Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja Non-Fisik, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Produktivitas Kerja di Sentra Pandai Besi Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya Nurfadilla, Nurfadilla; Sasmita, Jumiati; Asrilsyak, Sharnuke
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 3, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v3i2.6342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Lingkungan Kerja Non-Fisik, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Produktivitas Kerja di Sentra Pandai Besi Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner, serta data sekunder dari literatur, dokumen, dan laporan terkait. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja di Sentra Pandai Besi, dengan total 49 responden yang diambil menggunakan metode sampel jenuh. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares (PLS) dengan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Lingkungan kerja non-fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. 2) Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. 3) Lingkungan kerja non-fisik, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap produktivitas kerja.
UNVEILING EMPLOYEE PERFORMANCE INFLUENCERS Hermansyah, Hermansyah; Saladin, Khairani; Kahar, Azmen; Asrilsyak, Sharnuke
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): April
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v3i5.1923

Abstract

This study analyses how work environment comfort, leadership, time management and employee engagement affect employee performance. Data was collected randomly, with any individual who met the set criteria potentially being part of the sample. The results show that the work environment has an impact on employee engagement but not on employee performance. On the other hand, leadership and time management affect employee engagement and employee performance. In addition, employee engagement itself is significantly related to employee performance. This study concludes that leadership has the greatest influence in determining employee engagement and employee performance.
Pengaruh beban kerja mental dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan pada PT Henson Alfa Gros di Kota Pekanbaru Nalta, Bayu Ferisa; Daulay, Iwan Nauli; Asrilsyak, Sharnuke
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja mental dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan pada PT. Henson Alfa Gros. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 72 karyawan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel beban kerja mental berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (p < 0,05), sedangkan variabel lingkungan kerja fisik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (p > 0,05). Uji F menyatakan bahwa secara simultan kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (p < 0,05), dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 15,3%. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya manajemen operasional dalam mengelola beban kerja mental karyawan secara proporsional guna menciptakan kinerja yang optimal. Penelitian ini juga merekomendasikan agar perusahaan meningkatkan sistem insentif dan distribusi kerja yang adil sebagai upaya strategis dalam manajemen sumber daya manusia.
Dinamika transformasi digital, pengalaman kerja, dan kesenjangan generasi terhadap efikasi digital di PT Besmindo Materi Sewatama, Riau Syamsuri, Abd Rasyid; Asrilsyak, Sharnuke; Abdurrahman, Rezi; Islami, Fiqri Hadi; Arohman, Rifki
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.903

Abstract

Transformasi digital telah menjadi tuntutan penting bagi perusahaan dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika transformasi digital, pengalaman kerja, dan kesenjangan generasi dalam membentuk efikasi digital karyawan di PT Besmindo Materi Sewatama, Riau. Menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital mendorong perubahan budaya kerja, namun penerapannya dipengaruhi oleh variasi pengalaman kerja dan adanya kesenjangan generasi di lingkungan karyawan. Generasi muda cenderung lebih adaptif terhadap teknologi, sementara generasi senior mengandalkan pengalaman kerja dalam menghadapi perubahan, yang terkadang menimbulkan resistensi. Peran kesenjangan generasi terbukti menjadi faktor penting dalam memediasi hubungan antara pengalaman kerja dan efikasi digital. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman terhadap dinamika antar generasi dan pengalaman kerja menjadi kunci dalam meningkatkan efikasi digital karyawan di era transformasi digital. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi manajemen sumber daya manusia dan kebijakan transformasi digital di perusahaan.
Pengaruh pengalaman organisasi dan pengalaman magang terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau angkatan 2021 Hakim, Lukman; Rifqi, Ahmad; Asrilsyak, Sharnuke
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.983

