Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENUMBUHKAN LITERASI PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS IV DENGAN MEDIA LAP BOOK Laili Baitu Masithoh; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Sutarman Sutarman; Choirul Huda
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 5 Nomor 2, September 2024
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v5i2.23372

Abstract

This study aims to foster literacy in IPAS learning outcomes with a problem-based learning model in grade IV SD Negeri Siwalan students assisted by Lap-Book media. The type of this research is classroom action research which conducted in two cycles, the subjects in this study were grade IV students totaling 28 people. The research techniques were observation, tests and documentation by using descriptive analysis. The results show that the application of the problem-based learning model assisted by Lap-Book media can foster student literacy, this can be evidenced from the recapitulation of the results of cycle I obtained an average value of 82 with a percentage of 82% while in cycle II an average value of 90 with a percentage of 100% was obtained. This proves that the use of problem-based learning models assisted by Lap-Book media can foster the literacy of fourth grade students in IPAS subjects.
MENUMBUHKAN LITERASI MELALUI MEDIA KARTU SUKU KATA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS 1 SDN PEDURUNGAN LOR 02 Kendy Yulan Pramudhita; Duwi Nuvitalia; Polman Purba; Choirul Huda
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3816

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kemampuan literasi siswa masih tergolong rendah, ada beberapa siswa sudah mampu membaca, namun beberapa siswa masih terbata-bata dalam membaca, dan masih terdapat 2 siswa belum bisa membaca dan menulis. Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana penggunaan media kartu suku kata dapat menumbuhkan literasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas 1 SDN Pedurungan Lor 02. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan literasi melalui media kartu suku kata pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas 1 SDN Pedurungan Lor 02. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang terdiri dari tahap pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Data diperoleh berdasarkan observasi atau pengamatan di kelas, wawancara terhadap guru, dan analisis dokumen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDN Pedurungan Lor 02 yang berjumlah 27 siswa. Hasil penelitian memaparkan bahwa media kartu suku kata memberikan kontribusi positif untuk menumbuhkan literasi siswa. Terdapat perbedaan signifikan dalam kegiatan membaca dan menulis sebelum dan sesudah penggunaan media. Penggunaan media tersebut dapat menumbuhkan semangat siswa untuk belajar materi suku kata pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia serta kemajuan siswa dalam hal membaca dan menulis. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu suku kata dapat menumbuhkan literasi siswa kelas 1 SDN Pedurungan Lor 02 pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
PKM Pembuatan Bahan Ajar Dan Media Pembelajaran Dengan Artificial Intelligence  Bagi Guru Di Kota Semarang Kartinah, Kartinah; Choirul Huda; Aries Tika Damayani; Husnul Hadi4
Gotong Royong Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i1.61

Abstract

Teachers in the independent curriculum era have more demands than in previous eras. One of them is the mastery of TPACK, which is a framework used by teachers. TPACK contains three components, namely Technology, Pedagogy, and Content where one of the components is the technology used by teachers throughout classroom learning. One of these technologies is Artificial Intelligence (AI). For some teachers, especially elementary school teachers in Semarang City, The results of the workshop showed that 80% of the participants were able to create teaching materials and learning media based on AI, especially utilizing GAMMA and MAGICSCHOOL. It is hoped that this activity can help teachers in learning in the classroom so that the number of teachers who are not technology illiterate will increase and fun learning will be realized
Pengembangan Modul Berbasis Augmented Reality Pembelajaran IPAS Materi Tata Surya Kelas VI Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SDN Sendangsoko Galih Yoga Prasetyo; Choirul Huda; Qoriati Mushafanah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8777

