Claim Missing Document
Check
Articles

Sinonimi Pada Album ”Sialnya Hidup Harus Tetap Berjalan” Karya Bernadya Rifdah, Husna; Pirgayani, Tiara Melya; Firmansyah, Dodi; Juansah, Dase Erwin
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v13i2.83-91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinonimi sebagai salah satu bentuk relasi makna dalam pembentukan lagu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data utama berupa kumpulan lagu dalam album Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan karya Bernadya. Sumber data utama yang dikumpulkan melalui teknik pengamatan menggunakan pengamatan secara langsung yang meliputi kata-kata dalam audio dan beberapa sumber lain dari artikel ilmiah berdasarkan album Bernadya. Penelitian ini berfokus pada data temuan yang dapat diklasifikasi ke dalam jenis sinonim. Merujuk pada temuan dan uraian pembahasan yang telah dilakukan, peneliti menemukan 19 data klasifikasi kosakata pada delapan lagu. Data-data menunjukkan terdapat tiga jenis sinonimi antarmorfem bebas dan terikat, enam jenis sinonimi antarkata, lima jenis sinonimi antarkata dan frasa, dua jenis sinonimi antarfrasa, dan tiga jenis sinonimi antarkalimat. Hasıl penelitian menunjukkan bahwa sinonimi tidak hanya sebagai bentuk variası padanan kata, tetapi menumbuhkan makna bahasa baru pada musik populer Indonesia.
Analisis Tindak Tutur Direktif Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas XI SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang Saputra, Muhamad Lega; Firmansyah, Dodi; Tisnasari, Sundawati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk tindak tutur direktif, strategi penyampaiannya baik secara langsung maupun tidak langsung, serta dampak perlokusi yang ditimbulkan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang. Kajian ini dilandasi oleh teori tindak tutur dari Searle (1979) yang menempatkan bahasa sebagai tindakan sosial yang memiliki daya untuk memengaruhi mitra tutur. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui teknik simak, rekam, dan catat yang dilakukan selama proses belajar mengajar berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 58 data tuturan yang tergolong dalam tindak tutur direktif, yang terdiri atas: 6 permintaan, 26 perintah, 8 larangan, 9 ajakan/saran, dan 9 nasihat. Strategi penyampaiannya meliputi 46 tuturan langsung dan 11 tuturan tidak langsung. Sementara itu, dampak perlokusi yang ditimbulkan pada siswa menunjukkan variasi, mulai dari kepatuhan terhadap instruksi hingga peningkatan partisipasi aktif. Temuan ini memperlihatkan bahwa penggunaan tindak tutur direktif oleh guru tidak hanya berfungsi sebagai instruksi, tetapi juga sebagai strategi pedagogis yang berpengaruh terhadap dinamika kelas. Oleh karena itu, kompetensi pragmatik guru dalam memilih bentuk dan cara penyampaian tuturan menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang efektif dan komunikatif.
Penggunaan Konjungsi Pada Teks Cerpen Karya Siswa Kelas Viii Smpit Banten Islamic School Dan Implementasinya Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Fauziah, Khusnul; Firmansyah, Dodi; Sobri, Sobri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penemuan bahwa konjungsi sangat penting bagi pengembangan fenomena relevansi konjungsi dalam menciptakan kalimat yang efisien dan kohesif dalam karya sastra, khususnya dalam teks naratif pendek, menjadi pendorong utama penelitian ini. Pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana siswa kelas delapan SMPIT Banten Islamic School memahami dan menggunakan konjungsi dalam teks cerita pendek. Kedua, akan mendeskripsikan fungsi konjungsi dalam teks-teks tersebut dan bagaimana siswa kelas delapan SMPIT Banten Islamic School menggunakannya. Ketiga, akan mendeskripsikan bagaimana temuan dan analisis ini dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk pemerolehan bahasa kedua di sekolah menengah pertama. Pendekatan penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif dan deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode menyimak dengan teknik pencatatan yang disempurnakan untuk memperoleh data. Informasi tertulis, yaitu kalimat-kalimat yang menampilkan penggunaan konjungsi dalam teks cerita pendek yang ditulis oleh siswa kelas delapan SMPIT Banten Islamic School, merupakan data untuk penelitian ini. Konfirmasi hasil dengan peneliti atau ahli adalah metode untuk memastikan keandalan data penelitian. Metode distribusional menggunakan prosedur dasar berupa teknik pembagian elemen langsung digunakan untuk analisis dalam karya ini. Berdasarkan hasil analisis dan temuan penelitian diperoleh sebanyak 152 penggunaan konjungsi dalam 36 teks cerpen karya siswa kelas VIII SMPIT Banten Islamic School. Jumlah tersebut dibagi menjadi 85 penggunaan konjungsi koordinatif dan 67 penggunaan konjungsi subordinatif. Penggunaan konjungsi koordinatif berdasarkan fungsi pada teks cerpen karya siswa kelas VIII SMPIT Banten Islamic School yang dominan adalah fungsi penjumlahan dan pengurutan, sedangkan penggunaan konjungsi subordinatif berdasarkan fungsi pada teks cerpen karya siswa kelas VIII SMPIT Banten Islamic School yang dominan adalah fungsi penyebaban dan kesewaktuan.
Analysis of Connotative Meaning as an Element of Dramatization in the Film Gowok: Javanese Kamasutra Permata Sari, Tia; Zahro Aj-Jauharoh, Mufidatuz; Firmansyah, Dodi; Erwin Juansah, Dase; Tiara Fauziah, Mulya
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009.Aksis.090204

