Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Abnauna

Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Motivasi Belajar Materi Kekayaan Budaya Indonesia Fakhiroh, Zakiyatul; Fitra Raharja, Hawwin
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 01 (2025): Januari : 2025
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Melalui pembelajaran berbasis proyek, diharapkan kreativitas dan motivasi siswa dapat meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan model PjBL serta mengetahui pengaruh penerapannya terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental dan One-Group Pretest-Posttest Design, yang mana penelitian ini dilakukan hanya pada satu kelompok tanpa adanya kelompok pembanding. Responden penelitian ini adalah 19 siswa kelas IV SD Negeri Bendungan Kudu Jombang. Instrumen yang digunakan adalah angket pre-test dan post-test yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk mengukur motivasi belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket motivasi belajar yang kemudian diubah menjadi skor, selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis statistik. Uji data dilakukan menggunakan uji paired t-test untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata antara angket pre-test dengan rata-rata 61,84 dan angket post-test dengan rata-rata 75,79. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi kekayaan budaya Indonesia. Kata Kunci : Model Project Based Learning (PjBL), Motivasi Belajar   ABSTRACT: Through project-based learning, it is expected that students' creativity and motivation can increase. The purpose of this study was to describe the PjBL model and to determine the effect of its implementation on students' learning motivation. The research method used was a quantitative approach with a Pre-Experimental design and One-Group Pretest-Posttest Design, in which this study was conducted on only one group without a comparison group. The respondents of this study were 19 fourth-grade students of SD Negeri Bendungan Kudu Jombang. The instruments used were pre-test and post-test questionnaires that had been tested for validity and reliability to measure students' learning motivation. The data collection technique used was a learning motivation questionnaire which was then converted into a score, then the data was analyzed using statistical analysis. Data testing was carried out using a paired t-test to test the research hypothesis. The results showed a difference in the average between the pre-test questionnaire with an average of 61.84 and the post-test questionnaire with an average of 75.79. The results of the hypothesis test show a significance value (2-tailed) of 0.000 (<0.05), which means that H0 is rejected and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that the application of the Project Based Learning (PjBL) model can increase student learning motivation in the subject of science, material on the richness of Indonesian culture. Keyword: Project Based Learning (PjBL) Model, Learning Motivatio
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Materi Norma Pendidikan Pancasila Mukhnazam, Sevilla Sobbiyi; Raharja, Hawwin Fitra
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 01 (2025): Januari : 2025
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Model pembelajaran Problem Based Learning dipilih karena model ini menekankan pemecahan masalah nyata, yang dapat meningkatkan pemahaman, keterlibatan siswa, serta mendorong mereka untuk berpikir kritis dan mandiri dalam menyelesaikan tugas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi norma dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V SDN Bendungan Kudu Jombang. Penelitian ini menggunakan jenis Pre-Eksperimental Design dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa kelas V, yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes (pre-test dan post-test), observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa kelas V. Rata-rata nilai pre-test adalah 66,40, meningkat menjadi 85,20 pada post-test. Hasil uji-t berpasangan menunjukkan nilai sig. = 0,000 < 0,05, yang berarti model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Kesimpulannya, model pembelajaran Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat menjadi alternatif pembelajaran Pendidikan Pancasila. Disarankan bagi guru untuk menerapkan model ini guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, kontekstual, serta meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa. Kata Kunci : Hasil Belajar, Norma, Pendidikan Pancasila, Problem Based Learning   ABSTRACT The Problem Based Learning model was chosen because it emphasizes solving real-world problems, which can enhance students' understanding, engagement, and encourage them to think critically and independently in completing academic tasks. This study aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model on students' learning outcomes in the norms material in the Pancasila Education subject for fifth-grade students at SDN Bendungan Kudu Jombang. This study employed a Pre-Experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest Design. The research sample consisted of 20 fifth-grade students, selected using the saturated sampling technique. Data were collected through tests (pre-test and post-test), observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using a normality test and a hypothesis test with the Paired Sample t-test. The results showed a significant improvement in students' learning outcomes. The average pre-test score was 66.40, which increased to 85.20 in the post-test. The paired t-test results showed a sig. value = 0.000 < 0.05, indicating that the Problem Based Learning model had a significant effect on students' learning outcomes. In conclusion, the Problem Based Learning model is proven to be effective in improving students' learning outcomes and can serve as an alternative approach in Pancasila Education. Teachers are encouraged to implement this model to create a more engaging and contextual learning experience while enhancing students' conceptual understanding and critical thinking skills. Keywords : Learning Outcomes, Norms, Pancasila Education, Problem Based Learning
Pengaruh Model Course Review Horay Terhadap Hasil Belajar Materi Kekayaan Budaya Indonesia Sopiah, Siti; Raharja, Hawwin Fitra
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 01 (2025): Januari : 2025
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v4i01.3569

