Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tindak Tutur Direktif Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas XI SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang Saputra, Muhamad Lega; Firmansyah, Dodi; Tisnasari, Sundawati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk tindak tutur direktif, strategi penyampaiannya baik secara langsung maupun tidak langsung, serta dampak perlokusi yang ditimbulkan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang. Kajian ini dilandasi oleh teori tindak tutur dari Searle (1979) yang menempatkan bahasa sebagai tindakan sosial yang memiliki daya untuk memengaruhi mitra tutur. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui teknik simak, rekam, dan catat yang dilakukan selama proses belajar mengajar berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 58 data tuturan yang tergolong dalam tindak tutur direktif, yang terdiri atas: 6 permintaan, 26 perintah, 8 larangan, 9 ajakan/saran, dan 9 nasihat. Strategi penyampaiannya meliputi 46 tuturan langsung dan 11 tuturan tidak langsung. Sementara itu, dampak perlokusi yang ditimbulkan pada siswa menunjukkan variasi, mulai dari kepatuhan terhadap instruksi hingga peningkatan partisipasi aktif. Temuan ini memperlihatkan bahwa penggunaan tindak tutur direktif oleh guru tidak hanya berfungsi sebagai instruksi, tetapi juga sebagai strategi pedagogis yang berpengaruh terhadap dinamika kelas. Oleh karena itu, kompetensi pragmatik guru dalam memilih bentuk dan cara penyampaian tuturan menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang efektif dan komunikatif.
Penggunaan Konjungsi Pada Teks Cerpen Karya Siswa Kelas Viii Smpit Banten Islamic School Dan Implementasinya Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Fauziah, Khusnul; Firmansyah, Dodi; Sobri, Sobri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penemuan bahwa konjungsi sangat penting bagi pengembangan fenomena relevansi konjungsi dalam menciptakan kalimat yang efisien dan kohesif dalam karya sastra, khususnya dalam teks naratif pendek, menjadi pendorong utama penelitian ini. Pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana siswa kelas delapan SMPIT Banten Islamic School memahami dan menggunakan konjungsi dalam teks cerita pendek. Kedua, akan mendeskripsikan fungsi konjungsi dalam teks-teks tersebut dan bagaimana siswa kelas delapan SMPIT Banten Islamic School menggunakannya. Ketiga, akan mendeskripsikan bagaimana temuan dan analisis ini dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk pemerolehan bahasa kedua di sekolah menengah pertama. Pendekatan penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif dan deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode menyimak dengan teknik pencatatan yang disempurnakan untuk memperoleh data. Informasi tertulis, yaitu kalimat-kalimat yang menampilkan penggunaan konjungsi dalam teks cerita pendek yang ditulis oleh siswa kelas delapan SMPIT Banten Islamic School, merupakan data untuk penelitian ini. Konfirmasi hasil dengan peneliti atau ahli adalah metode untuk memastikan keandalan data penelitian. Metode distribusional menggunakan prosedur dasar berupa teknik pembagian elemen langsung digunakan untuk analisis dalam karya ini. Berdasarkan hasil analisis dan temuan penelitian diperoleh sebanyak 152 penggunaan konjungsi dalam 36 teks cerpen karya siswa kelas VIII SMPIT Banten Islamic School. Jumlah tersebut dibagi menjadi 85 penggunaan konjungsi koordinatif dan 67 penggunaan konjungsi subordinatif. Penggunaan konjungsi koordinatif berdasarkan fungsi pada teks cerpen karya siswa kelas VIII SMPIT Banten Islamic School yang dominan adalah fungsi penjumlahan dan pengurutan, sedangkan penggunaan konjungsi subordinatif berdasarkan fungsi pada teks cerpen karya siswa kelas VIII SMPIT Banten Islamic School yang dominan adalah fungsi penyebaban dan kesewaktuan.
Analysis of Connotative Meaning as an Element of Dramatization in the Film Gowok: Javanese Kamasutra Permata Sari, Tia; Zahro Aj-Jauharoh, Mufidatuz; Firmansyah, Dodi; Erwin Juansah, Dase; Tiara Fauziah, Mulya
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009.Aksis.090204

