Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Angin Zonal dan Meridional dalam Menentukan Awal Musim Hujan di Seram Bagian Barat Provinsi Maluku Eka Alfred Sagala; Ernalem Bangun; Adi Subiyanto
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5842

Abstract

Abstrak Prakiraan awal musim dan curah hujan yang dikeluarkan BMKG sangat penting salah satunya bagi komoditas pertanian. Kriteria untuk penentuan awal musim ini sangat bervariasi, namun selama ini hanya didasarkan pada jumlah curah hujan tanpa mempertimbangkan indikator lain. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh angin zonal dan meridional dalam penentuan awal musim hujan maupun kemarau di wilayah penelitian Seram bagian barat. Selain itu, juga dideskripsikan hubungan curah hujan saat El Nino mengalami penguatan mengingat fenomena ini juga mempengaruhi sistem sirkulasi angin di wilayah penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data angin zonal dan angin meridional bulanan dari NCEP (National Centre For Environmenttal), akumulasi curah hujan bulanan dari Stasiun Klimatologi Seram bagian barat, dan data ONI NOAA (Oceanic Nino Index NOAA). Dengan metode analisa deskriptif dan statistik dengan melibatkan analisa grafik maka diperoleh bahwa pola curah hujan menunjukkan pola lokal dimana awal musim hujan rata-rata dimulai pada bulan Mei. Analisa angin zonal dapat digunakan dalam menentukan awal musim hujan di Seram Bagian Barat saat tidak ada fenomena global. Hal ini diawali dengan berhembusnya angin zonal timuran dan awal musim kemarau ditandai dengan melemahnya angin zonal timuran yang selanjutnya angin zonal baratan mengalami penguatan. Sedangkan angin merdional dari selatan mengalami penguatan setelah puncak musim hujan terjadi dan melemah setelah puncak musim kemarau terjadi. Kata Kunci: Awal Musim, Angin Zonal, Angin Meridional, Curah Hujan Abstract Forecast of seasonal onset and the rainfall issued by BMKG is very important, one of which is for agricultural commodities. The criteria for determining the start of this season are very varied, but so far only based on the amount of rainfall without considering other indicators. Therefore this study aims to analyze the effect of zonal and meridional winds in determining the start of the rainy and dry seasons in the western part of the Seram research area. In addition, the relationship between rainfall during El NiƱo has also been strengthened, given the fact that this phenomenon also affects the wind circulation system in the research area. The data used in this study are zonal wind data and monthly meridional winds from NCEP (National Center for Environmenttal), monthly rainfall accumulation from the West Seram Climatology Station, and ONI NOAA (NOAA Oceanic Nino Index) data. With the method of descriptive analysis and statistics involving graph analysis, it is found that rainfall patterns show local patterns where the beginning of the average rainy season begins in May. Zonal wind analysis can be used to determine the start of the rainy season in West Seram when there are no global phenomena. This begins with the blowing of zonal winds and the beginning of the dry season is characterized by a weakening of the zonal winds of the timuran which further strengthens the zonal wind. Whereas the national wind from the south has been strengthened after the peak of the rainy season occurred and weakened after the peak of the dry season occurred. Keywords: Onset of Season, Zonal Wind, Meridional Wind, Rainfall
Navigating the Tension Between National Interests and Global Cooperation: Contemporary Governance Challenges in Defense and Security Ernalem Bangun; Otto Trengginas Setiawan; Pujo Widodo; Yumasdaleni Yumasdaleni
Jurnal Pertahanan: Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : The Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jp.v11i2.19979

Abstract

In the contemporary landscape of global governance, persistent tensions exist between national strategic interests and the urgent need for international collaboration. Major global challenges such as climate change, digital security, and inequality demand coordinated responses across nations. Yet, state actors often prioritize sovereign goals, creating friction in efforts toward collective action. This study examines these tensions and evaluates the relevance of international institutions like the United Nations (UN) and World Trade Organization (WTO) amid shifting power dynamics, rising nationalism, and protectionist policies. Employing a qualitative descriptive approach through literature review, the research analyzes how the fragmentation of global governance undermines institutional effectiveness. The study emphasizes that developing countries are gaining influence due to demographic shifts and economic growth, highlighting the need for inclusive decision-making processes. Findings indicate a legitimacy crisis among international institutions struggling to adapt to these geopolitical shifts. The study concludes that overcoming structural polarization requires balancing national interests with cooperative global strategies. Strengthening institutional capacity and embracing inclusive policies are essential for ensuring long-term security, stability, and sustainability in an increasingly interconnected world.
AKSI PENGURANGAN RISIKO BENCANA DENGAN PENERAPAN PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN AMAN BENCANA DI SEKOLAH Dwi Wulandari; Ernalem Bangun; Panji Suwarno; Pujo Widodo; Wilopo Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2430-2433

