Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : LaGeografiA

Strategi Bertahan Hidup Nelayan Buruh (Nakeke Pa’bagang) Terhadap Perubahan Cuaca Ekstrem Lautan Zhiddiq, Sulaiman; Mannan, Abdul
LaGeografia Vol 23, No 1 (2024): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v23i1.67491

Abstract

Extreme weather significantly impacts the socio-economic conditions of fishing communities, prompting the need for adaptive strategies to meet economic needs. This study explores the survival strategies of labor fishermen in Lombang-Lombang, Sinyonyoi Village, Mamuju Regency, particularly during non-fishing periods due to adverse weather. Through surveys and interviews, data were gathered from 20 fishing household heads, known locally as nakeke pa'bagang, focusing on socio-economic aspects and adaptive strategies. Findings reveal economic vulnerability among fishermen who rely on diversified employment and frugal consumption as survival strategies. Most fishermen are of productive age, but limited education restricts stable employment access. Economically, alternative income during non-fishing periods is inadequate for basic needs, especially for larger families. Family involvement in informal work and careful spending are key resilience strategies. The study recommends skills training and entrepreneurship programs to enhance economic resilience during non-fishing seasons and adverse weather conditions.AbstrakCuaca ekstrem berdampak signifikan pada kondisi sosial-ekonomi komunitas nelayan, sehingga diperlukan strategi adaptif untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Penelitian ini mengkaji strategi bertahan hidup nelayan buruh di Lombang-Lombang, Desa Sinyonyoi, Kabupaten Mamuju, terutama pada saat tidak melaut akibat cuaca buruk. Fokus penelitian adalah pada aspek sosial-ekonomi serta metode adaptasi, dengan data dikumpulkan dari 20 kepala keluarga nelayan, atau nakeke pa'bagang, melalui survei dan wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa nelayan mengalami kerentanan ekonomi, sehingga memanfaatkan pekerjaan alternatif dan penghematan konsumsi sebagai upaya bertahan. Mayoritas nelayan berada pada usia produktif, namun keterbatasan pendidikan membatasi akses mereka pada pekerjaan stabil. Pendapatan dari pekerjaan alternatif selama periode tidak melaut belum mencukupi kebutuhan dasar, terutama bagi keluarga besar. Studi ini merekomendasikan pelatihan keterampilan dan program kewirausahaan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi nelayan saat tidak melaut atau saat cuaca buruk.
Analisis Perubahan Garis Pantai Kuri Kabupaten Maros Menggunakan Data Citra Satelit Landsat Tahun 2014-2024 Harianti, Ratri; Malik, Abdul; Mannan, Abdul
LaGeografia Vol 23, No 2 (2025): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v23i2.63852

Abstract

Coastline changes are a natural phenomenon that occurs due to various factors, such as ocean currents, waves, wind, and human activities. Monitoring changes in coastlines is essential for the sustainable management of coastal areas. This research aims to analyze changes in the coastline in Kuri, Maros Regency, South Sulawesi, Indonesia, using Landsat satellite image data from 2014 to 2024. The method used in this research is visual interpretation and guided classification of Landsat satellite images. Shoreline changes are analyzed by comparing the position of the shoreline in different years. The research results show that there have been significant coastline changes in the study area during the 2014-2024 period. Analysis shows erosion and accretion along the Kuri coastline. The rate of change in coastlines varies. Factors that influence changes in coastlines in the study area include ocean currents, waves, wind, and human activities such as the development of coastal infrastructure. It is hoped that the results of this research will provide useful information for local governments and other stakeholders in planning and managing the Kuri coastal area sustainably.AbstrakPerubahan garis pantai merupakan fenomena alam yang terjadi akibat berbagai faktor, seperti arus laut, gelombang, angin, dan aktivitas manusia. Pemantauan perubahan garis pantai sangat penting untuk pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai di Kuri, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia, menggunakan data citra satelit Landsat dari tahun 2014 hingga 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah interpretasi visual dan klasifikasi terbimbing pada citra satelit Landsat. Perubahan garis pantai dianalisis dengan membandingkan posisi garis pantai pada tahun-tahun yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan garis pantai yang signifikan di wilayah studi selama periode 2014-2024. Analisis menunjukkan adanya erosi dan akresi di sepanjang garis pantai Kuri. Laju perubahan garis pantai bervariasi Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan garis pantai di wilayah studi antara lain arus laut, gelombang, angin, dan aktivitas manusia seperti pembangunan infrastruktur pesisir. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam perencanaan dan pengelolaan wilayah pesisir Kuri secara berkelanjutan
Efektivitas Augmented Reality Geography Games (ARGG) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Spasial pada Siswa Sekolah Menengah Atas S Tabbu, Muhammad Ansarullah; Aliman, Muhammad; Mannan, Abdul; Azhim, Muhamad Ihsan
LaGeografia Vol 22, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i1.53175

