p-Index From 2021 - 2026
9.046
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bahasa dan Sastra Asas: Jurnal Sastra Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Equilibrium: Jurnal Pendidikan Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Proceeding of International Conference on Art, Language, and Culture BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Jurnal Basicedu SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Loa : Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Inovasi Penelitian Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pengabdian UNDIKMA ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Jurnal Komunitas Bahasa Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Educate: Journal of Community Service in Education Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Jurnal Basicedu Innovative: Journal Of Social Science Research Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Prosiding Seminar Nasional Sastra, Bahasa, dan Seni (Sesanti) Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

Nominalisasi Melalui Proses Afiks pada Proposal Tugas Akhir Mahasiswa Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri Muryati, Sri; Wicaksana, Muhlis Fajar; Sudiatmi, Titik
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12335

Abstract

The Affixed Nominalization of Final Assigment Proposal Student of Giri Satria Husada Midwifery in Wonogiri  Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan nominalisasi dengan afiksasi dan fungsinya dalam teks proposal tugas akhir mahasiswa kebidanan. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan data berupa kata nominalisasi melalui afiksasi dalam kalimat pada teks proposal tugas akhir mahasiswa kebidanan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan teknik catat. Adapun  analisis data yang digunakan yakni metode padan  dan metode agih. Hasil penelitian ini adalah (1) nominalisasi yang ditemukan yakni nomina hasil pelekatan afiks pe-, -an, -nya, ke-an, per-an, dan pe-an; nominalisasi yang dihasilkan berasal dari verba, adjektiva, dan konjungsi; (2) fungsi penggunaan nominalisasi yakni: tercipta kepadatan leksikal sehingga terjadi pemadatan informasi, penyajian ide abstrak dengan pengedepanan tema/topik sehingga tulisan bersifat objektif, menghubungkan makna antarkalimat/paragraf sehingga menjadi padu. Kata kunci: Afiksasi, nominalisasi, proposal The aim of this research is to reveal affixed nominalization and its function in final assignment proposal of midwifery student. This research method is a qualitative method with data in the form of nominalization lexical through affixation in the midwifery students final project proposal sentences. The data collection techniques employed in this research are reading and recording techniques. Whereas, the data analysis was conducted by exerting the padan and agih methods. The results of this research are as follows: (1) the affixed nominalization which is found in this research are non-noun words with pe-, -an, -nya, ke-an, per-an, and pe-an; the nominalizations are as result of adjective and conjunction, (2) the utilization of nominalization function are: creating lexical density. It is therefore information can be compressed, presenting abstract idea by prioritizing themes/topics. As a result, the writing can be objective in connecting sentence/paragraph. Thus, it can be coherent. Keyword: Student Literacy Tour, Pantun, Student Awareness, Student Confidence, School Action Research
Education of the Character of the Main Characters in the Novel Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya by Rusdi Mathari (Analysis of Literature Psychology) Charin Setya Handayani; Sudiatmi, Titik; Suparmin
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/060101

Abstract

This research aims to describe how the character in the main character and also the structure of his personality, especially about character education in the novel by Rusdi Mathari entitled "Feeling Smart, Stupid Only Tak Have" which was analyzed using the literary psychology approach of Sigmund Freud (Id, Ego, Superego), character education itself is the basis for starting a stage of individual learning. The method used in this study is a qualitative descriptive method using a critical discourse analysis approach, which is an approach that leads that knowledge is obtained from social interaction. The data source used is one of the novels by Rusdi Mathari, the data used are the words and sentences used by the author to describe the main character taken in terms of character education. The main character in this novel is an old village resident who is considered by the residents as an insane parent, namely Cak Dlahom, but the assessment of the surrounding residents is different from what the author describes in his writing. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan karakter tokoh utama dan struktur kepribadiannya, khususnya dalam hubungan dengan pendidikan karakter dalam novel karya Rusdi Mathari yang berjudul “Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya” yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud (Id, Ego, Superego), pendidikan karakter merupakan landasan untuk memulai suatu tahap belajar individu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan analisis wacana kritis, yaitu merupakan pendekatan yang mengarah bahwa pengetahuan didapatkan dari interaksi sosial. Sumber data yang digunakan adalah salah satu novel karya Rusdi Mathari, data yang digunakan merupakan kata-kata dan kalimat yang digunakan penulis untuk mendeskripsikan tokoh utama yang diambil dari segi pendidikan karakternya. Tokoh utama dalam novel ini merupakan seorang penduduk kampung tua yang dianggap warga sebagai orangtua kurang waras yaitu Cak Dlahom, akan tetapi penilaian warga sekitarnya berbeda dengan apa yang penulis gambarkan dalam tulisannya.
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Web Series Kupu-Kupu Malam Karya Queenb Larasati, Denisa Chotijah; Sudiatmi, Titik; Suparmin, Suparmin
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v8i1.1705