Abstract

Model Course Review Horay merupakan metode pembelajaran kooperatif yang menciptakan suasana belajar menyenangkan dengan siswa dikelompokkan dan menjawab pertanyaan secara aktif. Jawaban benar disambut dengan teriakan "horey" atau yel-yel lain yang disepakati, sehingga meningkatkan keterlibatan siswa. Metode ini tidak hanya membuat suasana kelas lebih hidup, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam mengemukakan jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV di SDN Bendungan Kudu Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Bendungan Kudu Jombang. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest berupa soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 57,60 dan posttest meningkat menjadi 80,40. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari model Course Review Horay terhadap hasil belajar siswa. Model ini efektif meningkatkan hasil belajar siswa, menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, serta direkomendasikan sebagai alternatif dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar. Dengan penerapan model ini, siswa tidak hanya memahami materi dengan lebih baik, tetapi juga termotivasi untuk lebih aktif dalam proses belajar.   The Course Review Horay model is a cooperative learning method that creates an enjoyable learning atmosphere by grouping students and encouraging them to actively answer questions. Correct answers are greeted with cheers of "horey" or other agreed-upon chants, thus increasing student engagement. This method not only livens up the classroom environment but also boosts students' confidence in expressing their answers.This study aims to determine the effect of the Course Review Horay learning model on student learning outcomes in the IPAS subject for fourth-grade students at SDN Bendungan. This research employs a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest design. The subjects of this study are fourth-grade students at SDN Bendungan Kudu Jombang. Data were collected through pretest and posttest multiple-choice questions, which were tested for validity and reliability using SPSS version 25.0. The results showed that the average pretest score was 57.60, while the posttest score increased to 80.40. The paired sample t-test showed a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a significant effect of the Course Review Horay model on student learning outcomes. This model effectively improves student learning outcomes, creates a more interactive and enjoyable learning environment, and is recommended as an alternative teaching method in elementary schools. By applying this model, students not only better understand the material but also become more motivated and active in the learning process.
Pengaruh Media Smart Box terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila di SDN Bendungan Dewi Fadhila, Layla; Raharja, Hawwin Fitra
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 02 (2025): JULI
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v4i02.3681

Abstract

ABSTRAK Dalam proses belajar, alat peraga menjadi bagian vital dalam meningkatkan semangat dan hasil belajar siswa. Untuk itu, tujuan dari penelitiannya ini guna diketahuinya dampak dari media smart box yang digunakan kepada hasil pembelajaran siswa kelas II Sekolah Dasar pada mata pelajaran yang dilaksanakan di SDN Bendungan Kudu Jombang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif melalui jenis studi pre-exsperimental dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Sample yang diambil untuk ini ialah satu kelas dengan total siswanya yaitu 21 orang, yang datanya ini dikumpulkan melalui soal test secara tertulis dengan pilihan berganda dan menjodohkan. Kesimpulan yang ditarik dari hasilnya ialah (1) kemampuan memahami materi tentang Aku Berperilaku Pancasila pada siswa kelas II SDN Bendungan Kudu Jombang sebelum menggunakan media smart box memperoleh nilai rata-rata yaitu 58.48. (2) Sedangkan sesudah menggunakan media smart box memperoleh nilai rata-rata yaitu 84.57. (3) Pengaruh pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Aku Berperilaku Pancasila pada siswa kelas II sdn Bendungan Kudu Jombang memperlihatkan hasilnya dengan adanya keberpengaruhan secara signifikan yaitu 0,000. Hasil nilai Signifikansinya (2-Tailed) 0,000 di bawah 0,05 artinya terjadi penolakan pada H₀ serta penerimaan pada H1 yang dalam hal ini berarti terdapatnya keberpengaruhan dalam digunakannya media smart box kepada hasil pembelajaran siswa kelas II SDN Bendungan Kudu Jombang pada mata pelajaran pendidikan Pancasila materi aku berperilaku pancasila secara signifikan. Kata Kunci: Smart Box, Hasil Belajar.   ABSTRACT In the learning process, teaching aids are a vital part in increasing students' enthusiasm and learning outcomes. Therefore, the purpose of this research is to determine the impact of the smart box media used on the learning outcomes of second-grade elementary school students in the subjects implemented at SDN Bendungan Kudu Jombang. This research uses quantitative research through a pre-experimental study type with a One-Group Pretest-Posttest Design. The sample taken for this is one class with a total of 21 students, whose data is collected through written test questions with multiple choices and matching. The conclusions drawn from the results are (1) the ability to understand the material about I Behave Pancasila in second-grade students of SDN Bendungan Kudu Jombang before using the smart box media obtained an average score of 58.48. (2) While after using the smart box media obtained an average score of 84.57. (3) The effect of learning Pancasila Education on the material I Behave Pancasila on class II students of SDN Bendungan Kudu Jombang shows the results with a significant influence of 0.000. The results of the significance value (2-Tailed) 0.000 below 0.05 mean that there is a rejection of H₀ and acceptance of H1 which in this case means that there is an influence in the use of smart box media on the learning outcomes of class II students of SDN Bendungan Kudu Jombang on the subject of Pancasila education on the material I behave Pancasila significantly.   Keywords: Smart Box, Learning Outcomes.