Abstract

Developing the necessary spatial thinking skills for students at the secondary school level remains a challenge. Augmented Reality Geography Games (ARGG) media technology is expected to be an engaging learning method for students, allowing them to interact directly with geographic concepts and gain a deeper understanding of location and space. The study aims to examine the effectiveness of using Augmented Reality Geography Games in improving students' spatial thinking skills. The research design used is a quasi-experimental design. The subjects in this study were students of SMA Negeri 13 Gowa class XI IPS. Data collection was done by using spatial thinking ability tests before and after intervention. The data collected were analyzed through the n-gain test and using statistical methods, namely the independent samples t-test. The results showed that the experimental group using Augmented Reality Geography Games had a higher gain value (0.71) compared to the control group (0.62). These results indicate that the use of Augmented Reality Geography Games has a positive impact on improving students' spatial thinking skills. Furthermore, the results of the independent t-test analysis showed that there was a significant difference between the experimental group and the control group in their post-test results. The result of this t-test means that the Augmented Reality Geography Games has a positive impact on students' spatial thinking ability. AbstrakMengembangkan keterampilan berpikir spasial yang diperlukan bagi siswa di tingkat sekolah menengah masih menjadi tantangan. Teknologi media Augmented Reality Geography Games (ARGG) diharapkan menjadi metode pembelajaran yang menarik bagi siswa, memungkinkan mereka untuk berinteraksi secara langsung dengan konsep geografis dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang lokasi dan ruang. Penelitian bertujuan untuk menguji efektifitas penggunaan Augmented Reality Geography Games dalam meningkatkan kemampuan berpikir spasial siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah desain quasi eksperimental. Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa SMA Negeri 13 Gowa kelas XI IPS. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan berpikir spasial sebelum dan setelah intervensi. Data yang dikumpulkan dianalisis melalui uji n-gain dan menggunakan metode statistik yakni uji t independent (independent samples t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan Augmented Reality Geography Games memiliki nilai gain yang lebih tinggi (0.71) dibandingkan dengan kelompok kontrol (0.62). Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan Augmented Reality Geography Games memiliki dampak positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir spasial siswa. Selanjutnya, hasil analisis uji t independent menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada hasil post-test mereka. Hasil uji t ini berarti bahwa media pembelajaran Augmented Reality Geography Games memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir spasial siswa.
Pengaruh Penyadapan Getah Pinus terhadap Ekonomi Masyarakat: sebuah Tinjauan Geoekonomi di Desa Sasakan Siri, Sartika; Zhiddiq, Sulaiman; Hasriyanti, Hasriyanti; Nyompa, Sukri; Mannan, Abdul
LaGeografia Vol 23, No 2 (2025): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v23i2.66500

Abstract

Pine resin tapping is a potential economic activity that contributes to increasing rural household income. This study aims to: (1) examine the economic condition of the community before and after engaging in resin tapping, and (2) analyze the impact of resin tapping on the community's economy. A descriptive quantitative method was used, with a sample of 40 respondents who consistently engage in resin tapping. Data were collected through observation, interviews using questionnaires, and documentation. The results show that before engaging in resin tapping, all respondents were in the medium economic category. After the activity, 22.5% remained in the medium category and 77.5% shifted to the high economic category. No respondents were in the low category before or after tapping. A paired sample t-test showed that the calculated t-value was greater than the critical t-value, leading to the acceptance of the alternative hypothesis (Ha) and the rejection of the null hypothesis (Ho). This indicates that pine resin tapping in Sasakan Village has a significant positive impact on the community's economy. It is recommended that resin tapping activities continue to be supported through training and improved market access to enhance their contribution to community welfare.AbstrakPenyadapan getah pinus merupakan kegiatan ekonomi potensial dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kondisi ekonomi masyarakat sebelum dan setelah melakukan penyadapan, serta (2) menganalisis pengaruh penyadapan terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 40 responden yang aktif melakukan penyadapan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penyadapan, seluruh responden berada dalam kategori ekonomi sedang. Setelah penyadapan, 22,5% berada dalam kategori ekonomi sedang dan 77,5% meningkat ke kategori ekonomi tinggi. Tidak ada responden yang berada dalam kategori rendah sebelum maupun sesudah penyadapan. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan bahwa t-hitung ≥ t-tabel, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Ini membuktikan bahwa penyadapan getah pinus di Desa Sasakan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Disarankan agar kegiatan penyadapan terus didukung melalui pelatihan dan akses pasar yang lebih baik, guna memperkuat kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pengaruh Struktur Lanskap RTH terhadap Keanekaragaman dan Dominansi Aves di Wilayah Selatan Kota Makassar Mannan, Abdul; Malik, Abdul
LaGeografia Vol 23, No 3 (2025): Juni
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v23i3.73917

