Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PENELITIAN DAN PENGABDIAN UNTUK KEBERLANJUTAN KEILMUAN Sukardi, Didi; Hafizd, Jefik Zulfikar; Putri, Zelanti Deviana; Perdana, Cinta Putu
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6908

Abstract

Tridharma Perguruan Tinggi perlu terintegrasi secara optimal. Penelitian dosen dan mahasiswa perlu dikaitkan dengan pembelajaran, sementara pengabdian masyarakat cenderung berorientasi pada kegiatan sosial tanpa keterkaitan langsung dengan kampus atau mata kuliah. Integrasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian dapat memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap materi ajar dengan pendekatan normatif dan konfirmasi empiris. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan studi lapangan untuk menganalisis penerapan Model Pembelajaran Berbasis Penelitian dan Pengabdian dalam Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, serta peluang dan tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan keberlanjutan keilmuan di bidang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan keterampilan penelitian mahasiswa, dan berkontribusi pada penyelesaian masalah lokal. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, budaya akademik yang belum sepenuhnya mendukung, serta terbatasnya insentif bagi dosen dan mahasiswa. Pentingnya manajemen yang kuat, dukungan insentif, dan kerjasama antara dosen, mahasiswa, dan pihak eksternal untuk mengatasi tantangan tersebut agar model ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberlanjutan ilmu Hukum Ekonomi Syariah.
Multi Akad dalam Asuransi Kesehatan Syariah di JMA Syariah perspektif Hukum Ekonomi Syariah Arrizky, Muhammad Fadel; Hafizd, Jefik Zulfikar; Shodikin, Akhmad
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2023): AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/amq.v1i2.37277

Abstract

Peningkatan minat terhadap asuransi syariah tercermin dari kesadaran masyarakat akan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Dalam konteks ini, asuransi syariah menawarkan solusi finansial yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, menjadikannya pilihan yang semakin diminati. Studi lapangan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengkaji mengenai asuransi syariah dengan objek Jasa Mitra Abadi (JMA) Syariah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana akad yang digunakan pada produk asurasi kesehatan pada JMA Syariah serta menganalisis perspektif Hukum Ekonomi Syariah pada produk asuransi kesehatan JMA Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JMA Syariah pada produk asuransi kesehatan menggunakan beberapa yakni akad wakalah bil ujrah, mudharabah, dan tabarru’. Dalam proses underwriting, peserta dapat memilih akad sesuai preferensi, dengan pembagian keuntungan (nisbah) yang telah ditentukan perusahaan. Produk ini mematuhi ketentuan hukum ekonomi syariah dan fatwa nomor 150/DSN-MUI/VI/2022, memastikan kepatuhan pada prinsip syariah dalam operasionalnya.
Investasi Emas dalam Perspektif Hukum Islam Jefik Zulfikar Hafizd
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 5, No 02 (2021): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (DESEMBER 2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v5i02.5302

