Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Multimedia Interaktif Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V UPT SD Negeri 8 Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Hajrawati, Hajrawati; Hamid, Sundari; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran kontekstual berbantuan multimedia interaktif dalam meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas V di UPT SD Negeri 8 Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. Model pembelajaran ini dirancang untuk menghubungkan materi yang diajarkan dengan kehidupan nyata siswa, serta menggunakan multimedia interaktif untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan model pembelajaran kontekstual berbantuan multimedia interaktif dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pemahaman dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual berbantuan multimedia interaktif berhasil meningkatkan pemahaman materi siswa, khususnya pada konsep perubahan wujud zat, yang dibuktikan dengan peningkatan yang signifikan pada nilai posttest siswa di kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, penggunaan multimedia dalam pembelajaran memberikan visualisasi yang jelas tentang fenomena yang sulit dipahami, sehingga mempermudah siswa dalam memahami konsep IPA. Temuan penelitian ini bahwa model pembelajaran kontekstual berbantuan multimedia interaktif tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa tetapi juga berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V UPT SD Negeri 8 Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. This study aims to examine the effectiveness of the contextual learning model assisted by interactive multimedia in improving the science learning outcomes of fifth-grade students at UPT SD Negeri 8, Binamu District, Jeneponto Regency. This learning model is designed to connect the taught material with students' real-life experiences while utilizing interactive multimedia to enrich their learning experience. The study employs a quasi-experimental design with two groups: an experimental group implementing the contextual learning model assisted by interactive multimedia and a control group using conventional teaching methods. Data were collected through pretests and posttests to measure changes in students' understanding and learning outcomes. The results indicate that the application of the contextual learning model assisted by interactive multimedia significantly enhances students' understanding of the concept of changes in the state of matter, as evidenced by the substantial increase in posttest scores in the experimental group compared to the control group. Furthermore, the use of multimedia in learning provides clear visualizations of complex phenomena, thereby facilitating students' comprehension of scientific concepts. The findings of this study suggest that the contextual learning model assisted by interactive multimedia not only improves students' learning outcomes but also has a positive impact on their science achievement in Grade V of UPT SD Negeri 8, Binamu District, Jeneponto Regency.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Dan Kehadiran Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah Herawati, Herawati; Hamid, Sundari; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan hasil belajar, dan hubungan pola asuh orang tua dengan kehadiran khususnya pada siswa kelas V di Sekolah Dasar Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah. Jenis Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan tipe ex-post facto. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan statistik deskriptif dan teknik analisis inferensial dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pola asuh orang tua menunjukkan rata-rata skor sebesar 50,37 dengan standar deviasi 6,64; Hasil belajar siswa menunjukkan nilai rata-rata sebesar 77,11 dengan standar deviasi 2,51 dan dominan berada pada kategori sedang; Kehadiran siswa menunjukkan rata-rata kehadiran sebesar 246 dengan standar deviasi 3,84; Terdapat hubungan yang signifikan pola asuh orang tua dengan hasil belajar siswa kelas V di Sekolah Dasar Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah dengan tingkat hubungan bersifat positif dan kuat yang ditunjukkan dengan nilai r sebesar 0,672; Terdapat hubungan yang signifikan pola asuh orang tua terhadap kehadiran siswa kelas V di Sekolah Dasar Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah dengan tingkat hubungan bersifat positif namun lemah yang ditunjukkan dengan nilai r sebesar 0,294. This study aims to analyze: parenting patterns, learning outcomes, attendance, the relationship between parenting patterns and learning outcomes, and the relationship between parenting patterns and attendance, especially in fifth grade students at Elementary Schools in Budong-Budong District, Central Mamuju Regency. The type of research is quantitative research with an ex-post facto type. Data collection techniques using questionnaires and documentation. Data were analyzed using descriptive analysis techniques with descriptive statistics and