Claim Missing Document
Check
Articles

IbM Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif berbasis ICT bagi Kelompok Ibu-Ibu PKK untuk Mendukung Anak-Anak Sekolah Dasar di Desa Macanan Kelurahan Mandan Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Kabupaten Sukoharjo Nurratri Kurnia Sari; Dwi Anggraeni Siwi; Para Mitta Purbosari
Kapuas Vol 1 No 2 (2021): Kapuas : Jurnal Publikasi Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/jk.v1i2.269

Abstract

Ibu-ibu PKK Rw. 04 Desa Macanan, Kelurahan Mandan, Kabupaten Sukoharjo, terdiri dari 3 Dasawisma. Mayoritas ibu-ibu PKK ini memiliki pendidikan Menengah ke bawah. Dar 107 ibu-ibu yang berpendidikan di bawah sarjana atau SI lebih dari 70%. Data lain menunjukkan hanya beberapa ibu-ibu PKK ini yang belum bisa menguasai teknologi memanfaatkan media berbasis ICT lewat Handphone. Penggunaan Handphone, lebih banyak menggunakan pemaparan pada WhatsAp saja. Sehingga penggunakan media Handphone belum maksimal. Solusi program pengabdian kepada masyarakat ini adalah 1)Keterlibatan ibi-ibu mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat, minimal 70% mulai dari kegiatan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis ICT. 2) Minimal 75% peserta mitra yang secara aktif mengikuti penyuluhan dan pelatihan harus mampu melakukan dalam mengembangkan dan penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis ICT. 3.) Terciptanya buku saku pembelajaran interaktif berbasis ICT yang dapat dimanfaatkan ibu-ibu dalam pendampingan pembelajaran dengan anak SD. Guru dalam memberikan pembelajara kepada siswa SD, ada yang menggunakan beberapa aplikasi, misalnya ZOOM, WEBEX, Aplikasi Belajar, googleclasroom dan berbagai sumber di Internet. Berdasarkan pemaparan diatas terkait dengan kebutuhan para ibu-ibu PKK di Desa Macanan serta adanya bentuk pelatihan yang efektif, maka penting pelatihan penggunaan ZOOM, Webex, dan Aplikasi Ruang Belajar.
Studi Kualitatif: Profil Pelajar Pancasila Melalui Media Kolase Ditinjau Dari Kreativitas Pada Anak Berkebutuhan Khusus Cotimah, Nuri; Sari, Nurratri Kurnia; Suswandari, Meidawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i1.1616

