah dua anak usia sekolah dasar, yaitu Raida Maiza yang lebih banyak mengonsumsi konten non-edukatif, serta Rafardhan yang lebih sering terpapar konten edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten non-edukatif berimplikasi pada penguasaan kosakata dangkal, repetitif, dan dominasi bahasa nonbaku, sehingga perkembangan sintaksis formal anak menjadi terhambat. Sebaliknya, konten edukatif yang dipadukan dengan pendampingan orang tua berkontribusi pada pemerolehan kosakata baku, struktur kalimat yang lebih kompleks, serta keterampilan pragmatik yang lebih kaya. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas input linguistik dan intensitas pendampingan orang tua merupakan faktor krusial dalam pemerolehan bahasa anak. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi orang tua, pendidik, dan pengembang konten digital untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana pemerolehan bahasa anak.
Dampak Budaya Pop Korea Terhadap Pemerolehan Bahasa Korea Sebagai Bahasa Kedua Harahap, Syarafina; Nanda, Sabrina Pramesuary Dwi; Hartati, Difa; Nazra, Yulisin; Sagala, Revayani; Purba, Mega Kristina; Hutagalung, Naima Azmi; Pane, Puan Annisa; Amalia, Nila Dwi; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7236

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meluasnya budaya pop Korea yang memengaruhi minat masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mempelajari bahasa Korea sebagai bahasa kedua karena terpengaruh dengan hal-hal yang mereka gemari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana budaya pop Korea melalui musik, drama, dan media sosial berkontribusi terhadap pemerolehan bahasa Korea oleh pembelajar non-penutur asli yang dikuasai sebagai bahasa kedua. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari pengisian kuisioner dan wawancara yang dilakukan kepada pelajar yang aktif mengikuti budaya pop Korea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan terhadap budaya pop Korea meningkatkan motivasi, kosakata, serta kemampuan pemahaman bahasa Korea para pembelajar. Kesimpulannya, budaya pop Korea memiliki peran signifikan sebagai media pembelajaran bahasa Korea secara tidak langsung, sehingga dapat dijadikan strategi pendukung dalam proses pemerolehan bahasa kedua.
Analisis Praktik Penerapan Kurikulum 2013 pada Kelas IX: Studi Kasus di UPT SMP Negeri 35 Medan Nasution, Widya Faura; Lubis, Nur Annisa; Aritonang, Kheisa Metania; Sitompul, Dwi Anggita; Saragih, Dede Rohayati; Wulandari, Widya; Harahap, Rosmawaty
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan Kurikulum 2013 di UPT SMP Negeri 35 Medan, termasuk tantangan dan relevansinya bagi siswa kelas IX. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan guru Bahasa Indonesia, Bapak Muhammad Doli Armin Lubis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 35 Medan masih menggunakan Kurikulum 2013 untuk kelas IX, yang dianggap relevan dalam mengembangkan kemampuan berpikir reflektif siswa. Kurikulum 2013 menekankan pendekatan saintifik yang mendorong siswa aktif dan inovatif. Tantangan utama terletak pada implementasi pembelajaran yang efektif dengan metode dan media yang tepat, serta kemampuan guru menyesuaikan diri dengan kebutuhan siswa. Sekolah sedang berproses untuk beradaptasi dengan Kurikulum Merdeka yang akan diterapkan pada kelas IX tahun ajaran baru.
Co-Authors Amalia, Dhea Amalia, Nila Dwi Amalliah, Aida Amelia, Regita Anggini, Putri Anggita, Dina Aritonang, Kheisa Metania Ayu Syifa, Nadia Azura, Siti Banjarnahor, Fitri Elisabetbeth Banjarnahor, Fontifai Banjarnahor, Tiara A Chelsea, Selly Desiani, Khoirunnisa Mei Elly Prihasti W Febriani, Anggi Nur Feby, Salsabila Fitri, Novita Eka Gea, Wasta Riaman Girsang, Petra Wifara Girsang, Sheilla Valensia Grace, Anggita Zoito Gultom, Miranda Maria Magdalena Habibi, Cut Salsabila Murki Harahap, Syarafina Harianti, Inggit Hartati, Difa Hasibuan, Dita Hasibuan, Mutiara Sany Herman, Hidayat Hulu, Silfani Husna Husna Hutabarat, Mikael Pardomuan Hutabarat, Revalina Hutabarat, Sani Hutagalung, Naima Azmi Ismaidin, Safira Ayesha Juniar, Indi Lingga, Yesna Enika Br Lubis, Nur Annisa M. Fakhrurrozy K. Maharani, Tia Manik, Yohana Manullang, Bonita Manurung, Lidya Multhia, Muzkia Nababan, Riamauly Nabila, Marisa Astri Nadely, Violetta Olga Nanda, Sabrina Pramesuary Dwi Napitupulu, Prety Vania Akwila Nasution, Azwa Khalisa Nasution, Nova Nasution, Widya Faura Nazra, Yulisin Nuri, Bulan Dwi Pakpahan, Heri Sinta Pane, Puan Annisa Panggabean, Dermina Panggabean, Ester Enjelysa Panjaitan, Taufik Kusuma Pasaribu, Kristina Natalia Br Pinem, Kesya Pinem, Valen Tina Pradyta, Septiana Pratama, Rama Yunita Pulungan, Hoirina Purba, Elisabeth Purba, Mega Kristina Purba, Sherly Anjelia Rahelsy, Mutia Rambe, Nailah Faizah S Rarajelita, Rarajelita rembulan, rembulan Ripai, Muhammad Safi'i, Muhammad Sagala, Reni Wati Br Sagala, Revayani Saputri, Sophie Yuninda Saragi, Tasya Amelia Saragih, Dede Rohayati Saragih, Honey Syahida Br Siagian, Hatari Marwina Siagian, Kezia Nova Siagian, Mia Sanita Sibuea, Chintia Siburian, Mieke Angelika Sidabutar, Natalicha Bethelina Sihombing, Maretta Sihotang, Dora Sijabat, Jelice Twista Silaban, Desclaudia Silitonga, Erika Cintya Pebrianti Silva, Silva Simamora, Soniara Simbolon, Sanris Lawanti Sinaga, Nisa Sinuraya, Yosi Sirait, Grace Angel Sirait, Puja Astrid Siregar, Monggun Siregar, Tina Arsita Siregar, Wahyuni Sitepu, Ayu Wandira Br Sitepu, Dori Betsaida Br Sitinjak, Yolanda Sitohang, Esmeralda Sitohang, Jhon Roger Sitompul, Dwi Anggita Situmorang, Putri Ayu Adelina Suhardi Suhardi Sulistyani, Shiwi Syahkila, Nurul Aisyah Syahputri, Sri Syairal Fahmy Dalimunthe Syalaisha, Nadhifa Tamba, Anggreni Agustina Tamba, Sania Tambunan, Khairunnisa Br Tarigan, Widia Wulandari, Arum Citra WULANDARI, WIDYA Wulandary, Widya Zafira, Putri Alicya Zaharani, Suci Zai, Rani Citra Lestari