inferential analysis techniques with Pearson correlation tests. The results of this study indicate that: Parenting patterns show an average score of 50.37 with a standard deviation of 6.64; Student learning outcomes show an average value of 77.11 with a standard deviation of 2.51 and are predominantly in the moderate category; Student attendance shows an average attendance of 246 with a standard deviation of 3.84; There is a significant relationship between parenting patterns and fifth grade students' learning outcomes at Elementary Schools in Budong-Budong District, Central Mamuju Regency with a positive and strong relationship level indicated by an r value of 0.672; There is a significant relationship between parenting patterns and the attendance of fifth grade students at Elementary Schools in Budong-Budong District, Central Mamuju Regency with a positive but weak relationship level as indicated by an r value of 0.294.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konseptual dan Pemecahan Masalah Peserta Didik SDN Parinring dalam Menyelesaikan Soal Matematika Andi Etty Cahyani; Sundari Hamid; Ifa Safira
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan pemahaman konseptual dan pemecahan masalah peserta didik SDN Parinring dalam menyelesaikan soal matematika berbentuk cerita pada topik Operasi Bilangan Cacah 10.000, Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB), Operasi Bilangan Pecahan, serta Keliling dan Luas Bangun Datar. Proses pengkajiannya menggunakan metode penelitian kualitatif jenis deskriptif dengan metode studi kasus, serta menggunakan wawancara, observasi, dan tes sebagai instrumen penelitian. Peneliti juga menggunakan teori Perkembangan Kognitif Piaget tahap ketiga akhir sebagai kriterianya sehingga subjek penelitian yang terlibat merupakan peserta didik kelas V, serta melibatkan wali kelas atau guru kelasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konseptual peserta didik bervariasi, dimana meskipun peserta didik telah mampu menggunakan istilah dan notasi matematika dengan tepat, secara keseluruhan, pemahaman konseptual mereka masih perlu ditingkatkan, terutama dalam memberikan jawaban yang benar dan memberikan contoh aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan pemecahan masalah peserta didik juga menunjukkan keragaman dimana peserta didik telah mampu mengidentifikasi jenis soal, namun mereka masih kurang mampu memberikan hasil perhitungan yang benar dan melakukan pemeriksaan jawabannya kembali. Faktor yang mempengaruhi kemampuan pemahaman konseptual dan pemecahan masalah matematis peserta didik melibatkan aspek individu merekas baik secara internal maupun eksternal, metode pembelajaran, fasilitas belajar, serta dukungan orang tua. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan tersebut, disarankan untuk menerapkan pembelajaran yang lebih terstruktur, memanfaatkan teknologi, meningkatkan motivasi peserta didik, serta memberikan umpan balik yang konstruktif. This study aims to thoroughly examine and assess the conceptual understanding and problem-solving abilities of fifth-grade students at SDN Parinring, specifically focusing on their ability to solve mathematics problems related to the topics of Operations with Natural Numbers up to 10,000, Least Common Multiple (LCM) and Greatest Common Divisor (GCD), Operations with Fractional Numbers, and the Perimeter and Area of Two-Dimensional Shapes. The research adopts a qualitative descriptive approach, employing a case study method and utilizing a variety of instruments such as interviews, observations, and tests to gather data and insights. In accordance with Piaget's third stage of cognitive development theory, which serves as the theoretical framework and criteria for the study, the participants involved consist of fifth-grade students along with their homeroom teacher. The findings from the study reveal that students' conceptual understanding shows considerable variation; although many students are able to correctly use mathematical terms and notations, their overall grasp of the material requires further enhancement, particularly when it comes to providing accurate answers and offering examples that connect to real-life applications. Additionally, the students' problem-solving abilities are diverse, as they are generally capable of identifying the types of problems presented to them, but they often struggle with producing precise calculations and revisiting their answers for verification. The factors that influence these abilities include a combination of both internal and external elements related to the students, such as their personal characteristics, teaching methods employed in the classroom, available learning facilities, and the level of support they receive from their parents. As a result, in order to enhance these abilities, it is strongly recommended to implement a more structured and systematic approach to learning, make better use of technology, foster greater student motivation, and provide consistent and constructive feedback to guide the students in their learning journey.
Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Inpres Perumnas Antang 1/1 Kecamatan Manggala Kota Makassar Irpawanti, Irpawanti; Hamid, Sundari; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap motivasi dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas V SD Inpres Perumnas Antang 1/1, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa akibat penerapan metode konvensional (ceramah) yang kurang interaktif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe non-equivalent control group. Sampel terdiri dari 59 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen (31 siswa) dan kelas kontrol (28 siswa). Instrumen penelitian meliputi angket motivasi dan tes hasil belajar. Analisis data menggabungkan statistik deskriptif dan inferensial (uji normalitas, homogenitas, serta uji hipotesis dengan ANCOVA dan MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen (rata-rata = 80,00; SD = 4,633) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (rata-rata = 65,61; SD = 8,355). Demikian pula hasil belajar kelas eksperimen (rata-rata = 82,42; SD = 8,334) lebih unggul daripada kelas kontrol (rata-rata = 79,00; SD = 7,756). Uji hipotesis membuktikan pengaruh signifikan model PjBL terhadap motivasi (*p* = 0,000) dan hasil belajar (*p* = 0,001) secara terpisah, serta secara simultan (*p* = 0,000). Simpulan penelitian mengonfirmasi bahwa model PjBL efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPAS secara signifikan dibandingkan model konvensional, melalui partisipasi aktif, kolaborasi, dan kontekstualisasi materi. Implikasinya, guru disarankan mengadopsi PjBL untuk menciptakan pembelajaran yang lebih dinamis dan bermakna. This study aims to analyze the effect of the Project Based Learning (PjBL) model on the motivation and science learning outcomes of fifth-grade students at SD Inpres Perumnas Antang 1/1, Manggala District, Makassar City. The research background stems from low student motivation and learning outcomes due to conventional teaching methods (lectures) that lack interactivity. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design of the non-equivalent control group type. The sample consisted of 59 students divided into an experimental class (31 students) and a control class (28 students). Research instruments included motivation questionnaires and learning outcome tests. Data analysis combined descriptive and inferential statistics (normality test, homogeneity test, and hypothesis testing using ANCOVA and MANOVA). Results indicated that learning motivation in the experimental class (mean = 80.00; SD = 4.633) was significantly higher than the control class (mean = 65.61; SD = 8.355). Similarly, learning outcomes in the experimental class (mean = 82.42; SD = 8.334) surpassed the control class (mean = 79.00; SD = 7.756). Hypothesis testing confirmed the significant effect of PjBL on motivation (*p* = 0.000) and learning outcomes (*p* = 0.001) separately, as well as simultaneously (*p* = 0.000). The study concludes that the PjBL model is effective in significantly improving motivation and science learning outcomes compared to conventional methods, facilitated by active participation, collaboration, and material contextualization. Consequently, teachers are recommended to adopt PjBL to create more dynamic and meaningful learning experiences.
Pengaruh Profil Pelajar Pancasila Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Pada Gugus III Kecamatan Tallo Kota Makassar Siatta, La; Yunus, Muhammad; Hamid, Sundari
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Profil Pelajar Pancasila terhadap pembentukan karakter siswa di sekolah dasar, terutama pada sekolah dasar yang ada di Gugus III Kecamatan Tallo Kota Makassar. Profil Pelajar Pancasila, yang berisi nilai-nilai seperti integritas, kepedulian sosial, dan tanggung jawab, diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap perkembangan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen, melibatkan sampel siswa dari beberapa sekolah di wilayah kecamatan Tallo Kota Makassar yakni pada UPT SPF SD Negeri Tallo Tua 69, UPT SPF SD Inpres Tallo Tua I dan UPT SPF SD Negeri Kaluku Bodoa. Data dari penelitian ini diperoleh melalui kuesioner, dan observasi langsung. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik untuk mengukur hubungan antara penerapan Profil Pelajar Pancasila dan perubahan dalam karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara penerapan Profil Pelajar Pancasila dan pembentukan karakter siswa. Siswa yang secara aktif terlibat dalam program-program yang berfokus pada nilai-nilai Pancasila menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aspek karakter seperti disiplin, empati, dan kerja sama. Dapat disimpulan, bahwa penelitian ini merupakan bentuk implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam kurikulum pendidikan dapat menjadi strategi efektif untuk membentuk karakter siswa yang lebih baik, dan merekomendasikan integrasi yang lebih mendalam dari nilai-nilai ini dalam kegiatan belajar mengajar.
