Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pengetahuan Ibu, Dukungan Suami, Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi Lila Apriani; Erma Puspita Sari; Putu Lusita Nati Indriani; Reffi Dhamayanti
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 9 No. 1 (2024): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v9i1.267

Abstract

  Imunisasi adalah suatu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga  bila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Anak yang telah diberi imunisasi akan terlindung dari berbagai penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan kecacatan atau kematian. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel 45 responden. Analisis statistik yang dipergunakan adalah analisis univariat untuk melihat gambaran deskriptif, analisis bivariat untuk melihat hubungan antara pengetahuan ibu, dukungan suami, dan sikap dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi usia  9-18 bulan di Puskesmas Satu Ulu Palembang. Tingkat kemaknaan penelitian 5%. Hasil uji statistik Chi–Square didapatkan p value pengetahuan = 0,000, p value dukungan suami = 0,037 dan p value sikap ibu = 0,036. Kesimpulan penelitian bahwa adanya hubungan antara pengetahuan ibu, dukungan suami, dan sikap ibu dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi  di Puskesmas Satu Ulu Palembang tahun 2023. Oleh karena itu, diharapkan Puskesmas dan Dinas Kesehatan dapat meningkatkan kegiatan monitoring rutin dalam hal pemberian imunisasi dasar lengkap sehingga pelaksanaannya dapat terlaksana dengan baik.  
Pengaruh Riwayat Hipertensi, Frekuensi Kunjungan ANC, dan Obesitas Terhadap Kejadian Preeklamsi Pada ibu Hamil Yustina Panca Putri Simatupang; Erma Puspita Sari; Putu Lusita Nati Indriani; Reffi Dhamayanti
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 9 No. 1 (2024): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v9i1.268

Abstract

Komplikasi utama yang menyebabkan hampir 75% dari semua kematian ibu adalah pendarahan, infeksi, tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre-eklampsia dan eklampsia). Adapun faktor-faktor yang memengaruhi kejadian pre-eklamsia adalah riwayat hipertensi, kehamilan ganda, obesitas, umur ibu, paritas riwayat hipertensi dan pemeriksaan ANC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh riwayat hipertensi, frekuensi kunjungan ANC, dan obesitas dengan kejadian preeklamsi. Metode penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester III yang memeriksakan kehamilannya di RSUD Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin sebanyak 91 responden. Data diperoleh dari rekam medik periode bulan Januari-Desember tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan dari 91 responden, kejadian preeklampsia sebanyak 12 (13,2%) dan diperoleh hasil ada hubungan dan pengaruh antara riwayat hipertensi (p-value=0,021;OR=4,643), frekuensi kunjungan ANC (p-value=0,005; OR=8,690) dan obesitas (p-value=0,016; OR=7,400) dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil. Kesimpulannya ada pengaruh riwayat hipertensi, frekuensi kunjungan ANC dan obesitas dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil di RSUD Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2022. Bagi pihak rumah sakit dan tenaga kesehatan diharapkan selalu memberikan informasi kepada masyarakat mengenai preeklampsia dalam kehamilan dan dapat meningkatkan pelayanan dan penanganan secara cepat dan tepat bagi ibu hamil atau bersalin yang mengalami preeklampsia
Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Tanda Bahaya Nifas di Klinik Anisa Tahun 2024 Indriani, Putu Lusita Nati; Sari, Rini Gustina; Sari, Erma Puspita
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12820389

Abstract

The maternal mortality rate related to pregnancy, childbirth and postpartum is 359 per 100,000 live births, according to the Indonesian Demographic and Health Survey (SDKI). Mothers in the postpartum period have a high risk of death; Approximately 60% of maternal deaths occur after delivery, and nearly 50% of postpartum deaths occur within the first 24 hours after delivery. The causes of maternal death during the postpartum period include postpartum complications such as postpartum hemorrhage and postpartum infections. The cause of not knowing the dangers of the postpartum period is the lack of knowledge of postpartum mothers, so that postpartum mothers are not aware if they experience danger signs during the postpartum period. The aim of this community service is to increase the knowledge of postpartum mothers about the danger signs of the postpartum period at the Anisa Clinic, Mainan Village, by providing health education about. The results of this community service activity show that knowledge about the danger signs of the postpartum period has increased.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, TINGKAT KECEMASAN REMAJA PUTRI DAN INDEKS MASA TUBUH DENGAN KEJADIAN DISMENORE Simarmata, Eskawati; Murdiningsih, Murdiningsih; Nati Indriani, Putu Lusita
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 15, No 2 (2023): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v15i2.1143