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keefektifan profil pelajar pancasila melalui kreativitas peserta didik Anak Berkebutuhan Khusus melalui media kolase. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan profil pelajar Pancasila melalui media kolase yang ditinjau dari kreativitas anak berkebutuhan khusus. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui strategi penelitian studi kasus. Kegiatan penelitian ini dilakukan di kelas pengembangan Sanggar Inklusi Tunas Bangsa Nguter dengan menggunakan media pembelajaran kolase melalui paper plate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kegiatan pembelajaran dengan media kolase yang ditinjau dari kreativitas dapat dihasilkan bahwa pada tahapan  perencanaan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi yang dapat menghasilkan data kreativitas berupa kognitif (orisinalitas, fleksibelitas, kelancaran, dan elaborasi) dengan presentase tertinggi 93,75% dan non-kognitif (rasa ingin tahu, imajinatif, tertantang, sikap berani, dan sikap menghargai) dengan presentase tertinggi 95% sehingga dapat disimpulkan bahwa peserta didik menggunakan media pembelajaran kolase ditinjau dari kreativitas dapat berkembang sesuai dengan harapan dan sangat berkembang sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran profil pelajar Pancasila melalui media kolase dari bahan paper plate/piring kertas dan potongan gambar dalam peningkatan kreativitas belajar pada anak berkebutuhan khusus.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Sari, Nurratri Kurnia; Puspita, Linda Dian
Jurnal Dikdas Bantara Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jdb.v2i1.182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter di SD Negeri Joho 02 Sukoharjo dan hambatan yang dihadapi guru dalam melaksanakan pendidikan karakter di SD Negeri Joho 02 Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen utama adalah peneliti dengan menggunakan alat bantu pedoman wawancara dan pedoman observasi. Prosedur analisis dalam penelitian ini adalah: Reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk pelaksanaan pendidikan karakter di SD Negeri Joho 02 Sukoharjo terwujud dalam integrasi dalam program pengembangan diri, integrasi dalam kegiatan pembelajaran, serta nilai karakter yang dikembangkan sekolah. Integrasi dalam program pengembangan diri terdiri atas: Kegiatan Rutin, keteladanan, kegiatan spontan, dan pengkondisian. Integrasi dalam kegiatan pembelajaran terwujud dalam pencantuman nilai karakter di dalam RPP dan Silabus yang diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran. Nilai karakter yang dikembangkan di SD Negeri Joho 02 Sukoharjo yaitu nilai religius, jujur, disiplin, bersahabat/komunikatif, tanggung jawab, dan toleransi. Hambatan Pelaksanaan Pendidikan Karakter Di SD Negeri Joho 02 Sukoharjo antara lain: Beberapa siswa yang bersikap manja, pengaruh teman dan lingkungan yang tidak baik terhadap perilaku siswa, beberapa siswa yang agak terlambat belajar sehingga memerlukan waktu yang lama untuk menanamkan nilai keberanian, disiplin dan tanggung jawab, serta guru belum dapat memilih nilai karakter yang sesuai dengan mata pelajaran dan terkadang belum dapat menjadi teladan atas nilai karakter yang dipilih.Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Sekolah Dasar
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Setyawan, Ramadhan Indra; Purwanto, Agus; sari, nurratri kurnia
Jurnal Dikdas Bantara Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jdb.v2i2.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk meningkatkan hasil belajar tematik melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) pada siswa kelas IV SD Negeri Sugihan 03 Sukoharjo tahun pelajaran 2018/2019.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menerapkan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning). Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV semester II SD Negeri Sugihan 03 Sukoharjo tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 20 siswa, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Setiap siswa dikatakan tuntas belajarnya (ketuntasan individu) jika proporsi jawaban benar siswa ? 65%, dan suatu kelas dikatakan tuntas belajarnya (ketuntasan klasikal) jika dalam kelas tersebutterdapat ? 85% siswa yang telah tuntas belajarnya.Hasil penelitian menunjukkan (1) persentase ketuntasan hasil belajar tematik siswa kelas IV yang semula pada prasiklus adalah 25% yang mencapai KKM kemudian pada siklus I meningkat menjadi 60%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 75% dan pada siklus IIImencapai 95% sehingga penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dinyatakan berhasil dan sudah teruji.Kata Kunci : Hasil belajar tematik, model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning).
STUDI KORELASI LINGKUNGAN BELAJAR SEKOLAH DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DI SEKOLAH DASAR Pagita Dwiningsih; Nurratri Kurnia Sari; Pujiyana
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 1 (2024): Educativo: Jurnal Pendidikan
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56248/educativo.v3i2.252

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa di abad 21. Penting untuk mengenalkan kepada siswa tentang pentingnya berpikir kritis agar mereka dapat terlibat dalam penyelidikan dan pemecahan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui lingkungan belajar di sekolah atau learning community. Pembentukan komunitas belajar di sekolah berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, karena lingkungan yang kolaboratif dan suportif mendorong siswa untuk berdiskusi, bertanya, dan mengevaluasi informasi secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan lingkungan belajar sekolah dengan kemampuan berpikir kritis siswa di Sekolah Dasar Gugus Trangsan Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasi. Sampel penelitian ini berjumlah 31 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan belajar sekolah dengan kemampuan berpikir kritis siswa. Data hasil penelitian dihitung menggunakan Product Moment Pearson Correlation bahwa koefisien korelasi antara variabel X dengan Y adalah 0,692 dengan taraf signifikansi 0,05. Lingkungan belajar memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil analisis uji signifikansi korelasi Thitung > Ttabel yaitu 0,692 > 0,553. Dan setelah dikategorikan berdasarkan tabel interpretasi, maka hubungan lingkungan belajar sekolah dengan kemampuan berpikir kritis siswa termasuk ke dalam kategori kuat dengan rentang 0,60 < rxy < 0,799.
IbM PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAHARAN INTERAKTIF BERBASIS ICT BAGI GURU SDN DALANGAN 02 DAN 03 TAWANGSARI Sari, Nurratri Kurnia; Purbosari, Para Mitta; Prasetyo, Koko; Angganing, Paradika
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i1.7506