Pengaruh Pendidikan Karakter Terhadap Motivasi Belajar Dan Interaksi Sosial Di Sekolah Dasar Di Kecamatan Bontoa Anwar, Muhammad Anwar; Hamid, Sundari; Rosmawati, Rosmawati
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendidikan Karakter terhadap Motivasi Belajar dan Interaksi Sosial siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto, data dikumpulkan dari 108 siswa pada lima Sekolah Dasar yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen berupa angket dikembangkan untuk mengukur tiga variabel utama: Pendidikan Karakter, Motivasi Belajar, dan Interaksi Sosial. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana dan berganda. Hasil menunjukkan bahwa Pendidikan Karakter berpengaruh signifikan terhadap Motivasi Belajar dengan nilai R = 0,562 dan R² = 0,316, serta terhadap Interaksi Sosial dengan R = 0,493 dan R² = 0,243. Regresi linear berganda mengindikasikan bahwa Motivasi Belajar dan Interaksi Sosial secara bersama-sama mempengaruhi Pendidikan Karakter dengan R = 0,606 dan R² = 0,367. Temuan ini menyiratkan bahwa Pendidikan Karakter merupakan determinan penting dalam meningkatkan motivasi akademik dan kualitas hubungan sosial siswa. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui integrasi nilai-nilai moral ke dalam kurikulum dan kultur sekolah secara berkelanjutan, khususnya di wilayah rural. Penelitian ini juga menawarkan model prediktif berbasis regresi sebagai dasar bagi perumusan kebijakan pendidikan karakter berbasis bukti di tingkat lokal. This study aims to analyze the influence of Character Education on Learning Motivation and Social Interaction among elementary school students in Bontoa District, Maros Regency. Employing a quantitative approach with an ex post facto design, data were collected from 108 students across five purposively selected elementary schools. A structured questionnaire was used to measure three core variables: Character Education, Learning Motivation, and Social Interaction. Data analysis involved both simple and multiple linear regression. The results revealed that Character Education significantly affects Learning Motivation (R = 0.562, R² = 0.316) and Social Interaction (R = 0.493, R² = 0.243). Multiple regression analysis indicated that Learning Motivation and Social Interaction jointly influence Character Education with R = 0.606 and R² = 0.367. These findings suggest that Character Education is a key determinant in enhancing students' academic motivation and social quality. The practical implication is the necessity of strengthening character education through sustained integration of moral values into both the curriculum and school culture, especially in rural areas. This research also proposes a regression-based predictive model as a foundation for evidence-based policymaking in local character education initiatives.
Pengaruh Model Talking Stick Berbasis Media Interaktif Wordwall Terhadap Hasil Belajar siswa Gugus VI Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang Rusni, Rusni; Hamid, Sundari; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6151

Abstract

Upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa terus menjadi fokus dalam pengembangan pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Dalam konteks ini, penerapan model pembelajaran yang inovatif dan berbasis teknologi menjadi salah satu alternatif strategis untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Talking Stick berbasis media interaktif Wordwall terhadap hasil belajar siswa di Gugus VI Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Gugus VI yang berjumlah 644 orang, dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling. Sampel dibagi dalam dua kelompok: kelompok eksperimen sebanyak 20 siswa dan kelompok kontrol sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes dan dokumentasi, sementara teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Talking Stick berbasis media Wordwall secara signifikan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Model ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, tetapi juga melatih keterampilan berbicara, kerja sama, dan keberanian menyampaikan pendapat. Selain itu, media Wordwall menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan mendorong siswa untuk lebih mandiri dalam menyelesaikan tugas. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa penggunaan model Talking Stick berbasis media interaktif Wordwall efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan layak diterapkan sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif di sekolah dasar. Improving student learning outcomes remains a central focus in the development of elementary education. In this context, the implementation of innovative and technology-based learning models is considered a strategic alternative to foster active, enjoyable, and meaningful learning. This study aims to examine the effect of the Talking Stick model integrated with interactive Wordwall media on the learning outcomes of students in Cluster VI, Patampanua District, Pinrang Regency. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method. The population consisted of 644 students, and samples were selected using a stratified random sampling technique. The sample was divided into two groups: 20 students in the experimental group and 20 students in the control group. Data were collected through tests and documentation, and analyzed using descriptive and inferential statistics. The findings revealed that the Talking Stick model using Wordwall media had a significant positive impact on student learning outcomes. This model enhanced student engagement, encouraged speaking skills, supported collaboration, and built confidence in expressing opinions. Additionally, Wordwall media created an interactive and enjoyable classroom environment, promoting greater student independence in task completion. Based on these findings, it is concluded that the Talking Stick model combined with Wordwall interactive media is effective in improving learning outcomes and is recommended as an innovative instructional strategy in elementary education.
