Articles
URGENSI PENGELOLAAN KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMK BHINNEKA KARAWANG.
Alya Rihhadatul Aisy;
Acep Nurlaeli;
Sayan Suryana
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 2 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v4i2.323-332
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengelolaan kelas di SMK Bhinneka Karawang, dan apa saja urgensi pengelolaan kelas dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMK Bhinneka Karawang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui penelitian dilapangan dengan metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu mengggunakan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis melalui tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa pengelolaan kelas di SMK Bhinneka Karawang mengacu pada komponen keterampilan dalam melakukan pengelolaan kelas yang memiliki hubungan dengan menciptakan dan memelihara yang efektif dalam menciptakan kondisi belajar dan kemampuan memberikan perhatian kepada peeeserta didik baik secara visual maupun secara verbal. Motivasi yang terdapat pada peserta didik di SMK Bhinneka Karawang dipengaruhi oleh faktor instrinsik motivasi yang muncul secara alamiah dari dalam diri peserta didik. Faktor ekstrinsik yaitu faktor motivasi yang timbul yang dipengaruhi besar oleh kemampuan dan keterampila guru dalam melasanakan pengelolaan kelas. Urgensi pengelolaan kelas terhadap motivasi belajar peserta didik di SMK Bhinneka Karawang melihat beberapa permasalahan yaitu kurang lengkapnya fasilitas sekolah dalam mendukung proses pembelajaran seperti kurangnya media gambar, selain itu guru kurang memiliki kemampuan pengelolaan kelas sehingga menciptakan suasana belajar yang membosankan.
MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING PEMINATAN DI MTSN 5 KARAWANG
Anitasari Anitasari;
Acep Nurlaili;
Sayan Suryana
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 2 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v4i2.289-293
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, proses pelaksanaan dan evaluasi manajemen bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh konselor dan kepala sekolah di MTSn 5 Karawang. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah madrasah, guru bimbingan dan konseling, dan siswa kelas IX. Hasil penelitian di MTSn 5 negara Karawang menemukan satu kendala, antara lain: 1) Kerjasama antara konselor, wali kelas, orang tua dan unsur lainnya masih belum efektif sehingga menyebabkan berbagai kebuntuan dalam menyesuaikan pilihan peminatan. 2) Kurangnya rekam jejak konselor di MTs Negeri 5 Karawang untuk melacak bakat/minat siswa di tingkat SMA. 3) Dukungan orang tua terhadap pengembangan bakat atau minat siswa belum maksimal, yang menyebabkan anak tidak dapat menemukan potensi dirinya yang sebenarnya. 4) Siswa kurang memiliki kepercayaan diri yang cukup dalam memilih pilihan karir yang tepat bagi dirinya. Hal ini disebabkan kurangnya dukungan dari berbagai pihak selama siswa berada di tingkat Madrasah Tsanawiyah. Manajemen bimbingan dan konseling tampaknya belum dilaksanakan dengan baik dilihat dari temuan-temuan yang ditemukan
MANAJEMEN PEMBELAJARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
Astri Amelia Purniasih;
Acep Nurlaeli
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 2 (2022): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v5i2.266-272
Pengelolaan pembelajaran ialah sebuah rangkaian pengelolaan yang mencakup beberapa faktor yang dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengendalian serta pengpenilaianan. Berkenaan dengan rangkaian aktivitas murid dalam belajar. Penelitian ini berusaha untuk mengeksplorasi bagaimana pengelolaan pembelajaran dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka, dimana pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari berbagai literatur. Temuan yang didapatkan pada penelitian dapat menggambarkan tentang meningkatkan mutu Pendidikan dapat di capai melalui pengelolaannya. Oleh karena itu upaya meningkatkan kualitas mutu Pendidikan dapat di capai dengan pengelolaan Pendidikan. Kata kunci: Meningkatkan, Pengelolaan Pembelajaran, Mutu Pendidikan
PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI MADRASAH TSANAWIYAH MATHLA’UL HUDA CILEBAR
Daenuri Daenuri;
Acep Nurlaeli
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 2 (2022): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v5i2.127-135
