Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pola Konsumsi Mikronutrien Pada Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) Di Kota Makassar Tahun 2022 Yahya, Rachmadina; Wardiah Hamzah; Abd. Gafur; Nasruddin Syam; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i1.488

Abstract

Autism Spectrum Disorders (ASD) adalah suatu gangguan perkembangan pervasif yang ditandai oleh melemahnya kemampuan bersosialisasi dan bertingkah laku. Jumlah kasus anak ASD usia 5-13 tahun pada tahun 2014 di Kota Makassar sebanyak 185 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola dan perbandingan konsumsi mikronutrien (Ca,Cu,dan Zn) terhadap tingkat keparahan pada anak ASD di Kota Makassar Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian diperoleh terdapat 19 anak ASD berjenis kelamin laki-laki dan 11 anak ASD berjenis kelamin perempuan. Hasil  uji statistik hubungan antara pola konsumsi Ca, Cu dan Zn terhadap tingkat keparahan anak ASD masing-masing variabel yaitu pola konsumsi Ca terhadap tingkat keparahan ( p = 0,37 > 0,05), pola konsumsi Zn terhadap tingkat keparahan (p= 0,21> 0,05) dan pola konsumsi Cu terhadap tingkat keparahan (p= 0,41> 0,05) yang berarti tidak ada perbedaan antara kedua variabel. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa tingkat keparahan dengan persentase terbesar pada kategori autism tingkat rendah adalah 76,6%, kategori autism tingkat sedang 13,3% , kategori autism tingkat berat 10,0% dan tidak ada hubungan antara asupan kalsium (Ca), seng (Zn), dan tembaga (Cu) dengan tingkat keparahan anak ASD. Disarankan bagi orang tua perlu penyuluhan terkait konsumsi kecukupan (Ca, Cu dan  Zn) dan pemilihan bahan makanan yang baik untuk anak serta bagi penelitian selanjutnya dapat meneliti terkait permasalahan anak ASD terkait pola konsumsi yang dianjurkan dan tidak dianjurkan.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Rumah Sakit Ibnu Sina Kota Makassar Hesti Suliastiani; Septiyanti; Nurfardiansyah Bur
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.523

Abstract

Kelelahan kerja merupakan faktor yang memberikan kontribusi sebesar 50% bahkan lebih terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Indonesia setiap hari rata-rata terjadi 414 kecelakaan kerja, 27,8% disebabkan kelelahan yang cukup tinggi, lebih kurang 9,5% atau 39 orang mengalami cacat..Kelelahan kerja perawat merupakan salah satu permasalahan dalam manajemen sumber daya manusia dirumah sakit. Tuntutan yang semakin besar dari klien dan manajemen rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dapat meningkatkan beban kerja bagi para tenaga keperawatan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini yaitu perawat di ruang rawat inap di Rumah Sakit Ibnu Sina sebanyak 113 perawat. Sampel pada penelitian ini didapatkan sebanyak 88 rseponden dari hasil rumus slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 88 responden di Rumah Sakit Ibnu Sina Tidak ada hubungan antara beban kerja pada perawat dengan kelelahan kerja yang diperoleh nilai p = 0,598 > 0,05. Terdapat hubungan antara shift kerja pada perawat dengan kelelahan kerja yang diperoleh nilai p = 0,002 < 0,05. Kesimpulan pada penelitian ini tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada perawat di Rumah Sakit Ibnu Sina Kota Makassar. Ada hubungan antara shift kerja dengan kelelahan kerja pada perawat di Rumah Sakit Ibnu Sina Kota Makassar. Di harapkan bagi perawat diruang inap yang mengalami beban kerja agar memperhatikan kondisi kerja, agar kinerja pekerja tetap terjaga semakin tinggi beban kerja yang diberikan Instasi rumah sakit maka akan meningkatkan kelelahan kerja perawat. Bagi perawat diruang inap yang mengalami shift kerja harus bisa memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin digunakan untuk tidur sebagai langkah pengendalian untuk mengurangi kelelahan kerja.
Hubungan K3 Dengan Produktivitas Kerja Di PT. FKS Multi Agro Sitti Halijah; Haeruddin; Ikhram Hardi S; Septiyanti; Fairus Prihatin Idris
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.525

