Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS GOOGLE SITES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN BERBASIS BUKTI DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Ghozali, Bob Syahrizal; Supeno; Farisi, Mohammad Imam
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i2.22631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis validitas, kepraktisan, dan keefektifan e-modul berbasis google sites untuk meningkatkan kemampuan penalaran berbasis bukti pada siswa SD Al-Furqon Kabupaten Jember dalam pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and Development dengan model pengembangan ADDIE dengan tahapan meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data pada uji validitas, uji kepraktisan, dan uji efektifitas. Analisis hasil tes kemampuan penalaran berbasis bukti menggunakan analisis n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas e-modul berbasis google sites adalah 95,2 % dengan kategori sangat valid. Uji kepraktisan dengan respon siswa terhadap penggunaan e-modul interaktif sebesar 93,5% dengan kriteria sangat baik, dan keterlaksanaan pembelajaran menggunakan e-modul berbasis google sites sebesar 93,2% dengan kategori sangat efektif. Hasil analisis n-gain menunjukkan penggunana e-modul berbasis google sites dapat meningkatkan kemampuan penalaran berbasis bukti sebesar 0,96 dengan kategori tinggi. Implikasi penelitian ini hasil pengembangan e-modul berbasis Google Sites dapat menjadi alternatif pendukung pembelajaran, untuk meningkatkan kemampuan penalaran berbasis bukti dan memberikan kemudahan serta membangun pengetahuan peserta didik dalam memahami materi IPA. Kata Kunci: E-Modul, Google Sites, Kemampuan Penalaran Berbasis Bukti, Pembelajaran IPA
Pengembangan E-Modul Berbasis STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Siti Rofikoh; Supeno; Mohammad Imam Farisi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2112

Abstract

Berpikir kreatif merupakan kemampuan untuk menghasilkan solusi, ide, dan gagasan yang berbeda dari sebelumnya. Keterampilan berpikir kreatif menjadi keterampilan penting saat ini dan harus dimiliki oleh peserta didik agar dapat bersaing di kehidupan dunia global. Walaupun demikian, dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar, guru dan peserta didik masih menghadapi kesulitan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh penelitian ini adalah pembuatan modul elektronik berbasis STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika) yang dapat digunakan siswa untuk belajar STEM dan matematika, baik secara mandiri maupun dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Untuk meningkatkan pendidikan sains dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik di sekolah dasar, penelitian ini bertujuan untuk membuat e-modul berbasis STEM yang praktis dan efektif. Analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi adalah semua langkah yang diperlukan untuk mengembangkan e-modul. Validasi produk dilakukan oleh tiga orang ahli pembelajaran IPA. E-modul yang sudah dinyatakan valid, dilakukan uji coba dalam pembelajaran di SDN 3 Singotrunan, kabupaten Banyuwangi. Selama uji coba, dilakukan perolehan data keterlaksanaan pembelajaran dan data keterampilan berpikir kreatif. Analisis data menunjukkan bahwa produk dinyatakan valid untuk nilai 4,50 – 4,75 karena itu layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil analisis data keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa produk sesuai dengan skor pada rentang 3,3 – 4,0. Hasil analisis data pengujian menunjukkan bahwa standar yang tinggi menyebabkan peningkatan keterampilan berpikir kreatif pada kriteria tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa produk modul elektronik berbasis STEM yang dikembangkan oleh penelitian itu praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik selama pembelajaran IPA di sekolah dasar.
The Effect Of Question Prompt Scaffolding-Based Student worksheet On Scientific Writing Skills Of Junior High School Students In Science Learning Rusdianto; Supeno; Nuha, Ulin; Fadilah, Rizka Elan; Irawan, Adi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.8091

Abstract

Science learning is closely linked to students' scientific writing skills. While science education imparts scientific concepts and theories, scientific writing enables students to structure and express their understanding of these concepts and theories. Despite this, scientific writing skills among junior high school students tend to be in the low category. This study aimed to investigate the impact of using student worksheets based on question prompt scaffolding on the scientific writing skills of junior high school students. The research employed a quasi-experimental design with a post-test only control group. Data were collected using tests, with essay tests assessing scientific writing skills across various indicators such as clarification, observation, measurement, claims, causation, argumentation, and generalization. The results from an independent sample t-test indicated a significance value of p Sig. (2-tailed) of 0.028, which is less than 0.05, suggesting a significant difference in the average scientific writing scores between the experimental and control groups. Thus, it can be concluded that student worksheets based on question prompt scaffolding significantly enhance the scientific writing skills of junior high school students in science learning.
Project-Based Learning Model to Improve Students' Creativity in Biology Learning Media Courses Biology Education Study Program, Cenderawasih University Megawati, Ruth; Subchan, Wachju; Supeno; Mahardika, I Ketut
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 10 (2024): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i10.9128