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Perundungan Siswa di UPT SPF SD Negeri Bontojai Kota Makassar Amiirullah, Amiirullah; Hamid, Sundari; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6168

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab perundungan siswa di UPT SPF SD Negeri Bontojai Kota Makassar. Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu masih terjadinya perundungan dikalangan siswa Sekolah Dasar yang dampaknya sangat buruk bagi proses pembelajaran maupun kehidupan sehari–hari baik itu perundungan yang dilakukan keluarga, teman sebaya maupun media massa. Metode penelitian yaitu kualitatif untuk mengeksplorasi secara mendalam faktor-faktor penyebab perundungan siswa untuk memahami fenomena sosial yang kompleks seperti perundungan. Informan penelitian ini terdiri dari Kepala sekolah, tiga guru kelas dan enam peserta didik, jadi jumlah keseluruhan sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab perundungan serta upaya pencegahan dan penanganannya di UPT SPF SD Negeri Bontojai Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor keluarga, teman sebaya dan media massa menjadi penyebab utama terjadinya perundungan, diperlukan langkah-langkah preventif, seperti peningkatan pengawasan dari pihak sekolah, kepekaan guru terhadap indikasi perundungan, serta peran orang tua dalam memberikan perhatian dan kasih sayang kep ada anak. The purpose of this study was to analyze the factors causing bullying of students at the SPF UPT of Bontojai Elementary School, Makassar City. The problem found in this study is that bullying still occurs among elementary school students, which has a very bad impact on the learning process and daily life, both bullying by family, peers and mass media. The research method is qualitative to explore in depth the factors causing bullying of students to understand complex social phenomena such as bullying. The informants of this study consisted of the principal, three Class Teachers and six students, so the total number was 10 people. Data collection techniques were observation, in-depth interviews and documentation. The results of this study aim to identify the factors causing bullying and efforts to prevent and handle it at the SPF UPT of Bontojai Elementary School, Makassar City. The results showed that family, peer and mass media factors were the main causes of bullying, preventive measures were needed, such as increased supervision from the school, teacher sensitivity to indications of bullying, and the role of parents in providing attention and affection to children.
