Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) Terhadap Keterampilan Membaca Siswa Sekolah Dasar Negeri Percontohan PAM Makassar Fitriyani, Fitriyani; Hamsiah, Andi; Hamid, Sundari
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara penerapan Kurikulum Merdeka dengan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa, melalui pendekatan diferensiasi, pembelajaran berbasis proyek, dan integrasi teknologi. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini, melalui observasi dan wawancara terhadap guru serta siswa di beberapa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar melalui Kurikulum Merdeka menunjukkan peningkatan dalam pemahaman teks, keterlibatan membaca, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis. Selain itu, ditemukan bahwa keberhasilan penerapan kurikulum ini sangat dipengaruhi oleh faktor internal seperti kondisi tubuh, intelegensi, motivasi, minat, dan kematangan siswa. Di sisi lain, faktor eksternal seperti dukungan keluarga, metode pengajaran guru, serta ketersediaan fasilitas belajar turut menjadi penentu keberhasilan. Kendala-kendala dalam implementasi meliputi minimnya pelatihan guru, kurangnya sumber bacaan, serta keterbatasan akses teknologi. Temuan ini merekomendasikan perlunya kolaborasi antara guru, sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam mendukung ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran literasi yang kontekstual dan transformatif di tingkat pendidikan dasar. This study aims to analyze the correlation between the implementation of the Merdeka Curriculum and elementary school students’ reading comprehension skills in Rappocini District, Makassar City. The Merdeka Curriculum is designed to provide learning flexibility that aligns with students’ characteristics and needs, utilizing differentiated instruction, project-based learning, and technology integration. A qualitative descriptive approach was employed in this research, using observation and interviews with teachers and students from several elementary schools. The findings reveal that students engaged in the Merdeka Curriculum demonstrate improved text comprehension, reading engagement, and critical as well as analytical thinking skills. Moreover, the study identifies that successful curriculum implementation is significantly influenced by internal factors such as physical condition, intelligence, motivation, interest, and emotional maturity. In addition, external factors including family support, teaching methods, and access to learning facilities also determine the effectiveness of literacy development. Key challenges in implementation include limited teacher training, lack of reading resources, and restricted access to technology. These findings suggest the need for collaboration among teachers, schools, families, and policymakers to support an inclusive and sustainable literacy ecosystem. This study contributes to the development of contextual and transformative literacy learning strategies at the elementary education level.
Penggunaan Media Pembelajaran Digital Quizizz Terhadap Minat Dan Hasil Belajar IPAS Siswa UPT SDN 2 Lejang Kabupaten Pangkep Alwi, Nurlinda; Yunus, Muhammad; Hamid, Sundari
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6146

Abstract

Penggunaan Media Pembelajaran Digital Quzizizz terhadap Minat dan Hasil Belajar IPAS Siswa UPT SDN 2 Lejang Kabupaten Pangkep (Dibimbing oleh Muhammad Yunus dan Sundari Hamid). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran digital Quizizz terhadap minat dan hasil belajar IPAS siswa UPT SDN 2 Lejang Kabupaten Pangkep. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen semu dan bentuk desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivallent Control Group Desaign. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 2 Lejang Kabupaten Pangkep, kelas VI-A sebanyak 25 siswa sebagai kelas kontrol., dan kelas VI-B sebanyak 26 siswa sebagai kelas eksperimen. Instrument yang digunakan meliputi angket untuk mengukur minat belajar dan tes untuk hasil belajar. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest sebelum dan sesudah penggunaan media pembelajaran digital Quizziz. Teknik analisis data yang digunakan statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital Quizziz secara signifikan meningkatkan minat belajar. Siswa menunjukkan ketertarikan dalam Pelajaran dan keterlibatan yang lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan signifikan, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor posttets. Media pembelajaran digital Quizziz terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa UPT SDN 2 Lejang Kabupaten Pangkep. Penggunaan media pembelajaran digital Quizziz memberikan pengalaman belajar yang menarik dan relevan, mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam pembelajaran serta membantu mereka dalam memahami materi dengan lebih baik, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan hasil belajar. The Use of Digital Quizziz Learning Media on Interest and Learning Outcomes of IPAS Students of UPT