Abstract

Produk investasi emas merupakan produk yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Studi pustaka ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hukum produk Investasi Emas di Bank Syariah Indonesia yang meliputi Gadai Emas, Cicil Emas, dan Tabungan E-Mas.  Adapun hasil dari penelitian ini antara lain: pertama, gadai emas dalam rangka jaminan atas utang dibolehkan berdasarkan prinsip rahn. BSI selaku pihak yang mendapat amanah boleh menyimpan emas dan harus menjaga kondisinya. Kedua, pada dasarnya investasi emas boleh dengan catatan jual beli emas tersebut dilakukan secara tunai, hal ini apabila emas merupakan alat tukar berbeda halnya jika emas merupakan sebuah komoditas yang diperjual belikan. Jual beli emas tidak tunai dihukumi boleh dan tidak termasuk riba jual beli. Ketiga, produk tabungan E-Mas merupakan jual beli emas secara angsuran, hukumnya sama seperti cicil emas, perbedaannya hanya pada metode transaksi tabungan E-Mas yang menggunakan BSI Mobile.Kata Kunci: Bank Syariah Indonesia, Hukum Islam, Investasi Emas Gold Investment in the Perspective of Islamic LawAbstractGold investment product is a product that is much needed by the community. This literature study aims to find out how the laws of Gold Investment products in Indonesian Sharia Banks include Gold Pawn, Gold Installments, and E-Mas Savings. The results of this study include: first, gold pawning in the framework of collateral for debt is allowed based on the Rahn principle. BSI as the party receiving the mandate may keep gold and must maintain its condition. Second, basically, gold investment is permitted provided that the sale and purchase of gold are carried out in cash, this is if gold is a medium of exchange, unlike if gold is a commodity that is traded. Buying and selling gold without cash is allowed and does not include buying and selling usury. Third, the E-Mas savings product is a sale and purchase of gold in installments, the law is the same as gold installments, the only difference is that the E-Mas savings transaction method uses BSI Mobile.Keywords: Gold Investment, Indonesian Sharia Bank, Islamic Law
Analisis Penggunaan Pendapatan Non-Halal Dan Dana Kebajikan Lembaga Keuangan Syariah Tinjauan Aspek Kepatuhan Syariah Hafizd, Jefik Zulfikar; Mukhlas, Oyo Sunaryo; Hakim, Atang Abd
Ecobankers : Journal of Economy and Banking Vol. 5 No. 1 (2024): Ecobankers : Journal of Economy and Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/ecobankers.v5i1.1835

Abstract

Regulasi bank syariah memastikan kepatuhan pada prinsip Islam, namun interaksi dengan bank konvensional tak terhindarkan. Lembaga keuangan Islam mengalami perubahan dan tantangan, perlu fokus pada teori, operasional, dan implementasi. Meskipun diminati, ada kritik terhadap kepatuhan bank syariah terhadap prinsip syariah. Kepercayaan dan reputasi perlu diperkuat melalui tata kelola syariah yang komprehensif. Penelitian terkait pendapatan non-halal dan penggunaan dana kebajikan di bank syariah memiliki dampak penting pada reputasi, kepatuhan syariah, dan kepercayaan nasabah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka. Penelitian mengkaji mengenai pemanfaatan dana non-halal dan dana kebajikan di Lembaga Keuangan Syariah dan Tinjauan Kepatuhan Syariah Dalam Pemanfaatan Dana Non Halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana non halal tidak diakui sebagai pendapatan oleh Lembaga Keuangan Syariah. Dana tersebut bisa dianggap halal dan digunakan untuk kepentingan umum seperti kontribusi sosial, proyek infrastruktur, pendidikan, atau bantuan kepada masyarakat. Ada pandangan yang membolehkan penggunaan dana non-halal secara konsumtif dan tidak produktif, tetapi tidak untuk qardul hasan atau beasiswa.
Digital Transformation of Cooperative Legal Entities in Indonesia Sukardi, Didi; Hafizd, Jefik Zulfikar; Muamar, Afif; Hamamah, Fatin; Royani, Esti; Sobirov, Babur
Al-Risalah Vol 24 No 2 (2024): December 2024
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/alrisalah.v24i2.1563

Abstract

Abstract: This article captures the implementation of cooperative legal entities that are still conventional toward digital transformation, considering significant changes in the world. This study aims to describe how to strengthen the role of cooperatives as a pillar of the Indonesian economy, the legal basis for digital transformation, and the digital transformation of legal entity cooperatives in Indonesia. The findings show that transforming the cooperative business model into a digital basis is necessary. Cooperatives can obtain a vast market share by using tools such as website companies, social media, marketplace, and paid online advertising. The legal basis for business transformation from conventional to electronic-based models already exists. Cooperative legal entities can conduct business activities by utilizing digital technology for various activities such as administration, marketing via internet media, advertising using third parties such as Facebook Ads or Google Ads, selling products through online stores, analyzing business trends in the community, building relationships with more parties through social media, member meetings using video call applications, and many more that can be utilized. With the G20 forum, opportunities to expand business to various countries need to be used optimally by cooperatives in Indonesia. Keywords: Digital, Legal Entities, and Cooperatives.
ANALISIS EKSISTENSI PRODUK INVESTASI SYARIAH DALAM PLATFORM FINTECH DI INDONESIA Avissa, Avrilia Aurelia; Hafizd, Jefik Zulfikar; Alam, Wahyu Bahrul; Jaelani, Ammar Ibnu; Wadud, Abdul Muiz Abdul
Al Fiddhoh: Journal of Banking, Insurance, and Finance Vol. 6 No. 2 (2025): Al Fiddhoh: Journal of Banking, Insurance, and Finance
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/fdh.v6i2.5162