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud konflik batin tokoh utama dalam webseries Kupu-Kupu Malam karya QueenB. Metode penelitian yang digunakan dalam mengkaji film atau web series Kupu-Kupu Malam karya QueenB ini menggunakan metode peneletian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian kualitatif ini berwujud teks yang dinarasikan. Data yang dikumpulkan berupa dialog-dialog dalam film atau web series Kupu-Kupu Malam karya QueenB yang berkaitan dengan konflik batin tokoh utama yaitu Laura. Sumber data dalam penelitian ini adalah web series Kupu-Kupu Malam karya QueenB tayang pada bulan November tahun 2022 yang tayang di platfrom WeTV. Web series Kupu-Kupu Malam karya QueenB terdapat 7 episode. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik simak, teknik catat, dan teknik pustaka. Hasil penelitian Terdiri dari tiga wujud konflik batin yang dialami tokoh utama dalam webseries Kupu-Kupu Malam Karya QueenB, yaitu 1). Pertentangan antara pilhan tidak sesuai dengan keinginan, 2). Kebimbangan dalam menghadapi permasalahan, 3). Harapan tidak sesuai kenyataan. Faktor yang melatarbelakangi timbulnya konflik batin tokoh utama dalam webseries Kupu-Kupu Malam Karya QueenB terbagi menjad dua, yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eskternal dipengaruhi oleh kehilangan kedua orangtua dan adiknya. Sedangakn faktor internal yang mengakobtkan konflik batin yaitu takut terhadap dirinya sendiri dan kebingunggan dalam dirinya yang membuat munculnya konflik batin.
Peran Pendidikan Moral Novel Dilan Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 Karya Pidi Baiq dalam Pembentukan Karakter Remaja Dewi Astuti; Keysha Elia Putri Febryanti; Esti Ambarwati; Titik Sudiatmi
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6272

Abstract

Pendidikan moral dan pembentukan karakter merupakan dua hal fundamental yang perlu ditanamkan sejak dini dalam kehidupan seseorang. Pendidikan moral tidak hanya terbatas pada pembelajaran di ruang kelas, melainkan juga dapat diperoleh dari berbagai media, termasuk sastra. Oleh karena itu, artikel ini berupaya mengkaji bagaimana novel Dilan Dia Adalah Dilanku tahun 1990 berperan dalam menyampaikan nilai-nilai moral yang dapat membantu membentuk karakter positif pada pembacanya. Tujuan artikel ini adalah untuk memberikan wawasan bagi pembaca tentang peran penting sastra sebagai media pendidikan moral yang efektif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi untuk menggali makna dan peran pendidikan moral dalam novel Dilan Dia Adalah Dilanku tahun 1990 karya Pidi Baiq. Beberapa nilai moral utama yang dianalisis dalam novel ini meliputi cinta dan persahabatan, rasa hormat dan tanggung jawab, serta keberanian untuk menjadi diri sendiri. Novel Dilan Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 merupakan karya yang mengisahkan perjalanan cinta dan persahabatan melalui kisah sederhana yang sangat relevan bagi kehidupan remaja. Melalui cerita ini, pembaca diajak memahami berbagai nilai moral, seperti kehangatan dalam persahabatan, sikap hormat terhadap orang tua dan teman, tanggung jawab dalam menjalin hubungan, serta keberanian untuk menjadi diri sendiri. Dengan memetik pelajaran dari cerita ini, remaja dapat memperkaya pengalaman moral mereka dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih beretika, bertanggung jawab, serta siap menghadapi dinamika dalam pergaulan
BUDAYA KEARIFAN LOKAL PADA CERITA RAKYAT ISLAMI SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA (Local Wisdom Culture in Islamic Folklore as An Indonesian Language Teaching Material) Muhlis Fajar Wicaksana; Titik Sudiatmi
SAWERIGADING Vol 27, No 1 (2021): SAWERIGADING, EDISI JUNI 2021
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v27i1.865