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan sehingga dapat melindungi dan bebas dari kecelakaan kerja yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Pada PT. FKS Multi Agro terdapat kecelakaan kerja yang disebabkan kurang patuhnya karyawan dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di perusahaan tersebut membuat produktivitas karyawan menurun, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hubungan Keselamatan Kerja (K3) dengan Produktivitas kerja karyawan di PT. FKS Multi Agro di Makassar Tahun 2022. Rancangan penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja di PT. FKS Multi Agro yaitu sebanyak 125 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling accidental dengan sampel sebesar 96 orang. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis univariat, bivariat dengan menggunakan chi square. Hasil analisis menggunakan uji chi square didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara jaminan kesehatan dengan produktivitas kerja berdasarkan nilai p value=0.567 dan terdapat hubungan antara lingkungan non fisik dengan produktivitas kerja berdasarkan nilai p value=0.000, kesimpulannya tidak terdapat hubungan antara jaminan kesehatan dengan produktivitas kerja dan terdapat hubungan antara lingkungan non fisik terhadap produktivitas kerja, diharapkan perusahaan untuk memberikan jaminan kesehatan bagi semua pekerja dan dapat mempertahankan serta meningkatkan pelayanan terhadap lingkungan kerja non fisik diantaranya yaitu, motivasi kerja, hubungan antara karyawan, hubungan antara atasan dan bawahan dan pengadaan pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sehingga kinerja karyawan akan terus meningkat.
Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Layanan di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Fitri Suci Rahmadani; Haeruddin; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i1.544

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya ialah dengan meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat suatu negara. Kualitas pelayanan adalah tingkat keunggulan yang diharapkan dan pengendalian atas tingkat keunggulan tersebut untuk memenuhi tingkat kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kualitas layanan di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan metode analitik pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa pada bulan Oktober tahun 2021 yaitu sebesar 179 orang. Teknik dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode accidental sampling dengan sampel sebanyak 64 pasien. Analisis data menggunakan uji statistik logistik berganda untuk melihat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketersediaan air bersih terdapat hubungan positif dan signifikan dengan kualitas layanan dengan nilai p=0,001, SDM/tenaga kesehatan terdapat hubungan positif dan signifikan dengan kualitas layanan dengan nilai p=0,000, dan ketersediaan alat medis terdapat hubungan positif dan signifikan dengan kualitas layanan dengan nilai p=0,003. Diharapkan untuk pihak Rumah Sakit agar lebih memperhatikan mengenai bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan pihak pasien atau pengunjung guna meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan citra yang baik bagi pihak rumah sakit.
Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia Pra-Sekolah Di TK Sumange Teallara Fidia Amalia; Septiyanti; Rezky Aulia Yusuf; Arman; Sitti Patimah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.555

Abstract

Perkembangan anak merupakan perubahan psikologis anak yang mempunyai hasil dari proses pematangan fungsi psikis dan fisik pada diri anak, dapat dilihat dari faktor lingkungan dan proses belajar anak dalam waktu tertentu menuju kedewasaan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan anak usia prasekolah di TK Sumange Tealara Pattiro Bajo. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 anak yang diambil dengan menggunakan metode Total Sampling.  Hasil penelitian ini diketahui bahwa tidak ada variabel yang berhubungan dengan status gizi. Dimana nilai dari hubungan status gizi dengan Perkembangan motorik kasar adalah (p=0,633), hubungan status gizi dengan perkembangan motorik halus adalah (p=0,891), hubungan status gizi dengan personal sosial adalah (p=0,061) dan hubungan status gizi dengan perkembangan bahasa adalah (p=891). Saran penelian ini adalah diharapkan ibu anak dapat berkunjung secara rutin ke posyandu atau tenaga kesehatan untuk memeriksakan status gizi dan perkembangan anak dan tenaga pendidik berkolaborasi dengan tenaga Kesehatan untuk melakukan observasi terhadap status gizi dengan perkembangan pada anak secara intensive khususnya anak usia prasekolah.
Increasing Teenagers' Knowledge About Whiteness Through Media Games Flash Cards And Leaflets Putri, Shalsabilillah Defia; Dewi, Ratna; Septiyanti
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 3 No 1
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v3i1.676