Abstract

Latar Belakang: Masa awal nya pubertas sampai masa kematangan biasanya pada usia 14 tahun pada pria dan usia 12 tahun pada wanita, salah satu tanda pubertas pada remaja puteri adalah mensturasi. Pengetahuan yang kurang dari seorang remaja putri tentang mensturasi dan selama mensturasi yang dialami nya seperti terjadinya  dismenore membuat remaja putri itu mengalami kecemasan karena terjadi nya perubahan dalam tubuhnya selama mensturasi. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, kecemasan dan indeks masa tubuh remaja putri dengan kejadian dismenore. Metode: penelitian ini menggunakan survey analitik  dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri yang ada di di MTs  Al Hikmah Makarti Mulya sebanyak 48 orang remaja. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 48 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasi: ada hubungan pengetahuan (p value =0,005), kecemasan (p value =0,003) dan indeks masa tubuh (p value =0,004)  remaja putri terhadap kejadian dismenore di Mts Al-Hikmah Makarti Mulya Tahun 2023. Saran:  bagi pihak sekolah untuk dapat bekerjasama dengan petugas kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan ke sekolah terutama tentang dismenore sehingga pengetahuan remaja menjadi meningkat dan paham tentang dismenore. Kata kunci: Dismenore, Pengetahuan, Kecemasan, Indeks Masa Tubuh
HUBUNGAN JUMLAH ANAK, DUKUNGAN SUAMI, DAN PENGETAHUAN DALAM PEMILIHAN KONTRASEPSI IUD (INTRA UTERINE DEVICE) Purwanti, Kristin; Nati Indriani, Putu Lusita; Minarti, Minarti
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 15, No 2 (2023): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v15i2.1140

Abstract

Latar Belakang: Cakupan peserta KB baru dan aktif  Intra Uterine Device (IUD) di Indonesia pada tahun 2021 sebanyak 8,0%, Faktor-faktor yang mempengaruhi kurangnya pemilihan kontrasepsi IUD antara lain; pengetahuan, jumlah anak, dan  dukungan suami, kurangnya pemahaman masyarakat tentang IUD serta kurangnya kesadaran masyarakat untuk menggunakannya.Tujuan: untuk mengetahui Hubungan Jumlah anak, Dukungan Suami dan Pengetahuan dalam Pemilihan Kontrasepsi IUD. Metode:  Penelitian ini bersifat kuantitatif secara Survey Analitik dengan pendekatan cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua peserta KB yang menggunakan IUD dan yang tidak menggunakan IUD pada  bulan  Juni tahun 2023 di PMB Hj. Sri Nirmala, S.ST., Bd. sebanyak 80 peserta. Pengambilan sampel secara accidental sampling. Analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square Hasil: di dapatkan tidak ada hubungan antara jumlah anak dengan pemilihan kontrasepsi IUD  dimana p value 0,296 > 0,05 OR 0,206. Ada hubungan antara dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi IUD  dimana p value 0,000 < 0,05 OR 5,000. Ada hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan kontrasepsi IUD dimana p value 0,000 < 0,05 OR 5,000. Saran: Dengan Meningkatkan KIE (Konseling, Informasi, dan Edukasi)  pada Pasangan Usia Subur (PUS) sehingga jumlah PUS banyak memilih Kontrasepsi IUD di banding dengan KB  lainnya. Kata kunci : IUD, Jumlah anak, dukungan suami, pengetahuan.
HUBUNGAN USIA IBU, KETUBAN PECAH DINI DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD KAYU AGUNG KABUPATEN OKI Gina Sari; Murdiningsih; Putu Lusita Nati Indriani
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v14i2.347

Abstract

Asphyxia in newborns is a serious problem in Indonesia because the infant mortality rate due to asphyxia is still quite high. Neonatal asphyxia is the failure of the baby to breathe spontaneously and regularly at birth or some time after birth which is characterized by hypoxemia, hypercarbia and acidosis. The formulation of the problem this study there is a relationship between maternal age, premature rupture of membranes and parity simultaneously with the incidence of asphyxia in newborns. This study aims to determine the relationship between maternal age, premature rupture of membranes and parity with the incidence of asphyxia in newborns. The conceptual framework of this research is the independent variable (maternal age, premature rupture of membranes and parity) while the dependent variable (incidence of asphyxia) and the research hypothesis is to determine the relationship between maternal age, premature rupture of membranes and parity with the incidence of asphyxia in newborns. This study used a case control design on 90 samples with 30 case samples and 60 control samples with a purposive sampling technique. The analysis used is univariate and bivariate with chi square. The results of the study showed that there was a relationship between maternal age p value (0.015), premature rupture of membranes p value (0.000) and parity p value (0.021) with the incidence of asphyxia in newborns. Suggestion of this research this can be used as a reference material and for evaluating policies related to neonatal asphyxia as an effort to prevent and reduce infant mortality (IMR).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS RASUAN TAHUN 2023 Hafizhah, zahra nur; Wathan, Fika; Arif, Ahmad; Indriani, Putu Lusita Nati
IMJ (Indonesian Midwifery Journal) Vol 7, No 1 (2023): IMJ (Indonesia Midwifery Journal) September 2023 - Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/imj.v7i1.9935

