Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

A ANALISIS TINGKAT KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA PADA MATA KULIAH MULTIMEDIA PEMBELAJARAN Nadila; Granita
Al-'Adad: Jurnal Tadris Matematika Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan literasi digital mahasiswa Pendidikan Matematika pada mata kuliah Multimedia Pembelajaran di Universitas islam negeri Sultan Syarif Kasim Riau . Literasi digital merupakan keterampilan penting abad ke-21, terutama dalam konteks pendidikan berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 33 mahasiswa. Instrumen penelitian berupa angket tertutup dengan skala likert yang disusun berdasarkan empat indikator literasi digital, yaitu: kemampuan pencarian internet, panduan arah hypertext, evaluasi konten informasi, dan penyusunan pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori sedang dengan persentase 63.63% untuk keempat indikator tersebut. Meskipun tidak ditemukan responden dalam kategori rendah pada beberapa indikator, penguatan kemampuan masih dibutuhkan, khususnya dalam aspek berpikir kritis dan analitis. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan literasi digital secara kognitif, pedagogis, dan afektif.
Rancang Bangun Tungku Biomassa Tipe Heat Exchanger Untuk Pengering Hasil Pertanian Zulkifli Alif; Nadila; Anshar, Muhammad; Apollo, Apollo
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 23 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v23i2.5040

Abstract

Penggunaan tungku biomassa tipe heat exchanger dalam proses pengeringan hasil pertanian merupakan solusi yang efisien dan ramah lingkungan untuk menggantikan metode pengeringan konvensional yang bergantung pada cuaca. Biomassa sebagai sumber energi terbarukan seperti sekam padi, tongkol jagung, dan limbah kayu memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang serta mengevaluasi kinerja tungku biomassa tipe heat exchanger yang digunakan pada sistem pengering hasil pertanian. Metode penelitian meliputi tahap perancangan alat, perakitan sistem, serta pengujian kinerja dengan menganalisis karakteristik perpindahan panas dan suhu udara pengering yang dihasilkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tungku mampu menghasilkan suhu udara pengering pada rentang 40–80°C yang sesuai untuk proses pengeringan berbagai komoditas pertanian. Penggunaan bahan bakar biomassa menunjukkan karakteristik pembakaran yang berbeda, di mana sekam padi terbakar cepat namun kurang stabil, tongkol jagung menghasilkan pembakaran yang lebih stabil dengan kadar abu sekitar 1–2%, sedangkan limbah kayu memberikan pembakaran paling stabil dengan kandungan abu rendah sekitar 0,2–1%. Selain itu, sistem heat exchanger mampu memisahkan gas pembakaran dari udara pengering sehingga mencegah kontaminasi asap pada produk. Sistem ini juga mampu mempercepat proses pengeringan hingga sekitar 50% dibandingkan metode pengeringan alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tungku biomassa tipe heat exchanger memiliki kinerja yang efektif dan berpotensi diterapkan sebagai teknologi pengering hasil pertanian yang hemat energi, ramah lingkungan, dan mendukung pemanfaatan limbah biomassa lokal.
ISLAM SEBAGAI SUMBER HUKUM NASIONAL DI INDONESIA Nadila; Surya Sukti; Mustar
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Mei 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i5.1975

Abstract

The position of Islamic law within Indonesia’s national legal system reflects an unresolved tension between the religious aspirations of society and the construction of a modern rule-of-law state. This study aims to critically examine the position and integration patterns of Islamic law within the national legal framework. Employing a normative legal research method with statutory and conceptual approaches, this study relies on recent scholarly literature. The findings reveal that Islamic law is predominantly positioned as a source of material law rather than as a formal legal system, resulting in a partial and selective integration process heavily influenced by legal-political configurations. Its dominance in family law and Islamic finance indicates a structural limitation that confines Islamic law to the private sphere. This condition suggests that integration remains largely symbolic and instrumental rather than substantive. Furthermore, the existing model of legal pluralism demonstrates a semi-integrative character under state control, thereby limiting the autonomous development of Islamic law. Key challenges include epistemological diversity, political contestation, and the need to align with universal principles such as human rights and democracy. Therefore, a more critical and progressive approach is required to ensure that the integration of Islamic law moves beyond formal recognition toward achieving substantive justice within the national legal system.