Abstract

Penelitian ini mengembangkan modul pembelajaran berbasis augmented reality untuk materi Tata Surya pada siswa kelas VI SD Negeri Sendangsoko, Pati. Tujuan penelitian adalah menciptakan modul yang menarik, menyenangkan, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada tahap analisis, kebutuhan pembelajaran diidentifikasi melalui observasi dan wawancara dengan guru dan siswa. Modul dirancang menggunakan Canva untuk desain dan Asmblr edu untuk desain 3D. Validasi ahli media dan materi menunjukkan skor 92% dan 89%, menandakan bahwa media pembelajaran ini layak digunakan. Reliabilitas dihitung berdasarkan penilaian 4 validator (2 materi dan 2 media) yang menghasilkan skor 98%, menunjukkan media ini reliabel. Uji coba dilakukan dengan 18 siswa dan satu guru, menghasilkan angket respons dengan skor 92% dari guru dan 91% dari siswa, yang menunjukkan bahwa media ini efektif, menarik, dan diterima dengan baik. Kesimpulannya, modul pembelajaran berbasis augmented reality ini terbukti valid dan reliabel, efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN RASA TANGGUNG JAWAB ANAK MELALUI METODE BERCERITA DAN ROLE PLAYING DI TK MUSLIMAT NU 5 SHOLEH YUSUF KIDAL TUMPANG Hidayah, Nurul; Sarah Emmanuel Haryono; Choirul Huda
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 3 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAD Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/alathfal.v6i3.2302

Abstract

This study A sense of responsibility in early childhood does not develop automatically but rather through the imitation of behaviors and habits of people in their surroundings. This study aims to enhance children's sense of responsibility through storytelling and role-playing methods. The subjects of the study were 15 kindergarten B students at TK Muslimat NU 5 Sholeh Yusuf, located in Kidal Village, Tumpang District. The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and Taggart model, conducted in two cycles, each consisting of two meetings and involving four stages: planning, action, observation, and reflection. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed qualitatively. The observed indicators of responsibility included the ability to complete tasks, take care of personal and others' belongings, and tidy up tools after use. The results showed a significant improvement from 62.7% in the pre-cycle to 81.6% in the second meeting of the second cycle. Specifically, 80% of the children were able to complete tasks, 80% could take care of personal belongings, and 86.6% were able to tidy up tools after use. These findings indicate that the implemented methods had not only a statistically positive impact but also reflected real behavioral changes in the children's daily lives. Storytelling allowed children to internalize moral values in an imaginative way, while role-playing provided direct experiences in practicing responsibility. Both methods align with Vygotsky’s constructivist theory, which emphasizes the importance of social learning. Therefore, storytelling and role-playing are effective in developing a sense of responsibility in early childhood. Keywords:  Storytelling Method; Role Playing; Responsibility
Pengembangan Media Pembelajaran Plotagon dalam Meningkatkan Keterlibatan Siswa pada Pembelajaran IPAS Kelas 4 SD N Candi 01 Rahmayasintha Erlinda Maharani; Mudzanatun, Mudzanatun; Choirul Huda
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3182

Abstract

Penelitian ini dilandasi oleh terbatasnya ketersediaan sumber belajar dan rendahnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif serta menarik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, serta keefektifan media plotagon dalam menyampaikan materi perubahan bentuk energi pada siswa kelas 4 sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan “Research and Development” (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, mencakup tahapan (Analysis, Design, Development, Implementation, serta Evaluation). Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket, tes, serta dokumentasi. Subjek yang ditetapkan adalah guru kelas 4 serta siswa kelas 4 SDN Candi 01 Kota Semarang. Hasil validasi ahli media memperlihatkan tingkat kelayakan senilai 92%, sedangkan validasi oleh ahli materi mencapai 93,33%, yang keduanya dikategorikan "sangat valid". Aspek kepraktisan media ditunjukkan melalui respon guru terhadap media senilai 98,67%, respon guru terhadap materi senilai 97,33%, dan respon siswa senilai 96,67%, sehingga media pembelajaran Plotagon dikategorikan "sangat praktis". Efektivitas media ini dalam meningkatkan keterlibatan siswa juga terbukti secara signifikan, terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pre-test senilai 63,75 menjadi 87,50 pada post-test. Dengan demikian, media pembelajaran Plotagon terbukti sangat valid, praktis, serta efektif pemanfaatannya dalam menghasilkan peningkatan keterlibatan siswa pada pelajaran IPAS.
Potensi Antioksidan Biji Pepaya terhadap Parameter Oksidatif Jantung pada Tikus Jantan Model Diet Tinggi Lemak: Antioxidant Potential of Papaya Seeds on Cardiac Oxidative Parameters in Male Rats with High Fat Diet Model Arif Santoso; Choirul Huda; Sulastri; Pera Amelia; Rissa Laila Vifta; Melati Aprilliana Ramadhani; Eka Noviya Fuzianingsih
Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Vol. 8 No. 01 (2025): Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijpnp.v8i01.3836