SDN 2 Lejang, Pangkajene and Islands Regency (Supervised by Muhammad Yunus and Sundari Hamid). This study aims to analyze the use of Quizziz digital learning media on the interest. And learning outcomes of IPAS students of UPT SDN 2 Lejang, Pangkajene and Islands Regency. This study uses quantitative research with a pseudo-experimental research method and the form of research design uses is Nonequivalent Control Group Design. The subjects of this study were grade V1-A as many as 25 students of SDN 2 Lejang, Pangkajene and Islands Regency, grade VI-A as many as 25 students as the control class, and grade VI-B as many as 26 students as the exsperimental class. The instruments used include questionnaires to measure interest in learning and tests for learning outcomes. Data were collected through pretest and posttest before and after the use of Quizziz digital learning media. The data analysis techniques used include descrptive statistics and inferential statistical analysis. The results showed that the use of Quizziz digital learning media significantly increased learning interest. Students showed interest in the lesson and more active involvement in learning activities. In addition, student learning outcomes also experienced a significant increase, as indicated by an increase in posttest scores. Quizziz digital learning media proved to be effective in increasing the interest and learning outcomes of UPT SDN 2 Lejang students in Pangkajene and Kepulauan Regency. The us of Quizziz digital learning media provides and interesting and relevant learning experience, encourages students to be actively involved in learning and helps them understand the material better, which ultimately has an impact on improving learning outcomes.
Pengaruh Pendekatan Teaching At Right Level (Tarl) Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Peserta Didik Kelas IV UPT SPF SDN Bawakaraeng I Kota Makassar Adhayani, Sri Adhayani; Hamid, Sundari; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang perbedaan hasil belajar peserta didik yang diberi perlakuan menggunakan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dengan peserta didik yang tidak diberi perlakuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode true eksperimental design. Data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dari hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dalam pembelajaran matematika meliputi identifikasi tingkat pemahaman peserta didik, penyesuaian materi pembelajaran, pembelajaran berbasis kelompok, latihan mandiri, dan evaluasi. Keberhasilan pendekatan ini terlihat pada tingkat pemahaman konsep matematika peserta didik, peningkatan motivasi, serta keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Pendekatan TaRL memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas IV di UPT. SPF. SDN Bawakaraeng I Kota Makassar. Faktor-faktor seperti kemampuan  dalam mengelola kelas, pengelolaan waktu yang efisien, dan fasilitas pembelajaran yang memadai juga berperan penting dalam keberhasilan penerapan TaRL. Perbedaan signifikan dalam hasil belajar matematika antara kelas yang menggunakan pendekatan tersebut dan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisis uji Wilcoxon menunjukkan bahwa penerapan TaRL di kelas eksperimen berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan, dengan perubahan yang lebih besar antara nilai pre-test dan post-test dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. This research aimed to provide an overview of the differences in learning outcomes of learners treated using the Teaching at The Right Level (TaRL) approach with those of untreated learners. The research used a quantitative approach with a true method experimental design. The data in this research were quantitative data of the learners’ learning outcomes. The results of the research showed that the application of the Teaching at The Right Level (TaRL) approach in mathematics learning includes identifying learners’ level of understanding, adjustment of learning material, group-based learning, independent practice, and evaluation. The success of this approach is reflected in the learners’ increased understanding of mathematical concepts, increased motivation, as well as active engagement in learning. Application of TaRL approach has a significant influence in improving the mathematics learning performance of grade IV learners in UPT. SPF. SDN King I Makassar City. Factors such as proficiency in classroom management, efficient time management, and adequate learning facilities also play an important role in the successful implementation of TaRL. Significant differences in mathematics learning outcomes between classes using the approach and classes using conventional learning. The results of the Wilcoxon test analysis showed that the implementation of TaRL in the experimental classroom succeeded in improving the learners’ learning outcomes significantly, with a greater change between the pre-test and post-test scores compared to the control classroom using conventional learning.