Abstract

Problems with female reproductive organs have reached 33% of the total burden of disease in women throughout the world, one of which is fluor albus. Most teenagers who have experienced vaginal discharge still do not know about vaginal discharge, and almost all young women often do not receive information about how to prevent vaginal discharge. This is very dangerous, because improperly maintaining the cleanliness of the reproductive organs will make vaginal discharge worse. The aim of this research is to determine the effectiveness of health education through flash card games and leaflets on knowledge about vaginal discharge in young women. This research is researchquasi experimental designs with the nonequivalent control group design approach. The sample for this research was 48 SPMN 2 Bengkulu City students who were divided into 2 groups and taken using a systematic random sampling technique. Data were collected using questionnaires in the intervention group and control group. The research results were analyzed univariately and bivariately. The research results showed that there was an increase in knowledge about vaginal discharge in teenagers after health education was carried out through flash card games and leaflet media. The results of the analysis show that health education through flash card games media is more effective than leaflet media in increasing knowledge about vaginal discharge in young women. It is hoped that health education for teenagers using flash card games as a media can increase the activity of the participants so that they will achieve the expected activity goals. Keywords: Health Education, Vaginal Discharge, Knowledge.
EDUKASI GREEN MARKETING DESTINASI RIVER TUBING MENUJU DESTINASI SEHAT BERKELANJUTAN Harpiana Rahman; Zulkhair Burhan; Septiyanti; Haryudi Rahman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract River Tubing, tourist attractions in tourist villages, is a sports tour developed through the natural potential of the river in the form of river-combining tourist attractions by floating upstream to downstream of the river using a tire as a float. The tourist attraction developed by the tourism awareness group has increased the number of tourists visiting the village. As a community-based tour that relies on natural potential in tourism development, Pokdarwis does not yet have the skills to promote green marketing strategy tourism. This can be seen in the River Tubing promotional activities by Pokdarwis, which are only limited to promoting tourist attractions. So that tourists do not receive education on protecting river areas along the villages they pass through and improving Pokdarwi's skills through an empowerment strategy through education to help Pokdarwis acquire skills in carrying out green marketing to enhance sustainable tourism marketing globally. The strengthening needed through improving Pokdarwi's skills and empowerment aims to increase the existence of the destination as the best community-based tour destination in South Sulawesi. The community service program's success is assessed through qualitative measurements by comparing the promotional content of the destination before and after the activity. The results of community service show that green marketing education increases the knowledge and skills of partners in loading educational destination promotion issues through social media. Keywords: health promotion; sustainable health; tourism; community empowerment; green marketing Abstrak Atraksi wisata River Tubing di desa wisata merupakan sport tourism yang dikembangkan melalui potensi alam sungai berupa atraksi wisata susur sungai dengan menghanyutkan diri hulu ke hilir sungai dengan menggunakan ban sebagai pelampung. Atraksi wisata yang dikembangkan kelompok sadar wisata berhasil meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di desa wisata. Sebagai community based tourism yang mengandalkan potensi alam dalam pengembangan wisata, pokdarwis belum memiliki keterampilan melakukan promosi wisata strategi green marketing. Ini terlihat pada aktivitas promosi River Tubing yang dilakukan Pokdarwis hanya sebatas pada promosi atraksi wisata. Sehingga wisatawan tidak menerima edukasi terkait perlindungan kawasan sungai sepanjang desa yang dilalui. Peningkatan keterampilan Pokdarwis dilakukan dengan strategi pemberdayaan melalui edukasi kepada pokdarwis untuk memiliki keterampilan dalam melakukan green marketing untuk meningkatkan pemasaran wisata berkelanjutan secara global. Penguatan yang diperlukan melalui peningkatan keterampilan dan pemberdayaan Pokdarwis bertujuan untuk meningkatkan eksistensi destinasi sebagai destinasi community based tourism terbaik di Sulawesi Selatan. Penilaian keberhasilan program pengabdian masyarakat dilakukan melalui pengukuran secara kualitatif dengan membandingkan konten promosi destinasi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa edukasi green marketing meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memuat isu promosi destinasi yang edukatif melalui media sosial. Kata Kunci: promosi kesehatan; wisata sehat berkelanjutan; pemberdayaan kelompok masyarakat; green marketing
Faktor Yang Memengaruhi Tingkat Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 10 Kota Makassar Uswatun Hasanah; A. Rizki Amelia; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.1625