Madrasah Tsanawiyah Mathla’ul Huda Cilebar selalu memanfaatkan sarana dan prasarana pendidikan sesuai dengan kebutuhan siswanya, madrasah merupakan suatu lembaga pendidikan yang menempatkan kepala madrasah sebagai penata pendidikan. Dalam hal ini sudah diatur dalam peraturan pemerintah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Bab VII Pasal 42 No 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan. Hasil pembahasan dalam penelitian meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil survei, proses pengadaan sarana dan prasarana di Madrasah Madrasah Tsanawiyah Mathla’ul Huda Cilebar dilakukan dengan cara rapat terlebih dahulu tentang rencana pengadaan sarana dan prasarana dengan staf madrasah dan orang tua siswa, pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Mathla’ul Huda Cilebar masih belum optimal artinya terdapat kekurangan tenaga untuk melihara sarana dan prasarana pendidikan, dan penyimpanan sarana dan prasarana pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Mathla’ul Huda Cilebar masih membutuhkan gudang untuk menyimpan sarana dan prasarana tersebut, agar barang disimpan dengan baik dan aman. Penelitian tentang pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Mathla’ul Huda Cilebar bertujuan untuk (1) mengetahui tentang proses pengadaan sarana dan prasarana pendidikan,(2) mengetahui tentang pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan,(3) mengetahui cara menyimpanan dan melestarikan sarana dan prasarana pendidikan yang baik.Kata Kunci: Madrasah, Pengelolaan, Sarana dan prasarana
PENERAPAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN DI SMK BHINNEKA KARAWANG
Doddy Ali Gunawan;
Acep Nurlaili;
Sayan Suryana
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 2 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v4i2.294-301
Administrasi pendidikan merupakan segala aktivitas yang berkaitan dengan tujuan untuk menjadikan proses pendidikan menjadi lebihbaik dengan melakukan kegiatan bersama, dalam ruang lingkup pendidikan berdasarkan ketentuan dan kebutuhan manusia yang telah di tentukan untuk dapat memperbaiki kinerja pendidikan. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, Administrasi Pendidikan di SMK Bhinneka Karawang sudah terlaksana dalam dalam Administrasi Pendidikan namun masi kurang memaksimalkan dalam proses menerapkan rencana kegiatan sekolah pada tahun ajaran yang akan datang seperti pembagian tugas mengajar masih membutuhkan guru program, satuan belajar, jadwal dan fasilitas pembelajaran, supervisi administrasi pendidikan di SMK bhinneka Karawang kepala sekolah sebagai supervisor sudah dapat menerapakan pengelolaan administrasi pendidikan dengan baik untuk dalam menglola keuangan sekolah pengembangan dan pemberdayaan kepegawaian, namun masih ada kekurangan dalam pengembangan sarana dan prasarana sekolah, administrasi kurikulum pendidikan di SMK bhinneka Karawang masih belum terlakasana sepenuhnya sesuai dengan yang di rencanakan. Penelitian tentang Administrasi Pendidikan di SMK Bhinneka Karawang ini bertujuan untuk: (1)menggambarkan kepemimpinan dalam penglolaan Administrasi Pendidikan, (2) mengetahui supuervisi dalam administrasi pendidikan, (3) mengetahui prinsip dan teori kurikulum administrasi pendidikan.
IMPLEMENTASI EVALUASI DIRI MADRASAH BERBASIS APLIKASI E-RKAM DALAM MENINGKATKAN MUTU DI MA FATHANUL BURHAN TEMPURAN KARAWANG
Deni Hardianto;
Acep Nurlaeli;
Sayan Suryana
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 1 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v6i1.44-52
Proses pengembangan serta peningkatan pengelolaan pendidikan di Indonesia seyogianya berorientasi terhadap mutu pendidikan. Pola pengembangannyapun harus adaptif sesuai dengan tuntutan zaman (disruption era). Dalam hal ini pemerintah harus senantiasa melakukan transformasi dari pendidikan konvensional menuju pendidikan digital. Penjaminan mutu dapat dilakukan dengan perencanaan program kerja yang baik serta pelaksanaan evaluasi diri satuan pendidikan yang jujur dan objektif. Artinya harus ada sistem yang mampu mengakomodir keduanya dalam rangka memastikan penjaminan mutu internal satuan pendidikan berjalan dengan baik. Kemenag RI hadir dengan meluncurkan platform e-RKAM, tujuannya adalah untuk menjawab tantangan tersebut. Aplikasi e-RKAM ini merupakan terobosan yang menggabungkan menjadi satu kesatuan utuh antara pelaksanaan EDM dan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah. Oleh karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perencanaan dan pengorganisasian implementasi