Penggunaan Wordwall Dalam Mendukung Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Di Sekolah Dasar Sumiati Sumiati; Sundari Hamid; Rosmawati Rosmawati
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan teknologi Wordwall dalam pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik disekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental One Group Pretest-Posttest Design, yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran berdiferensiasi dengan Wordwall, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Kemampuan berpikir kritis peserta didik diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dengan Wordwall memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Wordwall terbukti efektif dalam mendorong partisipasi aktif, serta memperkuat keterampilan berpikir analitis, evaluatif, dan pemecahan masalah. Dengan demikian, Wordwall dapat direkomendasikan sebagai alat bantu bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik. This research aims to analyze the effectiveness of using Wordwall technology in differentiated learning to improve elementary school students' critical thinking skills. This research used a quantitative approach with a quasi-experimental One Group Pretest-Posttest Design, involving an experimental group and a control group. The experimental group received differentiated learning with Wordwall, while the control group followed conventional learning. Students' critical thinking skills were measured before and after the treatment. The research results showed that differentiated learning with Wordwall had a significant impact on improving students' critical thinking skills compared to conventional learning. Wordwall proved effective in encouraging active participation, as well as strengthening analytical, evaluative, and problem-solving skills. Thus, Wordwall can be recommended as a tool for teachers to create more engaging, interactive, and responsive learning to students'needs.
Analisis Peran Guru Dalam Pembelajaran Kelas Rendah Di Sekolah Dasar Negeri 32 Lagaligo Kota Palopo Marlina, Santy Marlina; Hamid, Sundari; Muliati, Muliati
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dan metode pembelajaran serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat peran guru dalam menerapkan strategi dan metode pembelajaran di kelas rendah SD Negeri 32 Lagaligo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian adalah guru fan siswa kelas I, II, dan III. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dari hasil wawancara mendalam, observasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dan metode pembelajaran di kelas rendah SD Negeri 32 Lagaligo melibatkan pendekatan yang menyenangkan, aktif, dan kolaboratif dengan penggunaan teknologi, di mana di kelas I berfokus pada pengembangan sosial-emosional siswa, di kelas II pada aplikasi materi dalam kehidupan sehari-hari, dan di kelas III mengombinasikan ceramah dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi, tes formatif, refleksi, dan penilaian partisipatif untuk memastikan efektivitas pembelajaran. Faktor penghambat yang dihadapi guru dalam menerapkan strategi dan metode pembelajaran di kelas rendah meliputi kesulitan menjaga fokus siswa, perbedaan kemampuan dan kecepatan belajar, serta pengelolaan waktu dan partisipasi siswa yang setara. Faktor yang mendukung mencakup kesediaan siswa, dukungan orang tua, alat bantu pembelajaran yang menarik, kerja sama antar rekan sejawat, serta dukungan kepala sekolah dan penggunaan teknologi. This study aims to describe the teaching strategies and methods and identify the factors that support and hinder the teacher's role in implementing teaching strategies and methods in the lower grades at SD Negeri 32 Lagaligo. This research uses a qualitative research method with a case study design. The research informants are teachers and students from grades I, II, and III. The data in this study are qualitative data obtained from in-depth interviews and participant observations. The results show that the teaching strategies and methods in the lower grades at SD Negeri 32 Lagaligo involve enjoyable, active, and collaborative approaches with the use of technology. In grade I, the focus is on the social-emotional development of students; in grade II, on applying the material in everyday life; and in grade III, combining lectures and group discussions. Evaluation is carried out continuously through observation, formative tests, reflection, and participatory assessment to ensure the effectiveness of learning. The challenges faced by teachers in applying teaching strategies and methods in the lower grades include difficulties in maintaining student focus, differences in students' abilities and learning speeds, and managing time and equal participation in group discussions. Supporting factors include students' willingness to learn, parental support, engaging learning aids, cooperation among colleagues, as well as support from the principal and the use of technology.
