Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi Pendidikan PAUD: Sosialisasi Best Practice Manajemen Pembelajaran Proyek Berbasis Kurikulum Merdeka Elok Endang Rasmani, Upik; Kristiani Wahyu Widiastuti, Yuanita; Fitrianingtyas, Anjar
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.957

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mentransformasi pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui sosialisasi best practice manajemen pembelajaran proyek berbasis Kurikulum Merdeka di TK Negeri Garuda Surakarta. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif dari guru, orang tua, dan peserta didik dalam setiap tahap pengabdian. Proses ini dimulai dengan identifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek. Kemudian, dilakukan sosialisasi dan pelatihan best practice manajemen proyek sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran berbasis proyek, serta meningkatnya minat dan partisipasi anak dalam kegiatan belajar. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode PAR efektif dalam mengimplementasikan perubahan pendidikan yang partisipatif dan berkelanjutan di lingkungan PAUD. Dengan demikian, Pengabdian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan PAUD yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan anak. Guru-guru menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam merancang, mengelola, dan mengevaluasi proyek pembelajaran. Anak-anak juga mengalami peningkatan motivasi dan keterlibatan, serta keterampilan sosial, emosional, dan kognitif.
Disiplin Positif Kurikulum Merdeka: Strategi dan Implementasi Nilai-nilai Karakter di Sekolah Penggerak Shofiatin Zuhro, Nurul; Wahyuningsih, Siti; Elok Endang Rasmani, Upik; Fitrianingtyas, Anjar; Eka Nurjanah, Novita; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Winarji, Bambang
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1002

Abstract

Penelitian ini memiliki fokus pada strategi dan implementasi nilai-nilai karakter melalui penerapan Disiplin Positif dari warga sekolah di Sekolah berdasarkan pengalaman praktik yang sudah dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sebanyak 31 responden diwawancarai secara mendalam pada penelitian ini. Data hasil wawancara selanjutnya dibuat transkrip untuk mengetahui konsep utama sehingga dapat dilakukan koding dan klasifikasi tema. Responden merupakan pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru Komite Pembelajaran (Guru KP) yang berasal dari 7 Sekolah Penggerak yang tersebar di Kota Surakarta dan Kabupaten Klaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun banyak guru di Sekolah Penggerak yang sudah memahami makna disiplin positif, masih terdapat guru yang belum memahami karena tidak belajar secara mandiri atau Guru KP belum melakukan diseminasi. Nilai-nilai karakter yang muncul pada peserta didik dalam implementasi Disiplin Positif seperti sikap religius, mandiri, tanggung jawab, kerja sama, peduli, rasa hormat, toleransi, gotong royong dan santun. Peneneman nilai karakter melalui Disiplin Positif dilakukan melalui pemberian contoh, pembiasaan dan afirmasi melalui lagu-lagu kesukaan anak.
Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Fitrianingtyas, Anjar; Wahyuningsih, Siti; Elok Endang Rasmani, Upik; Winarji, Bambang; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Eka Nurjanah, Novita; Shofiatin Zuhro, Nurul
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1003

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi implementasi kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD. Kurikulum merupakan suatu hal yang dibutuhkan dalam menggapai tujuan pembelajaran Nasional. Perkembangan Pendidikan di Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan adanya pembaruan kurikulum. Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki waktu yang cukup untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Lembaga PAUD menyambut hangat dengan hadirnya kurikulum Merdeka dan mulai mengimplementasikan bagi sekolah penggerak. Dalam implementasikan kurikulum Merdeka diperlukan adanya suatu evaluasi untuk melihat kesesuaian implementasi kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD. Metode penelitian ini yaitu penelitian  evaluasi dengan CIPP (context, input, process, dan product). Teknik pengambilan  data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan bersama dengan Kepala Sekolah dan 3 orang guru di sebuah Lembaga PAUD kota Surakarta. Teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian yaitu bahwa lembaga PAUD telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan baik dan tepat baik dari evaluasi context, input, process, maupun product sehingga diharapkan dapat dilakukan pengimbasan kepada Lembaga lain yang baru mulai mengimplementasikan kurikulum Merdeka.
Enhancing Early Childhood Teachers’ Creativity through the Implementation of the Merdeka Curriculum: An Experimental Study in Surakarta Wahyuningsih, Siti; Rasmani, Upik Elok Endang; Winarji, Bambang; Nurjanah, Novita Eka; Jumiatmoko; Fitrianingtyas, Anjar; Zuhro, Nurul Shofiatin
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 9 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2024.94-13