aplikasi e-RKAM ini serta bagaimana keberhasilan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Maka untuk mengetahui kedua hal ini harus dilakukan penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan teknis analisis data triangulasi sumber data agar ke objektifitasannya terjamin. Peneliti memilih MA Fathanul Burhan Tempuran dikarenakan merupakan salah satu MA yang masuk ke dalam fase pertama penerapan e-RKAM dilingkungan Kementerian Agama. Setelah dilakukan penelitian dengan metode tersebut didapatkan hasil bahwa proses perencanaan dan pengorganisasian implementasi aplikasi e-RKAM sudah sesuai dengan pedoman penggunaan dan standar operasional prosedur e-RKAM, kemudian keberhasilan dalam rangka peningkatan mutu pendidikanpun masuk ke dalam kategori baik dengan melihat perbandingan data antara Skor Kinerja Pencapaian Mutu tahun 2020 dan tahun 2021.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI MADRASAH TSANAWIYAH NIHAYATUL AMAL PURWASARI
Wiqoyatul Fauziah;
Acep Nurlaeli;
Abdul Kosim
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v6i4.611-616
Pendidikan merupakan instilasi yang berperan dalam menegmbangkan dan menciptakan manusia yang memiliki pengetahuan serta karakter sebagai perubahan dan pembekalan nilai positif pada dirinya agar menjadi lebih baik. Pendidikan sendiri memiliki tujuan yang terdiri dari sistem pendidikan Nasional dalam mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi insan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, sehat, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang terintegrasi serta bertanggung jawab . Akan tetapi proses dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan pasti memiliki kendala tersendiri yang perlu diatasi agar tidak menghambat tercapainya tujuan yang telah ditentukan.Hal ini ditunjukan dengan kondisi karakter peserta didik yang kurang baik terhadap teman maupun orang sekitar, Sehingga dengan adanya hal ini Kepala Sekolah sebagai tripusat memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan dan penguatan terhadap karakter peserta didik. Tujuan Penulis dalam menulis artikel ini ialah untuk dapat mengetahui upaya Kepala sekolah dalam Strategi Penguatan Pendidikan Karakter yang dilakukan di MTs Nihayatul Amal Purwasari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan wawancara, dilanjutkan dengan analisis data.Hasil dari Penelitian ini Strategi Kepala sekolah dalam Penguatan Pendidikan Karakter dapat dilakuan dengan menggunakan Strategi kepemimpinan yang dapat memimpin bawahan seperti guru, dan staf kependidikan lainya, untuk menyelaraskan visi dan misi agar dapat mencapai Tujuan.
MANAJEMEN STRATEGIK KEPALA MADRASAH DALAM MENJALIN HUBUNGAN ANTARA GURU DAN ORANG TUA DALAM MENGEMBAKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MADRASAH ALIYAH NIHAYATUL AMAL PURWASARI KARAWANG
Maziah Maziah;
Acep Nurlaeli;
Abdul Kosim
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v6i4.670-681
Membangun komunikasi yang baik dan efektif di madrasah membutuhkan peran kepala madrasah, guru dan orang tua. Peneitian ini mengkaji manajemen strategis pengawas madrasah dalam menjalin hubungan kerjasama antara guru dengan orang tua siswa dan orang tua dalam pembinaan kepribadian siswa dan orang tua daam pembinaan kepribadian anak. Dengan orang tua siswa untuk mengembangkan kepribadian siswasangat penting. Pengembangan kepribadian siswa sangat penting. Strategi manajemen kepala madrasah dalam pengembangan karakter siswa merupakan salah satu sarana untuk menjalin komunikasi yang baik. Daam peneitian ini digunakan metode kuaitatif, dengan subjek penelitian kepala madrasah, guru dan orang tua siswa Madrasah Aliyah Nihayatul Amal Purwasari Karawang. dalam pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumen. Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kerjasama yang terjalin antara guru dan orang tua dalam mengembangkan kepribadian siswa, untuk mengetahui upaya kepala madrasah dalam menjalin dan menjaga hubungan kemitraan dengan guru dan orang tua. Selain itu untuk mendeteksi kendala karena keterbatasan waktu dan keterbatasan pengetahuan dan pemahaman orang tua dalam menjalin hubungan kerjasama. Strategi pimpinan Madrasah dalam menjalin kemitraan antara guru dan orang tua di Madrasah Nihayatul Amal Purwasari Karawang antara lain: Mengadakan rapat koordinasi pada awal dan akhir tahun ajaran. Memanggil orang tua siswa yang kurang mampu, Melaksanakan program dengan partisipasi orang tua siswa khususnya siswa.
