Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Produk dan Persepsi Masyarakat terhadap Asuransi Syariah di Indonesia Zidan Sulaeman Hariri; Rafi Kenny Akhdan; Dzikri Al-Ghiffari Herman; Hikmal Azkia Muharam; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5970

Abstract

Penelitian ini mengkaji produk-produk asuransi syariah dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi literatur. Data dan informasi dikumpulkan melalui penelaahan sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku referensi, dan sumber terpercaya lainnya yang relevan dengan objek penelitian. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, klasifikasi, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk asuransi syariah mencakup asuransi jiwa, kesehatan, kerugian umum, dan produk inovatif berbasis digital yang memenuhi tujuan syariah dan prinsip tolong-menolong (taawun). Industri asuransi syariah menghadapi tantangan edukasi masyarakat dan persepsi negatif, sehingga inovasi produk dan transparansi penting untuk meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat Muslim.  
Analisis Komparatif Perbedaan dan Asal-Usul Asuransi Syariah dan Konvensional Mariatul Ulfah; Denisa Ramadhani; Resti Maryam Marsabila; Muhammad Farril Nur Fauzan; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dan asal-usul asuransi syariah dan asuransi konvensional dengan pendekatan kualitatif menggunakan studi pustaka. Fokus utama adalah pada prinsip hukum, mekanisme pengelolaan risiko, akad yang digunakan, serta pengawasan operasional yang membedakan kedua jenis asuransi tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa asuransi syariah berlandaskan prinsip tolong-menolong (taawun) dan berbagi risiko (sharing of risk), bebas dari unsur riba, gharar, dan maysir, serta diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Sebaliknya, asuransi konvensional berfokus pada transfer risiko dari tertanggung ke penanggung dengan premi sebagai kompensasi tanpa batasan prinsip syariah dan tanpa mekanisme pengawasan khusus. Perbedaan ini memberikan gambaran penting bagi pengembangan produk asuransi yang sesuai dengan nilai-nilai agama serta kebutuhan pasar. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan industri asuransi syariah dan menjadi acuan bagi konsumen maupun regulator dalam memilih dan mengembangkan layanan asuransi yang adil, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah.
Implementasi Prinsip Syariah sebagai Upaya Eliminasi Kontrak Bathil: Evaluasi Kasus Gugatan terhadap PT BNI Life Insurance Septi Andini; Salsabila; Fasya Dhiyaulhaq M; Asep Kurniawan; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip syariah sebagai upaya eliminasi kontrak bathil dalam praktik asuransi, dengan fokus pada kasus gugatan terhadap PT BNI Life Insurance. Permasalahan utama yang dikaji adalah adanya unsur gharar (ketidakjelasan akad) dan tadlis (penipuan) dalam kontrak unit link konvensional, yang menyebabkan terjadinya sengketa antara perusahaan dan nasabah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap literatur ilmiah, peraturan perundang-undangan, serta data empiris terkait industri asuransi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik gharar dan tadlis dalam asuransi konvensional masih sering terjadi akibat lemahnya transparansi informasi dan pengawasan agen. Implementasi prinsip syariah melalui akad tabarru’ dan wakalah bil ujrah dapat menjadi solusi efektif dalam mencegah kontrak bathil, karena menekankan prinsip keadilan, amanah, dan transparansi. Tantangan utama dalam penerapan prinsip syariah meliputi regulasi yang belum terintegrasi, rendahnya literasi masyarakat, serta kesadaran etis pelaku industri yang masih minim. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan sistem regulasi, literasi keuangan syariah, dan budaya bisnis berbasis nilai Islam diperlukan untuk mewujudkan praktik asuransi yang adil dan berkelanjutan.
Pengaruh Pengetahuan tentang Tujuan Asuransi Syariah dan Isi Polis terhadap Penerapan Prinsip Kepentingan dalam Akad Tabarru Rifa Naza Amalia; Muhammad Naufal Zaini; Faiz Zaki Fadillah; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan mengenai tujuan asuransi syariah dan pemahaman terhadap isi polis terhadap penerapan prinsip kepentingan (insurable interest) dalam akad tabarru’. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) periode 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi mengenai tujuan asuransi syariah dan pemahaman isi polis berpengaruh positif terhadap penerapan prinsip kepentingan dalam akad tabarru’. Data sekunder memperlihatkan pertumbuhan signifikan dalam partisipasi peserta asuransi syariah seiring dengan meningkatnya kesadaran terhadap prinsip syariah. Temuan ini mengindikasikan pentingnya edukasi dan transparansi informasi dalam meningkatkan kepercayaan dan kepatuhan nasabah terhadap prinsip-prinsip syariah.
Analisis perbandingan antara Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional: Landasan Hukum, Konsep, Prinsip, dan Pengelolaan Dana Hanafi Nur Zein; Rafka Nafisa Kurnia; Nilzam Anfasa Mulluq; Tegar Faiz Fahrezy; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.6032