Abstract

AbstractThis study aims to develop the prototype of Indonesian language teaching material for the aspect of speaking skills by adopting the local culture and determine the level of stakeholder acceptance of the developed teaching material. This study was conducted using a research and development approach. The research samples were gathered using a purposive sampling technique. The data were obtained through the following stages: a focus group discussion (FGD) on the prototype of teaching material, evaluation of the prototype by expert judgment, limited and large-scale tryouts; and the stakeholder acceptance of teaching material. Data analysis was performed using a t-test by comparing the outcomes of learning using the developed learning material and the outcomes of learning using the provided material (compulsory book). The results of this study have depicted that the outcomes of teaching material prototype development are evaluated in terms of content feasibility, presentation feasibility, and linguistic feasibility. Evaluation on the stakeholder acceptance has revealed that the developed teaching material in the form of a calendar appears to be more effective than the teaching material in the form of a compulsory book. A calendar increases students’ interest and comfort while also teaching them to be more self-directed in their learning. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe bahan ajar bahasa Indonesia (aspek keterampilan berbicara) dengan mengadopsi budaya lokal dan untuk mengetahui keberterimaan stakeholders atas bahan ajar hasil pengembangan. Metode penelitian melalui pendekatan penelitian dan pengembangan. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui beberapa tahapan, yaitu focus group discussion (FGD) protipe bahan ajar, evaluasi prototipe oleh expertjudgement, uji coba terbatas dan uji coba lebih luas, keberterimaan stakeholders bahan ajar. Teknik analisis data melalui uji t-test dengan membandingkan hasil pembelajaran melalui produk hasil pengembangan dengan produk yang sudah digunakan (buku paket). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa hasil pengembangan prototipe bahan ajar berupa aspek kelayakan isi, kelayakan penyajian, dan kelayakan kebahasaan. Keberterimaan stakeholders menunjukkan bahan ajar berbentuk kalender lebih efektif (produk hasil pengembangan) dibandingkan dengan bahan ajar yang berbentuk buku paket. Bahan ajar kalender membawa siswa lebih tertarik, lebih nyaman, dan melatih siswa untuk mandiri. 
MAKNA MAJAS NOVEL 5 CM KARYA DONNY DHIRGANTORO KAJIAN STILISTIKA DAN IMPLEMENTASINYA Sulis Septy Anisya; Titik Sudiatmi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i4.182

Abstract

The research aims to study the figure of speech used in Donny Dhirgantoro’s novel, 5 Cm. The purpose of this research is to describe the types of figure of speech and the definition according to the context of Donny Dhirgantoro’s 5 Cm and its implementation of literature study for students in high school. The research is qualitative. The descriptive method used in order to obtain the description of language style. Based on the result of data analysis, it can be concluded that: (1) there are four figures of speech discovered, namely similarity, contrast, association, and repetition. The total number of figures of speech is 72. Similarity consists of 12 personifications, 13 similes, 13 metaphors; contrast has 5 hyperboles, 1 litotes, 3 antithesis; association has 3 metonymies, 1 synecdoche part pro toto, 10 synecdoche totem pro parte, 3 ellipsis; repetition consists of 1 antanaclasis, 6 repetitions, and 1 parallelism, (2) the meaning delivered through four figures of speech is varied since it depends on the context. However, the author used mostly tke personification figure of speech in order to make the story alive so that the readers will be willing be read the stories. The used of parable is the authot’s effort to create strong affection between two things compared in order to make the reader can be able to catchthe intended meanings of the author. Next, the used of metaphor figure of speech is the author’s efford to disguise the purpose of consideration for thar persong – the person in question did not feel offended, do not feel embarred or humiliated the public, and (3) the implementation of the novel of literature study for students in high school considers a) three important aspects, namely language, psychology, culture and b) syllabus, standard competence, basic competence and lesson plan.
NILAI RELIGIUSITAS DALAM CERPEN AIR MATA TAHAJUD SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER Rizky Trisna Saputra; Dewi Kusumaningsih; Titik Sudiatmi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i2.463