Abstract

Rapid urbanization has led to changes in the landscape structure of Green Open Spaces (GOS), impacting bird diversity and dominance. This study aims to analyze the influence of GOS landscape structure on the diversity index (H') and dominance index (D) of birds in the southern region of Makassar City. The research employs multiple linear regression analysis with independent variables including GOS area, vegetation structure, habitat fragmentation, distance from disturbance sources, and human activity levels. The results indicate that bird diversity is classified as moderate, with the highest H' value recorded in Benteng Somba Opu (2.89) and the lowest in GOS Gunung Sari (2.27). The dominance index shows that no species significantly dominates (the highest D value of 0.119 in Gunung Sari, and the lowest of 0.060 at the Je’neberang Riverbank). Significant variables influencing species diversity include GOS area, vegetation structure, and distance from disturbance sources. The findings suggest that larger and more complex vegetation structures in GOS contribute to higher bird diversity. This study offers insights for more sustainable GOS management and serves as a foundation for urban biodiversity conservation planning, particularly in response to the pressures of urbanization.Abstrak Urbanisasi yang pesat menyebabkan perubahan struktur lanskap Ruang Terbuka Hijau (RTH), berdampak pada keanekaragaman dan dominansi burung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur lanskap RTH terhadap indeks keanekaragaman (H') dan dominansi (D) aves di wilayah selatan Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan variabel independen luas RTH, struktur vegetasi, fragmentasi habitat, jarak dari sumber gangguan, dan tingkat aktivitas manusia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman aves tergolong sedang, dengan nilai H' tertinggi di Benteng Somba Opu (2.89) dan terendah di RTH Gunung Sari (2.27). Indeks dominansi menunjukkan tidak ada spesies yang mendominasi secara signifikan (D tertinggi 0.119 di Gunung Sari, terendah 0.060 di Sempadan Sungai Je’neberang). Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keanekaragaman spesies adalah luas RTH, struktur vegetasi, dan jarak dari sumber gangguan. Semakin luas dan kompleks vegetasi RTH, semakin tinggi keanekaragaman aves. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengelolaan RTH yang lebih berkelanjutan serta menjadi dasar perencanaan konservasi biodiversitas perkotaan, khususnya dalam menghadapi tekanan urbanisasi.
Analisis Spasial Tingkat Kerawanan Longsorlahan di Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros Zhiddiq, Sulaiman; Fitriani, Fitriani; Yusuf, Muhammad; Mannan, Abdul; Haris, Nurul Afdal
LaGeografia Vol 24, No 1 (2025): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i1.74803

Abstract

This research aims to determine the prevalence of landslides and the level of landslide vulnerability in the Cenrana sub-district, Maros district. Finding areas prone to landslides through land unit maps derived by displaying rainfall maps, slope maps, land use maps, rock type maps, and soil maps. Field survey data collection and laboratory analysis. Data analysis in cartographic research, based on geographic information systems. The results of the research show that the level of landslide vulnerability in the Cenrana, Agihan sub-districts is low in most parts of the North, with a small part in the Baji Pamai and Limampoccoe areas. The moderate level of vulnerability is spread across the central part of the North and Rompegading. Landslide proneness is high in most parts of the East, South, West, Cenrana Baru, Labuaja, Lebbotenggae, and Laiya. The level of landslide proneness is very high in parts of Laiya and Lebbotenggae.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui agihan longsor dan tingkat kerawanan longsor di kecamatan Cenrana kabupaten Maros. Menemutunjukkan daerah rawan longsor melalui peta satuan lahan diturunkan dengan penampalan peta curah hujan, peta lereng, peta penggunaan lahan, peta jenis batuan dan peta tanah. Pengumpulan data survey lapang dan analisis laboratorium. Analisis data dalam penelitian kartografis, berbasis sistem informasi geografi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kerawanan longsor kecamatan Cenrana, Agihan tingkat rawan longsor rendah terdapat di sebagian besar di Utara, sebagian kecil di daerah Baji Pamai, dan Limampoccoe. Tingkat rawan sedang tersebar di bagian tengah Utara, dan Rompegading. Rawan longsor tinggi hampir disebagian besar bagian Timur, Selatan, Barat, Cenrana Baru, Labuaja, Lebbotengngae, dan Laiya. Tingkat rawan longsor sangat tinggi tersebar di sebagian di Laiya dan Lebbotengngae.
Peran Ekologis Kampus UNM Parangtambung: Evaluasi Area Prioritas Konservasi Satwa Aves Menggunakan Pendekatan Biogeografi Mannan, Abdul; Malik, Abdul
LaGeografia Vol 24, No 1 (2025): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i1.79577

