Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Daring Siswa Durrotunnisa Durrotunnisa; Mardi Lestari; Syahran Ridwan
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4277

Abstract

Problem utama penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang diiindikasikan dengan presentasi kehadiran siswa yang kurang, keterlibatan siswa yang kurang dalam pembelajaran, memperoleh nilai dibawah KKM dan tidak mengikuti remidial. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui teknik modeling simbolik dalam seting bimbingan kelompok.  Riset ini dilakukan terhadap 7 orang siswa  yang mengalami problem motivasi belajar daring dengan kategori rendah yang dibuktikan dari perolehan skor motivasi, Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Jumlah subyek penelitian yang diberikan bimbingan kelompok adalah 7 siswa, yang berasal dari kelas VIII SMPN 15 Palu. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan aktivitas siswa, aktivitas pemimpin kelompok, dan ada perbedaan rerata pretest-postest. Peningkatan aktivitas sebesar 25,5, dari kategori cukup menjadi kategori baik. Aktivitas pemimpin kelompok atau guru dalam memberikan layanan mengalami peningkatan skor sebesar 27,3 dari kategori cukup baik menjadi baik, dan ada perbedaan nilai rata-rata antara pretest dan postes dengan selisih angka 6,42. Kondisi peningkatan aktivitas ini menunjukkan bahwa teknik modeling simbolik efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar online siswa.
Pengaruh Orang Tua dan Guru Bimbingan dan Konseling Terhadap Perilaku Cyberbullying Azam Arifyadi; Mardi Lestari; Nur Eka Wahyuningsih Riyadi; Hasan Hasan
Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2023): Ghaidan Jurnal Bimbingan Konseling Islam & Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ghaidan.v7i1.17819

Abstract

The problem in this study is how parents and guidance and counselling teachers influence students' cyberbullying behavior, the extent to which parental influence contributes to students' cyberbullying behavior, and the impact of guidance and counselling teachers' influence on students' cyberbullying behaviour. This study aims to determine the effect of parents and guidance and counselling teachers on students' cyberbullying behavior. The type of research used in this study is causal-comparative research. This study's subjects are students' parents and guidance and counselling teachers at Palu City State Vocational School. Data collection was done through questionnaires and interviews. The research data were analyzed using multiple linear regression tests. Simultaneously, there is a significant influence between the role of parents and guidance and counselling teachers on students' cyberbullying behavior at Palu City State Vocational School.
Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Sains Melalui Inkuiri Terbimbing di Sekolah Dasar Aras, Nurul Fitriah; Lestari, Mardi; Hidayat, Arif; Rahayu, Sri; Agus, Agus
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.850

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan pemahaman konsep dan KPS (Keterampilan Proses Sains). Desain penelitian menggunakan Pretest-Postest Control Group Design pada penelitian eksperimen semu. Tes berbentuk pilihan ganda yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pemahaman konsep dan KPS. Hasil penelitian yang dihasilkan yaitu, Pertama, ada perbedaan pemahaman konsep siswa yang belajar dengan model inkuri terbimbing dengan siswa yang belajar metode konvensional, dengan hasil skor rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi. Kedua, tidak ada perbedaan KPS siswa pada kedua kelas walaupun skor rata-rata kelas ekperimen lebih tinggi dibandingkan pencapaian kelas kontrol.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Tipe Novick di Sekolah Dasar Aras, Nurul Fitriah; Akina, Akina; Lestari, Mardi; Rahmat, Wildayanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3399

Abstract

Problematika hasil belajar siswa saat ini sangat dipengaruhi oleh model pembelajaran yang di berikan oleh pengajar di satuan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran tipe Novick pada kelas V SD Inpres Bumi Sagu. Model pembelajaran koopratif tipe Novick terdiri dari tiga fase, yaitu: (1) mengungkap konsepsi awal siswa, (2) menciptakan konflik konseptual, (3) mengupayakan terjadinya akomodasi kognitif. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa observasi guru pada siklus I dan siklus II sebesar 82% dan 85%. Hasil observasi siswa siklus I dan Siklus II sebesar 82% dan 86%. Pelaksanaan tes awal diperoleh sebesar 40%. Mengalami peningkatan pada siklus I dan siklus II yaitu 80% dan 86,66%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar matematika siswa di sekolah dasar dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran Novick.
Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Daring Siswa Durrotunnisa, Durrotunnisa; Lestari, Mardi; Ridwan, Syahran
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4277

Abstract

Problem utama penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang diiindikasikan dengan presentasi kehadiran siswa yang kurang, keterlibatan siswa yang kurang dalam pembelajaran, memperoleh nilai dibawah KKM dan tidak mengikuti remidial. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui teknik modeling simbolik dalam seting bimbingan kelompok.  Riset ini dilakukan terhadap 7 orang siswa  yang mengalami problem motivasi belajar daring dengan kategori rendah yang dibuktikan dari perolehan skor motivasi, Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Jumlah subyek penelitian yang diberikan bimbingan kelompok adalah 7 siswa, yang berasal dari kelas VIII SMPN 15 Palu. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan aktivitas siswa, aktivitas pemimpin kelompok, dan ada perbedaan rerata pretest-postest. Peningkatan aktivitas sebesar 25,5, dari kategori cukup menjadi kategori baik. Aktivitas pemimpin kelompok atau guru dalam memberikan layanan mengalami peningkatan skor sebesar 27,3 dari kategori cukup baik menjadi baik, dan ada perbedaan nilai rata-rata antara pretest dan postes dengan selisih angka 6,42. Kondisi peningkatan aktivitas ini menunjukkan bahwa teknik modeling simbolik efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar online siswa.
Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Sains Melalui Inkuiri Terbimbing di Sekolah Dasar Aras, Nurul Fitriah; Lestari, Mardi; Hidayat, Arif; Rahayu, Sri; Agus, Agus
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.850