INKLUSIVITAS SEKOLAH MELALUI PENERAPAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS MULTIBUDAYA DAN KULTURAL (DI SMA BUDI MULIA TELUKJAMBE TIMUR KARAWANG)
Sidik Maulana Bahtiar;
Acep Nurlaeli;
Abdul Kosim
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v6i4.628-646
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah rasa kekhawatiran kepada setiap peserta didik yang berasal dari latar belakang yang berbeda bahkan peserta didik yang memiliki kebutuhan khusus sering kali harus menghadapi kesusahan dalam memperoleh pendidikan yang setara dan inklusif, bukan hanya itu karena adanya ketidak pahaman dan kurangnya toleransi akan perbedaan budaya pun membuat kekhawatiran tersendiri bagi siswa, dan orang tua. Menyadari akan pentinya pendidikan inklusif sebagai pondasi karakter yang toleran akan perbedaan maka penerapan Manajemen Pendidikan Islam berbasis multibudaya dan kultural sangat dibutuhkan oleh setiap lembaga pendidikan dikarenakan hal tersebut merupakan pondasi yang kokoh dalam membangun lingkungan pembelajaran yang inklusif dan dapat menghormati serta menghargai keberagaman yang berguna untuk sekarang dan masa yang akan datang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan secara triangulasi dimana peneliti melakukan observasi turun kelapangan, lalu melakukan wawancara dengan beberapa narasumber sebagai validasi terkait fakta yang ada dan dokumentasi sebagai bukti penunjang. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, pengumpulan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Inklusivitas Sekolah melalui penerapan Manajemen Pendidikan islam berbasis Multibudaya dan kultural di SMA Budi Mulia Telukjambe Karawang melalui tiga tahap yaitu perencanaan, pengimplementasian dan pengkontrolan secara garis besar semuanya sudah cukup baik meskipun masih ditemukan sikap kurang toleransi kepada sesama teman yang berasal dari budaya yang berbeda, oleh karena itu pentinngya penerapan pendidikan islam yang inklusif pada setiap sekolah agar dapat melahirkan generasi yang memiliki karakter inklusif, toleran dan dapat menghargai segala perbedaan serta siap menghadapi tantangan zaman.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN ETOS KERJA GURU DI SMA BUDI MULIA TELUKJAMBE KARAWANG
Safira Sruie Zufari;
Acep Nurlaeli;
Abdul Kosim
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v6i4.647-658
Pada dunia pendidikan etos kerja berperan penting dalam melahirkan lulusan bermutu, dalam hal ini guru memiliki peran penting karena terlibat langsung pada pelaksanaan pembelajaran di kelas. Etos kerja guru merupakan rasa semangat dalam mengemban tugasnya sebagai pendidik, etos kerja merupakan bagian dari sumber daya manusia. Oleh karena itu kepala sekolah sebagai pemimpin harus mampu mengelola sumber daya manusia (SDM) guru, kepala sekolah harus menyusun strategi meningkatkan etos kerja guru agar sekolah dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etos kerja guru dan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan etos kerja guru di SMA Budi Mulia Telukjambe. Penelitian skripsi ini menggunakan metode penelitian kualitatif agar mempermudah peneliti melihat fenomena yang akan diteliti, teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai strategi kepala sekolah dalam meningkatkan etos kerja guru, strategi kepala sekolah diantaranya: 1) Melakukan analisa faktor internal dengan mengontrol motivasi kerja guru melalui pendekatan coaching dan analisa faktor eksternal dengan melakukan survey kebutuhan masyarakat akan lulusan yang diharapkan ; 2) Perencanaan berdasarkan visi dan misi sekolah; 3) Melaksanakan strategi diantaranya mengontrol kedisiplinan guru dengan alat finger print, mengadakan briefing pagi, mengontrol kehadiran guru di kelas melalui guru piket, mendorong meningkatkan kompetensi-kompetensi guru, dan mengontrol motivasi kerja dengan menggunakan metode coaching TIRTA; 4) Evaluasi dan umpan balik, kepala sekolah memberi umpan balik kepada guru yang memiliki etos kerja tinggi dengan memberi penghargaan berupa material maupun immaterial dan umpan balik terhadap etos kerja guru yang rendah berupa potongan gaji dan coaching.