Abstract

Abstract. Dalangan Elementary School 02 and 30 Tawangsari, Sukoharjo District, Sukoharjo Regency are located in the village of Dalangan, which is an in-depth area. School facilities such as LCDs, notebooks and even the internet already exist in several schools in the Merauke Cluster Elementary Schools in Nguter District, Sukoharjo Regency. The fact is that teachers are still few in using ICT media as a medium of learning, teachers in these schools still mostly use image media and conventional media. Whereas in every school, LCD and notebook are available. However, only a few teachers have not yet mastered the technology of making ICT-based media. The use of ICT media uses more exposure to power pints. The use of power points that is displayed is less interactive and tends to be exposive. So that the use of ICT media is not optimal. Based on these problems, the formulation of the problem to be answered is "Can training be able to provide knowledge about the making of interactive learning media through power point animation and Flash for the RA Kartini KKG Group in Sukoharjo District, Sukoharjo Regency? The results achieved through this activity are as follows; 1) There is increased skills in designing and converting offline RPP to online. 2) There is an increase in the knowledge and skills of the teachers about the making of video presentation learning media through OBS studio and online evaluation Quiziz. 3) Availability of online lesson plans, presentation video learning media through OBS studio and online evaluation Quiziz. 4) The involvement of partner teachers in community service activities, 100% starting from socialization, counseling, training and assistance in making ICT-based interactive learning media. 5) Activity reaches 80% of partner participants who are actively participating in the training must be able to do in developing and making ICT-based interactive learning media Abstrak.Sekolah Dasar Negeri Dalangan 02 dan 30 Tawangsari kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo terletak di desa Dalangan yang termasuk daerah pendalaman. Fasilitas sekolah seperti LCD, notebook bahkan internet sudah ada di beberapa sekolah Gugus Merauke Sekolah Dasar seKecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. Kenyataan guru masih sedikit dalam menggunakan mediia ICT sebagai media pembelajaran, guru di sekolah tersebut lebih banyak masih menggunakan media gambar dan media konvensional. Padahal di setiap sekolah sudah tersedia LCD dan notebook. Akan tetapi hanya beberapa guru yang belum bisa menguasai teknologi pembuatan media berbasis ICT. Penggunaan media ICT, lebih banyak menggunakan pemaparan pada power pint. Penggunaan power point yang ditampilkan masih kurang interaktif dan cenderung pemaparan. Sehingga penggunakan media ICT belum maksimal. Berdasarkan permasalahan tersebut, rumusan masalah yang akan dijawabadalah “Apakah dengan pelatihan mampu memberikan pengetahuan tentang pembuatan media pembelajaran interaktif melalui animasi power point dan Flash bagi KKG Gugus RA Kartini seKecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo? Hasil yang dicapai melalui kegiatan ini adalah sebagai berikut; 1)Adanya peningkatan ketrampilan dalam merancang dan merubah RPP luring ke daring. 2)Adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan para guru tentang pembuatan media pembelajaran video presentasi melalui OBS studio dan evaluasi online Quiziz. 3)Tersedianya RPP daring, media pembelajaran video presentasi melalui OBS studio dan evaluasi online Quiziz. 4)Keterlibatan guru mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat, 100% mulai dari kegiatan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis ICT. 5)Kaeaktifan mencapai 80% peserta mitra yang secara aktif mengikuti pelatihan harus mampu melakukan dalam  mengembangkan dan membuat media pembelajaran interaktif berbasis ICT.
Pengaruh Model Pembelajaran Sole (Self Organized Learning Environments) Terhadap Prestasi Belajar Berbasis HOTs (High Order Thinking Skills) Harnanik Setyorini; Nurratri Kurnia Sari; Tri Sutrisno
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 3 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v3i1.11357

