p-Index From 2021 - 2026
8.708
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL SERAMBI ILMU

Kebijakan Pesantren dalam Pengelolaan Pendidikan di Indonesia Aep Tata Suryana; Tatang Ibrahim; Muslem Daud; Hery Saparudin; Acep Nurlaeli
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 2 (2020): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v21i2.2110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kebijakan pesantren dalam pengelolaan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, sumber utama penelitian ini adalah data-data dokumen kebijakan pendidikan di Indonesia pada masa sebelum adanya UU No.4 Tahun 1950 jo No.12 Tahun 1954, masa Undang-Undang no. 4 tahun 1950 jo No.12 Tahun 1954 (Dasar-Dasar Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah), Undang-Undang No. 2 Tahun 1989 (Sistem Pendidikan Nasional), Undang-undang No. 20 tahun 2003 (Sistem Pendidikan Nasional), serta PP 55 tahun 2007 (Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan) dan Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintah mendominasi kebijakan terhadap pesantren karena pesantren menjadi bagian dari sistem pendidikan nasional, hal ini terjadi sejak dimasukkannya pendidikan pasantren dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dan PMA Nomor 13 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa pemerintah turut serta mengatur pesantren melalui kebijakan pendidikan keagamaan Islam, konsekwensinya pesantren berada dalam tarik menarik kepentingan antara masyarakat dengan pemerintah. Sehingga dalam beberapa kebijakan tersebut terutama menyangkut standarisasi pendidik dan tenaga kependidikan, kurikulum, sarana prasarana, dan pembiayaan sangat menyulitkan masyarakat dalam implementasinya di lapangan, karena masyarakat memiliki keterbatasan nilai untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut.
Kebijakan Pesantren dalam Pengelolaan Pendidikan di Indonesia Aep Tata Suryana; Tatang Ibrahim; Muslem Daud; Hery Saparudin; Acep Nurlaeli
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 2 (2020): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v21i2.2110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kebijakan pesantren dalam pengelolaan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, sumber utama penelitian ini adalah data-data dokumen kebijakan pendidikan di Indonesia pada masa sebelum adanya UU No.4 Tahun 1950 jo No.12 Tahun 1954, masa Undang-Undang no. 4 tahun 1950 jo No.12 Tahun 1954 (Dasar-Dasar Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah), Undang-Undang No. 2 Tahun 1989 (Sistem Pendidikan Nasional), Undang-undang No. 20 tahun 2003 (Sistem Pendidikan Nasional), serta PP 55 tahun 2007 (Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan) dan Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintah mendominasi kebijakan terhadap pesantren karena pesantren menjadi bagian dari sistem pendidikan nasional, hal ini terjadi sejak dimasukkannya pendidikan pasantren dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dan PMA Nomor 13 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa pemerintah turut serta mengatur pesantren melalui kebijakan pendidikan keagamaan Islam, konsekwensinya pesantren berada dalam tarik menarik kepentingan antara masyarakat dengan pemerintah. Sehingga dalam beberapa kebijakan tersebut terutama menyangkut standarisasi pendidik dan tenaga kependidikan, kurikulum, sarana prasarana, dan pembiayaan sangat menyulitkan masyarakat dalam implementasinya di lapangan, karena masyarakat memiliki keterbatasan nilai untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut.
Co-Authors Abdul Jalil Abdul Kosim Abdul Kosim Abdul Kosim Abdul Kosim, Abdul Abidin, Jaenal Aisyah, Siti Akil Akil Akil, Akil Alya Rihhadatul Aisy Amanah, Mimin Amirudin Amirudin Amirudin Amirudin Amirudin Anitasari Anitasari Aqil Aqil Arisetiawati, Syifa Astri Amelia Purniasih Astuti Darmiyanti Aulia, Ratu Safira Ayu Suci Atik Bahtiar, Sidik Maulana Bariah, Oyoh Daenuri Daenuri Dede Linda Lindawati Deni Hardianto Deni Hardianto Doddy Ali Gunawan Eriansyah Kamal Eriansyah Kamal Ernawati Ernawati Faradila R, Anisa Faujiah, Sifa Fauziah, Evi Hopipah Fauziah, Wiqoyatul Ferianto Ferianto Ferianto Ferianto Fitria, Pinky Ayu Fuji Fauziah Fuji Fauziah Ghina, Maghfirotul Hadian, Hanhan Hanhan Hadian Hawanur, Cahyadi Hery Saparudin Hikmawati, Siti Ika Nurjanah Ilham Fahmi Ilham Fahmi, Ilham Istiqomah, Siti Jaenal Abidin Jaenal Abidin Kasja Eki Waluyo Lidya Khofifah Turohmah Lutfhianti, Safhira Nur M. Makbul Ma'shum, Sya'roni Ma'shum, Syahroni Ma'sum, Sya'roni Maghfirotul Ghina Masriah, Siti Masykur H Mansyur Maziah Maziah Maziah, Maziah Ma’shum, Sya’roni Ma’sum, Sya’roni Monica Ekza Pramudya Muhammad Hanif Ramadhan Muhammad Tawab Munafiah, Nida’ul Muslem Daud Noor, H. E Tajuddin Novita Diyanti, Siti Azizah Nur Azizah, Ditha Nur Fitria Reza Nursayidah, Didah Oding Supriadi, Oding pengelola, pengelola Purnamaningsih, Ine Rahayu Putri, Rahmah Eka Rahma Zhafirah, Alya Rahmawati, Deby Ramdhani, Khalid Ratu Safira Aulia Russamsi, Yunus Safira Sruie Zufari Safitri, Laila Nur Sajuli, Sulaim Ahmad Saputra, Suryana Sayan Suryana Sidik Maulana Bahtiar Silvi Samsiah Siregar, Muthomainnah Sofyan Iskandar Sopia Sopia Sulaeman, Zelika Meilani Suryana Saputra Suryana Saputra Suryana, Suyan Syahrir Akil Sya’roni Ma’sum Tata Suryana , Aep Tatang Ibrahim Turohmah, Lidya Khofifah Wiqoyatul Fauziah Yunus Russamsi Zufari, Safira Sruie