Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DENGAN PEMBERDAYAAN WANITA DALAM KELUARGA Khanifah, Milatun; Chabibah, Nur; Setyaningsih, Pujiati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya diarahkan guna tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, menyangkut fisik, mental, maupun sosial budaya dan ekonomi. Untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal dilakukan berbagai upaya pelayanan kesehatan yang menyeluruh, terarah dan berkesinambungan. Masalah kesehtan ibu dan anak dioptimalkan dengan pembedayaan wanita dalam keluarga. Salah satu bentuk kerjasama lintas sektoral dari sektor pendidikan dan kesehatan adalah menjadi fasilitator yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan wanita sebagai pendidik keluarga, khususnya dalam upaya meningkatakan kesehatan ibu dan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wanita akan kesehatan reproduksi dan kesehatan anak, dimana wanita dipersiapkan sebagai pendidik dalam keluarga. Sasaran kegiatan adalah semua wanita usia reproduksi di Desa Donowangun yang mengikuti pengajian bulanan Nasiatul Aisiyah Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan wanita tentang kesehatan reproduksi, metode kontrasepsi, tumbuhkembang bayi dan balita serta pemberian makanan tambahan pada bayi dan balita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan tanya jawab. Narasumber dalam kegiatan ini adalah tim dosen STIKES Muhammadiyah Pekajangan. Hasil kegiatan menunjukkan peserta aktif dalam kegiatan dan adanya peningkatan pengetahuan wanita mengenai kesehatan reproduksi dan pendidikan tumbuh kembang anak maupun pemberian makanan tambahan pada anak
Anxiety Of Mothers Who Have Toddlers During The Covid-19 Pandemic Khaqiqi, Kharishma; Chabibah, Nur; Khuzaiyah, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The threat of COVID-19 is not only for adults but also for children. The COVID-19 pandemic has a psychological effect, a heavy stressor for mothers who have children. The purpose of this study was to look at the anxiety of mothers who have toddlers during the COVID-19 pandemic and the factors that influence it. The method used is descriptive quantitative exploring the anxiety of mothers who have health toddlers. The sample size in this study was 107 mothers who had children from 0 months to 5 years of age. This anxiety questionnaire was prepared by modifying the HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Data collection was carried out by distributing google forms via WhatsApp groups to eight-village toddler classes in the Pekalongan Regency area. The results showed that mothers who had toddlers felt very heavy anxiety (51.4%) due to the covid-19 pandemic. This level of anxiety is related to the mother's working status (-0.0153) and the age of the youngest child (0.0326). This study concludes that the anxiety of mothers who have toddlers is very high due to the covid-19 pandemic. The level of anxiety is influenced by the status of working mothers and the age of the youngest child. The smaller the age of the child, the higher the mother's anxiety about the health of the toddler. Therefore, the role of health workers in providing accurate and fast information during a pandemic is very significant in reducing the level of anxiety for mothers who have toddlers. The role of health workers in providing accurate and fast information during a pandemic is very significant in reducing the level of anxiety for mothers who have toddlers.
Studi Kasus pada Ibu Hamil dengan Plasenta Previa Andriyani, Lulu Triska; Zuhana, Nina; Chabibah, Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab langsung kematian ibu adalah anemia dan perdarahan, dimana keduanya dapat disebabkan oleh plasenta previa. Plasenta previa memerlukan penanganan dan perhatian karena saling mempengaruhi dan merugikan janin dan ibunya. Dampak yang ditimbulkan dari plasenta previa pada ibu dapat terjadi perdarahan hingga syok sampai dengan kematian, anemia karena perdarahan, plasentitis, dan endometritis pasca persalinan. Metode yang dilakukan adalah metode jenis kasus intrinsik. Lokasi pelaksanaan dilaksanakan di Desa Ambokembang Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan. Studi kasus ini dilaksanakan dengan rentang waktu 17 November 2021- 28 Januari 2022. Dalam studi kasus ini dilakukan dengan teknik anamnesa dan pemeriksaan fisik. Alat yang digunakan format pengkajian, stetoskop, stik Hb easy Touch, metode reagen asam asetat, benedict. Intervensi yang diberikan adalah asuhan kebidanan dengan ibu plasenta previa, diberikan pendidikan kesehatan dengan melibatkan keluarga. Kesimpulan dari studi kasus ini terdapat hubungan antara kejadian plasenta previa dengan usia ibu ? 35 tahun, wanita dengan paritas 2-4 dan jarak kehamilan < 2 tahun. Diharapkan untuk tenaga kesehatan khususnya bidan agar mampu melakukan deteksi dini pada ibu hamil dengan plasenta previa
Pencegahan dini Diabetes dengan edukasi pengaturan makan terkait risiko diabetes pada remaja di kalangan ibu Widyastuti, Windha; Rofiqoh, Siti; Isyti’aroh, I; Chabibah, Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita Diabetes Melitus diusia muda meningkat, salah satunya dipengaruhi pola makan yang tidak sehat pada usia remaja yang beresiko menetap dan memicu Diabetes Melitus dikemudian hari. Perbaikan kebiasaan makan remaja dipengaruhi oleh pengetahuan ibu yang dapat ditingkatkan melalui edukasi. Pengabdian masyarakat ini bertujun untuk menggambarkan keberhasilan edukasi dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang pengaturan makan terkait resiko DM. Metode melalui pemberian edukasi dengan ceramah tanya jawab pada ibu yang memiliki anak usia remaja. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan yang diberikan saat pre dan post edukasi. Hasil yang didapatkan adalah adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang pengaturan makan terkait resiko Diabetes Melitus dengan nilai rata rata post test adalah 81,24. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi mampu meningkatkan pengetahuan ibu sehingga tenaga kesehatan disarankan untuk memberikan edukasi pada ibu tentang pengaturan makan terkait resiko Diabetes Melitus dalam mencegah peningkatan kejadian Diabetes Melitus dikemudian hari.
Effectiveness of Delayed Central Clamping on Hematocrit Levels: A Systematic Literature Review: Efektifitas Penundaan Penjepitan Tapi Pusat Terhadap Kadar Hematokrit: Systematic Literatur Review Deviyani, Gista Ayu; Rukmana, Siti; Widyaningsih, W; Qothrunnada, Salma; Chabibah, Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Delayed cord clamping (DCC) is a strategy for placental transfusion in newborns recommended by the obstetrics and gynecology community. Although not widely applied, umbilical cord milking (UCM) may result in faster transfusion when delayed cord clamping cannot be performed in neonates requiring resuscitation. Methods: Systematic review of various Meta-analysis and Randomized Control Trial journal articles. Data collection was taken from Pubmed databases and consisted of international journals that met the inclusion and exclusion criteria, 7 journals were obtained, published in 2020 - 2023. Results: There is a significant effect between the time delay of umbilical cord cutting on the hematocrit levels of infants. Conclusion: Delaying cord clamping has an effect on increasing hematocrit levels in newborns, and can be used as an alterative to prevent anemia in infants.
ANALISIS ASUPAN ZAT GIZI BATITA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN, STATUS BEKERJA DAN PENGETAHUAN IBU chabibah, Nur; Khanifah, Milatun; Kristiyanti, Rini
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6372