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberi kontribusi yang bermanfaat dalam memperkaya pemahaman tentang hubungan antara sastra, agama, dan pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif terhadap cerpen-cerpen terpilih yang mengangkat tema religiusitas. Melalui pendekatan ini, peneliti menganalisis cara nilai-nilai religiusitas yang disampaikan dalam cerpen, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter pembaca. Guru dan pendidik dapat menggunakan cerpen sebagai bahan pembelajaran untuk membantu siswa memahami dan menginternalisasi nilai-nilai agama secara lebih konkret dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses pembelajaran, cerpen tidak hanya membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak seperti kebaikan, kejujuran, dan keadilan, tetapi juga memberikan contoh konkret dalam bentuk karakter dan situasi yang dihadapi dalam cerita.
MAKNA ROMANTISME DALAM LIRIK LAGU PENJAGA HATI KARYA NADHIF BASALAMAH: ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE Rahma Fatiya; Mufahanim Ananda Putri; Windi Kartika Wati; Titik Sudiatmi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i2.476

Abstract

Lagu merupakan salah satu cara seseorang mengungkapkan perasaan mereka agar dapat tersampaikan kepada banyak orang. Salah jenis lagu yang banyak disukai orang yaitu jenis musik romantis, salah satu lagu yang lirik lagunya cukup romantis yaitu terdapat pada lagu “Penjaga Hati” karya Nadhif Basalamah dalam lagu tersebut dapat mengungkapkan perasaan seseorang yang sangat memuja kekasih hatinya dan rela melakukan apapun demi sang pujaan hati. Dalam penelitian ini penulis ingin menyajikan sebuah makna romantisme dalam lirik lagu “Penjaga Hati” karya Nadhif Basalamah, dengan menggunakan semiotika oleh Ferdinand De Saussure, penulis akan mencoba mengungkap makna-makna yang terdapat dalam lirik lagu tersebut. Kata-kata yang dipakai oleh sang penulis lagu sangat berisi banyak makna, selain itu lagu ini sangat dikenal oleh banyak anak mudah bahkan dari awal dirilisnya lagu ini. Oleh karena itu penulis memilih lagu ini sebagai objek penelitian agar kalimat-kalimat dapat diartikan melalui analisis semiotika Ferdinand De Saussure.
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL HARMONI KARYA HERUKA Meilisa Nurhana; Dimas Oky Kurnianto; Taufik Nur Hidayah; Titik Sudiatmi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i3.502

Abstract

Konflik batin tokoh yang dimunculkan dalam novel untuk menentukan kualitas, kemenarikan dan intensitas suatu karya sastra. Penulisan artikel ini memiliki tujuan yaitu mendeskripsikan informasi tentang konflik batin tokoh utama dalam sebuah novel. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini yaitu novel Harmoni karya Heruka yang akan dikaji dengan kajian psikologi sastra. Data yang digunakan berbentuk kutipan kalimat dalam novel Harmoni yang menyatakan konflik batin tokoh utama dalam novel. Sumber data berasal dari novel Harmoni karya Heruka yang menyatakan adanya konflik batin tokoh utama dalam novel. Teknik pengambilan data menggunakan teknik simak, dan catat. Teknik simak yaitu menyimak dengan seksama novel Harmoni dan memahami setiap tokohya terutama tokoh utama. Selanjutnya, menggunakan teknik catat untuk memasukkan data yang sudah dipilih dan sesuai dengan kriteria penelitian ke dalam catatan untuk dianalisis Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin tokoh utama dalam novel Harmoni karya Heruka ini membuktikan secara spesifik beberapa kutipan yang mengadung konflik batin seperti kekesalan, kekecewaan, kesedihan, gelisah, trauma, bersalah, cinta, dll. Pada beberapa kutipan tersebut banyak menungkapkan konflik batin tokoh utama yaitu kekesalan dengan beberapa tokoh dalam novel ini.     
PESAN MORAL DALAM NOVEL SEPERTI HUJAN YANG JATUH KE BUMI: ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE Dwi Mei Murtini; Fadila Nurhaliza; Yulia Puspasari; Titik Sudiatmi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i3.506