Abstract

The purpose of this study is to improve students' learning creativity through the application of the Project Based Learning (PjBL) learning model. This type of research is Classroom Action Research with four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The research instrument uses observation sheets and learning outcome tests. Observations are carried out during learning, and learning outcome tests are given at the end of each cycle. Based on the results of the study, it was obtained in cycle 1 that the creativity indicator for fluent thinking was 37% in the less category; cycle II 60% in the good category, and cycle III 73% in the good category; then the flexible thinking indicator in cycle I was 36% in the less category, cycle II 65% in the good category, and cycle III 78% in the good category; original thinking indicator cycle I is 20% in the less category, cycle II 61% is in the good category and cycle III 75% in the good category; elaboration thinking indicator cycle I is 15% in the very less category, cycle II 57% in the sufficient category and cycle III 67% in the good category. Learning outcome data in cycle I is only 37% of students who completed, cycle II 60% of students who completed, and cycle III 78% of students who completed.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBANTUAN FLIPBOOK DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN IPA Ainy, Hanik Qurratul; Supeno; Ahmad, Nur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.3090

Abstract

Kemampuan problem solving dalam pembelajaran IPA masih berada di tingkat yang rendah. Rendahnya kemampuan problem solving diantaranya kurang terbiasa menyelesaikan masalah konstektual, kurangnya minat peserta didik dalam membaca bahan pelajaran, dan penggunaan bahan ajar dengan media pembelajaran yang monoton. Alternatif solusi sesuai dengan permasalahan tersebut ialah mengembangkan bahan ajar berupa e-modul berbantuan flipbook digital untuk meningkatkan kemampuan problem solving dengan memuat aspek problem solving lebih tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan ialah mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul dalam pembelajaran IPA. Model pengembangan yang diterapkan yakni model ADDIE. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Instrumen pengumpulan data melingkupi lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar tes, dan lembar angket respon peserta didik. Perolehan nilai validasi e-modul ialah 90,3% menunjukkan kriteria valid dan nilai validasi modul ajar sebesar 89,58% menunjukkan kriteria valid. Hasil keterlaksanaan pembelajaran menggunakan e-modul ialah termasuk kriteria sangat praktis yakni 91,2%. E-modul berbantuan flipbook digital termasuk kategori efektif dengan skor N-gain yakni 0,69 dan angket respon peserta didik sebesar 92,27% menunjukkan kriteria sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan e-modul berbantuan flipbook digital dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan problem solving siswa SMP pada pembelajaran IPA.
Teacher Professional Development Management from an Islamic Perspective Dewi, Miftah Kusuma; Supeno
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 7 No 1 (2025): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/zd9hx139

Abstract

Teacher professionalism is a major factor in educational success, as teachers serve not only as transmitters of knowledge but also as moral and spiritual role models for students. In the context of Islamic education, teacher professional development must be based on Islamic values ​​that emphasize a balance between intellectual, moral, and spiritual competencies. This study uses a literature study method with a descriptive-analytical approach to analyze the concept and implementation of teacher professional development management from an Islamic perspective as well as Islamic managerial principles relevant to educational institutions. The results of the study indicate that teacher professional development management in Islam includes four main functions: planning (takhṭīṭ), organizing (tanẓīm), directing (tawjīh), and supervising (raqabah), which are oriented towards moral development, competency improvement, and the refinement of intentions and work ethics. Teacher professionalism is not only measured from pedagogical and professional aspects, but also from sincerity, trustworthiness, and noble character in carrying out duties. By implementing Islamic management based on the values ​​of monotheism, continuous development, and a work culture modeled after the Prophet Muhammad (peace be upon him), teachers can develop into competent individuals with noble character, and make their profession a form of devotion and worship to Allah Swt. These findings are expected to serve as a basis for Islamic educational institutions in designing comprehensive, sustainable, and spiritually oriented teacher development strategies.
Self Management in the Perspective of Islamic Education: A Study of Behavioral Psychology and Modern Sufism Supeno; Afifah, Diana Elfiyatul
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 7 No 1 (2025): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/1s4ddk48