Abstract

ABSTRACT Financial technology (fintech) has revolutionized the financial sector as a whole. This technological innovation allows people to access financial services more easily and quickly, one of which is through sharia-based digital investment. This study aims to determine sharia investment products in the fintech platform, the legal basis for technology-based sharia investment (fintech), and the opportunities and challenges of technology-based sharia investment products (fintech) in Indonesia. The method used in this study is a descriptive method by applying a qualitative approach. The results of this study show that sharia investment products available on digital platforms include several financial instruments such as sharia stocks available on the Ajaib platform, sharia mutual funds available on the Bareksa platform, and sukuk (sharia bonds) available on the Investree platform. In running its operational system, the legal basis used in technology-based sharia investment products is POJK Number 77 of 2016 concerning Information Technology-Based Money Lending Services, PBI Number 19 of 2017 concerning Financial Technology Providers, and DSN-MUI fatwa Number 117/DSN-MUI/II/2018 concerning Information Technology-Based Financing Services based on Sharia Principles. As a new innovation, technology-based sharia investment products have several opportunities and challenges in their implementation. These opportunities include wide accessibility, operational cost efficiency, and conditions where the majority of Indonesia's population is Muslim. The challenges faced are the absence of clear and comprehensive regulations, public knowledge about sharia transaction contracts and sharia fintech operational mechanisms that are still minimal, and limited internet access and digital infrastructure.
Peran Perguruan Tinggi dalam Membentuk Generasi Moderat: Pentingnya Moderasi Beragama bagi Mahasiswa Hafizd, Jefik Zulfikar; Rana, Mohamad; Setyawan, Edy; Shodikin, Akhmad; Khoirudin, Ahmad; Muntajah, Tsulis Affah; Ilaina, Nurul
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : LP3M STIT Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v5i1.1811

Abstract

This study explores the role of higher education institutions in shaping a moderate generation through the internalization of religious moderation values within academic environments. The focus is on the Faculty of Sharia at UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, which implements strategic approaches through an integrative curriculum, participatory teaching methods, and value-based student activities. This research adopts a descriptive qualitative approach using observations and interviews with lecturers teaching courses related to religious moderation. The findings reveal that values such as tolerance, justice, and balance are conveyed through the integration of moderation content in Islamic studies courses, the use of relevant case studies, and open classroom discussions. Students are also engaged in interfaith programs and community service projects that allow them to apply these values in real-life contexts. The study concludes that higher education plays a strategic role in shaping inclusive and tolerant student character. A holistic curriculum and an open academic environment are effective in fostering a moderate generation in a pluralistic society
Analisis Prinsip, Regulasi, Dan Implementasi Hukum Inventaris Dalam Investasi Syariah Dahlan, Ahmad Zaeni; Hafizd, Jefik Zulfikar; Hakim, Jihan Fadhilah
Al Barakat Vol 5 No 01 (2025): Al Barakat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59270/jab.v5i01.278

