p-Index From 2021 - 2026
10.563
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nurse Media Journal of Nursing Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Adi Husada Nursing Journal Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Community Empowerment PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat INDOGENIUS Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Journal of Management and Digital Business Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal Keperawatan Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster Jurnal Keperawatan Duta Medika OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Proceeding of International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Educational Innovation and Public Health International Journal of Health Sciences Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Nursing Applied Journal Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Gawat Darurat Jurnal Manajemen Dayasaing Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Siti Rufaidah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Jurnal Ilmiah Kesehatan JHN: Journal of Health and Nursing Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Tingkat Pengetahuan Pertolongan Pertama Balut Bidai Pada Anggota Pmr Di Smp N 1 Masaran Liana Putri Utami; Fida’ Husain
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 3 No. 1 (2025): JHN: Journal of Health and Nursing, May 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v3i1.582

Abstract

Angka kejadian terjadinya kecelakaan pada pelajar menempati posisi tertinggi sebesar 13% sehingga anggota PMR dibutuhkan pengetahuan atau keterampilan dalam memberikan Pertolongan Pertama. Angka kecelakaan di Indonesia yang menyebabkan fraktur masih tergolong tinggi sebanyak 60,9%. Pada umumnya fraktur yang sering terjadi disekolah terjadi pada system musculoskeletal. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan anggota PMR terhadap pertolongan pertama balut bidai di SMP N 1 Masaran. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode deskriptif menggunakan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 58 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan balut bidai. Data dianalisis menggunakan Uji Univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang sebanyak 69%, tingkat pengetahuan cukup sebanyak 22,4% dan tingkat pengetahuan baik sebanyak 8,6%. Kesimpulannya yaitu tingkat pengetahuan pada penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan yang kurang.
The Role of the Creative Economy in Enhancing the Competitiveness of Traditional Herbal SMEs: A Mediation Analysis of Innovation Capability Ayuk Setiyawan; Fida' Husain; Aulia Uswatun Khasanah; Aulia Galuh Ani Sekar Arum; Nofia Fajar Ramahdan
Jurnal Manajemen Dayasaing Vol. 28 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dayasaing
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dayasaing.v28i1.18551

Abstract

The rapid development of the creative economy requires traditional herbal small and medium enterprises (SMEs) to improve their competitiveness. However, many herbal SMEs still face challenges in innovation, packaging, and marketing. This study aims to analyze how strengthening innovation capability can enhance the competitiveness of traditional herbal SMEs. The research employed a quantitative approach using a survey of 70 traditional herbal SME owners and managers. Data were analyzed using descriptive statistics, reliability and validity testing, correlation analysis, path analysis, and mediation analysis. The results show that digital media, storytelling, and collaboration positively influence innovation capability, while product innovation has a negative effect. Furthermore, innovation capability strongly mediates the relationship between creative economy elements and competitiveness, with digital media being the most dominant factor. These findings highlight the importance of digital literacy, collaboration, and authentic product narratives in strengthening the competitiveness of traditional herbal SMEs.
Penerapan Posisi Orthopnea Untuk Penurunan Sesak Nafas Pada Pasien TB Paru Di Ruang Observasi Emergency (ROE) IGD RSUD Dr. Moewardi Surakarta: Application of Orthopnea Position to Reduce Shortness of Breath in Pulmonary TB Patients in the Emergency Observation Room (ROE) IGD Dr. Moewardi Surakarta Hospital Diah Nur Rahmawati; Fida' Husain; Isti Wulandari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i8.5726

Abstract

Latar Belakang: Penyakit TB paru dapat menyebabkan pasien mengalami kondisi sesak nafas. Pasien TB paru yang mengalami sesak nafas memerlukan terapi non-farmakologi sebagai terapi tambahan yang menunjang proses penyembuhan, salah satu intervensi non-farmakologi yakni pengaturan posisi. Pengaturan posisi yang bisa diterapkan pada pasien TB paru yang mengalami sesak nafas yaitu posisi orthopnea. Posisi orthopnea memungkinkan klien untuk bernapas dengan teratur saat inspirasi dan ekspirasi karena oksigen yang masuk ke dalam paru akan lebih optimal dan tekanan di paru-paru lebih rendah sehingga dapat meningkatkan saturasi oksigen dan menurunkan frekuensi pernapasan. Tujuan: Untuk mengetahui hasil penerapan posisi orthopnea pada pasien TB paru yang mengalami sesak nafas di Ruang Observasi Emegency (ROE) IGD RSUD Dr. Moewardi. Metode: Menggunakan metode deskriptif dengan bentuk studi kasus kepada 2 pasien TB paru yang mengalami sesak nafas yang diterapkan pada bulan Januari 2024. Posisi ini diberikan selama tiga hari berturut-turut pada pagi dan sore hari. Alat ukur yang digunakan menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) posisi orthopnea, oxymetri untuk mengukur Saturasi Oksigen (SpO2), dan arloji tangan ukur mengukur respiratory rate (RR). Hasil : Pada Responden 1 sebelum penerapan posisi orthopnea nilai SpO2 95 % menjadi 98 % dan nilai RR 27x/menit menjadi 20x/menit. Sedangkan pada Responden 2 sebelum penerapan posisi orthopnea nilai SpO2 91 % menjadi 97 % dan nilai RR 29x/menit menjadi 22x/menit. Kesimpulan: Posisi orthopnea dapat dijadikan sebagai salah satu teknik non-farmakologi untuk menurunkan sesak nafas pada pasien TB paru yang mengalami sesak nafas.
Penerapan Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Rawat Inap di Ruang Teratai RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri: Application of Progressive Muscle Relaxation to Lower Blood Pressure in Inpatients in the Lotus Room of Dr. Soediran Mangun Sumarso Hospital Wonogiri Siti Windari; Fida’ Husain; Sumardi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5753