Abstract

Creativity is a crucial skill for early childhood education (ECE) teachers in fostering innovative and adaptive learning environments. The Merdeka Curriculum (Independent Curriculum) in Indonesia provides teachers with the flexibility to design and implement innovative teaching strategies tailored to students’ needs. This study examines the impact of the Merdeka Curriculum on ECE teachers’ creativity using a quantitative experimental method with a One-Group Pretest-Posttest Design. A total of 100 ECE teachers in Surakarta participated in this study. Creativity was assessed before and after three months of curriculum implementation. The results showed a significant increase in teachers’ creativity scores from 49.80 (pretest) to 89.55 (posttest). A paired-samples t-test confirmed a statistically significant difference (p < 0.001), and the N-Gain score analysis indicated a high level of effectiveness (0.78). These findings suggest that the Merdeka Curriculum fosters teacher creativity by allowing greater autonomy in instructional design and innovative pedagogical practices. However, challenges such as limited professional training and inadequate resources hinder optimal curriculum implementation. This study contributes to the existing literature on teacher creativity by demonstrating the effectiveness of curriculum flexibility in enhancing instructional innovation. Future research should explore the long-term impacts across different regions and examine policy interventions that support sustainable teacher development in ECE settings.
Implementasi Manajemen Kurikulum pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Rasmani, Upik Elok Endang; Rahmawati, Anayanti; Palupi, Warananingtyas; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Zuhro, Nurul Shofiatin; Fitrianingtyas, Anjar
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.127 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i3.38216

Abstract

Kualitas layanan program pendidikan anak usia dini (PAUD) menunjang keberhasilan peserta didik. Kurangnya pemahaman pendidik mengenai pengelolaan manajemen PAUD terutama manajemen kurikulum menjadi hambatan dalam peningkatan kualitas layanan PAUD. Pengabdian dilakukan dengan tujuan untuk memberikan sosialisasi terkait pelaksanaan dan penataan manajemen kurikulum PAUD khususnya di TK. Manajemen kurikulum sangatlah penting karena manajemen ini menentukan bahan ajar yang disesuaikan dengan aspek perkembangan anak dalam rangka mencapai tumbuh kembang yang optimal dengan pembelajaran yang efektif dan efisien. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi terkait pelaksanaan dan penataan manajemen kurikulum PAUD agar lebih terarah dan berkembang lebih optimal di lembaga PAUD. Sampel pengabdian adalah TK. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berjalan dengan baik meskipun terkendala oleh pandemi, guru TK lebih memahami pengelolaan dan penataan manajemen kurikulum PAUD sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan lebih otpimal secara efektif dan efisien. Luaran kegiatan pengabdian ini ialah adanya peningkatan pemahaman dan pelaksanaan manajemen kurikulum PAUD lebih terarah dan berkembang optimal.
Qualitative Study: Comparison of Implementation of Independent Curriculum in Early Childhood Institutions in Sukoharjo District Winarji, Bambang; Rasmani, Upik Elok Endang; Wahyuningsih, Siti; Nurjanah, Novita Eka; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Zuhro, Nurul Shofiatin; Fitrianingtyas, Anjar
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.6158

Abstract

This study aims to compare the implementation of the independent curriculum of two institutions in Sukoharjo District, namely TK Teladan and RA STIBA AZKIYAA. The study used a descriptive research approach to analyze the implementation of the independent curriculum at Teladan Kindergarten. Data was collected through observation, interview, and documentation techniques. This research was conducted for 3 months and used the principal and accompanying teacher of class B2 of Teladan Kindergarten and RA STIBA AZKIYA as research informants. The differences researchers found in implementing the independent curriculum in TK Teladan show the full utilization of the independent curriculum. In contrast, RA Stiba Azkiya is still in the process of fully implementing the curriculum. The findings suggest that Teladan Kindergarten's approach, which supports active learning, is highly effective in allowing children to explore and develop discipline and responsibility. However, RA Stiba Azkiya needs further time and support to implement the independent curriculum fully. Evaluations differ, with TK Teladan evaluating after each lesson and RA Stiba Azkiya reporting every 3 to 6 months. Both institutions recommended providing more intensive training and support to teachers to improve the implementation of the self-directed curriculum.
Development Tolerance in Early Childhood: Management and Practices for Emancipatory Curriculum Jumiatmoko; Siti Wahyuningsih; Upik Elok Endang Rasmani; Bambang Winarji; Anjar Fitrianingtyas; Nurul Shofiatin Zuhro; Novita Eka Nurjanah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v12i3.79477

