Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN MATERI SURAH AN-NASR MELALUI PEMANFAATAN MEDIA BERBASIS VIDIO PEMBELAJARAN AL-QURAN MENARIK Harlina
Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2024): Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an materi surah An-Nasr peserta didikk kelas III di SD Negeri 6 Tappanjeng melalui pemanfaatan media berbasis vidio Al-Qur’an menarik. Metode ini mengacu pada strategi pembelajaran yang memberikan contoh langsung (pemanfaatn vidio menarik Al-Qur’an) kepada peserta didik dalam melaksanakan membaca Al-Qur’an dengan benar. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes praktik, dan wawancara, kemudian di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik setelah penerapan metode berbasis vidio . Pada siklus pertama, banyak peserta didik yang masih mengalami kesalahan dalam membaca Al-Qur’an, namun di siklus kedua terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam aspek ketepatan kemampuan membacaAl-Qur’an. Dengan demikian, penerapan metode berbasis vidio terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membaca Al-Qur’an.
Overview of knowledge level clinical students of Faculty of Dentistry Hasanuddin University regarding burning mouth syndrome: Tinjauan tingkat pengetahuan mahasiswa kedokteran gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin mengenai sindrom mulut terbakar Usman, Nur Asmi; Febrianti, Salsa; Mauliana, Anggun; Marlina, Erni; Israyani; Harlina; Yusran, Ali
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35856/mdj.v14i3.1292

Abstract

Burning mouth syndrome (BMS), or glossopyrosis, is a condition characterised by a burning sensation or pain in certain areas of the oral cavity, particularly the tongue, without any changes to the surface of the oral tissue. Some data indicate that BMS suffer-ers are not being treated properly, highlighting the importance of clinical education about BMS for practitioners. This study explo-res the level of knowledge of professional students about BMS. This descriptive analytical cross-sectional study used a ques-tionnaire to collect data, with 74.2% of respondents demonstrating good knowledge of BMS and showing motivation to learn after completing the Clinical Readiness Programme. It was concluded that professional students have a good level of knowledge about BMS, but further research is needed, especially among undergraduate dental students, to increase awareness and knowledge about BMS.
Peran Papan Interaktif Digital Dalam Meningkatkan Efektivitas Belajar Siswa Fitra Rahmadani Mustafa; Harlina; Marlina Matutu; Khaerunnisa; Lia Nurhayati
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 6 No 2 (2025): VOLUME 6 NOMOR 2, DESEMBER TAHUN 2025
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v6i2.4461

Abstract

Studi ini mengeksplorasi peran multifaset Papan Interaktif Digital (PID), atau sering disebut Interactive Flat Panel (IFP), dalam meningkatkan efektivitas belajar siswa secara signifikan. Dengan mengadopsi pendekatan penelitian kualitatif melalui tinjauan literatur yang ekstensif, investigasi ini secara sistematis mensintesis temuan-temuan akademis terkini mengenai implementasi PID, dampaknya yang mendalam terhadap keterlibatan, motivasi, dan pemahaman konseptual siswa, tantangan umum yang ditemui selama adopsi, serta strategi berbasis bukti untuk pemanfaatan optimalnya. PID terbukti memfasilitasi lingkungan belajar yang dinamis, sangat interaktif, dan kolaboratif, yang secara demonstratif meningkatkan motivasi siswa, mendorong pemahaman konsep yang lebih mendalam, dan melayani beragam gaya belajar secara efektif, termasuk siswa dengan kebutuhan pendidikan khusus. Meskipun memiliki manfaat pedagogis yang substansial, adopsi PID yang luas seringkali terhambat oleh tantangan kritis seperti infrastruktur teknologi yang tidak memadai, terutama di daerah terpencil atau kurang terlayani, serta tingkat kompetensi guru yang bervariasi dalam mengintegrasikan alat-alat canggih ini ke dalam praktik pedagogis mereka. Oleh karena itu, implementasi yang efektif dan berkelanjutan memerlukan pengembangan infrastruktur yang kuat dan merata, program pengembangan profesional guru yang komprehensif dan berkelanjutan yang berfokus pada pedagogi digital, serta sistem dukungan teknis yang konsisten. Tinjauan literatur komprehensif ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang bernuansa dan dapat ditindaklanjuti bagi para pendidik, administrator pendidikan, dan pembuat kebijakan, memungkinkan mereka untuk secara strategis memaksimalkan potensi transformatif PID dalam menciptakan lingkungan belajar yang menarik, adil, dan sangat efektif bagi semua siswa di era digital.
Overview of knowledge level clinical students of Faculty of Dentistry Hasanuddin University regarding burning mouth syndrome: Tinjauan tingkat pengetahuan mahasiswa kedokteran gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin mengenai sindrom mulut terbakar Nur Asmi Usman; Salsa Febrianti; Anggun Mauliana; Erni Marlina; Israyani; Harlina; Ali Yusran
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burning mouth syndrome (BMS), atau glossopyrosis, adalah kondisi sensasi rasa terbakar atau nyeri pada beberapa daerah di rongga mulut, khususnya lidah, tanpa perubahan pada permukaan jaringan mulut. Data menunjukkan penderita BMS tidak ditangani dengan baik sehingga perlu ditekankan pentingnya upaya pendidikan untuk edukasi klinis tentang BMS kepada praktisi. Penelitian ini mengeksplorasi gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa profesi terkait BMS. Penelitian deskriptif analitik desain cross sectional menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data yaitu 74,2% responden menunjukkan pengetahuan yang baik tentang BMS menunjukkan motivasi belajar setelah menyelesaikan Clinical Readiness Program. Disimpulkan bahwa mahasiswa profesi memiliki tingkat pengetahuan tentang BMS dengan baik namun penelitian lebih lanjut diperlukan terutama pada mahasiwa FKG tingkat dasar untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang BMS.