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler dimana penderita memiliki tekanan darah diatas normal. Hasil observasi di Ruang Teratai RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri pada 15 April-18 Mei 2024 terdapat 21 kasus hipertensi. Hal ini dapat memicu munculnya stroke, jantung koroner dan kematian, beberapa terapi non farmakologis yang dapat diberikan adalah relaksasi otot progresif, terapi relaksasi autogenic, relaksasi dengan air bunga mawar. Tujuan: Mengetahui hasil implementasi dari penerapan relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Ruang Teratai RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Metode: Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode studi kasus pre test dan post test yang dilakukan pada dua responden hipertensi dengan pengkajian, mengumpulkan data, dan penerapan 3 hari pada pagi dan sore hari dengan waktu 10-15 menit. Hasil: Hasil observasi tekanan darah pada kedua responden setelah dilakukan relaksasi otot progresif pada hari ke-1 sampai dengan hari ke-3 di mana kedua pasien mengalami penurunan tekanan darah. Kesimpulan: Relaksasi otot progresif dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Penerapan Menghisap Es Batu untuk Mengurangi Rasa Haus pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di Ruang ICU RSUD Pandan Arang Boyolali: Application of Sucking Ice Cubes to Reduce Thirst in Chronic Kidney Failure Patients Undergoing Hemodialysis in the ICU Room at Pandan Arang Hospital, Boyolali Heni Sulistyaningsih; Fida’ Husain; Panggah Widodo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i9.5897

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah gangguan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan tidak dapat pulih kembali, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolism, keseimbangan cairan, dan elektrolit yang berakibat pada ureum. Pasien yang menderita gagal ginjal kronik sedang menjalani hemodialisa diharuskan untuk membatasi asupan cairan. pembatasan cairan pada dapat menimbulkan rasa haus yang mengakibatkan pasien tidak mematuhi diet asupan cairan. Untuk mengurangi rasa haus adalah memberikan terapi es batu adalah salah satu terapi dengan cara mengulum es batu yang dapat memberikan efek menahan rasa haus untuk mencegah ketidakseimbangan tubuh karena overhidrasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil penerapan menghisap es batu untuk mengurangi rasa haus pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Desain penelitian dengan metode deskriptif studi kasus kepada 2 responden yang sedang menjalani hemodialisa. Rasa haus diobservasi sebelum dan sesudah terapi menghisap es batu. Menggunakan skala VAS (Visual Analog Scale). Penelitian ini menunjukkan bahwa setelah terapi menghisap es batu diberikan pada kedua pasien yaitu terjadi penurunan tingkat rasa haus yang dialami oleh kedua pasien yaitu awalnya mengalami rasa haus sedang setelah diberikan terapi menghisap es batu tingkat rasa haus menurun. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa menghisap es batu yang dilakukan oleh penulis mampu menurunkan tingkat rasa haus pada pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa setelah dilakukan penerapan terapi menghisap es batu didapatkan hasil bahwa terapi menghisap es batu dapat menurunkan tingkat rasa haus pada pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisa.
Penerapan Perawatan Luka Dengan Modern Dressing Alginate Terhadap Penyembuhan Luka Ulkus Diabetikum Di Klinik Salud Wound Care Septyana Fatma Sari; Fida’ Husain
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2353