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environments) terhadap prestasi belajar HOTS (Higher Order Thinking Skills) kelas 5 Sekolah Dasar Sekelurahan Jatisrono. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu (quasi eksperimental). Adapun sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN 3 Jatisrono dari keseluruhan siswa kelas 5 Sekolah Dasar Sekelurahan. Variabel bebas pada penelitian ini adalah Model Pembelajaran SOLE sedangkan variabel terikat nya adalah prestasi belajar. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, dokumentasi, dan observasi. Uji Instrumen penelitian ini adalah uji validitas, daya beda, tingkat kesukaran, dan realibilitas. Teknik analisis data dilakukan melalui 3 tahap yaitu uji pendahuluan, uji prasyarat data, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh model pembelajran SOLE terhadap prestasi belajar HOTS siswa kelas 5 Sekolah   Dasar   Sekelurahan   Jatisrono   Kabupaten   Wonogiri   Tahun   Pelajaran 2020/2021. Dasar pengambilan keputusan berdasarkan hasil analisis menggunakan uji T Independen, apabila thitung lebih besar daripada t tabel, maka h0 ditolak dan ha diterima. Dasar penelitian ttabel pada penelitian ini adalah pada jumlah sampel  ( N ) yakni 33 siswa, maka drajat bebas (df) = N – 2  = 33 – 2 = 31, MAKA TTabel dengan df 31 dan taraf signifikan 5%  adalah 2,03951, sedangkan nilai thitung  5,450. Sehingga thitung lebih besar daripada ttabel yang menunjukkan bahwa h0 ditolak dan ha diterima. Model pembelajaran SOLE melatih siswa belajar mandiri serta berpikir kritis sehingga dapat memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Terbukti dari nilai rata – rata kelas kontrol 55,71 terjadi peningkatan pada kelas eksperimen dengan nilai rata – rata 82,11. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan Model Pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environments) terhadap prestasi belajar HOTS (Higher Order Thinking Skills).
Analysis of Elementary School Students' Numeracy Literacy Ability in Solving Minimum Competency Assessment (AKM) Questions: Case Study of Challenges and Opportunities Putri, Megayanti Hendiana; Kurnia Sari, Nurratri; Suswandari, Meidawati
Numerical: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ma'arif Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/numerical.v8i1.4487

Abstract

This research was motivated by the phenomenon of implementing the minimum competency assessment (AKM) in class V at SD Negeri 01 in Karanganyar Regency. The researcher discussed in depth the numeracy literacy skills and challenges faced by grade 5 students in working on minimum competency assessment (AKM) mathematics questions at SD Negeri 01 in Karanganyar Regency as well as the opportunities gained from the results of the minimum competency assessment test (AKM) at SD Negeri 01 in Karanganyar Regency. The aim of this research is to 1) describe numeracy literacy and the challenges faced in working on minimum competency assessment (AKM) questions in mathematics for class V students at SD Negeri 01 in Karanganyar Regency, 2) describe the opportunities obtained from the results of the minimum competency assessment test (AKM) mathematics for class V students at SD Negeri 01 in Karanganyar Regency. This research method uses qualitative research using a case study approach. MThe results of this research show: 1) numeracy literacy skills are still low. This is proven by the average score of the Minimum Competency Assessment (AKM) test results, which is 28.24 out of a total of 17 students. The challenges faced are that students are using laptops for the first time in the test, students still cannot understand the questions in the AKM test, students are still difficulty in determining the formula used to solve the problem, and the material that has been taught by the teacher is still not well understood, 2) the opportunity for the Basic Competency Assessment (AKM) test can be used as an evaluation for teachers in making learning improvements for students to improve their abilities numeracy literacy. This implies improving the learning process, increasing evaluation and measurement as well as individual intervention and support for students.
PENGGUNAAN PUZZLE MATEMATIKA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA MATERI PECAHAN DI SEKOLAH DASAR Mafiroh Indrasari, Cindhi; Nurratri Kurnia Sari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media puzzle matematika terhadap minat belajar siswa pada materi pecahan di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain kelompok paralel yang terdiri dari kelompok eksperimen (menggunakan puzzle) dan kelompok kontrol (tanpa puzzle). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di salah satu sekolah dasar di Madegondo 01 Grogol Sukoharjo yang dipilih secara purposive. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah angket minat belajar, yang dikembangkan berdasarkan indikator minat belajar siswa. Guna menjamin validitas isi instrumen, dilakukan uji validitas Aiken's V dengan melibatkan tiga orang ahli pendidikan dasar. Setiap butir dalam angket dinilai pada skala 1–5, mulai dari "sangat tidak setuju" hingga "sangat setuju". Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai Aiken's V untuk setiap item berada pada rentang 0,75 hingga 1.00, yang berarti semua item dinyatakan valid secara isi dan layak digunakan dalam penelitian. Setelah pelaksanaan pembelajaran, data dianalisis menggunakan uji-t dua sampel independen untuk membandingkan skor minat belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, di mana kelompok yang belajar dengan media puzzle menunjukkan minat belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelompok yang menggunakan metode konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan puzzle sebagai media pembelajaran matematika dapat meningkatkan minat belajar siswa, khususnya pada materi pecahan di sekolah dasar. Kata Kunci: Minat Belajar, Puzzle Edukatif, Materi Pecahan, Sekolah Dasar, Siswa.
Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Modul Ajar Mata Pelajaran Matematika Kelas 1 Materi Pengurangan Rejeki, Endah Sri; Sari, Nurratri Kurnia
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 8 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v3i8.1272