Komparasi Model Pembelajaran Discovery Dan Model Pembelajaran Inquiry Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa UPT SPF SD Inpres Tangkala 1 Makassar Ashar, Dian Ekawati; Hamid, Sundari; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6185

Abstract

Peningkatan hasil belajar peserta didik menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar. Pemilihan model pembelajaran yang tepat berperan penting dalam menumbuhkan keaktifan, pemahaman konsep, serta pencapaian akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPAS antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Discovery dan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Inquiry di UPT SPF SD Inpres Tangkala 1 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental), dan desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 244 siswa, dan sampel penelitian terdiri dari dua kelas: kelas VA (18 siswa) sebagai kelompok eksperimen I dan kelas VB (16 siswa) sebagai kelompok eksperimen II, yang ditentukan melalui teknik nonprobability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mencakup analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPAS pada kelompok Discovery (81,11) lebih tinggi dibandingkan kelompok Inquiry (64,06). Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPAS siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Discovery dan model pembelajaran Inquiry. Temuan ini memberikan implikasi penting terhadap pemilihan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Improving student learning outcomes is a central concern in elementary school education. The selection of an appropriate instructional model plays a crucial role in fostering student engagement, conceptual understanding, and academic achievement. This study aims to analyze the differences in IPAS (Science and Social Studies Integration) learning outcomes between students taught using the Discovery learning model and those taught using the Inquiry learning model at UPT SPF SD Inpres Tangkala 1 Makassar. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method, specifically using the Nonequivalent Control Group Design. The study population consisted of 244 students, with samples drawn from two classes: class VA (18 students) as the Discovery group and class VB (16 students) as the Inquiry group, selected through non-probability sampling. Data were collected using tests, observation, and documentation, and analyzed using descriptive and inferential statistics. The results showed that the average IPAS learning outcome for the Discovery group (81.11) was higher than that of the Inquiry group (64.06). The independent sample t-test revealed a significance value (2-tailed) of 0.004, which is less than the 0.05 threshold, indicating that H0 is rejected and H1 is accepted. Therefore, it can be concluded that there is a significant difference in IPAS learning outcomes between students taught using the Discovery and Inquiry models. These findings have important implications for selecting more effective learning strategies in elementary education.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Accelerated Instruction Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Dan Hasil Belajar Siswa Sdn 259 Patimpeng Kabupaten Bone Amaliah, Andi Rezky; Hamid, Sundari; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6188

Abstract

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Accelerated Instruction (TAI) merupakan inovasi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menjawab keterbatasan penelitian sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada penerapan model TAI di jenjang pendidikan menengah, dengan menelusuri efektivitasnya dalam konteks siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Penerapan model pembelajaran TAI terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika, (2) Mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran TAI terhadap hasil belajar matematika siswa, dan (3) Menganalisis pengaruh penerapan model TAI terhadap kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika siswa kelas IV di SDN 259 Patimpeng, Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain non-equivalent control group, yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik analisis yang digunakan meliputi beberapa langkah, yaitu: (1) analisis deskriptif, (2) Uji Wilcoxon Signed-Rank, (3) Uji Mann-Whitney U, dan (4) pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV, terbukti dengan peningkatan signifikan pada pretest dan posttest kelas eksperimen, (2) memperbaiki hasil belajar matematika siswa, yang tercermin dari peningkatan nilai rata-rata pada posttest dibandingkan pretest, dan (3) memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kedua aspek tersebut, dengan uji statistik yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika siswa kelas IV di SDN 259 Patimpeng, Kabupaten Bone. The application of the Team Accelerated Instruction (TAI) cooperative learning model is a learning innovation in improving students' mathematical problem-solving abilities and learning outcomes. This study addresses the limitations of previous research which focused more on the application of the TAI model at the secondary education level, by exploring its effectiveness in the context of elementary school students. The objectives of this study are: (1) The application of the TAI learning model to mathematical problem-solving skills, (2) Describing the effect of the TAI learning model on student mathematics learning outcomes, and (3) Analysing the effect of the application of the TAI model on problem solving skills and mathematics learning outcomes of fourth grade students at SDN 259 Patimpeng, Bone Regency. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a non-equivalent control group design, which involved an experimental class and a control class. The analysis technique used includes several steps, namely: (1) descriptive analysis, (2) Wilcoxon Signed-Rank Test, (3) Mann-Whitney U Test, and (4) hypothesis testing. The results of this study indicate that the application of the TAI type cooperative learning model can (1) improve the mathematics problem solving ability of grade IV students, as evidenced by a significant increase in the pretest and posttest of the experimental class, (2) improve students' mathematics learning outcomes, which is reflected in the increase in the average score on the posttest compared to the pretest, and (3) have a significant effect on improving both aspects, with statistical tests showing significant differences between the experimental and control classes. Therefore, it can be concluded that the application of the TAI type cooperative learning model significantly improves the problem-solving ability and mathematics learning outcomes of grade IV students at SDN 259 Patimpeng, Bone Regency.