Abstract

Sektor pendidikan merupakan salah satu sektor yang mengalami kerugian dan dampak buruk dari bencana, terutama ketika bencana terjadi selama jam sekolah. Korban terbesar adalah siswa, yang merupakan aset masa depan negara. Selain itu, bencana dapat menyebabkan kerusakan pada proses pembelajaran, fasilitas sekolah, dan dokumen sekolah. Oleh sebab itu, setiap sekolah di Indonesia harus memberikan pendidikan tentang pengurangan risiko bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang berarti mendeskripsikan dan menguraikan langkah-langkah yang diambil untuk mengurangi risiko bencana di sekolah melalui penerapan program satuan pendidikan aman bencana. Langkah untuk mendeskripsikan dan menguraikan data dengan mengambil pendapat beberapa ahli. Dari penelitian ini dapat disimpulkan penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) menjadi sangat penting untuk dilakukan di sekolah karena mampu meningkatkan pemahaman warga sekolah tentang hal-hal yang terkait dengan bencana. Berbagai jenis kegiatan yang berkaiitan dengan SPAB perlu dilakukan untuk meningkatkan literasi dan mengurangi dampak bencana bagi anak usia sekolah.
Co-Authors A Ahmad Achmed Sukendro Adela Oktavia Islami Adela Oktavia Islami Adela Oktavia Islami Adelia Rizki Widyasandra Admiral Musa Julius Agung Mulyo Utomo Agus Mulyana Agus Mulyana Agus Mulyana Agus Wibowo Alviandi, Donny Anindyajati, Albertus Digwijaya Arief Budiarto Arief Budiarto Arifuddin Uksan Arifuddin Uksan Arip Hidayat Arizka Sri Asmita Astuti, Nurul Indri Atikah, Dina Bambang Wahyudi Bambang Wahyudi Bambang Wahyudi Bondan Prakoso Cahyo Nugroho D Daryono Deffi Ayu Puspito Sari Digwijaya Anindyajati, Albertus Dimas Raka Kurniawan Putra Dimas Raka Kurniawan Putra Dohar Siantur Dohar Siantur Donny Alviandi Dwi Wulandari Dwi Wulandari Eka Alfred Sagala Eka Alfred Sagala Ermita Sari Evans Randongkir, Roling hal ichbhal Hal Ichbhal Hayu Nawang Hendrik Leopatty Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih I Dewa Ketut Kerta Widana Ikhwan Syahtaria Ikhwan Syahtaria Ikhwan Syahtaria Ikhwan Syahtaria Joni Sulistiawan Juni Risma, Herlina Ketut Budiantara Kusuma Kusuma Kusuma Kusuma Kusuma, Kusuma Lilik Kurniawan Lukman Kharish M. Syamsul Maarif Mariska Natalia Rande Muhammad Iwan Kusumah Muhammad R Damm Muliandi Madjid, Mohd Mulya Imansyah N Nurkhasanah Nandini, Nandini Onggo Cahyo Wibowo Onggo Cahyo Wibowo Onggo Cahyo Wibowo Otto Trengginas Setiawan Panji Suwarno Prakoso, Lukman Yudho Presly Panusunan Simanjuntak pujo widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo, Pujo Purba, Ramses Steven Puspito Sari, Deffi Ayu Rachmatika, Anisa Nurur Ratna Alam Rio Khoirudin Apriyadi Risma Juni Saragih, Herlina Rudy Teguh Imananta Saragih, Herlina Juni Risma Setiawan, Otto Trengginas Sianturi, Dohar Subiyanto, Adi Suci Dewi Anugrah Suwarno, Panji Syamsul Maarif Tatok Yatimantoro Tri Winugroho Utami, Nurul Aulia Varecha, Prima Vitra Wahyu Kurniawan Waskito, Wasis Wibisono, Naufal Widyasandra*, Adelia Rizki wilopo wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo, Wilopo Yumasdaleni Yumasdaleni Yumasdaleni, Yumasdaleni