Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Menguji Efektivitas Gabungan: Analisis Kinerja Organisasi ditinjau dari Kepemimpinan Transformasional dan Transaksional pada Industri Jasa Ardelia, Avissa; Dinda Cintya, Gladies; Dwi Ponta, Kartini; Nadila; Setyawati, Novita
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 8 No. 5 (2025): Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v8i5.53728

Abstract

Kepemimpinan merupakan faktor fundamental dalam menentukan keberhasilan organisasi menghadapi persaingan global dan transformasi digital. Pemimpin tidak hanya berperan sebagai pengarah, tetapi juga sebagai motivator, fasilitator, dan agen perubahan yang membangun budaya kerja inovatif serta meningkatkan keterlibatan karyawan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur sistematis dengan pendekatan naratif, berfokus pada publikasi ilmiah lima tahun terakhir (2020–2025) melalui basis data Scispace dengan kata kunci leadership, organizational performance, transformational leadership, servant leadership, dan leadership effectiveness. Dari 100 artikel, 40 dipilih berdasarkan kriteria inklusi berupa penelitian empiris, akses penuh, dan relevansi tema. Hasil sintesis menunjukkan kepemimpinan transformasional berperan dominan dalam meningkatkan motivasi, kreativitas, dan inovasi karyawan sehingga berdampak pada kinerja organisasi berkelanjutan. Kepemimpinan transaksional efektif menjaga stabilitas, kedisiplinan, dan efisiensi, sementara servant leadership memperkuat budaya kerja positif dan meningkatkan keterlibatan. Kepemimpinan pemberdayaan menumbuhkan kreativitas, namun berpotensi menimbulkan konflik peran. Faktor mediasi seperti budaya organisasi, kepuasan kerja, dan perilaku kewarganegaraan organisasi memperkuat hubungan antara gaya kepemimpinan dan kinerja organisasi. Temuan ini menegaskan tidak ada gaya kepemimpinan tunggal yang efektif di semua situasi. Efektivitas bergantung pada konteks organisasi, sektor industri, dan karakteristik generasi tenaga kerja. Karena itu, kombinasi kepemimpinan adaptif, partisipatif, dan kontekstual diperlukan untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan di era disrupsi.
Enhancing Legal Accountability through Corporate Governance: A Narrative Review Kusmiadi, Moh. Ery; Dauwi, La; Nadila; Basuki, Siti Hatia Adzannya
Legalis : Journal of Law Review Vol. 3 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/legalis.v3i1.793

Abstract

Corporate governance and legal accountability are increasingly central to discussions of corporate responsibility and regulatory reform, particularly as businesses face growing scrutiny over ethical conduct and transparency. This narrative review investigates how governance structures influence legal accountability across diverse institutional and regulatory environments. The study systematically searched literature through databases such as Scopus, Web of Science, and Google Scholar using terms like "corporate governance," "legal accountability," and "transparency." Selection criteria focused on peer-reviewed empirical studies published within the past decade. The results underscore the importance of financial literacy and diversity within corporate boards in fostering legal compliance. Effective governance is often facilitated by the presence of independent board members and a strong culture of transparency. However, systemic barriers such as political instability, corruption, and cultural norms often obstruct the implementation of legal accountability, particularly in developing nations. The study also highlights the role of global regulations such as GDPR and Sarbanes-Oxley, and explores the potential of artificial intelligence and blockchain in enhancing transparency and compliance. This review concludes that addressing legal accountability requires an integrative approach involving robust legal frameworks, stakeholder engagement, and technological innovation. The findings provide a foundation for future research and policy development aimed at strengthening corporate governance systems globally.
Hubungan Pengetahuan dan Citra Tubuh (Body Image) dengan Perilaku Personal Hygiene Siswa di SD Muhammadiyah Karangturi Banguntapan Bantul Nadila; Dewi, Susyana Candra Santi
Jurnal Indonesia Sehat Vol. 2 No. 2 (2023): JURINSE, Agustus 2023
Publisher : SAMODRA ILMU: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jurinse.v2i2.128

Abstract

Background: An increase in health status can be achieved through personal hygiene, namely personal hygiene and health which includes skin hygiene, hair hygiene, nail hygiene, dental and oral hygiene, and clothing hygiene which aims to prevent disease in oneself and others. It is known that some students at elementary school Muhammadiyah Karangturi do not understand personal hygiene because of a lack of knowledge, body image, and personal hygiene behavior. Purpose:  This study aims to determine the correlation between knowledge and body image with personal hygiene behavior of students at elementary school Muhammadiyah Karangturi Banguntapan Bantul Yogyakarta in 2022. Method:  This study used a quantitative method with a cross-sectional research design. The population is 53 students and the sampling technique in this study is total sampling, which is a sample of 53 students. Data analysis using univariate and bivariate analysis.  Based on the Chi Square test, it is known that there is a correlation between knowledge and personal hygiene behavior of students at elementary school Muhammadiyah Karangturi Banguntapan Bantul Yogyakarta, namely the value ? = 0.005 <? = 0.05 and there is a relationship between body image and personal hygiene behavior of students at elementary school Muhammadiyah Karangturi Banguntapan Bantul Yogyakarta, namely the value ? = 0.002 <? = 0.05. Conclusion: There is  correlation between knowledge and personal hygiene behavior of students at elementary school Muhammadiyah Karangturi Banguntapan Bantul Yogyakarta and there is relationship between body image and personal hygiene behavior of students at elementary school  Muhammadiyah Karangturi Banguntapan Bantul Yogyakarta.
EFEKTIVITAS MANAJEMEN KELAS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Zalfa, Monika; Nadila; Tauhida, Nazwa; Permana, Hinggil
TADBIRUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2023): TADBIRUNA
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/jurnalmanajemenpendidikanislam.v5i1.1869