Implementasi Asesmen Diagnostik pada Hasil Belajar Matematika Kelas I Di UPT SD Negeri 9 Binamu Kabupaten Jeneponto Syahrani, Amalia Razkya; Hamid, Sundari; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran implementasi asesmen diagnostik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa kelas I di UPT SD Negeri 9 Binamu dan untuk mengetahui apakah implementasi asesmen diagnostik berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas I UPT SD Negeri 9 Binamu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana dapat digunakan untuk mengetahui arah dari hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di UPT SD Negeri 9 Binamu tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 105 siswa. Sampel pada penelitian ini menggunakan jenis Non probability sampling dengan teknik Purposive sampling yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, tes dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian memberikan kesimpulan (1) Hasil analisis deskriptif gambaran penelitian pada implementasi asesmen diagnostik dan hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa kelas I UPT SD Negeri 9 Kecamatan Binamu menunjukkan bahwa nilai rata-rata asesmen diagnostik diperoleh pada kategori cukup dan nilai rata-rata pada mata pelajaran Matematika diperoleh adalah sedang. (2) Hasil analisis data asesmen diagnostik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Matematika diperoleh nilai yang signifikan lebih kecil dari nilai probabilitas. Maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya koefisien analisis data signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa, terdapat pengaruh pada implementasi asesmen diagnostik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Matematika siswa kelas I UPT SD Negeri 9 Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. This study aims to determine the description of the implementation of diagnostic assessments on learning outcomes in mathematics subjects for grade I students at UPT SD Negeri 9 Binamu and to determine whether the implementation of diagnostic assessments affects the learning outcomes of Mathematics for grade I students at UPT SD Negeri 9 Binamu. This study is a quantitative study with a simple linear regression analysis technique that can be used to determine the direction of the relationship between the independent variable and the dependent variable. The population in this study were all students at UPT SD Negeri 9 Binamu in the 2024/2025 academic year totaling 105 students. The sample in this study used the Non-probability sampling type with Purposive sampling technique totaling 25 students. Data collection techniques with interviews, tests and documentation. Data analysis in this study was carried out with the help of the SPSS program. The results of the study provide conclusions (1) The results of the descriptive analysis of the research description on the implementation of diagnostic assessments and learning outcomes in mathematics subjects for grade I students at UPT SD Negeri 9 Binamu District show that the average value of the diagnostic assessment was obtained in the sufficient category and the average value in the Mathematics subject was obtained was moderate. (2) The results of the diagnostic assessment data analysis on learning outcomes in Mathematics subjects obtained a value that was significantly smaller than the probability value. So H0 is rejected and H1 is accepted, meaning that the data analysis coefficient is significant. So it can be concluded that there is an influence on the implementation of diagnostic assessments on learning outcomes in Mathematics subjects of grade I students of UPT SD Negeri 9, Binamu District, Jeneponto Regency.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Minat Belajar IPAS Kelas V UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 2 Kota Makassar Andi Rajmawati; Sundari Hamid; Burhan Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Think Pair Share terhadap kemampuan berpikir kritis dan minat belajar IPAS pada murid kelas V di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 2, Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu dengan pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 murid. Murid dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model Think Pair Share sejumlah 25 murid dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional sebanyak 25 murid. Pembelajaran menggunakan model Think Pair Share dilakukan selama dua pertemuan, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Sebelum dan setelah perlakuan, kedua kelompok diuji dengan pretest dan postest untuk mengukur kemampuan berpikir kritis serta minat belajar IPAS. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa model Think Pair Share berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan nilai sig. 0,017 dan minat belajar IPAS dengan nilai sig. 0,738. Secara simultan, model Think Pair Share juga memberikan kontribusi besar terhadap keduanya. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Share dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan minat belajar murid, sehingga dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar. This study aims to examine the effect of the Think Pair Share learning model on critical thinking skills and interest in learning Science and Social Studies (IPAS) among fifth-grade students at UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 2, Makassar City. This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group design. The sample consists of 50 students, divided into two groups: an experimental class of 25 students using the Think Pair Share model and a control class of 25 students using conventional teaching methods. The Think Pair Share model was implemented over two sessions, while the control class used the lecture method. Before and after the intervention, both groups were tested with a pretest and posttest to measure critical thinking skills and interest in learning Science and Social Studies. Regression analysis results indicate that the Think Pair Share model has a positive and significant effect on improving critical thinking skills, with a significance value of 0.017, and on interest in learning Science and Social Studies, with a significance value of 0.738. Simultaneously, the Think Pair Share model also makes a substantial contribution to both aspects. These findings suggest that implementing the Think Pair Share model can enhance students' critical thinking skills and interest in learning, making it a viable approach to improving the quality of Science and Social Studies education in elementary schools.
