Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK

PEMERIKSAAN LAJU ENDAP DARAH PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI RUMAH SAKIT ISLAM MALAHAYATI MEDAN Wiratma, Dicky Yuswardi; Purba, Denrison; Harianja, Ester Saripati
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 8 No 2 (2023): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v8i2.4715

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru – paru dan hampir seluruh organ tubuh lainnya. Penularannya dapat melalui terhirupnya droplet yang keluar dari penderita tuberkulosis. Inflamasi akut serta peningkatan kadar fibrinogen dan globulin plasma pada penderita tuberculosis paru terjadi, hal ini menyebabkan peningkatan nilai laju endap darah. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2013 Indonesia adalah negeri dengan prevalensi TB ke-5 tertinggi di dunia sebesar 410.000-520.000 kasus. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode pemeriksaan Westergreen yang bertujuan untuk mengetahui nilai laju endap darah pada penderita Tuberkulosis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2023 di Rumah Sakit Islam Malahayati dengan sampel sebanyak 15 orang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai laju endap darah yang normal sebanyak 3 orang (20%) dan yang meningkat sebanyak 12 orang (80%). Penyebab meningkatnya laju endap darah karena adanya infeksi akut, kronis maupun peradangan akut dalam tubuh serta meningkatnya globulin dan fibrinogen. Hal ini dapat juga disertai dengan pengaruh obat, nekrosis, adanya penyakit diabetes dan kolesterol, demam, rematik, dan kondisi stress fisiologis. Sedangkan laju endap darah yang normal ini disebabkan oleh karena penderita sudah melakukan penerapan pola makan teratur dan hidup yang sehat salah satu nya dengan cara membatasi konsumsi minuman beralkohol dan berhenti merokok. Saran bagi pasien penderita TBC sebaiknya mengkonsumsi obat dan pola makan teratur serta selalu melakukan pemeriksaan berkala agar penyakit ini dapat terkontrol.
ANALISA BAKTERI TAHAN ASAM (BTA) PADA SPUTUM SUSPEK TUBERKULOSIS PARU DI RUMAH SAKIT KHUSUS PARU MEDAN Sipayung, Apriska Dewi; Harianja, Ester Saripati; Siahaan, Maniur Arianto
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 9 No 1 (2024): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v9i1.5013

Abstract

Mycobacterium tuberculosis adalah bakteri berbentuk basil yang tahan terhadap zat asam. Bakteri ini dikatakan Bakteri Tahan Asam (BTA) karena pada saat pencucian pertama bakteri tersebut dapat mempertahankan warnanya dengan larutan asam alkohol. Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Sputum dengan BTA positif sangat berbahya dan harus ditangani dengan benar, agar infeksi tidak semakin menyebar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa BTA pada sputum pasien suspek TB paru yang berobat ke OPT Rumah Sakit Khusus Paru Medan pada bulan Maret- April 2024. Penelitian ini dilakukan di UPT Rumah Sakit Khusus Paru Medan dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang, penelitian ini bersifat deskriptif. Pengambilan sampel ini dilakukan sebanyak 3 kali pengambilan yaitu Sewaktu (S), Pagi (P), Sewaktu (S) (SPS). Hasil penelitian menunjukkan dari 90 sampel suspek TB paru yang datang berobat ke Rumah Sakit Khusus Paru Medan, hasil BTA positif terdapat 54 sampel (60%) dan hasil BTA negatif sebanyak 36 sampel (40%).
PEMERIKSAAN Staphylococcus aureus PADA SUSU SAPI PERAH SEBELUM DAN SESUDAH DIOLAH DI PETERNAKAN ASAM KUMBANG MEDAN Sipayung, Apriska Dewi; Aruan, Dyna Grace Romatua; Harianja, Ester Saripati
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 7 No 2 (2022): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v7i2.3666