Abstract

Ulkus diabetikum adalah salah satu komplikasi dari diabetes melitus yang dapat menyebabkan infeksi, ganggren, dan bahkan amputasi jika tidak diobati dengan benar. Perawatan penyembuhan luka wound healing dressing alginate dapat menjaga kelembapan luka, mengurangi edema, menyerap eksudat dan memperkuat jaringan granulasi yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan: Pengaruh penerapan perawatan luka menggunakan wound healing dressing alginate terhadap penyembuhan luka ulkus diabetikum di Klinik Salud Wound Care. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua responden penderita diabetes melitus yang memiliki ulkus diabetik. Perawatan luka dilakukan dengan menggunakan balutan alginate setiap 3 hari sekali selama 2 minggu. Penilaian kondisi luka dilakukan menggunakan instrumen Bates Jensen Wound Assesment Tool (BWAT). Hasil: Sebelum intervensi, skor BWAT pada Tn.B sebesar 32 (grade 2) dan Ny.S skor 36 (grade 2). Setelah penerapan, skor menurun menjadi 24 pada Tn.B dan 29 pada Ny.S. Penurunan skor menunjukka perbaikan karakteristik luka berupa berkurangnya ukuran luka, jumlah eksudat, jaringan nekrotik, serta meningkatnya jaringan granulasi. Tn.B mengalami penurunan skor sebesar 8 skor sedangkan Ny.S sebesar 7 skor. Kesimpulan: Penerapan perawatan luka menggunakan wound healing dressing alginate memberikan hasil yang baik dalam mempercepat proses penyembuhan ulkus diabetikum, yang ditundukkam dengan penurunan skor BWAT dan perbaikan kondisi luka kedua responden.
Pengaruh Kompres Hangat Bantal Elektrik terhadap Penurunan Nyeri Dismenore pada Remaja Putri di SMK Kesehatan Global Cendekia Jakarta Novia Sri Wahyuni; Fida Husain
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jasira.v4i3.378

Abstract

Dysmenorrhea is one of the most prevalent gynecological problems experienced by adolescent girls and may interfere with academic activities and overall quality of life. Non-pharmacological management using an electric heating pad is considered effective, practical, and safe because it provides stable heat that can help reduce uterine muscle contractions. This study aimed to determine the effect of warm compresses using an electric heating pad on reducing dysmenorrhea pain among adolescent girls at SMK Kesehatan Global Cendekia Jakarta. This study employed a quantitative approach with a pre-experimental design using a One-Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 30 female students from a population of 90 students, selected using purposive sampling based on predetermined inclusion and exclusion criteria. Data were collected using the Numeric Rating Scale (NRS) observation sheet, and bivariate analysis was performed using the Wilcoxon Signed-Rank Test with a significance level of alpha = 0.05. The univariate analysis showed that before the intervention, the majority of respondents experienced moderate pain (60.0%), while after the intervention, most respondents experienced a reduction to mild pain (80.0%), and 16.7% reported no pain. The Wilcoxon test results showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.001 (p < 0.05), with a calculated Z value of -4.690. Therefore, the administration of warm compresses using an electric heating pad had a statistically significant effect on reducing the intensity of dysmenorrhea pain among female students at SMK Kesehatan Global Cendekia Jakarta.
Penerapan Senam Lansia Pada Lansia Insomnia Di Desa Pilangsari Kabupaten Sragen Tri Wijayanti; Fida’ Husain
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v3i3.2174

Abstract

Background: feeling sleepy every day is the impact of sleep disturbance at night (insomnia), and can interfere with daily activities. Insomnia can cause other effects such as anxiety, stress, and ending with depression. In the elderly, sleep disturbances can cause various kinds of degenerative diseases that have been suffered and become uncontrolled. Treatment of insomnia disorder is carried out with non-pharmacological treatment, one of the non-pharmacological therapies that can be done is Elderly Exercise. Objective: To determine changes in the level of insomnia in the elderly before and after doing Elderly Exercise. Method: This application uses a descriptive method on 2 respondents, carried out 6 times in 2 weeks. The instrument used was KSPBJ-IRS (Jakarta Biological Psychiatric Study Group-Insomnia Rating Scale). Results: Treatment of insomnia disorder with Elderly Gymnastics given 6 times for 2 weeks in 30-45 minutes can affect the level of the respondent's sleep quality What specific exercises were included in the Elderly Gymnastics therapy?y so that there is a change in the elderly insomnia scale. Conclusion: the application shows that after the Elderly Seam was carried out 6 times in 2 weeks within 30-45 minutes there was a decrease in the insomnia scale in both respondents.  
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu dalam Mendeteksi Dini Demam Berdarah Dengue pada Anak Usia 5–14 Tahun di Desa Paseban, Kabupaten Klaten Wahyu Putri Lestari; Fida’ Husain
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i2.6911