Strategi Guru Kelas Sebagai Fasilitator Terhadap Disiplin Belajar Peserta Didik Di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I Kota Makassar Asminur, Asminur; Yunus, Muhammad; Hamid, Sundari
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru kelas sebagai fasilitator terhadap disiplin peserta didik di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi dari informan Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas dalam menerapkan empat komponen sebagai fasilitator di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I yaitu pengalaman, komunikasi, interaksi, dan refleksi sudah diterapkan dengan baik. Disiplin belajar peserta didik di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I menunjukkan kematangan yang berbeda-beda pada setiap fase, sehingga memberikan pengaruh yang signifikan pada disiplin belajarnya. Adapun strategi yang digunakan guru kelas pada setiap komponen sebagai fasilitator di UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I yaitu: (1) komponen pengalaman guru menerapkan pemanfaatan latar belakang peserta didik dan menerapkan pengalaman yang dimiliki guru, (2) komponen komunikasi guru menerapkan gaya komunikasi yang variatif dan teknik komunikasi yang tepat, (3) komponen interaksi menerapkan tiga strategi yaitu guru membangun hubungan positif bersama peserta didik, pengelolaan aktivitas kelompok, dan mengatasi perilaku negatif yang mungkin terjadi pada peserta didik, (4) komponen refleksi terdapat dua hal yang diterapkan yaitu konsistensi penerapan keyakinan kelas dan evaluasi strategi. This study aims to determine the classroom teacher's strategy as a facilitator of student discipline at UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I Makassar City. The type of research used in this research is qualitative research with a case study approach. The data in this research is qualitative data from interviews, observations, and documentation from informants. The results showed that classroom teachers in implementing the four components as facilitators at UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I, namely experience, communication, interaction, and reflection, were well implemented. The learning discipline of students at UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I shows different maturity in each phase, thus having a significant influence on their learning discipline. The strategies used by classroom teachers in the facilitator component at UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I are: (1) the experience component of the teacher applies the utilization of the background of students and applies the experience that the teacher has, (2) the communication component of the teacher applies a varied communication style and appropriate communication techniques, (3) the interaction component applies three strategies, namely teachers building positive relationships with students, managing group activities, and overcoming negative behavior that may occur in students, (4) the reflection component there are two things that are applied, namely consistency in the application of classroom beliefs and evaluating strategies.