Abstract

Novel "Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi" menyajikan kisah mendalam tentang kehidupan dan transformasi melalui metafora hujan. Dengan lirisme yang menghanyutkan, pengarang mengeksplorasi perjalanan karakter utama yang sejalan dengan turunnya setiap tetes hujan. Hujan dalam novel ini menjadi simbol perubahan, kesucian, dan pembersihan, menciptakan ikatan antara keadaan alam dan emosi manusia. Penulis memadukan keindahan alam dengan kompleksitas hubungan manusia, memperlihatkan bahwa seperti hujan yang tak bisa dihindari, perubahan adalah  integral dari kehidupan. Dalam penggambaran lanskap alam yang puitis, novel ini menawarkan perspektif yang memikat tentang keberagaman emosi manusia. Karakter-karakternya seperti titik-titik air yang menggumpal membentuk sungai kehidupan. Dengan gaya naratif yang mengalir, pembaca diundang untuk merenungkan arti kehidupan dan menemukan kedalaman dalam setiap detik yang dilewati. Keseluruhan, novel ini memberikan pengalaman membaca yang menyentuh dan menginspirasi, menjadikannya karya sastra yang menggugah perasaan dan merangkul keunikan perjalanan manusia di dunia ini. Keseluruhan, novel ini memberikan pengalaman membaca yang menyentuh dan menginspirasi, menjadikannya karya sastra yang menggugah perasaan dan merangkul keunikan perjalanan manusia di dunia ini. Artikel ini juga menyoroti bagaimana novel ini berhasil menggambarkan keindahan sederhana, mengajak pembaca untuk menemukan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini menggarisbawahi nilai sastra dan pesan filosofis yang melibatkan pembaca dalam refleksi mendalam tentang eksistensi manusia.
Co-Authors Adam Yogantara Afifah Luqman Sadida Agus Purdianto Anik Setiyawati Anita Tri Tyaswanti Anjani, Ghifara Firdausa Vidi Annissa, Nurul Huda Fitri Ayu Diah Rahmawati Berlyana Rahmawati Cahyani, Tiara Regita Charin Setya Handayani Charin Setya Handayani Dewi Astuti Dewi Kusumaningsih Diah Ayu Nurhidayati Dianita Siti Lestari Dila Nimas Nurdadi Dila Nimas Nurdadi Dimas Oky Kurnianto Duwi Rahayu Ningsih Dwi Faradylla Nur Khasanah Dwi Mei Murtini Dwi Tindika Ernisa Prastiwi Esti Ambarwati Fadila Nurhaliza Fajar Alfian Fajar Ali Mashuri Fatyimah, Wiwit Nur Febiola, Risa Feby Rani Sokawati Finas Restu Dwi Saputri Hermawan, Arie Ilham Bagus Pangestu Indah Lylys Mustika Indah Surya Ningrum Indah Surya Ningrum Inna Tinita Rahayu Ita Retnowati Jasinta Nurvielya Anmawar Jelita Zakaria Keysha Elia Putri Febryanti Khasanah, Khofifah Nur Khofifah Nur Khasanah Kusumawati, Kurnia Larasati, Denisa Chotijah Layla Lusia Ningrum Listiawati, Rima Mega Ayu Wardani Meidawati Suswandari, Meidawati Meilisa Nurhana Mufahanim Ananda Putri Muhlis Fajar Wicaksana Murtini, Dwi Mei Musa, Moh Zein Mustika, Indah Lylys Mustofa, Ibnu Abdulah Nugroho, Adit Nur Khasanah, Dwi Faradylla Pangestu, Ilham Bagus Pardyatmoko Pauline Dewi Juliani Setyaningsih Prastiwi, Ernisa Putri, Ina Hamung Ragita Gusniar Nazila Rahma Fatiya Rima Listiawati Risa Febiola Ritha Amalia Darmansyah Rizka Lulu Hanifah Rizky Trisna Saputra Romadona, Tantri Galih Rustinar, Eli Santika, Desintia Mutiara Saptono Hadi, Saptono Sari, Nurratri Kurnia Sawitri Sawitri Septiari, Wahyu Dini Singgih Subiyantoro Sobron Adi Nugraha Sovia Dwi Astuti Sri Muryati Sri Muryati Sri Muryati Sri Wahono Sri Wahono Saptomo Sukarno Sukarno Sukarno Sulis Septy Anisya Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Syaharani, Cindi Taufik Nur Hidayah Thalia Aurora Wardani Putri Wahyu Dini Septiari Wahyu Krisna Adi Ismaya Wahyuning Larasati Windi Kartika Wati Wisnu Putri Febriani Yayas Wulandari Yheshinta Nabilla Navayanesty D.T Yulia Puspasari