Abstract

Tolerance is key to realizing ECEfS (Early Childhood Education for Sustainability). However, the implementation of the Merdeka Curriculum presents new challenges in developing tolerance in early childhood education, particularly due to differences in children's socio-cultural backgrounds and limited variety of stimulating activities.This study aims to identify the dynamics of tolerance development management in PAUD institutions implementing the Kurikulum Merdeka. The research employs a Case Study method, which is suitable for answering "how" research questions. A qualitative approach is used with interactive analysis based on the model of Miles, Huberman, and Saldana (2012). Data were collected through observations, in-depth interviews, and document studies, then analyzed to identify management processes, implementation categories, and encountered challenges. Score justification was used to measure the effectiveness of implementation in the components of planning, organizing, actuating, and controlling in relation to the Capaian Pembelajaran Fase Pondasi (CPFP) and the Capaian Fase Profil Pelajar Pancasila (CFP3). The findings indicate that tolerance development management in PAUD follows a cyclical process, yet its effectiveness remains in the moderate category (average score of 2.2). The main challenges identified include the diversification of stimulation activities and differences in children's socio-cultural backgrounds. The study's implications highlight the need for improving teacher competence, strengthening collaboration with parents, and innovating play-based activities to optimize tolerance development in early childhood education.
Digital Pedagogy in Early Childhood Education: Exploring Teacher and Parent Knowledge, Expectations, and Problems Jumiatmoko, Jumiatmoko; Rasmani, Upik Elok Endang; Winarji, Bambang; Zuhro, Nurul Shofiatin; Fitrianingtyas, Anjar; Nurjanah, Novita Eka
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i2.pp1391-1414

Abstract

Digital Pedagogy in Early Childhood Education: Exploring Teacher and Parent knowledge, expectations, and problems. Objectives: This study identifies teachers’ and parents’ knowledge, expectations, and problems related to the implementation of digital pedagogy in ECE. Methods: A mixed-methods approach was used to present quantitative and qualitative data in an explanatory design. The main respondents in this study were teachers. Data related to parents were obtained from teachers’ answers, which were also filled in the questionnaire. There were 196 respondents of ECE teachers from 5 provinces in Indonesia. Quantitative data analysis with SPSS version 25 software was used to examine perceptions, abilities, and correlations between both. Qualitative data using thematic analysis to identify expectations and problems related to digital pedagogy implementation. Findings: Teachers have positive perceptions but low digital pedagogy implementation capabilities. The quantitative data findings regarding low teacher capabilities (average score <3.0) are confirmed by the qualitative data findings regarding challenges to the implementation of digital pedagogy in the teacher training needs and infrastructure limitations as the most significant potential factors. Several expectations were found related to improving teacher competency and technical understanding of the use of digital devices. Other challenges to implementing digital pedagogy include a lack of parental support and several issues related to children’s physical, social, and psychological health. Conclusion: Teachers’ knowledge of digital pedagogy confirms paradoxical interactions. Positive perceptions are not yet in line with teachers’ abilities in implementing digital pedagogy. Play-based Digital Pedagogy (PBDP) and Domestication theory have excellent potential to be considered in this context. This theory is able to provide clear guidelines to improve teachers’ abilities in implementing digital pedagogy ideally. Furthermore, the phases recommended by domestication theory are expected to be able to meet expectations and resolve obstacles to the implementation of digital pedagogy. Keywords: pedagogy, digital, early childhood, teacher competency, domestication theory.
PELATIHAN MEDIA DIGITAL WHITEBOARD ANIMATION PADA GURU PAUD DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Nurjanah, Novita Eka; Rasmani, Upik Elok Endang; Syamsuddin, Muhammad Munif; Zuhro, Nurul Shofiatin; Fitrianingtyas, Anjar
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.14014