Kemampuan Guru Dalam Penggunaan Teknologi Interaktif Pada Proses Pembelajaran IPAS Di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II Makassar Darma, Darma; Hamid, Sundari; Muliati, Muliati
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6081

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi interaktif dalam pembelajaran IPAS di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II; 2) Mengidentifikasi strategi yang tepat dan efektif untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pemanfaatan teknologi interaktif dalam pembelajaran IPAS di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dipengaruhi oleh faktor internal seperti keterampilan, pengetahuan, motivasi, dan sikap positif guru, serta faktor eksternal seperti dukungan manajemen sekolah, fasilitas, kebijakan pendidikan, dan keterlibatan orang tua. Di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II, tantangan seperti pemeliharaan perangkat dan gangguan koneksi internet masih menjadi hambatan. Strategi untuk meningkatkan kemampuan guru meliputi pelatihan dan workshop berkala, pembentukan komunitas belajar, dukungan manajemen sekolah, keterlibatan orang tua dan penciptaan budaya inovasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi interaktif yang sukses memerlukan pendekatan sistematis dan terencana. Dengan menerapkan strategi yang direkomendasikan, diharapkan guru dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif, relevan, dan efektif, serta mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di era digital. This study aims to: (1) Identify internal and external factors influencing teachers' ability to integrate interactive technology in IPAS learning at UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II; (2) Identify appropriate and effective strategies to enhance teachers' ability in utilizing interactive technology in IPAS learning at UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II. This research employs a qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The findings reveal that teachers' ability is influenced by internal factors such as skills, knowledge, motivation, and positive attitudes, as well as external factors like school management support, facilities, educational policies, and parental involvement. At UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II, challenges such as device maintenance and internet connectivity issues remain obstacles. Strategies to improve teachers’ capabilities include regular training and workshops, the formation of learning communities, school management support, parental involvement, and fostering an innovation culture. This study concludes that successful integration of interactive technology requires a systematic and well-planned approach. By implementing the recommended strategies, teachers are expected to create a more interactive, relevant, and effective learning environment while preparing students to face challenges in the digital era.
Peran Kepala Sekolah Dalam Penerapan Disiplin Positif untuk Mengelola Perilaku Dan Pembiasaan Di Lingkungan Sekolah Ernawati, Ernawati; Hamid, Sundari; Agustiani, Andi
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6084

Abstract

Penerapan disiplin positif di sekolah memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk perilaku siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran kepala sekolah dalam penerapan disiplin positif di UPT SD Negeri 17 Binamu Kabupaten Jeneponto, serta tantangan dan strategi yang digunakan dalam mengelola perilaku dan pembiasaan siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan staf sekolah, serta observasi langsung terhadap implementasi disiplin positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memegang peran utama dalam menyusun kebijakan disiplin positif, memberikan contoh teladan, serta melibatkan seluruh warga sekolah dalam penerapan kebijakan tersebut. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman disiplin positif di kalangan beberapa guru, serta resistensi terhadap perubahan dari sebagian staf yang lebih terbiasa dengan pendekatan disiplin tradisional. Strategi yang digunakan kepala sekolah meliputi sosialisasi kebijakan disiplin positif, pelatihan rutin untuk guru, serta penguatan nilai-nilai disiplin positif melalui penghargaan terhadap perilaku baik siswa. Kepala sekolah juga aktif mengawasi dan mengevaluasi implementasi disiplin positif secara berkala untuk memastikan konsistensi dan efektivitasnya. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan pelatihan guru, penguatan keterlibatan orang tua, serta penyediaan fasilitas yang mendukung untuk memperkuat penerapan disiplin positif di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan disiplin positif di lingkungan pendidikan dasar. The implementation of positive discipline in schools plays a crucial role in shaping student behavior and creating a conducive learning environment. This study aims to describe the role of school principals in implementing positive discipline at UPT SD Negeri 17 Binamu, Jeneponto Regency, as well as the challenges and strategies used in managing student behavior and habituation. This research employs a qualitative approach with a case study design, utilizing interviews with school principals, teachers, and staff, as well as direct observations of positive discipline implementation. The findings reveal that school principals play a key role in formulating positive discipline policies, setting exemplary behavior, and involving the entire school community in policy implementation. The challenges faced include limited resources, a lack of understanding of positive discipline among some teachers, and resistance to change from staff accustomed to traditional disciplinary approaches. The strategies employed by the principal include disseminating positive discipline policies, conducting regular teacher training, and reinforcing positive discipline values through rewards for good student behavior. The principal also actively supervises and evaluates the implementation of positive discipline to ensure its consistency and effectiveness. This study suggests the need for enhanced teacher training, increased parental involvement, and the provision of supportive facilities to strengthen the implementation of positive discipline in schools. The findings are expected to contribute to the development of positive discipline policies in primary education settings.