Abstract

This study aims to uncover connotative meanings as elements that construct the dramatization in the Gowok: Kamasutra Jawa Indonesia movie. This movie depicts the complex cultural values of Java through the conflict between love, social status, and morality. The method used is descriptive qualitative with the listen-and-note technique, where data is obtained from the characters' utterances that contain connotative meanings based on Leech's semantic theory (1981). The results show that connotative meanings in the movie’s dialogue not only function as language embellishments but also become the main source of energy in building dramatic atmosphere and the characters' inner conflicts. The connotations that emerge reflect the social, cultural, and emotional values of Javanese society, which is still bound by hierarchical structures and politeness. Through the use of symbol-laden language, this film presents a dramatization that not only evokes emotions but also provides a reflection of social reality. 
ANALISIS MAKNA LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL DALAM LIRIK LAGU HATI-HATI DI JALAN KARYA TULUS Lathifah, Aqilatul; Apriliani, Rizkia; Firmansyah, Dodi; Erwin Juansah, Dase
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.23350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk makna leksikal dan makna gramatikal yang terdapat dalam lirik lagu Hati-Hati di Jalan karya Tulus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik untuk mengungkap makna yang terkandung dalam kata-kata pada lirik lagu tersebut. Data diperoleh melalui teknik simak dan catat dengan cara mendengarkan lagu secara berulang, mencatat kata-kata yang relevan, serta menganalisis maknanya berdasarkan konteks penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 30 kata yang mengandung makna leksikal dan 10 kata yang mengandung makna gramatikal. Makna leksikal mencerminkan arti dasar kata sebagaimana tercantum dalam kamus, sedangkan makna gramatikal muncul akibat adanya proses gramatikal seperti afiksasi, reduplikasi, dan komposisi. Temuan ini menunjukkan bahwa lirik lagu Hati-Hati di Jalan kaya akan makna leksikal yang menggambarkan pengalaman emosional dan reflektif, serta makna gramatikal yang memperkuat ekspresi dan pesan lagu secara keseluruhan.
ANALISIS METAFORA DALAM PUISI “SAJADAH PANJANG” KARYA TAUFIQ ISMAIL Nugroho, Astria Novianti; Cahya Putri Andini; Firmansyah, Dodi; Juansah, Dase Erwin; Fauziah, Mulya Tiara
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v11i1.1408

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran metafora sebagai alat konseptual yang mampu menjembatani konsep abstrak dan konkret dalam karya sastra pada puisi Sajadah Panjang karya Taufiq Ismail. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bentuk dan makna metafora yang terkandung dalam puisi tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan teknik analisis isi teks untuk menandai dan membahas unit-unit metaforis dalam puisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa metafora digunakan secara intensif: metafora sentral “sajadah panjang” merepresentasikan perjalanan hidup manusia dari kelahiran hingga kematian sebagai rangkaian ibadah yang berkelanjutan; citraan peribadatan (tunduk, rukuk, sujud) berfungsi sebagai simbol kepatuhan total dan pengingatan kepada Tuhan; sementara bentuk “interupsi” merepresentasikan aktivitas duniawi (mencari rezeki, mencari ilmu) yang bersifat sementara dan kembali ditata oleh panggilan religius (azan) sehingga pembaca diposisikan pada narasi religiositas yang konsisten.
Co-Authors Ade Anggraini Kartika Devi Aimmah, Nida’ul Al-Zhaqi, Fiqri Alpira Sapitri, Nelita Amaliyah, Milah Rizki Ananda, Alfatika Alya Apriliani, Rizkia Bayhaqi, Bay Cahya Putri Andini Dase Erwin Juansah Desti Lestari, Desti Dewi Indah Sari, Dewi Indah Ediwarman Elyjar, Cut Dienni Falahi, Fahman Fatah, Feirhat Muhammad Fauziah, Mulya Tiara Gaudiswari, Ramadhaniar Rizky Gracella, Arinda Hasani, Aceng Heriansyah, Nazwa Putri Hilaliyah, Tatu Ifhamuddin, Iif Inayah, Siti Indah Sari, Fevi iriyansah, muhamad rinzat Khairunnisyah, Syifa Mufada Khoirunnisa, Nur Khusnul Fauziah Lathifah, Aqilatul Lely Damayanti, Lely Lidia Kristiani Situmorang Maharani, Afrida Maharani, Novia Katingal Maspiroh, Maspiroh Meidivia, Sefty Mukhlis, Naufal Mulyani, Rizkia Navafiitria, Azzahra Dwenka Nazihah, Siti Nisrina Ningsih, Isna Mulia Nugroho, Astria Novianti Nur Fitriyana Nurkhofifah, Nanda Pasaribu, Christin Permata Sari, Tia Pirgayani, Tiara Melya Pitri Ayuningsih Putri Nur Azizah, Putri Nur Putri, Siti Nabila R, Desta Alifahsyifa Rahmania, Azizah Rahmania, Firli Azkiya Raihany, Faiza Ramadhanti, Novrita Rifdah, Husna Rokhmawati, Aida Rosidin, Odien Roudhotul Jannah Rozanata, Nafira Salsabila, Kirana Dewi Salsabila, Najwa Santomi, Santomi Saputra, Muhamad Lega Senjaya, Arip Sidqiyatillah, Inayah Siti Rohanah Sobri Sobri Solihat, Ilmi Sundawati, Sundawati Supena, Ahmad Suseno, Asterina Akbariani Tiara Fauziah, Mulya Tisnasari, Sundawati Ulum, Fathul Viranti, Adelia Septi Waryatun, Ajeng Ayu Widyasari, Dini Yasmin, Putri Zahro Aj-Jauharoh, Mufidatuz Zailani, Ahmad Renal