Abstract

This study aims to analyze the concept of self-management in the perspective of Islamic education by reviewing its integration with behavioral psychology theory and modern Sufi values. Through library research, this study explores classical Islamic works and relevant contemporary theories to find common ground between spiritual disciplines and modern psychology. The results of the study show that self-management in Islam is rooted in the values of tazkiyatun nafs, murāqabah, and muhāsabah, which function as internal mechanisms for behavioral control. Meanwhile, behavioral psychology explains self-management as a process of strengthening self-control and forming positive habits through reinforcement. The integration of the two gives rise to the behavioral-spiritual education paradigm, which is an educational model that balances spiritual, emotional, and behavioral awareness. This study contributes to broadening the understanding of Islamic education to be more responsive to modern challenges, especially in character building and mental health of students in the global era.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan LKPD Multirepresentasi terhadap Keterampilan Argumentasi Ilmiah Siswa SMP pada Pembelajaran IPA Agustiyani, Silvia; Supeno; Budiani, Lilik
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 3 (2025): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.3.930-938

Abstract

The scientific argumentation skills of junior high school students are still at a low level, especially in constructing claims, data, and warrants, due to teacher-centered learning. This study examines the effect of the discovery learning model supported by multirepresentation worksheets on students’ scientific argumentation skills. The method used was quasi-experimental with a non-equivalent control group design in two seventh grade classes at SMPN 6 Jember. Data were obtained through descriptive test and analyzed using normality, homogenity, and independent sample t-test. The statistical test results showed a significance value of 0.001 (<0.05), indicating that the discovery learning model supported by multirepresentational worksheets had a significant effect on students’scientific argumentation skills in science learning.
Integrating Indigenous Values into Sustainable Ecological Cultural Learning: A Model for Elementary Education Istiqfaroh, Nurul; Hendratno; Supeno
Journal of Contemporary Issues in Primary Education Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Contemporary Issues in Primary Education
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/grp1yq70

Abstract

This study aimed to develop and validate a Sustainable Ecological Cultural Learning (SECL) model integrated with indigenous values for elementary education. The model was designed to address the limited integration of ecological sustainability and cultural literacy in elementary school learning while supporting culturally responsive and sustainability-oriented education. This study employed a research and development approach using the ADDIE framework, focusing on the analysis, design, and development stages, with evaluation limited to expert-based validity testing. The SECL model was validated by experts in elementary education, environmental education, and cultural studies using a structured validation instrument with a four-point Likert scale. The validation results indicate that the SECL model achieved an overall mean validity score of 3.53 out of 4.00, categorized as very valid. High validity scores were obtained across key aspects, including integration of indigenous values (M = 3.70), relevance to sustainable education principles (M = 3.60), and alignment with elementary student characteristics (M = 3.55). These findings demonstrate that the SECL model is conceptually sound, feasible, and appropriate for elementary education contexts. The validated model provides a solid foundation for further classroom implementation and effectiveness testing in future studies.
Optimalisasi Pelaksanaan Ubudiyah Jamaah Melalui Kegiatan Pendampingan di Masjid KH. M. Yusuf Hasyim Kwaron, Diwek, Jombang Khotim, Ahmad; Supeno; Munir, Misbachul; Halimi, Moh. Zunaidi; Azzam, Ilyas Nurul
Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Ihsanniat
Publisher : LP3M STAI At-Tahdzib Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/p1qbc945

Abstract

Pelaksanaan ubudiyah merupakan aspek fundamental dalam kehidupan keagamaan jamaah masjid yang mencerminkan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran Islam. Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti ketidaktepatan tata cara ibadah, perbedaan pemahaman fiqh, serta minimnya pendampingan berkelanjutan bagi jamaah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan ubudiyah jamaah melalui kegiatan pendampingan di Masjid KH. M. Yusuf Hasyim Kwaron, Diwek, Jombang. Metode yang digunakan meliputi edukasi keagamaan, praktik langsung ibadah, diskusi interaktif, serta pendampingan intensif berbasis kebutuhan jamaah. Kegiatan pendampingan difokuskan pada penguatan pemahaman fiqh ibadah, peningkatan ketepatan praktik ubudiyah, serta pembiasaan ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman jamaah terhadap tata cara ibadah yang benar, meningkatnya kesadaran akan pentingnya pelaksanaan ubudiyah secara tertib dan konsisten, serta terbentuknya sikap keagamaan yang lebih partisipatif dalam kegiatan masjid. Dengan demikian, kegiatan pendampingan ini berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan ubudiyah jamaah serta memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan keagamaan masyarakat.