Co-Authors A Vivit Angeriani A. Rizal A. Rizal AA Sudharmawan, AA Abd. Rahman Pilang Abdul Rahman Pillang Abdurrachman Rahim Abner Buttu Sarira Adhayani, Sri Adhayani Agustiani, Andi Agustinus Jarak Patandean Akib, Tahirah Alwi, Nurlinda Amaliah, Andi Rezky Amiirullah, Amiirullah Andi Etty Cahyani Andi Rajmawati Andi Sukma Annisa Dwi Putri Annisa Imaniah, Andi Nurul Anwar, Muhammad Anwar Arsyad, Susalti Nur Arwini Puspita Arwini Puspita Asdar Asdar Ashar, Dian Ekawati Asmi Aminuddin Asminur, Asminur Astini Astini Aswira, Dhani Ayu Lestari Burhan Burhan Burhan Burhan Burhan Burhan, Burhan Cahyani, Andi Etty Chornelia, Chornelia Darma, Darma Deni Tenouye Elsiana Tappi' Mangampang Elvira, Fifi Enjelin Sinar Ernawati Ernawati Fachry Abda El Rahman Fathimah Az Zahra Nasiruddin Fathimah Az-Zahra Nasiruddin Feri Firmansyah, Feri Fitrini, Waode Uzli Fitriyani Fitriyani Hafid Hafid Hajrawati, Hajrawati Hamdayani Hamdayani Hamsiah, Andi Hamsiah, Andi Harianto, I Wayan Henri Harsinah Rafiudin Henderina Oualeng Herawati Herawati Herdakospian, Herdakospian Hetti Herawati Hida Handayani Idris, Nureni Ifa Safira Ifa Safira Irpawanti, Irpawanti Jainuddin Jainuddin Jamaluddin, Jaja Jamilah Jamilah Julsari Karopak Juminah Juminah Kadir, Jusriadi Karim, Virawaty Abdul Kennedy, Bryan Lily Amir Lisa Gabriella Rapa' Madjid, Syahria Magfirah, Nursakina Mahathir Muhammad Marlina, Santy Marlina Marwati Maryam, Anna Mas'ud Muhammadiah Masni Masni Megawati, Andi Mersy Angriani Mudrifah Mudrifah Muh Reza Muh Yusran Yunus Muhammad Idris Muhammad Yunus Muhammad Yunus Yunus, Muhammad Yunus Muliati Muliati, Muliati Musdalifah Nasiruddin, Fathimah Az’zahra Nasri, Sitti Hafiyah Nur Awalia Susanti Nur Hayatun Loan Nur Khafifah Nur Lindah Sari Nurnanenci Nurwidyayanti Nurwidyayanti P Purwanto Pillang, Abd. Rahman Priscilia Indah Palangi Rafiuddin, Harsinah Rahmah Rahmah Rahmaniah, Rahmaniah Rahmawati, Rahmawati Rahmawati, Resky Rahyuni Rahyuni Rajmawati, Andi Renden , Sarlita Reni Dangon Reni Rezki Risma Risma, Risma Rosita Rosmawati Rosmawati Rosmawati Rosmawati Rosnani Rosnani Rusni Rusni, Rusni Sahruddin, Alphian Saiful Anwar Salim, Soma Salmiati Salmiati Sarira, Abner Buttu SATRIA Seli Laen Siatta, La Sinar, Sinar Siti Rahmaniah St Muriati, St St. Muriati St. Muriati Sumarni Sumarni Sumiati Sumiati Sunarsi, Sunarsi Supardi Supardi Syahrani, Amalia Razkya Syahria Madjid Syahriah Madjid Syamsuddin , Syamsinar Syamsul Bahri Syuaib, Nur Khatifah Syurawahyuni, Syurawahyuni Tismi Dipalaya, Tismi Tungka, Andi Tenri Usman, Nurwahidah WA ODE DARNIA Darni Wirahandayani, Andi Yunus Yunus Yusak Maryunianta Zubaidah Lapi