Abstract

Background: Acute malnutrition could increase mortality and morbidity indirectly in infants and toddlers. The family socio-economic characteristics including the maternal education, nutritional knowledge, and family income, are related to the incidence of stunting.Objective: To determine the relationship between maternal education, working status and knowledge on dietary intake among toddlers under 3 years old.Methods: A correlative analytic study with cross-sectional design. The populations were mothers with toddlers under 3 years old. Sample size were 70 mothers which obtained with the cluster random sampling technique. Data collection were used questionnaire and calculated with 2005 Nutria survey and 14 levels.Results: There were no significant relationship between education level and working status on dietary intake of children under 3 years old (OR: 0,88; áµ–-value: 0,855; CI: 0,136-4,136) and (OR: 1,29 áµ–-value: 0,674; CI: 0.298-4.987). However, there were significant relationship between maternal knowledge and dietary intake of children under 3 years, especially related with energy and protein intake (OR: 2,14 áµ–-value: 0,043; CI: 1,043-17,045). Conclusions: Maternal knowledge level are related to dietary intake among children under 3 years old, relared with energy and protein intake.
ANALISIS ASUPAN ZAT GIZI BATITA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN, STATUS BEKERJA DAN PENGETAHUAN IBU chabibah, Nur; Khanifah, Milatun; Kristiyanti, Rini
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6372