Abstract

This study aims to uncover connotative meanings as elements that construct the dramatization in the Gowok: Kamasutra Jawa Indonesia movie. This movie depicts the complex cultural values of Java through the conflict between love, social status, and morality. The method used is descriptive qualitative with the listen-and-note technique, where data is obtained from the characters' utterances that contain connotative meanings based on Leech's semantic theory (1981). The results show that connotative meanings in the movie’s dialogue not only function as language embellishments but also become the main source of energy in building dramatic atmosphere and the characters' inner conflicts. The connotations that emerge reflect the social, cultural, and emotional values of Javanese society, which is still bound by hierarchical structures and politeness. Through the use of symbol-laden language, this film presents a dramatization that not only evokes emotions but also provides a reflection of social reality. 
Co-Authors Ade Anggraini Kartika Devi Aimmah, Nida’ul Al-Zhaqi, Fiqri Alpira Sapitri, Nelita Amaliyah, Milah Rizki Ananda, Alfatika Alya Bayhaqi, Bay Dase Erwin Juansah Desti Lestari, Desti Dewi Indah Sari, Dewi Indah Dwi Amalia, Nazwa Ediwarman Elyjar, Cut Dienni Falahi, Fahman Fatah, Feirhat Muhammad Gaudiswari, Ramadhaniar Rizky Gracella, Arinda Hasani, Aceng Heriansyah, Nazwa Putri Hilaliyah, Tatu Ifhamuddin, Iif Inayah, Siti Indah Sari, Fevi iriyansah, muhamad rinzat Khaeryana, Euis Khairunnisyah, Syifa Mufada Khoirunnisa, Nur Khusnul Fauziah Lely Damayanti, Lely Lidia Kristiani Situmorang Maharani, Afrida Maharani, Novia Katingal Maspiroh, Maspiroh Meidivia, Sefty Mukhlis, Naufal Mulyani, Rizkia Navafiitria, Azzahra Dwenka Nazihah, Siti Nisrina Ningsih, Isna Mulia Nur Fitriyana Nurkhofifah, Nanda Pasaribu, Christin Permata Sari, Tia Pirgayani, Tiara Melya Pitri Ayuningsih Putri Nur Azizah, Putri Nur Putri, Siti Nabila R, Desta Alifahsyifa Rahmania, Azizah Rahmania, Firli Azkiya Raihany, Faiza Ramadhanti, Novrita Rifdah, Husna Rokhmawati, Aida Rosidin, Odien Roudhotul Jannah Rozanata, Nafira Salsabila, Kirana Dewi Salsabila, Najwa Santomi, Santomi Saputra, Muhamad Lega Senjaya, Arip Sidqiyatillah, Inayah Siti Rohanah Sobri Sobri Solihat, Ilmi Sundawati, Sundawati Supena, Ahmad Suseno, Asterina Akbariani Tiara Fauziah, Mulya Tisnasari, Sundawati Ulum, Fathul Viranti, Adelia Septi Waryatun, Ajeng Ayu Widyasari, Dini Yasmin, Putri Zahro Aj-Jauharoh, Mufidatuz Zailani, Ahmad Renal