Abstract

As one of the urban green spaces, campuses play a crucial role in preserving urban biodiversity. This study analyzes the diversity and distribution of avifauna, within the UNM Parangtambung Campus as a form of higher education’s contribution to mitigating the triple planetary crisis through urban biodiversity conservation. Observations were conducted at ten points using the direct count method, with Shannon–Wiener and Simpson indices applied to assess diversity and dominance. A Geographically Weighted Regression (GWR) analysis was employed to examine the relationship between vegetation cover and bird distribution. The results revealed 21 bird species (860 individuals) and 22 plant species (148 individuals). The diversity index (H′ = 2.46) indicates a moderate level of diversity, with low dominance (D = 0.24). The bird distribution pattern was clumped, concentrated in areas with dense vegetation and low human activity. Vegetation had a significant influence on bird abundance. These findings highlight that the UNM campus landscape has the potential to serve as a micro-conservation area and a green campus model for maintaining ecological balance within urban environments.
Co-Authors Abdul Malik Abidin, Muh Rais Afifah Harisah Agung Wijaksono Ali, Muhammad Ichsan Alifatul Fajri, Andi Muhammad Almeyda, Resky Alonge, Titus Adeyemi Amal Arfan, Amal Amal, Amal Arfandi Arfandi, Arfandi Arifuddin Arifuddin Asniwati Zainuddin Budy Santoso Carong, Supajo Razasli Daniel Happy Putra Dermawan, Dermawan DIAN LESTARI Diponegoro, Luqman Machmud Ediyanto Eka Zahra Solikahan Eka, Rahmawati Erman Syarif Erwin Erwin Evi Sunarti Antu fadli syamsudin Fadlulloh, Husein Fitriani Fitriani H. Salim, Hildawati Harianti, Ratri Haris Haris, Haris Haris, Nurul Afdal Harmawan, Muhammad Salman Eddy Hasriyanti Hasriyantii, Hasriyati Jalil, Abd. Rasyid Jeddah Yanti Kuati, Moh. Arya Pratama La Binta, Jasir Lanang Eka S, I Gusti Laune, Renaldi J. Liu, Chian-Yi Lusiana Tulhusnah Maddatuang Maddatuang Malik, Muhammad Dzaky Hurairah Malik, Muhammad Zuhdi Ramadhan Marlina Marlina Masrum Mochammad Sakir Moh. Muhrim Tamrin Mohammad Mochsen Sir, Mohammad Mochsen Muhamad Ihsan Azhim, Muhamad Ihsan Muhammad Aliman, Muhammad Muhammad Ammar Naufal Muhammad Ansarullah S. Tabbu Muhammad Mahdi, Muhammad Muhammad Yusuf Nur Alifah Nur Indah Sari Arbit Nur Syam Nur, Nurul Hidayah Nurdin Nurdin Nurfadilla, Nurfadilla NURUL HIDAYAH Purbaningrum, Nawang Qaiyimah, Dinil Rahim, Rizal Rahma Musyawarah, Rahma Rahman, Fathul Rahmat Hidayat Ria Wikantari Rizki Rachmad Saputra Rosmini Maru Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Septiani, Andi Siri, Sartika ST. HAISAH Sukri Nyompa Sulaiman Zhiddiq, Sulaiman Sumendong, Aditya Swastiani Dunggio Syahrir Abdussamad Syamsul, Putri A Syamsunardi, Syamsunardi Tabbu, Ansarullah Tahirah, Inas Thabrani, Mulihartati Togi Tampubolon Uca, Uca Umar Umar Waqqiatus Sa’adah, iis Zohrahayaty