Abstract

ABSTRACT: Inventory management plays a crucial role in ensuring accountability and transparency in various sectors, both public and private. In Islamic law, inventory management is not only based on administrative aspects but also on the principles of Sharia, which emphasize amanah (trust), maslahah (benefit), and justice. This study aims to analyze the principles, regulations, and implementation of inventory law from an Islamic perspective. The research employs a qualitative approach with a normative-juridical method, focusing on literature review and document analysis. The findings indicate that the principle of amanah demands honesty and responsibility in managing assets, while maslahah ensures that inventory management benefits all stakeholders and prevents misuse. Additionally, the principle of justice guarantees fair and equitable distribution of assets. However, challenges arise due to the lack of standardized regulations and the need for harmonization between Islamic law and existing legal frameworks. This study recommends the development of a Sharia-compliant inventory management system that aligns with modern regulatory standards while maintaining Islamic ethical values. Keywords: Inventory law; Islamic law; Amanah; Maslahah; Justice. ABSTRAK: Pengelolaan inventaris memiliki peran krusial dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi di berbagai sektor, baik publik maupun swasta. Dalam hukum Islam, pengelolaan inventaris tidak hanya bertumpu pada aspek administratif, tetapi juga harus berlandaskan prinsip-prinsip syariah, seperti amanah (kepercayaan), maslahah (kemanfaatan), dan keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip, regulasi, dan implementasi hukum inventaris dalam perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode yuridis-normatif melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip amanah menuntut kejujuran dan tanggung jawab dalam mengelola aset, sedangkan maslahah memastikan bahwa pengelolaan inventaris memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan dan mencegah penyalahgunaan. Prinsip keadilan menjamin distribusi aset yang adil dan merata. Namun, masih terdapat tantangan dalam implementasinya, seperti belum adanya regulasi standar dan perlunya harmonisasi antara hukum Islam dan sistem hukum yang berlaku. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem pengelolaan inventaris berbasis syariah yang selaras dengan standar regulasi modern, tetapi tetap mempertahankan nilai-nilai etika Islam.
Halal Certification Standards for Chicken Slaughter in Traditional Markets Sukardi, Didi; Hafizd, Jefik Zulfikar; Setiawan, Fajar Faturrachman
Alhurriyah Vol 7 No 2 (2022): July - December 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/alhurriyah.v7i2.4474

Abstract

Slaughter is a halal condition that can be consumed by land animals. That is, these animals are not halal without the slaughter process. Some broiler chicken owners still ignore the slaughtering process in accordance with Islamic sharia. This research is a field research, namely research conducted at the location that is the object of research, namely Cigasong Traditional Market, Majalengka Regency. In this research the method used is interview.From the research, it was concluded that: slaughtering by Rabani Slaughter House in the Cigasong traditional market, which was slaughtered by Mr. Lalan's employees, the slaughtering process was in accordance with MUI Fatwa number 12 of 2009 concerning Halal Slaughter Certification Certification Standards. Regarding slaughtering of slaughtered chickens, the implementation of slaughtering carried out at Rabani Chicken slaughterhouses in the Cigasong traditional market has all been met with Halal Slaughtering Certification Standards. Then it is suggested: The owner of the slaughterhouse at the Cigasong traditional market must pay attention and ensure the slaughter, For the Majalengka Ulema Council should pay regular visits to the place of broiler sellers in the Cigasong traditional market against Halal Slaughter Certification Standards. Is it already running, implemented and implemented by every owner of the Chicken House.
Kajian Yuridis Perlindungan Data Pribadi Pada Platform Media Sosial Studi Kasus Polresta Cirebon Azahra, Nayla Alifah Azahra; Muamar, Afif; Hafizd, Jefik Zulfikar
Jurnal Hukum Ekualitas Vol 1 No 2 (2025): Jul-Des 2025
Publisher : PT. Kaka Media Visi Sistematis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56607/r4nmp317

Abstract

Social media platforms are used as databases of information including widely used personal data. Therefore, personal data protection is a crucial topic. This study aims to examine in more depth the legal protection of personal data on social media platforms and forms of misuse of personal data on social media in political dynamics in Cirebon Regency based on the ITE Law and the handling of misuse of personal data on social media platforms at the Cirebon Regency Police based on the ITE Law. The method used in this study is qualitative by utilizing a normative legal approach. Data collection techniques are literature studies and documentary studies. The results of the study show that legal protection of personal data in Indonesia is regulated in Law Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions, especially in Article 26. In Cirebon Regency, the form of misuse of personal data that is widely reported by the public is cellphone numbers. In addition to cellphone numbers, there are also other forms, such as online loan practices (pinjol) and sniffing. Handling at the Cirebon Police regarding misuse of personal data on social media by conducting investigations and inquiries.