Abstract

This study aims to analyze the management of character education strengthening through a classroom-based approach at SDN Karawang Kulon I. Employing a qualitative method, data were obtained through observation and semi-structured interviews with fifth-grade teachers who implement character education directly in their classrooms. The findings reveal that active learning strategies such as diagnostic assessments, group learning, and kinesthetic approaches have been successfully integrated into daily teaching practices. Teachers emphasized the creation of a safe, positive, and inclusive classroom environment as essential for encouraging student participation and supporting character formation
PENGARUH LAYANAN INFORMASI TEKNIK CINEMA THERAPY BERBASIS PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN SELF-EFFICACY SISWA MTS AL – WASHLIYAH Nadila; Ira Suryani; Ahmad Syarqawi
Jurnal Tinta Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Tinta
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnaltinta.v6i2.1431

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efikasi diri siswa MTs Al-Washliyah beberapa waktu lalu dan setelah diberikan perlakuan khusus layanan informasi berbasis pendidikan Islam dan untuk mengetahui dampak dari perlakuan khusus layanan informasi berbasis pendidikan Islam terhadap peningkatan efikasi diri siswa MTs Al-Washliyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pretest-posttest control group design. Populasi terdiri dari 101 siswa kelas VIII di MTs Al-Washliyah. Sampel yang dipilih dengan menggunakan strategi purposive sampling adalah 31 siswa kelas VIII-C. Hasil yang diperoleh dari penyelidikan menunjukkan bahwa efikasi diri siswa kelas VIII-C MTs Al-Washliyah sebagai kelompok uji coba yang beberapa waktu lalu diberikan perlakuan khusus layanan informasi adalah 80,64% siswa kelas VIII-C MTs Al-Washliyah memiliki efikasi diri yang rendah dan 19,36% memiliki efikasi diri yang tinggi. Efikasi diri siswa kelas VIII-C MTs Al-Washliyah setelah diberikan perlakuan, khususnya layanan informasi metode cinema therapy berdasarkan instruksi Islam, terdapat 16,12% siswa kelas VIII-C MTs Al-Washliyah yang memiliki efikasi diri tinggi dan 83,88% yang memiliki efikasi diri tinggi. Terdapat dampak dari layanan informasi strategi perlakuan cinema therapy berdasarkan instruksi Islam dalam memperluas efikasi diri siswa. Hal ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05, yang menyiratkan bahwa ada dampak yang perlu diperhatikan beberapa waktu setelah melakukan (pre-test) layanan informasi strategi cinema therapy berdasarkan instruksi Islam dan setelah melakukan (post-test) layanan informasi strategi cinema therapy berdasarkan instruksi Islam terhadap kecukupan efikasi diri.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENUNJANG TATA KELOLA SATUAN PENDIDIKAN MELALUI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI SEKOLAH DASAR Fadila Ramadhan; Fadilatul Istiqamah; Megia Zaharatul Jannah; Nadila
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2410

Abstract

Tata kelola satuan pendidikan dasar memegang peran penting dalam menjamin mutu pendidikan yang berkelanjutan. Sebagai ujung tombak sistem pendidikan nasional, Sekolah Dasar (SD) memiliki tanggung jawab untuk membentuk nilai dan kompetensi dasar peserta didik. Dalam konteks ini, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menunjang tata kelola sekolah melalui pengambilan keputusan yang efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran kepala sekolah tidak hanya sebagai administrator, tetapi juga sebagai pemimpin yang menentukan arah kebijakan, mengelola sumber daya, serta menjalin kemitraan dengan pemangku kepentingan internal dan eksternal. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis kajian kepustakaan, artikel ini mengulas teori kepemimpinan, struktur tata kelola, dan proses pengambilan keputusan di pendidikan dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepala sekolah harus memiliki kemampuan analitis, perencanaan berbasis data, serta adaptif terhadap dinamika sosial, teknologi, dan budaya. Berbagai tantangan seperti keterbatasan fasilitas, kekurangan guru, dan rendahnya partisipasi masyarakat menuntut kepala sekolah untuk tanggap dan kolaboratif dalam mengambil keputusan. Selain itu, implementasi kebijakan nasional seperti Kurikulum Merdeka dan digitalisasi sekolah menuntut kepala sekolah bersikap visioner dan responsif terhadap tuntutan pendidikan abad ke-21. Kajian ini menyimpulkan bahwa pengambilan keputusan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel merupakan kunci dalam memperkuat tata kelola sekolah. Kemampuan kepala sekolah dalam melibatkan guru, komite sekolah, dan orang tua dalam proses pengambilan keputusan mendorong terwujudnya pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kepala sekolah menjadi krusial dalam mewujudkan sistem pendidikan dasar yang bermutu dan berdaya saing.
The Role of Artificial Intelligence Technology in Financial Audit Process: Challenges and Opportunities Nadila; Dea Saufika Mobilingo; Amiruddin; Syamsuddin
International Journal of Educational and Life Sciences Vol. 2 No. 12 (2024): December 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijels.v2i12.2717

