Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : abnauna

Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Motivasi Belajar Materi Kekayaan Budaya Indonesia Zakiyatul Fakhiroh; Hawwin Fitra Raharja
Abnauna: Jurnal ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 01 (2025): Januari : 2025
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v4i01.3558

Abstract

ABSTRAK Melalui pembelajaran berbasis proyek, diharapkan kreativitas dan motivasi siswa dapat meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan model PjBL serta mengetahui pengaruh penerapannya terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental dan One-Group Pretest-Posttest Design, yang mana penelitian ini dilakukan hanya pada satu kelompok tanpa adanya kelompok pembanding. Responden penelitian ini adalah 19 siswa kelas IV SD Negeri Bendungan Kudu Jombang. Instrumen yang digunakan adalah angket pre-test dan post-test yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk mengukur motivasi belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket motivasi belajar yang kemudian diubah menjadi skor, selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis statistik. Uji data dilakukan menggunakan uji paired t-test untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata antara angket pre-test dengan rata-rata 61,84 dan angket post-test dengan rata-rata 75,79. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi kekayaan budaya Indonesia. Kata Kunci : Model Project Based Learning (PjBL), Motivasi Belajar   ABSTRACT: Through project-based learning, it is expected that students' creativity and motivation can increase. The purpose of this study was to describe the PjBL model and to determine the effect of its implementation on students' learning motivation. The research method used was a quantitative approach with a Pre-Experimental design and One-Group Pretest-Posttest Design, in which this study was conducted on only one group without a comparison group. The respondents of this study were 19 fourth-grade students of SD Negeri Bendungan Kudu Jombang. The instruments used were pre-test and post-test questionnaires that had been tested for validity and reliability to measure students' learning motivation. The data collection technique used was a learning motivation questionnaire which was then converted into a score, then the data was analyzed using statistical analysis. Data testing was carried out using a paired t-test to test the research hypothesis. The results showed a difference in the average between the pre-test questionnaire with an average of 61.84 and the post-test questionnaire with an average of 75.79. The results of the hypothesis test show a significance value (2-tailed) of 0.000 (<0.05), which means that H0 is rejected and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that the application of the Project Based Learning (PjBL) model can increase student learning motivation in the subject of science, material on the richness of Indonesian culture. Keyword: Project Based Learning (PjBL) Model, Learning Motivatio
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Materi Norma Pendidikan Pancasila Sevilla Sobbiyi Mukhnazam; Hawwin Fitra Raharja
Abnauna: Jurnal ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 01 (2025): Januari : 2025
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v4i01.3563

Abstract

ABSTRAK Model pembelajaran Problem Based Learning dipilih karena model ini menekankan pemecahan masalah nyata, yang dapat meningkatkan pemahaman, keterlibatan siswa, serta mendorong mereka untuk berpikir kritis dan mandiri dalam menyelesaikan tugas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi norma dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V SDN Bendungan Kudu Jombang. Penelitian ini menggunakan jenis Pre-Eksperimental Design dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa kelas V, yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes (pre-test dan post-test), observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa kelas V. Rata-rata nilai pre-test adalah 66,40, meningkat menjadi 85,20 pada post-test. Hasil uji-t berpasangan menunjukkan nilai sig. = 0,000 < 0,05, yang berarti model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Kesimpulannya, model pembelajaran Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat menjadi alternatif pembelajaran Pendidikan Pancasila. Disarankan bagi guru untuk menerapkan model ini guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, kontekstual, serta meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa. Kata Kunci : Hasil Belajar, Norma, Pendidikan Pancasila, Problem Based Learning   ABSTRACT The Problem Based Learning model was chosen because it emphasizes solving real-world problems, which can enhance students' understanding, engagement, and encourage them to think critically and independently in completing academic tasks. This study aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model on students' learning outcomes in the norms material in the Pancasila Education subject for fifth-grade students at SDN Bendungan Kudu Jombang. This study employed a Pre-Experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest Design. The research sample consisted of 20 fifth-grade students, selected using the saturated sampling technique. Data were collected through tests (pre-test and post-test), observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using a normality test and a hypothesis test with the Paired Sample t-test. The results showed a significant improvement in students' learning outcomes. The average pre-test score was 66.40, which increased to 85.20 in the post-test. The paired t-test results showed a sig. value = 0.000 < 0.05, indicating that the Problem Based Learning model had a significant effect on students' learning outcomes. In conclusion, the Problem Based Learning model is proven to be effective in improving students' learning outcomes and can serve as an alternative approach in Pancasila Education. Teachers are encouraged to implement this model to create a more engaging and contextual learning experience while enhancing students' conceptual understanding and critical thinking skills. Keywords : Learning Outcomes, Norms, Pancasila Education, Problem Based Learning