Abstract

ARI (Acute Respiratory Infection) is an acute infection that attacks one or more parts of the respiratory tract from the nose to the alveoli, including the adnexa. ARI is one of the main causes of morbidity and mortality from infectious diseases in the world. Nearly four million people die from ARI every year. The groups most at risk are toddlers, children and the elderly, especially in countries with income in low and middle per capita. ISPA is caused by several factors, both individual and environmental, such as parental smoking habits, nutritional status of toddlers and basic immunization status of toddlers.The purpose of the study was to determine the factors that influence the incidence of acute respiratory infections (ARI) in toddlers in working area of UPTD of Rasuan Health Center in 2023. This study used an analytical survey method with a Cross Sectional” approach. The was conducted in June-July 2023 at the UPTD of Rasuan Health Center. The population in this study was the inhabitant who had toddlers in the working area of UPTD of Rasuan Health Center. The sample was taken using a systematic random technique (systematic random sampling) with total were 98 people.Based on the results of the chi-square statistical test between the variable of smoking habits of family member, toddler nutrition and basic immunization on the incidence of ARI, obtained the p value = 0.005 <0.05 (OR: 4.597), 0.000 <0.05 (OR: 0.007), 0 .02 <0.000 (OR : 0.039). So it can be concluded that there was a relationship between the smoking habits of family members, toddler nutrition and basic immunization on the incidence of acute respiratory infections for toddlers in the working area of UPTD of Rasuan Health Center in 2023. The results of the study are expected to provide information on the factors that influence the incidence of acute respiratory infections for toddlers.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN HEPATITIS PADA IBU HAMIL Nati Indriani, Putu Lusita; Anggraini, Helni; Handayani, Sri
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 1 No 1 (2021): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.399 KB)

Abstract

Background :Hepatitis is one of the leading causes of death for women in the world. Objective:To find out the factors that influence the incidence of hepatitis in pregnant women. Methods:This type of research is a quantitative research, where the researcher observes the research subject and looks for data related to the researcher without giving treatment to the research subject. Quantitative research using cross sectional design.Results: The results of the analysis of the relationship between age statistical tests showed p value = 1.0, parity with p = 0.142, and socio-economic with p = 0.12, it can be concluded that there is no relationship, and the results of research on the relationship between education and p = 0.02, occupation with p=0.001, sources of information with p=0.009, and the role of health workers with p=0.00; Based on the results of this study, there is a relationship between education, occupation, sources of information and the role of health workers with maternal knowledge about hepatitis B. Conclusion: There is a significant relationship between Education, Occupation, Sources of Information and Role of Maternal Health Workers with maternal knowledge about Hepatitis B in pregnancy. Then there is no relationship between Age, Parity and Socio-Economic Mother with mother's knowledge about Hepatitis B in pregnancy. Keywords: Age, parity, socioeconomic, education, occupation, sources of information, and the role of health workers.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN PERAN SERTA PETUGAS KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL TRIMESTER I TERHADAP CAPAIAN KUNJUNGAN PERTAMA (K1) Anggraini, Helni; Nati Indriani, Putu Lusita
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 1 No 1 (2021): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.589 KB)

Abstract

Background: The first visit (K1) is the first contact of pregnant women with health workers to get health checks and health services in the first trimester, where the gestational age is 1 to 12 weeks. Objective: To correlate knowledge and participation of health workers simultaneously with the compliance of pregnant women in the first trimester to the achievement of the first visit (K1). Methods: This study uses a quantitative analytical survey research design with a cross sectional approach, which is a study to study the dynamics of the relationship between the independent variable and the dependent variable, using a cross sectional approach where the independent variables are Knowledge, Role of Health Officers and the dependent variable is Obedience in First Trimester Pregnant Women. Results: The results of the univariate analysis showed respondents who made the first visit (50%), good knowledge (53.6%) and the role of health workers (46.4%). The statistical test used is the chi-square test. The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between knowledge (PValue = 0.016 > = 0.05), the role of health workers (PValue = 0.003 > = 0.05) on first visit achievement (K1). Conclusion : There is a significant relationship between the knowledge and participation of health workers with the First Visit Achievement (K1) Keywords: Knowledge, the role of health workers and pregnant women in the 1st trimester
HUBUNGAN JARAK KEPELAYANAN DAN STATUS EKONOMI DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAMI KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2021 Ariyani, Novy; Indriani, Putu Lusita Nati
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 2 No 1 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v2i1.705