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan pemahaman konsep dan KPS (Keterampilan Proses Sains). Desain penelitian menggunakan Pretest-Postest Control Group Design pada penelitian eksperimen semu. Tes berbentuk pilihan ganda yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pemahaman konsep dan KPS. Hasil penelitian yang dihasilkan yaitu, Pertama, ada perbedaan pemahaman konsep siswa yang belajar dengan model inkuri terbimbing dengan siswa yang belajar metode konvensional, dengan hasil skor rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi. Kedua, tidak ada perbedaan KPS siswa pada kedua kelas walaupun skor rata-rata kelas ekperimen lebih tinggi dibandingkan pencapaian kelas kontrol.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Tipe Novick di Sekolah Dasar Aras, Nurul Fitriah; Akina, Akina; Lestari, Mardi; Rahmat, Wildayanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3399

Abstract

Problematika hasil belajar siswa saat ini sangat dipengaruhi oleh model pembelajaran yang di berikan oleh pengajar di satuan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran tipe Novick pada kelas V SD Inpres Bumi Sagu. Model pembelajaran koopratif tipe Novick terdiri dari tiga fase, yaitu: (1) mengungkap konsepsi awal siswa, (2) menciptakan konflik konseptual, (3) mengupayakan terjadinya akomodasi kognitif. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa observasi guru pada siklus I dan siklus II sebesar 82% dan 85%. Hasil observasi siswa siklus I dan Siklus II sebesar 82% dan 86%. Pelaksanaan tes awal diperoleh sebesar 40%. Mengalami peningkatan pada siklus I dan siklus II yaitu 80% dan 86,66%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar matematika siswa di sekolah dasar dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran Novick.
Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Daring Siswa Durrotunnisa, Durrotunnisa; Lestari, Mardi; Ridwan, Syahran
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4277

Abstract

Problem utama penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang diiindikasikan dengan presentasi kehadiran siswa yang kurang, keterlibatan siswa yang kurang dalam pembelajaran, memperoleh nilai dibawah KKM dan tidak mengikuti remidial. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui teknik modeling simbolik dalam seting bimbingan kelompok.  Riset ini dilakukan terhadap 7 orang siswa  yang mengalami problem motivasi belajar daring dengan kategori rendah yang dibuktikan dari perolehan skor motivasi, Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Jumlah subyek penelitian yang diberikan bimbingan kelompok adalah 7 siswa, yang berasal dari kelas VIII SMPN 15 Palu. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan aktivitas siswa, aktivitas pemimpin kelompok, dan ada perbedaan rerata pretest-postest. Peningkatan aktivitas sebesar 25,5, dari kategori cukup menjadi kategori baik. Aktivitas pemimpin kelompok atau guru dalam memberikan layanan mengalami peningkatan skor sebesar 27,3 dari kategori cukup baik menjadi baik, dan ada perbedaan nilai rata-rata antara pretest dan postes dengan selisih angka 6,42. Kondisi peningkatan aktivitas ini menunjukkan bahwa teknik modeling simbolik efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar online siswa.
BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MENGURANGI LONELINESS PADA SISWA Lestari, Mardi; Aras, Nurul Fitriah; Puswiartika, Dhevy; Hasan, Hasan; Wulandari, Ririn Ayu; Irawan, ANdi Wahyu
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 2 (2025): RISTEDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i2.206-214

Abstract

Loneliness pada siswa adalah kondisi yang disinyalir akibat dari kepribadian yang introvert, keluarga yang broken home, terlalu berekspektasi tinggi terhadap lingkungan, sering mendapatkan penolakan di lingkungan sekitar, kurangnya peran dan kasih sayang dari orang tua sehingga diperlukan penanganan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif bimbingan kelompok teknik self control untuk mengurangi loneliness pada siswa. sampel penelitian ini berjumlah 8 orang siswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimental Non Equivalent Control Group Design. Instrumen pengumpulan data adalah angket loneliness. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan rumus mann whitney test. Hasil penelitian menunjukkan skor hasil tes awal siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki selisih 7,5, dimana rata-rata skor pre-test kelompok eksperimen (41.8) dan kelompok kontrol (34.3). Setelah diberikan perlakuan kelompok eksperimen memiliki selisih 4.5, skor rata-rata post-test kelompok eksperimen (31.6) dan kelompok kontrol (27.1). Bimbingan kelompok teknik self control efektif untuk mengurangi loneliness pada siswa.
SOSIALISASI PROSEDUR PELAKSANAAN KONSELOR SEBAYA PADA MUSYAWARAH GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI KOTA PALU Ridwan Syahran; Mardi Lestari; Azam Arifyadi; Dian Fitriani; Nur Eka Wahyuningsih Riyadi
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4280

Abstract

The problems of this service are; 1) The process of guidance services to students in junior high schools in Palu City is not yet optimal; 2) Junior high school guidance and counseling teachers in Palu City who have not fully optimized the role of peer counselors in providing guidance services to students. The purpose of this service is to improve the understanding, skills, and abilities of junior high school guidance and counseling teachers in Palu City in carrying out services at school. The subjects of this service are junior high school counseling teachers who are members of the Consultation of Guidance and Counseling Teachers (MGBK) in PALU City. The stages of implementing this service through socialization and mentoring. The achievement of this service is that teachers can apply, optimize and carry out the implementation of peer counselors for students in the process of guidance and counseling services at school.