Abstract

Abstract: Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan yang penting dalam pendidikan, yang menekankan pentingnya guru dalam mengakomodasi kebutuhan beragam siswa. Modul ajar memegang peran kunci dalam mendukung pendekatan ini. Artikel ini membahas implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam modul ajar, dengan fokus pada materi pengurangan dalam mata pelajaran Matematika di kelas 1. Penelitian ini menganalisis konten modul, tujuan pembelajaran, serta langkah-langkah pembelajaran yang diadaptasi untuk mengintegrasikan pembelajaran berdiferensiasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa modul ajar tersebut menawarkan pendekatan pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif melalui berbagai aktivitas, seperti diskusi kelompok, penyelidikan, dan presentasi hasil kerja kelompok. Melalui pendekatan ini, siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, mandiri, serta kolaboratif, sesuai dengan prinsip pendidikan yang berorientasi pada 4C: Communication, Collaboration, Critical Thinking, dan Creativity. Penelitian ini menyoroti pentingnya perencanaan dan implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam memperkuat pengalaman belajar siswa, serta menawarkan panduan praktis bagi guru dalam merancang modul ajar yang efektif.
Co-Authors Adellestia, Geby Adriyanto Adriyanto, Adriyanto Agus Purwanto AGUS PURWANTO Al Rosid, Ridwan Amalia Enjang Syahryan Amelia Putri Undari Andriyanto Anggun Wahyuni Anindita Dyah Puspitasari Annisa Rohimatul Nur Hasanah Ardian Virgina Ariani Bathari Kemuning Larasati Bima Surya Patria Cahyaningrum, Margareta Pramita Cipwati, Anggi Cotimah, Nuri Dana Elita, Mutiara Desyana Nur Khasanah Dewi Kusumaningsih Dwi Setyani Eka Putri Angraeni Ersandya Vinne Farida Nurhasanah Ferrinda Prafitasari Fikri Rafi Syafaat Fitri Dwi Cahyani Geby Adellista Harnanik Setyorini Hassaouna, Anissa Taouil HerryAgusSusanto Susanto Ipung Maulana Joko Susilo Jullya Dwi Fridyarini Koko Prasetya Koko Prasetyo Koko Prasetyo, Koko Lathifa Anastasya Lathifah, Kurnia Linda Dian Puspita Lunggani Kartika Dewi Ly Aminas M. Sukarno Mafela Randy Puspitasari Mafiroh Indrasari, Cindhi maulid bima Md. Anisur Rahman Meida Suswandari Meidawati Suswandari, Meidawati Moefty Mahendra, Moefty Muhlis Fajar Wicaksana Muhlis Fajar Wicaksana Mutiara Dana Elita Muzayanha Mustika, Arvya Nafsiyani Nanci Risky Rimadani Nardjosoeripto, Pranowo Nurul Wulan Rahmawati Pagita Dwiningsih Para Mitta Para Purbosari Para Mitta Purbosari Para Mitta Purbosari Para Mitta Purbosari Paradika Angganing Pardyatmoko Pardyatmoko, Pardyatmoko Pramudita, Sekar Arum Pranowo Nardjosoeripto Pujiyana Pujiyana Pujiyana Pujiyana Pujiyana Puspita, Linda Dian Putri Nur Azahro Putri Sahidah Putri, Megayanti Hendiana Ramadhan Indra Setyawan Ratna Anggita Sari Rejeki, Endah Sri Ridwan Al Rosid Salsabilla Nur Indah Rahmadani Setyani, Dwi Setyawan, Ramadhan Indra Singgih Subiyantoro Siwi, Dwi Anggraeni Sri Marmoah Sri Mulyani Sri Mulyati Sri Mulyati Sri Mulyati Suciati, Enggar Sugiyanto, Y Sukarno Sukarno Surya, Firnie Zonna Aneka Tiara Alfiani Titik Sudiatmi Tri Sutrisno Tri Sutrisno TRI SUTRISNO Ulya Wajihan Undari, Amelia Putri Wicaksana, Muhlis Y Sugiarto Yulia pradita Cahyani