Abstract

The increase in dengue fever (DHF) cases in 2024 has become a serious global concern, with 14 million cases and over 10,000 deaths reported worldwide. In Indonesia, children aged 5–14 years are the most affected group, with 138,465 cases. Mothers play a crucial role in preventing DHF in children. Mothers with good knowledge of early signs and symptoms can help ensure faster treatment and prevent severe complications. Objective: This study aims to describe the level of mothers' knowledge in detecting early signs of DHF in children aged 5–14 years in Paseban Village, Klaten Regency. Method: This is a descriptive quantitative study using purposive sampling. The population consisted of 699 mothers with children aged 5–14 years, and 100 respondents were selected as samples. A questionnaire with 29 validated and reliable items was used as the research instrument. Results: Most mothers (76%) in Paseban Village had good knowledge of early DHF detection. Implication: These findings suggest that most mothers are already well-informed about recognizing early symptoms of DHF. This reflects the positive impact of health education provided through health workers and media, which should be continued and expanded to strengthen DHF prevention efforts.
Co-Authors Aan Sofyan Abdul, Rasyid Agus Waluyo Sejati Alinda Nur Ramadhani Ambarwati Andrew Johan Andri Setiyawan Anita Okty Purnamasari Anita Okty Purnamasari Anjula Roselini Istiqomah Anjula Roselini Istiqomah Ardhiapramesthi Laksita Putri Ardhiapramesthi Laksita Putri Arista, Vivin Asri Kusumastuti Aulia Galuh Ani Sekar Arum Aulia Uswatun Khasanah Ayuk Setiyawan Azzahra, Hanifa Putri Belligo Agra Budhi Irfano, Hafizh Chandra Wisnu Utomo Choirunnisa Salsabila Cika Novitasari Dadi Hamdani Dadi Hamdani Dea Linia Romadhoni Dela Nuvita Sari Devi Rohana Putri Devi, Sinta Septiana Dewi Listyorini Dhamas Andrika Miko Yahya Diah Nur Rahmawati Didik Iman Margatot Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Eka Purnamasari Elmatiana Elmatiana Ema Erfiana Endar Sulistyo Endar Sulistyo Erlangga Galih Zulva Nugroho Etika Muslimah Exda Hanung Lidiana Faridha Sholikhah Ahyari Febriana, Lady Ayu Fitri Shinta Muliya Fitriana Greynike Putri Astuti Hafizh Budhi Irfano Harta Kusuma, Guntur Haryoto Haryoto Haryoto Heni Sulistyaningsih Henni Kusuma Hermansyah Hermansyah Hermawati Hermawati, Hermawati Hidayah, Ririn Nurul Ida Nur Imamah Ika Silvitasari Ikhsan, Maulida Nur Imamah, Ida Indriana Astuti Indriana Astuti Inggit Zulkharisma Inovasi, Monica Islamiyah, Syafrani Nurul Isnayni Wahyu Sholihah Isneini Isneini Isti Haniyatun Khasanah Isti Wulandari Isti Wulandari Joko Prasetyo Karisma Adi Mastuti Khakimah, Siti Krisna Putri Widayati Laksono Trisnantoro Latifatul Nur Aliyyah Liana Putri Utami Lisa Kumala Dewi Listiana Listiana Listiana Listiana Listiana Listiana Listyorini , Dewi Lusia, Eka Margareta Martin Tricahyani maryatun maryatun Mifta Ayu Firmada Mifta Ayu Firmada Migut Dwi Puji Lestari Mila Kristianti Mila Kristianti Mita Putri Sugiyanto Monica Inovasi Muhammad Afif Muslikhah, Lutfi’ah Anis Mustika, Yuli Nining Puji Astuti Nining Puji Astuti Nofia Fajar Ramahdan Norman Wijaya Gati Novia Sri Wahyuni Novilya Meydi Lalintia Nuar Pilarnanti, Viary Nur Tjahjono Suharto Nur Tjahjono Suharto Nurleli Nurleli Panggah Widodo Panggah Widodo Panggah Widodo Patricia Mayang Ardhaneswari Puji Astuti, Nining Putri Damayanti, Ika Putri Sinta, Cindyana RBU, Dyah Rahmawatie Risha Yunni Margianti Septyana Fatma Sari Sinta Septiana Devi Siti Muyasaroh Siti Windari Siyama, Anis Suciana Ratrinaningsih Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sutarwi Sutarwi Syafrani Nurul Islamiyah Tika Kusuma Dewi Tri Wijayanti Tri Wijayanti Umi Khasanah Utomo, Chandra Wahyu Utomo, Maryatun Vivi Vidyawati Kusumaningrum Wahyu Putri Lestari wahyuni wahyuni Waluyo Waluyo Wanda Heny Setyowati Wardiyatmi Wibowo, Frendy Wijayanti, Tiwik Tri Winda Febrianti Wulandari, Isti Yohana Ika Yohana Ika P Yohana Ika Prastiwi Yuni Lestariningsih Yunitamara Yunitamara