Abstract

Remaja sebagai generasi penerus yang menderita anemia bisa berdampak luar biasa nantinya. Pemerintah Sudah memberikan upaya sebagai pengatasan masalah anemia terkhusus untuk wanita melalui program suplementasi zat gizi besi yang sasarannya adalah remaja (12-18 tahun) dalam institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor utama dalam tingkat kepatuhan rematri dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah di SMA Negeri 10 Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitiankuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Sampel penelitian ini sebanyak 246 siswa yang diambil menggunakan teknik propotional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner lalu dianalisis melalui multivariat dengan uji Regresi Linear Berganda. Hasil penelitiannya ini menujukkan tidak terdapat pengaruh antara pengetahuan pada kepatuhan konsumsi TTD (t.sig = 0,777 <0,05). Terdapat pengaruh signifikan sikap dengan kepatuhan konsumsi TTD (t.sig = 0,000 < 0,05). Ada pengaruh dari dorongan guru pada kepatuhan konsumsi TTD (t.sig = 0,001 < 0,05). Tidak terdapat pengaruh dari dorongan orang tua pada kepatuhan konsumsi TTD (t.sig = 0,305 < 0,05). Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh antara sikap dan dukungan guru terhadap kepatuhan konsumsi pada rematri dan tidak terdapat pengaruh antara pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan konsumsi TTD di SMAN 10 Kota Makassar sehingga disarankan khususnya kepada pihak sekolah, hendaknya berupaya untuk mengadakan sosialisai kepada siswa dan juga terhadap orang tua siswi mengenai pemberian tablet tambah darah di di rumah.
Pengaruh Kebiasaan Sarapan dan Kualitas Tidur Terhadap Konsentrasi Siswa di SMP Anak Indonesia Makassar Raihanah, Nadhilah; Arman; Muh. Khidri Alwi; Sumiaty; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.1896

Abstract

Salah satu kebiasaan anak muda saat ini ialah kurang minatnya dalam membiasakan diri untuk sarapan. Sarapan yang tidak memadai memungkinkan seseorang mengalami hipoglikemia, yaitu suatu keadaan rendahnya kadar gula didalam darah. Hal inilah yang menyebabkan seseorang akan merasakan tubuhnya menjadi lemas, bergetar, pusing, dan melemahnya konsentrasi. Selain sarapan, kualitas tidur anak di usia sekolah pun menjadi salah satu faktor terhadap konsentrasi anak. Kuantitas dan kualitas tidur yang buruk dapat mengakibatkan berkurangnya daya ingat dan konsentrasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kebiasaan sarapan dan kualitas tidur terhadap konsentrasi siswa di SMP Anak Indonesia Makassar. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil riset menunjukkan tidak adanya pengaruh antara kebiasaan sarapan terhadap konsentrasi siswa (p = 0.969). Ada pengaruh kualitas tidur terhadap konsentrasi siswa di SMP Anak Indonesia (p = 0.000). Saran yang diberikan bagi siswa, diharapkan untuk mengurangi aktivitas pada malam hari yang dapat menggangu dan mengurangi waktu tidur. Bagi orangtua, diharapkan untuk mengarahkan dan mendisiplinkan anak perihal waktu tidur anak pada malam hari, dan bagi tempat penelitian, diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan pengetahuan baru untuk meningkatkan kualitas tidur siswa terhadap keterkaitannya pada konsentrasi siswa didiknya.
Identifikasi Bahaya Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assesment And Risk Control (HIRARC) Dalam Memperkecil Risiko Kecelakan Kerja Pada PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar Mastam, Nurfadillatul Aziza; Sartika; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.2048