Abstract

Perkembangan industri asuransi di Indonesia selama dua puluh tahun terakhir telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, seiring dengan peningkatan kesadaran umum tentang pentingnya perlindungan terhadap risiko finansial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas perbedaan mendasar antara asuransi syariah dan asuransi konvensional dari segi dasar hukum, konsep, prinsip operasional, dan pengelolaan dana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif komparatif, yang merujuk pada berbagai sumber, peraturan yang berlaku, dan fatwa dari DSN-MUI. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa asuransi syariah didasarkan pada prinsip tolong-menolong dan sumbangan, menggunakan akad yang sesuai dengan syariah, serta menerapkan pengelolaan dana yang terbuka, tanpa adanya unsur ketidakpastian, perjudian, atau riba. Di sisi lain, asuransi konvensional fokus pada keuntungan, dengan sistem premi dan klaim yang berbasis bunga serta kontrak jual beli risiko. Hasil ini menegaskan bahwa asuransi syariah bisa menjadi opsi perlindungan finansial yang lebih adil, transparan, dan sesuai dengan ajaran Islam. Diharapkan, penelitian ini dapat menambah wawasan dalam bidang ekonomi syariah dan menjadi acuan bagi masyarakat dalam memilih produk asuransi yang sesuai.
Manajemen Investasi di Bank Syariah: Tinjauan Kebijakan, Proses Administrasi, dan Kolektabilitas Pembiayaan Sandiyana, Dede San San; Gunawan, Agung Ikram; Az Zahrani, Ghiska; Joni Ahmad Mughni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7163

Abstract

Manajemen investasi merupakan salah satu aspek penting dalam operasional perbankan syariah karena berkaitan dengan pengelolaan dana masyarakat secara produktif dan sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, kebijakan, serta implementasi manajemen investasi pada bank syariah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, serta laporan resmi lembaga keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen investasi pada bank syariah dilaksanakan berdasarkan prinsip syariah yang melarang praktik riba, gharar, dan maysir. Instrumen investasi yang digunakan antara lain akad mudharabah, musyarakah, murabahah, dan ijarah. Selain itu, bank syariah juga menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential principle) dalam menyalurkan pembiayaan guna menjaga kualitas investasi dan meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing). Regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan juga berperan penting dalam mendukung stabilitas sistem perbankan syariah di Indonesia. Dengan demikian, manajemen investasi yang efektif dan sesuai dengan prinsip syariah dapat meningkatkan kinerja bank syariah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.
Kualitas Aktiva Produktif dan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif bagi Bank Syariah Ilone Virginia Oktavian; Depi Amalia; Sevani Desiana Putri; Justin Azmi Luthfi; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7165

Abstract

Kualitas aktiva produktif merupakan salah satu indikator utama dalam menilai tingkat kesehatan dan stabilitas bank, termasuk bank syariah. Aktiva produktif yang dikelola secara optimal dapat memberikan kontribusi terhadap profitabilitas bank, namun di sisi lain juga mengandung risiko yang berpotensi menimbulkan kerugian. Oleh karena itu, bank diwajibkan membentuk Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) sebagai bentuk penerapan prinsip kehati-hatian untuk mengantisipasi risiko penurunan kualitas aset. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kualitas aktiva produktif, prinsip-prinsip pengelolaannya, serta mekanisme pembentukan PPAP pada bank syariah berdasarkan ketentuan regulasi dan perspektif akuntansi serta keuangan syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, dan doktrin yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kualitas aktiva produktif, termasuk surat berharga, penyertaan modal, dan penyertaan modal sementara, dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan risiko, kinerja keuangan, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Pembentukan PPAP menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas keuangan bank syariah serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem perbankan syariah.
Manajemen Likuiditas dalam Menghadapi Risiko Likuiditas pada Bank Syariah Lia Wardatul Umah; Dina Ainul Latifah; Adinda Farhania Ma’rufa; Pricilia Siska Sintia Muhtari; Joni Ahmad Mughni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7179

