Articles
Pelatihan Manajemen Pemasaran Lembaga PAUD berbasis Web di TK Surakarta
Wahyuningsih, Siti;
Rasmani, Upik Elok Endang;
Nurjanah, Novita Eka;
Jumiatmoko, Jumiatmoko;
Zuhro, Nurul Shofiatin;
Fitrianingtyas, Anjar;
Winarji, Bambang
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 5, No 1 (2023): DEDIKASI: Community Service Report - January
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/dedikasi.v5i1.64926
Early Childhood Education is an essential foundation to support further education. In reality, many institutions provide services to early childhood, both from the private sector and the government. However, only some of these institutions can compete amid competition for PAUD services in the digital era. Many institutions had to be merged and even closed because they did not have students, especially with the impact of covid 19, which made parents reluctant to send their students to PAUD. One of these phenomena experienced by institutions at LKMD Marsudisiwi Kindergarten in Surakarta and Aisyiah 20 Pajang Kindergarten in Surakarta is that it is undeniable that the impact of the COVID-19 pandemic and the lack of digital-based promotional management has reduced students entering the institution. Based on the results of the initial FGD between the service team and the TK LKMD Marsudisiwi Surakarta and TK Aisyiah 20 Pajang Surakarta, it was decided to hold a training in optimizing marketing management for web-based.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN USAP ABUR PADA ANAK KELOMPOK A
Izza, Salwa Nur;
Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 1 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v7i1.101614
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya perkembangan fisik motorik halus pada kelompok A. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan fisik mtoorik halus anak melalui kegiatan mewarnai dengan teknik usap abur. Pendeketan penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan 2 siklus dimana setiap satu siklus terdapat 3 kali pertemuan. Teknik pengmpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ketuntasan kemampuan fisik motorik halus anak kelompok A meningkat dari pratindakan sebesar 12,5%, kemudian siklus I 43,75%, dan siklus II 81,25%. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa dengan teknik usap abur dapat meningkatkan kemampuan fisik motorik halus anak kelompok A.
PENGARUH SCIENCE ACTIVITIES UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI
Mutsana, Anti Nafisatul;
Rahmawati, Anayanti;
Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.117205
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh science activities untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan desain penelitian one group pre test post test. Populasi penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kartasura. Sampel yang dipilih adalah 20 anak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu tes dan dokumentasi. Validitas instrumen menggunakan teknik analisis pearson product moment. Analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan analisis statistik parametrik melalui uji paired sample t-test dengan bantuan SPPS 25 for windows. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan melalui science activities untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak ditunjukkan dari hasil perolehan nilai pretest dan posttest yaitu 23,00 dan 34,25 dengan signifikansi 0,000.
HUBUNGAN ANTARA KELEKATAN ANAK DAN ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN BICARA ANAK
Novitasari, Jeniffer Sukma;
Dewi, Nurul Kusuma;
Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 2, No 3 (2020): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v2i3.101462
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan anak dan orang tua dengan kemampuan bicara anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilaksanakan di TK Aisyiyah Ranting II. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 5-6 tahun Kelas B di TK Aisyiyah Ranting II dengan jumlah sampel 16 anak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai r sebesar 0,669 dengan nilai signifikansi (0,005) < 0,05 sehingga H0 ditolak H1 diterima artinya “terdapat hubungan antara kelekatan anak dan orang tua dengan kemampuan bicara anak usia 5-6 tahun”. Koefisien korelasi product moment Pearson menghasilkan nilai (+) hal tersebut menunjukka nilai variabel x dan y naik secara bersamaan artinya apabila kelekatan anak dan orang tua tinggi diasumsikan kemampuan bicara anak cenderung berkembang dengan baik, demikian sebaliknnya, apabila kelekatan anak dan orang tua rendah diasumsikan kemampuan bicara anak cenderung berkembang dengan tidak baik.
HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI LISAN ANAK USIA 5-6 TAHUN
Puspitasari, Eva Putri;
Wahyuningsih, Siti;
Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 1, No 3 (2019): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v1i3.101445
Komunikasi keluarga dan anak adalah memahami apa yang anak-anak rasakan dengan mengatur diri mereka sendiri dan memandang mereka sesuai dengan perspektif anak sehingga anak-anak dapat melacak kesempatan berharga lainnya untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri, salah satunya adalah kemampuan untuk menyampaikan secara lisan atau verbal. Target pada penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui apakah terdapat hubungan antara pola komunikasi keluarga khususnya orang tua dengan kemampuan berkomunikasi lisan anak usia 5-6 tahun. Pearson product moment adalah metode yang dipergunakan pada penelitian ini. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 5-6 tahun di BA Aisyiyah Trangsan 01 yang berjumlah 40 anak beserta orang tuanya masing-masing. Untuk itu peneliti mengambil contoh 36 responden dari BA Aisyiyah Trangsan 01 menggunakan teknik penarikan jumlah sampel berdasarkan tabel Isaac dan Michael dengan tingkat kesalahan 5%. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan uji pearson product moment. Dengan taraf signifikansi sebesar 0,05 dengan bantuan SPSS 16 for Windows. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif yang signifikan dari pola komunikasi keluarga dengan kemampuan berkomunikasi lisan anak usia 5-6 tahun. Ditunjukan dengan hasil koefisien korelasi sebesar 0,585 dengan nilai signifikansi 0,000. Dengan demikian, peneliti berpendapat bahwa tingkat pola komunikasi keluarga adalah salah satu elemen dalam pengembangan kemampuan berkomuikasi lisan untuk anak-anak berusia 5-6 tahun. Dengan penggunaan pola komunikasi keluarga yang baik antara wali dan anak-anak dengan memiliki pilihan untuk saling bertemu tanpa henti, serta berkoordinasi dengan hal-hal positif akan benar-benar memperkuat hubungan komunikasi antara wali dan anak dan akan lebih mengembangkan kemampuan berkomunikasi lisan anak-anak.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI
Fahmawati, Riska;
Rasmani, Upik Elok Endang;
Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102288
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak berusia 5-6 tahun dan orang tua di PAUD IT Nur Hidayah Surakarta. Sedangkan untuk sampelnya merupakan seluruh populasi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yakni non probability sampling dengan jenis sampling jenuh. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Validitas instrumen berdasarkan pertimbangan expert judgement dan bantuan SPSS 25 for Windows. Reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Uji hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan taraf signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh demokratis, otoriter, permisif dengan kemandirian anak yang ditunjukkan dari hasil uji korelasi masing-masing sebesar 0,844, 0,764, 0,780 dengan signifikansi kurang dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ketiga pola asuh memiliki hubungan dengan kemandirian anak. Sehingga bisa dikatakan bahwa pola asuh merupakan satu dari beberapa faktor yang mempengaruhi kemandirian anak.
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PAPER MARBLING PADA ANAK KELOMPOK B
Kurniawati, Miftakhul Khusna;
Palupi, Warananingtyas;
Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.102236
Kreativitas merupakan salah satu kemampuan yang pasti dimiliki oleh setiap orang, dimana kemampuan ini perlu ditingkatkan sejak dini. Hanya saja masih banyak Lembaga pendidikan formal yang belum maksimal dalam Upaya peningkatan kreativitas anak usia dini. Berdasarkan observasi awal di salah satu Lembaga pendidikan formal di Kabupaten Sukoharjo di dapatkan data bahwa kreativitas di bidang seni anak usia dini masih belum berkembang secara maksimal. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kreativitas pada anak usia dini dengan menggunakan Teknik Paper Marbling. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart pada kelompok B di TK Desa Sidorejo II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang dilakukan dengan 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Hasil yang didapatkan di lapangan menunjukkan bahwa kreativitas anak mengalami peningkatan dari pra siklus sebesar 26.7%, siklus I sebesar 40%, dan siklus II 80%.