Abstract

Background: Acute malnutrition could increase mortality and morbidity indirectly in infants and toddlers. The family socio-economic characteristics including the maternal education, nutritional knowledge, and family income, are related to the incidence of stunting.Objective: To determine the relationship between maternal education, working status and knowledge on dietary intake among toddlers under 3 years old.Methods: A correlative analytic study with cross-sectional design. The populations were mothers with toddlers under 3 years old. Sample size were 70 mothers which obtained with the cluster random sampling technique. Data collection were used questionnaire and calculated with 2005 Nutria survey and 14 levels.Results: There were no significant relationship between education level and working status on dietary intake of children under 3 years old (OR: 0,88; áµ–-value: 0,855; CI: 0,136-4,136) and (OR: 1,29 áµ–-value: 0,674; CI: 0.298-4.987). However, there were significant relationship between maternal knowledge and dietary intake of children under 3 years, especially related with energy and protein intake (OR: 2,14 áµ–-value: 0,043; CI: 1,043-17,045). Conclusions: Maternal knowledge level are related to dietary intake among children under 3 years old, relared with energy and protein intake.
SISTEM PAKAR DETEKSI DINI STUNTING, WASTING, PENYAKIT INFEKSI, DAN CACAT FISIK PADA BALITA MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Pangestu, Haifan Tri Buwono Joyo; Dewi, Alfa Yuliana; Fatkhudin, Aslam; Chabibah, Nur; Fitriyani, Fitriyani
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6362

Abstract

Masalah stunting, wasting, penyakit infeksi, dan cacat fisik pada balita tetap menjadi tantangan besar di Indonesia. Deteksi dini terhadap kondisi ini sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pakar dengan menggunakan metode Forward Chaining untuk memungkinkan deteksi dini masalah kesehatan pada balita. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development yang meliputi tahap analisis kebutuhan, studi literatur, desain sistem, implementasi, validasi, dan pengujian. Basis pengetahuan sistem dikembangkan berdasarkan literatur, dokumen, dan para ahli medis. Sistem ini menggunakan metode Forward Chaining dengan aturan IF-THEN untuk menghasilkan diagnosis berdasarkan gejala yang dimasukkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pakar ini dapat memberikan diagnosis secara akurat berdasarkan data dummy yang diuji. Validasi oleh dokter spesialis anak menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi, sementara pengujian teknis oleh ahli IT menilai bahwa sistem ini berfungsi secara optimal dengan antarmuka yang ramah pengguna. Sistem ini diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan dalam melakukan deteksi dini masalah kesehatan balita secara cepat dan akurat. 
EFEKTIVITAS REVITALISASI KADER DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN EDUKASI PADA KELAS IBU HAMIL Chabibah, Nur; Kristiyanti, Rini; yani, Fitri
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v12i1.4200

Abstract

Breast milk is one of the needs of newborns that must be met by mothers until the baby is six months old. Exclusive breastfeeding is equivalent to saving 804,000 children from death in 2011. The success of breastfeeding mothers to continue breastfeeding their babies is largely determined by the support from their husbands, families, health workers, the community and the work environment. Breastfeeding support provided by health workers and people around the mother both during pregnancy and after giving birth is very helpful for mothers to breastfeed their children as soon and as long as possible. The objective of this study were to analyze the effectiveness of community heatlh volunteer revitalization for increasing the knowledge and skills providing education in the Prenatal class.This study used a quasi-experimental design with a one group pre-test and post-test design approach. The revitalization was given as a refreshing for community heatlh volunteer  which was carried out in two days with an agenda of one day of material reflection and one day of refreshing educational practices about exclusive breastfeeding, correct breastfeeding techniques, and how to express breast milk. The population of this study were community heatlh volunteer in eight villages in the Kedungwuni II Health Center Work Area, Pekalongan Regency. The sampling technique was using purposive sampling, the research subjects were 39 cadres. Data analysis used paired t-test with 95% CI.There are differences in the knowledge of cadres before being given training and after being given training. The average value of cadres' knowledge about exclusive breastfeeding before being given training was 89.74, increasing to 92 after being given exclusive breastfeeding training for two days. The revitalization of community heatlh volunteer can increase knowledge about lactation management significantly with ρ value: 0.024.and improve the skills of cadres in providing education about lactation management with ρ value: 0.003.
Tingkat Stres dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Dismenore pada Mahasiswi Tingkat Akhir di STIKES Hang Tuah Surabaya Salsabila, Hanina; Budiarti, Astrida; Chabibah, Nur; Ernawati, Dwi
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 18 No 1 (2023): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v18i1.234

Abstract