Abstract

This study systematically reviews the role of artificial intelligence (AI) in financial audit, identifying the opportunities and challenges posed by the transformation of the profession. Using a systematic literature review (SLR) approach based on the Petticrew and Roberts framework, the study covers empirical research between 2019 and 2024. The review results show that AI contributes to audit efficiency, accuracy, and productivity, primarily through automation of data analysis, anomaly detection, and predictive analytics for risk assessment. Critical factors for successful AI adoption include a robust technology infrastructure and a workforce with adequate analytical-technical skills. Key challenges include data privacy issues, ethics, and the shortage of AI experts in audit. The study also notes a shift in research focus from simply adopting AI to its impact on the role of auditors and audit quality. The findings offer guidance to accounting firms, educators, and regulators in developing policies and curricula that support the integration of AI in audit. The review provides insights for future professionals in navigating a technology-driven audit environment.
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI ERA DIGITAL: STUDI LITERATUR Nadila
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 05 Oktober (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan merupakan salah satu instrumen penting dalam mendorong kesejahteraan sosial dan ekonomi wilayah pesisir Indonesia. Dalam konteks modernisasi dan transformasi digital, efektivitas kebijakan tersebut tidak hanya ditentukan oleh besarnya bantuan atau intervensi pemerintah, tetapi juga oleh sejauh mana kebijakan tersebut mampu meningkatkan kapasitas, kemandirian, serta daya saing ekonomi nelayan di tengah disrupsi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan dengan meninjau berbagai literatur ilmiah, regulasi pemerintah, dan hasil penelitian terkini (2020–2025). Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan pemberdayaan nelayan ditentukan oleh empat faktor utama: relevansi kebijakan terhadap kebutuhan lokal, dukungan infrastruktur dan akses pasar, kapasitas sumber daya manusia nelayan, serta integrasi teknologi digital dalam sistem ekonomi pesisir. Meskipun berbagai program seperti Kartu Nelayan, Dana Alokasi Khusus (DAK) Pesisir, dan Kampung Nelayan Maju telah dilaksanakan, tantangan seperti ketimpangan digital, rendahnya literasi keuangan, dan lemahnya koordinasi antarinstansi masih menjadi kendala struktural. Oleh karena itu, diperlukan model kebijakan inklusif berbasis teknologi dan partisipasi komunitas agar pemberdayaan ekonomi nelayan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Mengembangkan Potensi Bisnis Dengan Dangkot Ayam Sebagai Produk Unggulan Patangkin, Imelda; Yunita, Marwah; Nadila; Putri, Afika Sari; Azizah, Rafika; Rahmayanti; Mulyawati, Yayu; Sapar
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, No 2 (2023): June
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v2i2.159

Abstract

The production and marketing process of dangkot chicken for all people is the goal of the Student Entrepreneurship Creativity Program (PKM-K) to stimulate students' motivation to start a business in processing the Toraja's signature dangkot chicken. The implementation method of this program includes input, process (production), output, and evaluation. The result of this program is to conduct a market survey to determine the market condition, followed by interviewing five female students in the Universitas Muhammadiyah Palopo environment, and then conducting a feasibility study on the business to be carried out. The last stage is the selection of materials and the provision of places and facilities to support the production process. The production process involves preparing the ingredients and tools until the dangkot is marketed. The output is the ready-to-consume dangkot chicken that is marketed to consumers. The final stage is evaluation, which is conducted after the dangkot chicken production is completed to review any shortcomings that make consumers uncomfortable with our products. In conclusion, the PKM-K program aims to keep the production and marketing process of Toraja's dangkot chicken innovative and creative, provide opportunities for students to practice entrepreneurship with a comprehensive understanding of entrepreneurship concepts, and build students' spirit to continue their business in the food industry, particularly in the Toraja's signature dangkot chicken business.
The Meaning and Essence of the Islamic Education Curriculum Dudus Ruhimat; Maspuroh; Nadila; Siti Holipah; Siti Nurkasyifah
Responsive: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/responsive.v1i2.8

Abstract

In the perspective of Islamic educational philosophy, the curriculum is seen as a holistic guide rooted in divine values, with the Qur'an and Hadith as its primary sources. Ontologically, the curriculum includes all educational components aimed at developing human potential in its entirety, encompassing cognitive, affective, psychomotor, and spiritual aspects. Islamic epistemology asserts that Allah is the ultimate educator, while humans are learners who must submit to His teachings. From an axiological perspective, the Islamic curriculum aims not only for academic success but, more importantly, for the development of noble character (akhlaq), with a primary focus on devotion to Allah.