Abstract

Abstrak  Pendidikan saat ini berada di era revolusi industri 4.0. Maka dari itu, pendidikan dituntut untuk selalu berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pondasi pendidikan harus bersiap dan berinovasi untuk menghadapi perkembangan zaman. Salah satu media pembelajaran digital yang efektif diterapkan di PAUD adalah whiteboard animation. Guru dapat menyampaikan materi pembelajaran kepada anak usia dini secara jelas sesuai dengan tema dan materi yang sedang berjalan melalui whiteboard animation. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan ketrampilan guru PAUD dalam pembuatan media pembelajaran digital untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Pengabdian ini dilaksanakan di TK LKMD Marsudisiwi dan TK Siwi Peni, Gugus 2 Bougenville, Kecamatan Laweyan, Surakarta. Materi yang disampaikan dalam pengabdian ini, terdiri dari: 1) pemberian materi media pembelajaran digital berbasis whiteboard animation, 2) workshop media pembelajaran digital berbasis whiteboard animation, 3) simulasi kelompok kecil pendampingan pembuatan media pembelajaran digital berbasis whiteboard animation, 4) implementasi whiteboard animation dalam pembelajaran daring sesuai tema berjalan, dan 5) evaluasi dan rencana tindak lanjut. Kegiatan ini berlangsung dengan memadukan berbagai metode, yaitu metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam jaringan (daring)/ online melalui zoom meeting dan whatsapp group. Hasil kegiatan ini, semua peserta dapat membuat media pembelajaran digital whiteboard animation sesuai dengan tema dan tujuan pembelajaran yang diharapkan. Kata kunci: media pembelajaran digital; whiteboard animation; guru PAUD
PENGARUH ALAT PERMAINAN SMART CUBE TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS DAN KEMANDIRIAN ANAK Fitrianingtyas, Anjar
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 2 No. 2 (2021): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.924 KB) | DOI: 10.51875/jispe.v2i2.40

Abstract

Aspect of motor development as one aspect of development that can be stimulated has an important role in the next stage of a child’s life. The purpose of this study was to analyze the effect of a smart cube on the fine motor skills and independence of children 5-6 years old. The subjects in this study were 20 childrenn 5-6 years old who attended TK Oasis Kids as the experimental group and 20 children 5-6 years old who attended TK PGRI 15 as a control group. The research design used a quasi-experimental study with a pretest-posttest control group design. Data collection techniques used tests, observations, interviews, and documentation. The data analysis technique used T test. The results of this study were that used of the smart cube had an effect on increasing fine motor skills and independence of children 5-6 years old. This evidenced by an increase of 12.65 points in children’s fine motor skills and 16.05 points in children’s independence after being given treatment using smart cube.
Co-Authors A'yun, Anisa Rosilawati Qurotul Adriani Rahma Pudyaningtyas Adriani Rahma Pudyaningtyas, Adriani Rahma Alvindio Yoga Pradista Anayanti Rahmawati Anayanti Rahmawati Anayanti Rahmawati Anisa Nur Azizah Apriana, Niken Suci Dwi Anggraini Bambang Winarji Bambang Winarji Bambang Winarji Bambang Winarji Dian Sih Miyati Eka Nurjanah, Novita Elok Endang Rasmani, Upik Fahmawati, Riska Fatmawati, Dian Fauziani, Sonia Alfi Firmansyah, Hamka Halizhah, Siti Nur Hapsari, Dannisa Tri Imron, Risalatul Ilmiyah Indah Pratiwi, Afifah Izza, Salwa Nur Jumiatmoko Jumiatmoko Jumiatmoko Jumiatmoko jumiatmoko jumiatmoko Jumiatmoko Jumiatmoko Khoirul Syaifuddin Kholika Fitri, Apriliani Kristiani Wahyu Widiastuti, Yuanita Kurniawati, Miftakhul Khusna Kusumawati, Wingga Maghfirota Auriza Margarany, Khairunnisa Putri Marinda Syafarrani Putri Marjianti, Tri Miranti Eka Pratiwi Muhammad Munif Syamsuddin Muhammad Munif Syamsuddin Muhammad Munif Syamsuddin Mutsana, Anti Nafisatul Nazidah, Milla Diah Putri Novita Eka Nurjanah Novita Eka Nurjanah Novita Eka Nurjanah Novita Eka Nurjanah Novita Eka Nurjanah Novita Eka Nurjanah, Novita Eka Novitasari, Jeniffer Sukma Nurjannah, Haliza Aprilia Nurul Kusuma Dewi, Nurul Kusuma Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Permadani, Intan Tri Pradista, Alvindio Yoga Puspitasari, Eva Putri Putri Agustina Putri Agustina Putri, Diza Giani Rima Isnaini Hidayah Rizky Eka Amelia Ruli Hafidah Ruli Hafidah Santi, Novi Ari Sekar Aninda Nugrahaeni Putri Shofiatin Zuhro, Nurul Sholeha, Vera Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Upik Elok Endang Rasmani Vera Sholeha Vera Sholeha Warananingtyas Palupi Warananingtyas Palupi Warananingtyas Palupi Warananinngtyas Palupi Winarji, Bambang Wulandari, Ika Aprilia Yahya, Alifah Rosita Yuanita Kristiani Wahyu Widyastuti Zuhro, Nurul Shofiatin Zuroida, Qori