Abstract

Kebijakan Kementerian Kesehatan dalam dekade terakhir menekankan agar setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan dalam rangka menurunkan kematian ibu dan kematian bayi. Pada tahun 2015, penekanan persalinan yang aman adalah persalinan ditolong tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Menurut Profil Kesehatan Sumatera Selatan 2019 jumlah kematian ibu di Provinsi Sumatera Selatan adalah 240 dari 233.344 kelahiran hidup. Jumlah kematian ibu di Kabupaten Muara Enim pada tahun 2019 adalah sebanyak 43 kasus. Sedangkan kematian bayi di Kabupaten Muara Enim pada tahun 2019 adalah 289 per 1.000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jarak kepelayanan, dan status ekonomi secara simultan dengan pemilihan penolong persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim tahun 2021. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik dengan metode kuantitatif menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim berjumlah 65 orang. Sampel penelitian menggunakan metode total sampling, yaitu adalah semua ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim berjumlah 65 orang. Adapun data dalam penelitian ini menggunakan data primer. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 42 responden dengan jarak ke tempat pelayanan kesehatan dekat yang memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 29 responden (69%) dan yang memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 13 orang (31%). Sedangkan dari 23 responden dengan jarak ketempat pelayanan kesehatan jauh yang memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 8 responden (34,8%) dan yang memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 15 orang (65,2%). Selanjutnya berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dari 38 responden dengan status ekonomi tinggi yang memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 26 responden (68,4%) dan memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 12 orang (31,6%). Sedangkan dari 27 responden dengan status ekonomi rendah memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 11 responden (40,7%) dan memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 16 orang (59,3%). Kesimpulan dari penelitian ini Ada hubungan jarak kepelayanan dan status ekonomi secara simultan dengan pemilihan penolong persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim tahun 2021. Saran untuk pegawai Puskesmas diharapkan dapat melaksanakan program kelas ibu yang sasarannya tidak hanya ibu hamil saja melainkan tokoh masyarakat, tokoh agama, suami dan keluarga ibu hamil, serta meningkatkan pembinaan dukun bayi untuk mendukung pemanfaatan fasilitas kesehatan.
Co-Authors AHMAD ARIF ALKHUSARI Ananda, Febby Tri Anantama, NW Dessy Fransisca Arie Anggraini Ariyani, Novy Ayu Ainun Khofifah Baehaqi Bina Aquari Buhari, Suharti Bunga Soeharto Dardi, Satriana Devita Ayu DEWI CISELIA Dhany Nuzulla Synta Dian Maharani, Dian Edi Wiranti, Listiani Eka Afrika eka rahmawati Eka Rahmawati Ema Yuliana Erika Lemestri ERMA PUSPITA SARI Febrika Usiyanti FIKA MINATA WATHAN Fitria Grama Depa Gina Sari H. Hazairin Effendi Hafizhah, zahra nur Handayani, Sri HELNI ANGGRAINI Intan Sari Intan Sari Jeza Permata Sari Juliyanti, Pariza Karellita Indah Khairumnisa Kuslia, Eti Lila Apriani Lila Apriani Lusmiana Malita Marita Eka Sari Meishin Sapitri MERISA RISKI Minarti Minarti Minata Wathan , Fika Murdiningsih Murdiningsih Murdiningsih Murdiningsih Murdiningsih Murdiningsih Murdiningsih, Murdiningsih Muzaroah, Siti Nainggolan, Nurcahaya Nina Nina Nita Aryani Novi Handayani Novia Adityaningsih Novianty, Natasha Novita Novita Novy Aryani Nuraini Nuraini Pratiwi, Cici Pretty Zhinta Khalifatunnisa Purwanti, Kristin Putri Putri Rahmadani, Sendy Pratiwi Ramadona, Mayang Dwi Ratna Dewi Reffi Dhamayanti Ria Wulandari Riana Ambarsari Rini Gustina Sari Rini Hartati Riski, Meriska Risma Eka Putri RIZKI AMALIA Rizki Amalia Rizki, Lily Jazirah Rosmita Rosmita, Rosmita Sahada Kartini Sari, Dian Mei Sari, Erma Puspita Sari, Jeza Permata Sari, Oktiya Miranda Sari, Selvia Desma Sasono Mardiono Sendy Pratiwi R SENDY PRATIWI RAHMADHANI Sendy Pratiwi Ramadhani Sidauli , Sarinah Simarmata, Eskawati Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Sri Handayani Sudirman Timor, Meri Ratna Treasa, Adisty Dwi Utari Utari Wahyu Ernawati Wathan, Fika Wati Wati Wili Antika Windayani Windayani Wiranti, Bhakti Wulandari, Destri Yazika Rimbawati Yulizar Yulizar Yulizar Yulizar Yunita Suriani Suardi Yunola, Satra Yustina Panca Putri Simatupang Yustina Panca Putri Simatupang Zelpina Herlinda Yanti