Co-Authors A Vivit Angeriani A. Rizal A. Rizal AA Sudharmawan, AA Abd. Rahman Pilang Abdul Rahman Pillang Abdurrachman Rahim Abner Buttu Sarira Adhayani, Sri Adhayani Agustiani, Andi Agustinus Jarak Patandean Akib, Tahirah Alwi, Nurlinda Amaliah, Andi Rezky Amiirullah, Amiirullah Andi Etty Cahyani Andi Rajmawati Andi Sukma Annisa Dwi Putri Annisa Imaniah, Andi Nurul Anwar, Muhammad Anwar Arsyad, Susalti Nur Arwini Puspita Arwini Puspita Asdar Asdar Ashar, Dian Ekawati Asmi Aminuddin Asminur, Asminur Astini Astini Aswira, Dhani Ayu Lestari Burhan Burhan Burhan Burhan Burhan Burhan, Burhan Cahyani, Andi Etty Chornelia, Chornelia Darma, Darma Deni Tenouye Elsiana Tappi' Mangampang Elvira, Fifi Enjelin Sinar Ernawati Ernawati Fachry Abda El Rahman Fathimah Az Zahra Nasiruddin Fathimah Az-Zahra Nasiruddin Feri Firmansyah, Feri Fitrini, Waode Uzli Fitriyani Fitriyani Hafid Hafid Hajrawati, Hajrawati Hamdayani Hamdayani Hamsiah, Andi Hamsiah, Andi Harianto, I Wayan Henri Harsinah Rafiudin Henderina Oualeng Herawati Herawati Herdakospian, Herdakospian Hetti Herawati Hida Handayani Idris, Nureni Ifa Safira Ifa Safira Irpawanti, Irpawanti Jainuddin Jainuddin Jamaluddin, Jaja Jamilah Jamilah Julsari Karopak Juminah Juminah Kadir, Jusriadi Karim, Virawaty Abdul Kennedy, Bryan Lily Amir Lisa Gabriella Rapa' Madjid, Syahria Magfirah, Nursakina Mahathir Muhammad Marlina, Santy Marlina Marwati Maryam, Anna Mas'ud Muhammadiah Masni Masni Megawati, Andi Mersy Angriani Mudrifah Mudrifah Muh Reza Muh Yusran Yunus Muhammad Idris Muhammad Yunus Muhammad Yunus Yunus, Muhammad Yunus Muliati Muliati, Muliati Musdalifah Nasiruddin, Fathimah Az’zahra Nasri, Sitti Hafiyah Nur Awalia Susanti Nur Hayatun Loan Nur Khafifah Nur Lindah Sari Nurnanenci Nurwidyayanti Nurwidyayanti P Purwanto Pillang, Abd. Rahman Priscilia Indah Palangi Rafiuddin, Harsinah Rahmah Rahmah Rahmaniah, Rahmaniah Rahmawati, Rahmawati Rahmawati, Resky Rahyuni Rahyuni Rajmawati, Andi Renden , Sarlita Reni Dangon Reni Rezki Risma Risma, Risma Rosita Rosmawati Rosmawati Rosmawati Rosmawati Rosnani Rosnani Rusni Rusni, Rusni Sahruddin, Alphian Saiful Anwar Salim, Soma Salmiati Salmiati Sarira, Abner Buttu SATRIA Seli Laen Siatta, La Sinar, Sinar Siti Rahmaniah St Muriati, St St. Muriati St. Muriati Sumarni Sumarni Sumiati Sumiati Sunarsi, Sunarsi Supardi Supardi Syahrani, Amalia Razkya Syahria Madjid Syahriah Madjid Syamsuddin , Syamsinar Syamsul Bahri Syuaib, Nur Khatifah Syurawahyuni, Syurawahyuni Tismi Dipalaya, Tismi Tungka, Andi Tenri Usman, Nurwahidah WA ODE DARNIA Darni Wirahandayani, Andi Yunus Yunus Yusak Maryunianta Zubaidah Lapi