Abstract

An imbalance between the body's antioxidant system capacity and free radical production can lead to oxidative stress, which ultimately causes the lipid peroxidation process. This phenomenon is commonly identified by increased superoxide dismutase (SOD) activity and reduced malondialdehyde (MDA) concentrations. The objective of this study was to assess the efficacy of ethanolic papaya seed (Carica papaya L.) extract in modulating SOD and MDA levels in the heart tissue of male Sprague-Dawley rats subjected to a high-fat diet over 17 days. A total of 30 rats were used and allocated into six groups: a positive control (K+), a negative control (K−), a standard control (KN), and three treatment arms receiving oral doses of 150 mg/kgBW (P1), 250 mg/kgBW (P2), and 350 mg/kgBW (P3). The extraction process employed 70% ethanol through maceration. The lowest MDA average was recorded in the P3 group (3.50±1.65), whereas the K-group exhibited the highest level (24.45±4.71). In terms of SOD, the K+ group had the highest mean (65.46±5.93), and the K− group the lowest (36.34±7.57). Statistical analysis using Tukey’s test showed that administration of 350 mg/kg body weight extract yielded results closely resembling those of the positive control. However, the observed differences did not reach statistical significance (p > 0.05). The conclusion is that administration of papaya seed extract at a dose of 350 mg/kgBW has the potential to reduce MDA levels and increase SOD levels, with effects similar to positive controls.   ABSTRAK Tidak seimbangnya antara kapasitas sistem antioksidan tubuh dan produksi radikal bebas dapat mengakibatkan kearah stres oksidatif, yang pada akhirnya menyebabkan proses peroksidasi lipid. Keadaan ini ditandai oleh aktivitas enzim superoxide dismutase (SOD) yang meningkat dan konsentrasi malondialdehida (MDA) yang menurun. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi ekstrak etanol biji pepaya (Carica papaya L.) dalam memodulasi kadar SOD dan MDA pada jaringan jantung tikus jantan galur Sprague Dawley yang diberi diet tinggi lemak pada rentang waktu 17 hari. Penelitian ini memakai desain eksperimental dengan melibatkan 30 ekor tikus, yang dikelompokkan menjadi enam: kelompok kontrol positif (K+), kontrol negatif (K−), kontrol normal (KN), serta tiga kelompok perlakuan dengan dosis bertingkat yaitu 150 mg/kgBB (P1), 250 mg/kgBB (P2), dan 350 mg/kgBB (P3). Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil analisis menyatakan bahwa kadar MDA terendah ditemukan pada kelompok P3 (3,50±1,65), sedangkan kadar tertinggi terdapat pada kelompok K− (24,45±4,71). Sebaliknya, kadar SOD tertinggi dicatat pada kelompok K+ (65,46±5,93) dan terendah pada kelompok K− (36,34±7,57). Berdasarkan uji lanjut Tukey, pemberian ekstrak biji pepaya dosis 350 mg/kgBB (P3) memberikan hasil yang secara statistik mendekati kelompok kontrol positif, meskipun belum menyatakan perbedaan bermakna (p > 0,05). Kesimpulannya adalah pemberian ekstrak biji pepaya dosis 350 mg/kgBB memiliki potensi pada penurunan kadar MDA dan meningkatkan kadar SOD, dengan efek yang menyerupai kontrol positif.
Improving the Creativity of 4-5 Years-Old Children through Jumputan Batik Making Activities at TK Dharma Wanita Persatuan Malangsuko Nuris Silvia Rizqi; Choirul Huda; Mochammad Ramli Akbar
Bulletin of Early Childhood Vol. 3 No. 2 (2024): Bulletin of Early Childhood
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bec.v3i2.1949