Abstract

Manajemen likuiditas merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas operasional dan kesehatan keuangan bank syariah. Likuiditas berkaitan dengan kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya, terutama ketika nasabah melakukan penarikan dana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen likuiditas pada bank syariah, indikator pengukuran likuiditas, instrumen yang digunakan, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur secara sistematis pada basis data elektronik seperti Google Scholar, DOAJ, dan Scopus dengan kriteria inklusi meliputi artikel jurnal terakreditasi, relevansi dengan topik, dan publikasi sepuluh tahun terakhir. Analisis data menggunakan metode content analysis dengan pendekatan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa likuiditas bank syariah dapat diukur melalui beberapa indikator utama seperti Financing to Deposit Ratio (FDR), Non-Performing Financing (NPF), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Selain itu, pengelolaan likuiditas bank syariah didukung oleh berbagai instrumen seperti Giro Wajib Minimum (GWM) Syariah, Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS), dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Faktor yang mempengaruhi likuiditas terdiri dari faktor internal seperti pembiayaan, efisiensi operasional, dan dana pihak ketiga, serta faktor eksternal seperti inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Hasil studi menunjukkan bahwa keseimbangan antara penghimpunan dana dan penyaluran pembiayaan sangat menentukan stabilitas likuiditas bank syariah. Oleh karena itu, pengelolaan likuiditas yang efektif diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta mendukung stabilitas sistem keuangan syariah.
Manajemen Investasi Bank Syariah Suci Rahmawati; Fauzan Adhipratama Arasyid; Dimas Ganjar Pinasti; Joni Ahmad Mughni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7183

Abstract

Perkembangan industri perbankan syariah di Indonesia menuntut pengelolaan investasi yang efektif, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana manajemen investasi pada bank syariah dijalankan agar mampu mengoptimalkan pengelolaan dana sekaligus meminimalkan risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan praktik manajemen investasi pada bank syariah yang meliputi kebijakan investasi, proses perumusan kebijakan, administrasi pembiayaan, serta penilaian kolektibilitas investasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui penelaahan berbagai buku, jurnal ilmiah, serta regulasi terkait perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen investasi bank syariah dilakukan melalui kebijakan investasi yang berlandaskan prinsip halal, keadilan, dan kemaslahatan serta berada dalam kerangka regulasi yang berlaku. Proses perumusan kebijakan investasi melibatkan berbagai pihak internal seperti direksi, komisaris, dan dewan pengawas syariah. Selain itu, administrasi pembiayaan yang sistematis serta penilaian kolektibilitas investasi menjadi instrumen penting dalam menjaga kualitas portofolio investasi dan stabilitas keuangan bank syariah. Dengan demikian, penerapan manajemen investasi yang baik dapat meningkatkan kinerja lembaga, menjaga kepercayaan nasabah, serta mendukung pertumbuhan industri perbankan syariah secara berkelanjutan.
Analisis Proses Dokumentasi dan Pelaksanaan Penghimpunan Dana pada Bank Syariah Aldiva Oriana Hermawan; Gisya Nur Fadila; Revalina Ellisya Putri; Joni Ahmad Mughni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7185

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan penghimpunan dana pada bank syariah sebagai lembaga intermediasi yang menghadapi tantangan literasi keuangan masyarakat yang rendah dan persaingan ketat dengan bank konvensional. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, mengkaji literatur, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik terkait mekanisme penghimpunan dana, akad, produk, serta proses dokumentasi bank syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah menghimpun dana melalui akad wadiah dan mudharabah yang mendasari produk seperti giro, tabungan, dan deposito syariah, dengan mekanisme bagi hasil yang adil dan prinsip kemitraan antara bank dan nasabah. Proses dokumentasi yang sistematis memastikan kepastian hukum, akuntabilitas, dan kesesuaian operasional dengan prinsip syariah. Kendati memiliki keunggulan dalam transparansi dan keadilan, bank syariah masih menghadapi kendala pengelolaan likuiditas dan pemahaman masyarakat terhadap produk syariah. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya inovasi produk, edukasi masyarakat, dan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan penghimpunan dana dan memperkuat peran bank syariah dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.