Abstract

Pekerjaan pasti memiliki potensi risiko bahaya dan tingkat risiko yang berbeda, tergantung dengan pekerjaan yang dilakukan. Maka dari itu diterapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerjapada perusahaan. Kesehatan dan Keselamatan Kerja merupakan bagian yang sangat penting baik dalam industri manufaktur maupun jasa. Kesehatan dan keselamatan kerja penting bagi perusahaan karena dampak kecelakaan dan penyakit akibat kerja secara langsung dan tidak langsung merugikan perusahaan maupun karyawan yang berada di tempat kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko dengan metode Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control (HIRARC) di PT. Maruki International Indonesia Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan anatara lain pada produksi terdapat 3 jenis kegiatan, dengan 10 jenis bahaya, 4 kategori risiko sedang dan dan 7 kategori rendah. Pengendalian bahaya yang dilakukan adalah dengan menggunakan alat pelindung diri, pengecekan secara berkala pada alat-alat mesin yang digunakan dan penyediaan ventilasi. Saran untuk pekerja membudayakan aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam melakukan setiap pekerjaan dari awal hingga akhir dan selalu memperhatikan Alat Pelindung Diri (APD).
Co-Authors A. Rizki Amelia Abd. Gafur Abdul Gafur Abdullah, Yaumil Ardha Abdulrauf , Rukayya Adebisi Adhtia Aminah Arif Afiqah Jumatul Saadah Alfina Baharuddin Almaini Alya Fikri Ramadhani Amir, Eby Ramdhani Anah Silmih Bakri Andi Asrina Andi Dianita Andi Dianita B Andi Nurlinda Andi Surahman Batara Angger Utary Anggie apriliani Anugerah, Sri Qhovifa Arman Arni Rizqiani Rusydi Arni Rizqiani Rusyidi Asmawati Astriani Aurilia, Nesi Baehaqi Bambang Soewito Chatarina Umbul Wahyuni Elly Wahyuni Fadhilah, Miftah Kamilia Fadillah Nasrum Faisal, Nimrha Farihah Muhsanah Fatimah Azzahra Fidia Amalia Fitri Suci Rahmadani Ghani, Nur Haeruddin Hamzah, Wardiah Harpiana Rahman Haryudi Rahman Hendrayati Hesti Suliastiani Hidayani, Sri Hidayat Husni Idris, Fairus Prihatin Ikhram Hardi S Indah Ayu Lestari, Indah Ayu Indah Fitriani Indriani Rachman Kasih, Raisha Aulia Mansur Sididi Mardiani Mastam, Nurfadillatul Aziza MIFTAHUL JANNAH Muh. Khidri Alwi Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi MUTHMAINNAH Nadhia Widyanthi Nasruddin Syam Nining Eka Putri Nugraheni, Diah Eka Nur Fauzyah Jufri Nur Igrahi Khusy Arahbia Nur Rachma Aulia Nur Susanty Nur Ulmy Mahmud Nurfadhillah Ridho Sulistyaningsih Nurfardiansyah Burhanuddin Nurgahayu Nurgahayu, Nurgahayu Nurhaedar Jafar Pardosi, Sariman Pratiwi Yunus Putri, Shalsabilillah Defia Rachman, Indriani Rahman Raihanah, Nadhilah Ramadhani, Alya Fikri Ratna Dewi Rezki Maghfirah, Alfiyyah Rezky Aulia Yusuf Riah Ayu Pratami Riska, Riska Nur Afifah Risma Sri Damayanti Sapondra Wijaya Sartika Sitti Halijah Sitti Patimah Suci Sholihat Suharni A. Fachrin Sumiati Sumiaty Sumiaty Sumiaty Susmini Tatiek, Tatiek Sri Handayani Tias Nugraha, Ninik USWATUN HASANAH Wahyu Dwi Ari Wibowo Wijaya, Andra Saferi Wiwiek Indriany Sary Yahya, Rachmadina Yaumil Ardha Abdullah Yuliana Yuliana YULIATI Yunus, Pratiwi Yusriani, Yusriani Yusuf, Rezky Aulia Zakiah Zarah Alifani Dzulhijjah Zulfikar, Andi Muhammad Zulkhair Burhan