Abstract

This classroom action research aims to improve the creativity of early childhood 4-5 years old at Dharma Wanita Persatuan Kindergarten Malangsuko through traditional batik jumputan (tie-dye) art activities with a 4P creativity approach (Person, Process, Press, Product). The research was conducted in three stages: pre-cycle, Cycle I, and Cycle II, using the Kemmis and Taggart model which includes planning, action, observation, and reflection. Data were collected through observations of 13 children, consisting of 6 girls and 7 boys. The results showed a significant increase in all creativity indicators after the implementation of jumputan activities using textile fabrics and dyes. In the final cycle, 92.30% of children showed initiative in creating patterns and combining colors (Person), 84.60% were able to overcome technical challenges during the process (Process), 92.30% felt comfortable and confident in expressing their artwork (Press), and 84.60% were able to express the ideas behind the batik works they made (Product). These results indicate that tie-dye batik provides a stimulating, enjoyable, and culturally relevant medium for developing creativity, imagination, self-confidence, and problem-solving skills in early childhood. Recommendations for further research include increasing dye concentration, using faster-drying materials, and simplifying tools to better suit children's fine motor skills.
Pengaruh Fortifikasi Nano Kalsium Sitrat Tulang Broiler terhadap Mutu Hedonik Bakso Daging Sapi Agus Hadi Prayitno; Noor Asrianto; Reikha Rahmasari; Hatmiyarni Tri Handayani; Choirul Huda; Waladun Musytasyfa Ramadhana; Setiyo Harlin Wicaksono; Ronaldo Yogi
JURNAL TRITON Vol 16 No 2 (2025): JURNAL TRITON (Issue in Progress)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i2.1242

Abstract

Sintesis hijau dapat menghasilkan nano kalsium sitrat tulang broiler yang berfungsi sebagai food supplement baru untuk produk olahan daging seperti bakso daging sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh fortifikasi nano kalsium sitrat tulang broiler terhadap mutu hedonik bakso sapi. Bahan yang digunakan terdiri atas daging sapi, tepung tapioka, putih telur, garam, bawang merah, bawang putih, monosodium glutamat, lada, isolat protein kedelai, sodium tripolifosfat, karagenan, es, jeruk nipis, akuades. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dengan 5 (lima) perlakuan fortifikasi nano kalsium sitrat tulang broiler yaitu P0 (0%), P1 (0,15%), P3 (0,3%), P4 (0,45%), dan P5 (0,6%) dari total adonan bakso daging sapi. Sifat sensori dievaluasi menggunakan uji mutu hedonik oleh 40 panelis tidak terlatih. Parameter mutu hedonik yang dinilai adalah warna, aroma, rasa, tekstur, dan kekenyalan. Data hasil uji mutu hedonik dianalisis menggunakan analisis nonparametrik melalui uji Hedonic Kruskal-Wallis. Jika terdapat perbedaan yang nyata (P<0,05), dilakukan analisis lebih lanjut dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan level fortifikasi nano kalsium sitrat tulang broiler dapat mempengaruhi kekenyalan bakso daging sapi, tetapi tidak mempengaruhi warna, aroma, dan tekstur bakso daging sapi. Kesimpulan penelitian adalah bakso sapi yang difortifikasi nano kalsium sitrat tulang broiler sebanyak 0,3% merupakan perlakuan terbaik dengan skor kekenyalan tertinggi yaitu 3,85.
Pengembangan Media Pembelajaran Plotagon dalam Meningkatkan Keterlibatan Siswa pada Pembelajaran IPAS Kelas 4 SD N Candi 01 Rahmayasintha Erlinda Maharani; Mudzanatun, Mudzanatun; Choirul Huda
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3182

Abstract

Penelitian ini dilandasi oleh terbatasnya ketersediaan sumber belajar dan rendahnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif serta menarik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, serta keefektifan media plotagon dalam menyampaikan materi perubahan bentuk energi pada siswa kelas 4 sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan “Research and Development” (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, mencakup tahapan (Analysis, Design, Development, Implementation, serta Evaluation). Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket, tes, serta dokumentasi. Subjek yang ditetapkan adalah guru kelas 4 serta siswa kelas 4 SDN Candi 01 Kota Semarang. Hasil validasi ahli media memperlihatkan tingkat kelayakan senilai 92%, sedangkan validasi oleh ahli materi mencapai 93,33%, yang keduanya dikategorikan "sangat valid". Aspek kepraktisan media ditunjukkan melalui respon guru terhadap media senilai 98,67%, respon guru terhadap materi senilai 97,33%, dan respon siswa senilai 96,67%, sehingga media pembelajaran Plotagon dikategorikan "sangat praktis". Efektivitas media ini dalam meningkatkan keterlibatan siswa juga terbukti secara signifikan, terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pre-test senilai 63,75 menjadi 87,50 pada post-test. Dengan demikian, media pembelajaran Plotagon terbukti sangat valid, praktis, serta efektif pemanfaatannya dalam menghasilkan peningkatan keterlibatan siswa pada pelajaran IPAS.