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman organisasi dan pengalaman magang terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau Angkatan 2021, baik secara parsial maupun simultan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) yang dianalisis menggunakan software SmartPLS. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau Angkatan 2021 yang berjumlah 346 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode convenience sampling, dan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, menghasilkan 186 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin. Analisis data meliputi pengujian outer model untuk validitas dan reliabilitas konstruk, serta pengujian inner model untuk menganalisis pengaruh antar variabel. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman organisasi dan pengalaman magang secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa (t-statistik pengalaman organisasi = 8,247; pengalaman magang = 8,543; p-value = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai F-hitung sebesar 282,524 dan p-value 0,000. Koefisien determinasi (Adjusted R-Square) menunjukkan nilai 0,753, yang berarti 75,3% variasi kesiapan kerja dapat dijelaskan oleh pengalaman organisasi dan pengalaman magang, sedangkan 24,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau Angkatan 2021 sehingga hasilnya mungkin tidak dapat digeneralisasikan ke mahasiswa dari angkatan atau jurusan lain. Variabel yang diteliti terbatas pada pengalaman organisasi dan pengalaman magang, sementara faktor lain seperti motivasi, kemampuan akademik, atau lingkungan keluarga tidak dimasukkan dalam analisis. Penggunaan instrumen kuisioner yang bersifat self-report berpotensi mengandung bias subyektif responden. Penelitian menggunakan metode regresi linear berganda yang mengasumsikan hubungan linier antar variabel, sementara hubungan sebenarnya mungkin lebih kompleks dan dipengaruhi oleh faktor moderasi atau mediasi yang belum dianalisis. Implikasi – Secara akademik, universitas perlu mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan organisasi dan memberikan peluang magang yang relevan dengan bidang studi untuk meningkatkan kesiapan kerja. Secara praktis, mahasiswa perlu menyadari pentingnya keterlibatan dalam organisasi dan magang sebagai sarana pengembangan soft skills, kemampuan adaptasi, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan profesional. Bagi institusi dan penyedia magang, hasil penelitian dapat menjadi dasar untuk merancang program pembelajaran berbasis pengalaman yang lebih terstruktur dan efektif. Secara sosial, mahasiswa yang memiliki pengalaman organisasi dan magang yang baik cenderung lebih percaya diri, mandiri, dan kompeten, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan kerja dan masyarakat. Kebaruan – Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menggunakan metode SEM-PLS dalam menganalisis pengaruh pengalaman organisasi dan magang terhadap kesiapan kerja pada konteks mahasiswa Manajemen di Universitas Riau. Temuan bahwa kedua variabel secara simultan menjelaskan 75,3% variasi kesiapan kerja memperkuat teori kompetensi yang menyatakan bahwa kesiapan kerja terbentuk dari kombinasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperoleh melalui pengalaman formal dan non-formal.
Bahasa Inggris Bahasa Inggris Abdul Malik Sayuti; Sharnuke Asrilsyak; Wahyu Rafdinal
Jurnal Sekretaris dan Administrasi Bisnis Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Sekretaris dan Administrasi Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Taruna Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31104/jsab.v5i1.194

Abstract

Employees are the main capital for company development. Company needs the best employee's performance to advance and achieve their goals. To support this, many supporting factors such as leadership style, quality of work life and organizational citizenship behavior are needed to stimulate employees giving their optimum contributions by finalize their work effectively and efficiently. This study analyzes the effect of spiritual leadership style on the quality of work life, organizational citizenship behavior on employee's performance. The data in this study were obtained by distributing questionnaires to 100 employees of the Islamic Hospital in West Sumatra as research respondents. Path analysis is used as data analysis method in this study. The results of the study prove that: 1) the spiritual leadership style significantly influences the quality of work life, 2) the spiritual leadership style has a significant effect on organizational citizenship behavior, 3) the quality of work life has a significant effect on organizational citizenship behavior, 4) the spiritual leadership style significantly influences employee's performance, 5) quality of work life has a significant effect on employee's performance, 6) organizational citizenship behavior significantly influences employee's performance. This study implicates that leaders or managers can enhance the role of spiritual leadership to improve the employee's quality of work life and organizational citizenship behavior in institutions they lead. So that, the spiritual leadership will directly or maybe indirectly encourage employee performance improvement.
Digital transformation in human resource management and work experience on digital efficacy: The mediating role of the generational gap Syamsuri, Abd. Rasyid; Asrilsyak, Sharnuke; Abdurrahman, Rezi
Journal of Applied Business Administration Vol 10 No 1 (2026): Journal of Applied Business Administration
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaba.11485

Abstract

This study aims to analyze the influence of digital transformation and work experience on employees' digital efficacy, considering the mediating role of the generational gap. The research was conducted at PT Besmindo Materi Sewatama, an energy-sector company currently implementing digitalization in its human resources management functions. Using a quantitative approach and the SEM-PLS 4 method, data were collected from 110 employees through a total sampling technique. The findings indicate that both digital transformation and work experience significantly influence digital efficacy. Among these, work experience emerged as the dominant factor shaping employees' confidence in using technology, while the generational gap did not exhibit a significant mediating effect. The novelty of this study lies in integrating the four variables into a single comprehensive structural model. These findings offer practical implications for organizations in designing cross-generational training strategies and HR management practices to support inclusive and sustainable digital transformation.