PENGARUH PEMBIASAAN KEGIATAN TPS 3R TERHADAP KEPEDULIAN ANAK KEPADA LINGKUNGAN
Firmansyah, Hamka;
Rahmawati, Anayanti;
Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 1 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v7i1.106858
Kepedulian terhadap lingkungan merupakan aspek fundamental dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini. Anak usia 4–6 tahun berada pada masa perkembangan emas yang ideal untuk menanamkan nilai-nilai dasar seperti tanggung jawab, kebersihan, dan kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) terhadap kepedulian lingkungan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 24 anak usia 4–6 tahun di TK IT MTA Nurul Iman. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan instrumen pretest dan posttest, kemudian dianalisis dengan uji paired sample t-test menggunakan SPSS 29 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor kepedulian dari 2,124 menjadi 2,989 setelah perlakuan. Uji statistik menghasilkan nilai signifikansi sebesar p = 0,0042, yang menunjukkan peningkatan tersebut sangat signifikan secara statistik. Temuan ini membuktikan bahwa kegiatan TPS 3R memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kepedulian lingkungan pada anak usia dini. Oleh karena itu, kegiatan TPS 3R direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan dalam pendidikan anak usia dini guna membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI ANAK USIA DINI
Wulandari, Ika Aprilia;
Rahmawati, Anayanti;
Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.102241
Penelitian ini membahas ketertarikan peneliti mengenai pola asuh orang tua dengan perkembangan kepercayaan diri anak usia 6-7 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua terhadap kepercayaan diri anak usia 6-7 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 70 orang tua dan anak usia 6-7 tahun di TK Aisyiyah 20 Pajang, Laweyan, Surakarta. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas oleh expert judgment dan diuji reliabilitas dengan metode alpha cronbach’s. Teknik analisis data non-parametrik dalam penelitian ini menggunakan teknik spearman rank correlation dengan bantuan SPSS 25 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan positif antara pola asuh demokratis dengan kepercayaan diri anak, ditunjukan dari nilai correlation coefficient 0,411 dengan signifikasi 0,001. Lalu terdapat hubungan negatif antara pola asuh otoriter dengan kepercayaan diri anak, dibuktikan dengan nilai correlation coefficient -0,968 dengan signifikasi 0,007. Kemudian terdapat hubungan negatif antara pola asuh permisif dengan kepercayaan diri anak, dibuktikan dengan nilai correlation coefficient -0,980 dengan signifikasi 0,001. Dengan demikian penerapan pola asuh demokratis orang tua memiliki dampak baik terhadap kepercayaan diri anak, sedangkan penerapan pola asuh otoriter dan permisif memiliki dampak kurang baik untuk kepercayaan diri anak.
HUBUNGAN POLA ASUH CO-PARENTING DENGAN KEJUJURAN PADA ANAK USIA DINI
Putri, Diza Giani;
Jumiatmoko, Jumiatmoko;
Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.117209
Kejujuran merupakan salah satu karakter penting yang menjadi fondasi bagi karakter-karakter lainnya dalam kehidupan bermasyarakat yang bermoral ini. Dalam pembentukan karakter kejujuran ini perlu adanya penanaman yang dilakukan oleh orang sekitar anak, khususnya orang tua sebagai orang terdekat anak. Orang tua perlu menanamkan karakter kejujuran melalui penerapan pengasuhan bersama atau pola asuh co-parenting oleh kedua orang tua agar dapat membentuk karakter kejujuran pada anak tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya hubungan pola asuh co-parenting dengan kejujuran pada anak usia 5-6 tahun. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi pearson product moment. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak umur 5-6 tahun di Posyandu Rajawali Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Sampel yang terpilih dalam penelitian ini, yaitu 45 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi oleh orang tua. Analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan uji linearitas dan uji normalitas dengan taraf siginifikansi sebesar 0,044 dan hasil koefisien korelasi sebesar 0,302. Artinya, ada hubungan antara pola asuh co-parenting dengan kejujuran pada anak usia 5-6 tahun. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin meningkat penerapan pola asuh co-parenting maka akan semakin meningkat pula kejujuran pada anak usia 5-6 tahun.