Abstract

Susu sapi perah adalah cairan yang berasal dari kambing sapi sehat, diperoleh dengan cara pemerahan yang benar, kandungan alami tidak dikurangi atau ditambah sesuatu apapun serta belum mendapatkan perlakuan apapun kecuali proses pendingan. Salah satu bakteri yang mengkontaminasi pada susu sapi adalah Staphylococcus aureus. Infeksi Staphylococcus aureus merupakan penyebab mastitis yang menimbulkan masalah kesehatan masyarakat karena susu yang berasal dari kelenjar yang terinfeksi memiliki gen enterotoksin dan dapat menyebabkan keracunan. Staphylococcus aureus mampu berkembang biak dan menyebar luas dalam tubuh dengan menghasilkan enzim koagulase sehingga bakteri ini berbahaya saat menginfeksi manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya bakteri Staphylococcus aureus pada susu sapi yang belum dan sudah diolah di Peternakan Asam Kumbang Medan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan sampel sebanyak 8 yang diperiksa sebelum dan sesudah diolah. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini di dapat 2 positif sampel susu sebelum diolah terkontaminasi Staphylococcus aureus. Sedangkan sampel yang sudah diolah tidak terdapat kontaminasi Staphylococcus aureus Milk dairy cow is a liquid derived from healthy cows, obtained by proper milking, natural content is not reduced or added anything and has not received any treatment except the cooling process. One of the bacteria that contaminates cow’s milk is Staphylococcus aureus. Staphylococcus aureus infection is a cause of mastitis that causes public health problems as it comes from infected glands possessing enterotoxin genes and can cause. Staphylococcus aureus is able to multiply and spread in the body by producing coagulase enzymes so these bacteria are harmful when infecting humans. This study aimed to determine the presence or absence of cow’s milk that has not been and has been processed in Asam Kumbang Medan. This type of research is descriptive with 8 samples that are examined before and after processing. Results obtained from this study in 2 positive samples of milk before treatment were contaminated with Staphylococcus aureus. While the sample has been processed there is no contamination from Staphylococcus aureus.
Co-Authors Aknes Sianturi Amila Amila Amila*, Amila Anita Syahfitri Hasibuan Apriska Dewi Sipayung Apriska Dewi Sipayung Apriska Dewi Sipayung Asfianti, Vivi Ashari, Jamal Badawi, Ahmad Badawi Bemby, Arman Binsar Sitorus Budke, Christine M. Christiani N Daely, Ruth Christine M. Budke Cut Masyithah Thaib Daely, Ruth Christiani N Damanik, Elsarika Damanik, Rani Kawati Dicky Yuswardi Wiratma Dyna Grace Romatua Aruan Elisabeth Purba, Ivan Evarina Sembiring Fentiana, Nina Fitri, Widya Frida Lina Tarigan Galvani Volta Simanjuntak Galvani Volta Simanjuntak Girli Kristiani Br. Sembiring Gultom, Rumondang Hana Ike Dameria Purba Hia, Fitri Ika Natalia Hutabarat, Tresa Mona Tamara Irennius Girsang, Vierto Ivan Elisabeth Purba Jasmen Manurung July Arisman Harefa Kairina Berutu Kaloko, Aldi Munawar Ketaren, Sinar Otneil Lala Mutiara Lifiani, Rialita Lumbangaol, Theresia Veronika Lumbantoruan, Mestika Lumbantoruan, Mestika Mainal Furqon* Malau, Grace Christine Marbun, Eva Diansari Mestika Lumban Torua Mestika Lumbantoruan Nababan, Donal Netti Meilani Simanjuntak Normi Parida Sipayung Pane, Masdalina Purba, Denrison Purba, Hana Ike Dameria Purba, Sri Dearmaita Purba, Yunita Ria Lestari Rialita Lifiani* Rilma Tarigan Roberto Roy Purba Runi Merani Triana Sahma Desriani Sinaga Salmawati Salmawati Saragih, Frida Liharris Sejukan Hati Harefa Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Siahaan, Maniur Arianto Sianipar, Artha Yuliana Sidabutar, Vero Tiar Mauli Simanjuntak, Netti Meilani Sinarsi Meliala Sipayung, Apriska Dewi Sipayung, Rosetty SISKA EVI MARTINA Siti Apriani Nasution Sitorus, Mido Ester Juniati Situmorang, Manahan Sri Dearmaita Purba Sri Dearmaita Purba Suharyanisa Supartiningsih - - Syarifah Roslianizar* Tamba, Bosdiser Tampubolon, Lindawati Farida Tarigan, Yenni Gustiani Telaumbanua, Vivil Anindar Tengku Indah Abdilla Toni Wandra Toni Wandra Toruan, Mestika Lumban Tresa Mona Tamara Hutabarat Tumangger, Derianto Lasniate Vierto Vierto Irennius Girsang Yunita Purba